<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316</id><updated>2011-07-28T18:44:15.864-07:00</updated><category term='Tips Menulis'/><category term='Tanya Jawab'/><category term='Puisi'/><category term='Berita Luar Negri'/><category term='Buletin Remaja'/><category term='Berita Dalam Negri'/><category term='Surat Cinta Untuk Remaja'/><category term='OPINI'/><category term='Artikel Remaja'/><category term='ARTIKEL'/><title type='text'>Forum Penulis Pemuda Pembebasan</title><subtitle type='html'>Bebaskan Negri dari Cengkraman Kapitalisme Global</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>83</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-3720775777173953</id><published>2010-08-21T00:43:00.000-07:00</published><updated>2010-08-21T00:57:39.366-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Bila Shaum Menjadi Benteng Individu Kita, Dimana Khilafah yang Menjadi Benteng Umat ?</title><content type='html'>Suatu waktu Rasulullah SAW bersabda: “Shaum itu adalah benteng (junnah). Maka, orang yang sedang shaum hendaknya tidak berkata jorok dan tidak bertindak bodoh. Apabila ada pihak yang memeranginya atau mengejeknya, maka katakanlah kepadanya ‘Aku sedang berpuasa!’ (beliau mengulanginya dua kali)” (HR. Bukhari, Muslim). Ada hal amat menarik dalam hadits ini. Shaum disebut sebagai junnah atau benteng. Junnah artinya penjaga (wiqoyah) dan penutup (satrah) dari terjerumusnya seseorang kedalam kemaksiatan yang menyebabkan pelakunya masuk neraka. Juga, junnah bermakna penjaga dari neraka karena menahan syahwat (al-Jami’ ash-Shahih al-Mukhtashar, Juz II, hal. 670). &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menegaskan bahwa shaum (puasa) merupakan benteng yang sifatnya individual. Shaum menjadi penawar terhadap nafsu dan syahwat pribadi dan berujung pada penjagaan kemaksiatan secara individual. Perkara tersebut menjadi lebih jelas ketika kita memperhatikan penuturan Abdullah bin Mas’ud. Dahulu kala, beliau berjalan bersama dengan Rasulullah SAW. Pada saat berjalan bersama-sama itu, Nabi bersabda: “Barangsiapa yang sudah mampu, hendaklah dia kawin (menikah) karena menikah itu lebih bisa menundukkan pandangan dan lebih bisa menjaga kemaluan. Barangsiapa yang tidak sanggup (menikah) maka hendaklah dia berpuasa karena puasa itu akan menjadi benteng (wijaun) baginya” (HR. Bukhari). Hadits ini mengisyaratkan puasa sebagai benteng ‘nafsu dan syahwat individual’. Karenanya, dapat dipahami bahwa shaum memang merupakan benteng individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila shaum merupakan benteng individual maka hal-hal yang merusak masyarakat, tentu, tidak dapat dicegah dan dijaga oleh semata-mata shaum. Namanya juga individual hanya akan dapat menuntaskan perkara yang sifatnya juga individual. Karenanya dapat dipahami mengapa kristenisasi masih terjadi, aliran sesat terus dibiarkan, peredaran video mesum tak terbendung, harta kekayaan rakyat terus digasak pejabat dan dijual kepada asing, korupsi para pejabat tambah menggila, stigma Islam dengan terorisme tak berhenti, pemutar balikan Islam ala liberal makin dilegalisasi. Adalah kurang relevan bila untuk melindungi umat dari semua itu sekedar mengandalkan shaum yang sifatnya individual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memang agama paripurna. Allah SWT bukan hanya mensyariatkan shaum sebagai benteng individual, melainkan juga mensyariatkan kepemimpinan umat (imamah, khilafah) sebagai benteng masyarakat secara keseluruhan. Berkaitan dengan masalah ini, Junjungan kita Muhammad SAW bersabda: “Dan sesungguhnya imam adalah laksana benteng (junnah), dimana orang-orang akan berperang mengikutinya dan berlindung dengannya. Maka jika dia memerintah dengan berlandaskan taqwa kepada Allah dan keadilan, maka dia akan mendapatkan pahala. Namun jika dia berkata sebaliknya maka dia akan menanggung dosa” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai kitab hadits maupun syarahnya dapat dipahami bahwa istilah imam maksudnya sama dengan khilafah. Menurut Muhammad bin Ismail Abu Abdillah al-Bukhariy, imam disini maknanya pemerintah tertinggi yang mengurusi urusan umat. Dengan menjadi benteng, imam mencegah musuh menyakiti kaum Muslim dan mencegah masyarakat saling menyakiti satu sama lain (al-Jami’ ash-Shahih al-Mukhtashar, Juz III, hal. 1080). Sementara itu, meminjam penjelasan Imam as-Suyuthi, imam sebagai benteng berarti imam sebagai pelindung sehingga dapat mencegah musuh menyakiti kaum Muslim dan mencegah masyarakat saling menyakiti satu sama lain. Juga, memelihara kekayaan Islam. Kaum Muslim bersama dengan imam tersebut memerangi kaum kafir, pembangkang dan penentang kekuasaan Islam, dan semua pelaku kerusakan. Imam melindungi umat dari seluruh keburukan musuh, pelaku kerusakan, dan kezhaliman (ad-Dibaj Syarhu Shahih Muslim bin al-Hujaj, Juz IV, hal. 454; Syarh an-Nawawi ‘ala Muslim, Juz XII, hal. 230).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan bahwa imam/khalifah sebagai benteng kaum Muslim ini dicatat dengan baik dalam sejarah Islam. Sekedar contoh, ketika Islam diterapkan pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz (rh), pendapatan Negara surplus hingga tak ada seorang pun yang berhak mendapatkan zakat. Rakyat betul-betul tersejahterakan. Dulu pernah ada tentara Romawi melecehkan perempuan dengan menarik jilbabnya, segeralah Khalifah Mu’tashim mengerahkan pasukan untuk melindungi keamanan dan kehormatan perempuan itu. Berbeda dengan itu, perempuan Islam sekarang nyawanya saja tidak dihargai. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), penjajahan AS di Afghanistan telah membunuh 2 juta perempuan muslimah, sementara sebanyak 744.000 perempuan Muslim di Irak tewas. Saat Islam diterapkan, kehormatan perempuan dijaga dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyatalah, kita perlu dua benteng. Shaum sebagai benteng individual, dan yang tak kalah pentingnya adalah khalifah sebagai benteng umat Islam secara keseluruhan. Karenanya, benteng individual yang diraih pada bulan Ramadhan selayaknya dijadikan modal untuk mewujudkan kekhilafahan sebagai benteng umat Islam dalam kehidupan. Insya Allah.[MR Kurnia]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-3720775777173953?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/3720775777173953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/08/bila-shaum-menjadi-benteng-individu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3720775777173953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3720775777173953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/08/bila-shaum-menjadi-benteng-individu.html' title='Bila Shaum Menjadi Benteng Individu Kita, Dimana Khilafah yang Menjadi Benteng Umat ?'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-4595102043489793829</id><published>2010-05-15T19:45:00.000-07:00</published><updated>2010-05-15T19:49:59.350-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Mengabdi Kepada Bank Dunia Sesuatu Yang Membanggakan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S-9cpMSSLAI/AAAAAAAAAFU/via-I-AFN2g/s1600/bank-dunia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 218px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S-9cpMSSLAI/AAAAAAAAAFU/via-I-AFN2g/s320/bank-dunia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471693935020747778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Hady Sutjipto,SE.M.Si&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan Bank Dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mundurnya Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan andalan dalam Pemerintahan SBY, dan akan menempati jabatan baru sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia menimbulkan pro dan kontra. SBY memandang jabatan baru tersebut adalah posisi yang strategis, posisi yang penting, posisi yang terhormat. Harapan SBY, Sri Mulyani bisa memperkuat Bank Dunia dan bisa menjadi jembatan antara Bank Dunia dengan negara-negara berkembang, dengan Asia, termasuk Bank Dunia dengan Indonesia, negara yang besar dengan GDP yang makin meningkat, dengan besaran atau magnitude perekonomian yang makin menguat dan jumlah penduduk yang besar, yang tentunya akan menjadi mitra penting bagi Bank Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal serupa diungkapkan oleh Presiden Bank Dunia Robert B Zoellick. Dalam keterangan resmi yang dipublikasikan Bank Dunia, Zoellick menegaskan bahwa Sri Mulyani telah menuntun kebijakan ekonomi membuat Indonesia menjadi salah satu negara terbesar di Asia Tenggara, bahkan salah satu negara terbesar di dunia. ” Sri Mulyani adalah Menteri Keuangan yang luar biasa dengan pengetahuan yang mendalam terutama tentang dua isu, pembangunan dan peran kelompok bank dunia,” kata Zoellick.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Zoellick, tuntunan kebijakan yang telah dibuat Sri Mulyani sukses membawa keluar Indonesia dari krisis. Sri Mulyani juga dinilai sukses menerapkan kunci reformasi dan mendapat penghormatan dari teman-temannya seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Sri Mulyani menerima tawaran jabatan dari Bank Dunia, benarkah dari harapan bisa menjadi jembatan antara Bank Dunia dengan negara-negara berkembang, dengan Asia, termasuk Bank Dunia dengan Indonesia? Apakah Bank Dunia telah memberikan manfaat bagi negara-negara penerima bantuan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Bank Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Dunia adalah sebuah lembaga keuangan global yang secara struktural berada di bawah PBB dan diistilahkan sebagai “specialized agency”. Bank Dunia dibentuk tahun 1944 sebagai hasil dari Konferensi Bretton Woods yang berlangsung di AS. Konferensi itu diikuti oleh delegasi dari 44 negara, namun yang paling berperan dalam negosiasi pembentukan Bank Dunia adalah AS dan Inggris. Tujuan awal dari dibentuknya Bank Dunia adalah untuk mengatur keuangan dunia pasca PD II dan membantu negara-negara korban perang untuk membangun kembali perekonomiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1960-an, pemberian pinjaman difokuskan kepada negara-negara non-Eropa untuk membiayai proyek-proyek yang bisa menghasilkan uang, supaya negara yang bersangkutan bisa membayar kembali hutangnya, misalnya proyek pembangunan pelabuhan, jalan tol, atau pembangkit listrik. Era 1968-1980, pinjaman Bank Dunia banyak dikucurkan kepada negara-negara Dunia Ketiga, dengan tujuan ideal untuk mengentaskan kemiskinan di negara-negara tersebut. Pada era itu, pinjaman negara-negara Dunia Ketiga kepada Bank Dunia meningkat 20% setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Bank Dunia dalam Imperialisme Ekonomi dan Politik Global&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rittberger dan Zangl (2006: 172) menulis, sejak tahun 1970-an Bank Dunia mengubah konsentrasinya karena situasi semakin meningkatnya jurang perekonomian antara negara berkembang dan negara maju. Pada era itu, seiring dengan merdekanya negara-negara yang semula terjajah, jumlah negara berkembang semakin meningkat. Negara-negara berkembang menuntut distribusi kemakmuran (distribution of welfare) yang lebih merata dan negara-negara maju memenuhi tuntutan ini dengan cara menyuplai dana pembangunan di negara-negara berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basis keuangan Bank Dunia adalah modal yang diinvestasikan oleh negara anggota bank ini yang berjumlah 186 negara. Lima pemegang saham terbesar di Bank Dunia adalah AS, Perancis, Jerman, Inggris, dan Jepang. Kelima negara itu berhak menempatkan masing-masing satu Direktur Eksekutif dan merekalah yang akan memilih Presiden Bank Dunia. Secara tradisi, Presiden Bank Dunia adalah orang AS karena AS adalah pemegang saham terbesar.  Sementara itu, 181 negara lain diwakili oleh 19 Direktur Eksekutif (satu Direktur Eksekutif akan menjadi wakil dari beberapa negara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Dunia berperan besar dalam membangun kembali tatanan ekonomi liberal pasca Perang Dunia II (Rittberger dan Zangl, 2006: 41). Pembangunan kembali tatanan ekonomi liberal itu dipimpin oleh AS dengan rancangan utama mendirikan sebuah tatanan perdagangan dunia liberal. Untuk mencapai tujuan ini, perlu dibentuk tatanan moneter yang berlandaskan mata uang yang bebas untuk dikonversi. Rittberger dan Zangl (2006: 43) menulis, “Perjanjian Bretton Woods mewajibkan negara-negara untuk menjamin kebebasan mata uang mereka untuk dikonversi dan mempertahankan standar pertukaran yang stabil terhadap Dollar AS.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga yang bertugas untuk menjaga kestabilan moneter itu adalah IMF (International Monetary Funds) dan IBRD (International Bank for Reconstruction dan Development). IBRD inilah yang kemudian sering disebut “Bank Dunia”. Pendirian Bank Dunia dan IMF tahun 1944 diikuti oleh pembentukan tatanan perdagangan dunia melalui lembaga bernama GATT (General Agreement on Tariffs and Trade) pada tahun 1947. Pada tahun 1995, GATT berevolusi menjadi WTO (World Trade Organization).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi-organisasi ini mulai mendorong suatu model universal dalam pembangunan ekonomi global dan pertumbuhan melalui kredo neo-liberal, yang berfokus pada kepentingan pertumbuhan ekonomi. Namun, yang sebenarnya merupakan eksploitasi berbasis-paradigma pembangunan. Sebagai hasil, sistem ekonomi dunia menjadi tidak setara. Statistik menemukan bahwa kelompok negara-negara G8 (di dunia negara-negara terkaya) mewakili 85% dari GNP dunia dan menguasai 75% dari perdagangan dunia. Sementara itu, jumlah orang yang hidup di bawah standar $ 1/day kemiskinan terus meningkat di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun tugas Bank Dunia adalah mengatur kestabilan moneter, namun dalam prakteknya, Bank Dunia sangat mempengaruhi politik global karena hampir semua negara di dunia menjadi penerima utang dari Bank Dunia. Bank Dunia dan IMF memiskinkan negara-negara dunia ketiga melalui utang-utang yang diberikannya. Banyak negara seperti Argentina, negara-negara di Afrika dan juga termasuk Indonesia menanggung beban utang sampai pada level tak mampu melunasinya. Sehingga, negara-negara tersebut terpaksa membayar cicilan pokok dan bunga dengan mengambil utang baru. Kejadian tersebut terus terulang dan menyebabkan ketergantungan negara-negara miskin terhadap utang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal beroperasinya, Bank Dunia sudah mempengaruhi politik dalam negeri negara yang menjadi penghutangnya. Kebijakan yang diterapkan Bank Dunia yang mempengaruhi kebijakan politik dan ekonomi suatu negara, disebut SAP (Structural Adjustment Program). Bila negara-negara ingin meminta tambahan hutang, Bank Dunia memerintahkan agar negera penerima utangmelakukan “perubahan kebijakan” (yang diatur dalam SAP). Bila negara tersebut gagal menerapkan SAP, Bank Dunia akan memberi sanksi fiskal. Perubahan kebijakan yang diatur dalam SAP antara lain, program pasar bebas, privatisasi, dan deregulasi ( Dinasulaeman.wordpress.com/2009/12/30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena adanya SAP ini, tak dapat dipungkiri, pengaruh Bank Dunia terhadap politik dan ekonomi dalam Negara Indonesia juga sangat besar. Utang dana segar bisa dicairkan bila Negara tersebut menerima Program Penyesuaian Struktural (SAP). SAP mensyaratkan pemerintah untuk melakukan perubahan kebijakan yang bentuknya, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Swastanisasi (Privatisasi) BUMN dan lembaga-lembaga pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Deregulasi dan pembukaan peluang bagi investor asing untuk memasuki semua sektor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengurangan subsidi kebutuhan-kebutuhan pokok, seperti: beras, listrik, dan pupuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menaikkan tarif telepon dan pos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Menaikkan harga bahan bakar (BBM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya jumlah utang (yang terus bertambah) membuat pemerintah juga harus terus mengalokasikan dana APBN untuk membayar utang dan bunganya. Sebagai illustrasi, utang luar negeri Republik Indonesia terus membumbung tinggi. Data Bank Indonesia (BI) mencatat, sampai akhir Januari 2010, utang luar negeri mencapai 174,041 miliar dollar AS. Bila dikonversi ke dalam mata uang Rupiah dengan kurs Rp 10.000 per dollar AS nominal utang itu hampir mencapai Rp 2.000 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai utang ini naik 17,55 persen dari periode yang sama tahun lalu. Akhir Januari 2009, nilai utang luar negeri Indonesia baru sebesar 151,457 miliar dollar AS. “Dari sisi nominal memang naik, namun jika kita melihat dari persentase debt to GDP ratio, angkanya terus menurun,” ungkap Senior Economic Analyst Investor Relations Unit (IRU) Direktorat Internasional BI Elsya Chani .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai utang tersebut terdiri atas utang pemerintah sebesar 93,859 miliar dollar AS, lalu utang bank sebesar 8,984 miliar dollar AS. Lalu, utang swasta alias korporasi non-bank sebesar 75,199 miliar dollar AS. Sebagian besar utang tersebut bertenor di atas satu tahun. Nilai utang yang tenornya di bawah satu tahun hanya sebesar 25,589 miliar dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elsya menuturkan, meski secara nominal nilai utang luar negeri Republik Indonesia terus naik. Namun, nilai rasio utang terhadap GDP terus terjadi penurunan. “Debt to GDP ratio tahun 2009 sebesar 27 persen. Sedangkan tahun 2008 masih 28 persen,” jelasnya. (Kompas.com, 16/4/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Indonesia di tahun ini berencana untuk membayar cicilan pokok utang luar negeri sebesar Rp 54,136 triliun pada APBN-P 2010. Demikian pula jumlah defisit dalam APBN-P 2010 dinaikkan dari semula 1,6% atau Rp 98,009 triliun menjadi 2,1% atau Rp 129,816 triliun. Kenaikan defisit ini rencananya akan ditutupi lewat pembiayaan non utang Rp 25,402 triliun dan pembiayaan utang Rp 108,344 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembiayaan non utang ini salah satunya akan berasal dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) di tahun 2009.Untuk pembiayaan dari utang, pemerintah berencana untuk menarik pinjaman luar negeri sebesar Rp 70,777 triliun. Kemudian dari penerbitan surat utang (SBN/Surat Berharga Negara) sebesar Rp 107,5 triliun (Detikfinance.com 3/5/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komposisi dalam anggaran belanja negara tersebut mencerminkan besarnya beban utang tidak saja menguras sumber-sumber pendapatan negara, tetapi juga mengorbankan kepentingan rakyat berupa pemotongan subsidi dan belanja daerah. Karena itu, meski Bank Dunia memiliki semboyan “working for a world free of  poverty”, namun meski telah lebih dari 60 tahun beroperasi di Indonesia, angka kemiskinan masih tetap tinggi. Data dari Badan Pusat Statistik tahun 2009, ada 31,5 juta penduduk miskin di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini juga diungkapkan ekonom Rizal Ramli (2009), “Lembaga-lembaga keuangan internasional, seperti Bank Dunia, IMF, ADB, dan sebagainya dalam memberikan pinjaman, biasanya memesan dan menuntut UU ataupun peraturan pemerintah negara yang menerima pinjaman, tidak hanya dalam bidang ekonomi, tetapi juga di bidang sosial. Misalnya, pinjaman sebesar 300 juta dolar AS dari ADB yang ditukar dengan UU Privatisasi BUMN, sejalan dengan kebijakan Neoliberal. UU Migas ditukar dengan pinjaman 400 juta dolar AS dari Bank Dunia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerja Bank Dunia (dan lembaga-lembaga donor lainnya) dalam menyeret Indonesia (dan negara-negara berkembang lain) ke dalam jebakan utang, diceritakan secara detil oleh John Perkins dalam bukunya, “Economic Hit Men”. Perkins adalah mantan konsultan keuangan yang bekerja pada perusahaan bernama Chas T. Main, yaitu perusahaan konsultan teknik. Perusahaan ini memberikan konsultasi pembangunan proyek-proyek insfrastruktur di negara-negara berkembang yang dananya berasal dari utang kepada Bank Dunia, IMF, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran bila kemudian ekonom Joseph Stiglitz pada tahun 2002 mengkritik keras Bank Dunia dan menyebutnya “institusi yang tidak bekerja untuk orang miskin, lingkungan, atau bahkan stabilitas ekonomi”. Dengan demikian, menurut Stiglitz, Bank Dunia pada prakteknya menyalahi tujuan didirikannya bank tersebut, sebagaimana disebutkan di awal tulisan ini, yaitu untuk membantu mengentaskan kemiskinan dan menjaga kestabilan ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Sultan AgengTirtayasa (UNTIRTA)-Serang Banten)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponny Anggoro, Why Does World Bank Control Indonesia, dimuat di jurnal Global Justice Update, Volume VI, 1st Edition, May 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rizal Ramli, Membangun dengan Lilitan Utang, sebagaimana diberitakan dalam http://www.news.id.finroll.com/articles/75304-membangun-bangsa-dengan-lilitan-hutang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Volker Rittberger dan Bernard Zangl, 2006, International Organization, New York:Palgrave MacMillan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.detikfinance.com/read/2010/05/03/130022/1350027/4/ri-nyicil-pokok-utang-luar-negeri-rp-54136-triliun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/World_Bank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://dinasulaeman.wordpress.com/2009/12/30/peran-bank-dunia-dalam-kemunduran-perekonomian-indonesia/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.democracynow.org/2004/11/9/confessions_of_an_economic_hit_man&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.un.org/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-4595102043489793829?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/4595102043489793829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/05/oleh-hady-sutjiptose.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4595102043489793829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4595102043489793829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/05/oleh-hady-sutjiptose.html' title='Mengabdi Kepada Bank Dunia Sesuatu Yang Membanggakan?'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S-9cpMSSLAI/AAAAAAAAAFU/via-I-AFN2g/s72-c/bank-dunia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-7121089653879117832</id><published>2010-04-17T19:55:00.000-07:00</published><updated>2010-04-17T20:00:01.953-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Potret Gemilang Islam di Era Abbasiyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8p1d7JiXVI/AAAAAAAAAFA/F2Q-bSixO8E/s1600/abbasiyah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8p1d7JiXVI/AAAAAAAAAFA/F2Q-bSixO8E/s320/abbasiyah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461306655094496594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya terobosan dalam tata pemerintahan, pada masa Abbasiyah, tradisi keilmuan berkembang pula. Salah satu yang terlihat jelas adalah metode penulisan sejarah. Philip K Hitti dalam History of the Arabs menyatakan, pada masa Abbasiyah, metode penulisan sejarah telah matang untuk melahirkan karya sejarah formal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa sebelumnya, penulisan sejarah dilakukan berdasarkan legenda dan anekdot pada masa pra-Islam. Pun, didasarkan pada tradisi keagamaan yang berkisar pada nama dan kehidupan Nabi. Namun, saat Dinasti Abbasiyah berkuasa, penulisan sejarah mengalami kemajuan. Penulisan dilekatkan pada legenda, tradisi, biografi, geneologi, dan narasi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah juga diriwayatkan melalui penuturan para saksi atau orang yang sezaman dengan penulis. Ini dilakukan melalui sejumlah mata rantai para saksi sejarah. Metode ini dinilai telah menjamin keakuratan data bahkan hingga penanggalan kejadian, meliputi bulan dan hari kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan formal pertama pada masa itu adalah Ibn Qutaybah yang bernama lengkap Muhammad ibn Muslim Al Dinawari. Ibn Qutaybah meninggal dunia di Baghdad pada 889 Masehi setelah menuntaskan penulisan bukunya, Kitab Al Maarif atau Buku Pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan ternama lainnya yang sezaman dengannya adalah Abu Hanifah Ahmad ibn Dawud Al Dinawari. Ia tinggal di Isfahan. Karya utama Al Dinawari adalah Al Akhbar Al Thiwal (Cerita Panjang), yang merupakan sejarah dunia dari sudut pandang Persia. Di kemudian hari, muncul nama Abu Al Hasan Ali Al Mas’udi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan sejarawan Muslim, ia mendapat julukan Herodotus bangsa Arab. Sebab, Al Mas’udi dianggap sekelas dengan sejarawan Yunani, Herodotus yang hidup pada abad ke-5 Masehi. Al Mas’udi oleh para pemikir dianggap telah memprakarsai metode tematis dalam penulisan karya-karya sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode yang Al Mas’udi gunakan tidak seperti metode yang digunakan sejarawan ternama, Al Thabari, yang dalam menyusun karya sejarah berdasarkan tahun kejadian. Dalam menulis, ia mengelompokkan berbagai peristiwa sejarah berdasarkan dinasti, raja, serta masyarakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode tersebut kemudian diikuti oleh para ahli sejarah lain, seperti Ibn Khaldun. Al Mas’udi juga merupakan orang yang pertama kali menggunakan anekdot-anekdot sejarah. Ia berkelana mencari ilmu hingga ke Baghdad, Asia, dan Zanzibar. Pada dekade terakhir kehidupannya, Al Mas’udi berada di Suriah dan Mesir untuk menulis 30 jilid buku yang berjudul Muruj al Dzahab wa Ma’adin al Jawhar (Padang Emas dan Tambang Batu Mulia). Ini karya geografis bergaya ensiklopedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bagian awal karyanya, Al Mas’udi mengatakan daerah-daerah yang tandus pada mulanya adalah lautan dan daerah yang sekarang lautan pada mulanya adalah daerah tandus. Menurut dia, hal tersebut terjadi karena kekuatan alam. Sedangkan dalam karyanya yang berjudul Al Tanbih wa Al Isyraf, Al Mas’udi mengungkapkan pemikirannya tentang filsafat sejarah dan alam. Ia juga mengutip sejumlah pendapat ahli filsafat pada masa itu. (republika.co.id, 7/4/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-7121089653879117832?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/7121089653879117832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/04/potret-gemilang-islam-di-era-abbasiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7121089653879117832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7121089653879117832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/04/potret-gemilang-islam-di-era-abbasiyah.html' title='Potret Gemilang Islam di Era Abbasiyah'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8p1d7JiXVI/AAAAAAAAAFA/F2Q-bSixO8E/s72-c/abbasiyah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-927460460305362063</id><published>2010-04-17T19:51:00.000-07:00</published><updated>2010-04-17T19:55:51.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Tanpa Pajak, Negara Ambruk?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8p0ktFUkCI/AAAAAAAAAE4/J10uthOBnsE/s1600/pajak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8p0ktFUkCI/AAAAAAAAAE4/J10uthOBnsE/s320/pajak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461305672066175010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh Arim Nasim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makelar kasus yang melibatkan salah seorang pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan, menyulut gerakan boikot pajak terutama di dunia maya, dan ini dikhawatirkan bakal mengancam penerimaan negara dari pajak. Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Aziz, Jumat (26/3). Bahkan sebagian orang berpendapat bahwa pajak adalah darah kehidupan (life blood) negara. Pajak dibayar negara tegak; pajak diboikot negara ambruk. Benarkah tanpa pajak, negara akan ambruk? Bagaimana posisi pajak dalam sistem ekonomi Islam? Benarkah pajak mewujudkan keadilan?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya dilakukan oleh Dirjen Pajak untuk meningkatkan pendapatan negara dari pajak baik melalui penyadaran penting pajak dalam pembangunan maupun melalui iklan di media yang terkenal dengan semboyannya “Apa Kata Dunia?” Hasilnya memang luar biasa, pendapatan negara dari pajak semakin meningkat dari tahun ke tahun, misalnya pada 1989 sumber pendapatan negara dari pajak masih sekitar 51 persen tetapi pada 2006 pendapatan negara dari pajak meningkat menjadi 75 persen, sisanya dari pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan pinjaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ironisnya, ketika rakyat digenjot untuk membayar pajak, pada saat yang sama pemerintah semakin mudahnya mengobral kekayaan alam dan barang tambang dengan harga murah. Hal itu dilakukan melalui projek privatisasi dan swastanisasi, yaitu penyerahan pengelolaan SDA ke swasta khususnya asing melalui peningkatan investasi yang dilegalkan melalui UU seperti UU SDA, UU Pertambangan Mineral dan Batubara, UU Penanamaan Modal, dan lain-lain. Akhirnya terjadilah kondisi yang ironis. Rakyat dikejar-kejar dengan pajak, sementara kekayaan barang tambang dan SDA lain yang melimpah ruah justru dinikmati perusahaan asing. Oleh karena itu, sebenarnya naiknya sumber pendapatan negara dari pajak semakin menunjukkan kokohnya ekonomi neoliberal yang diterapkan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi pengeluaran negara, fungsi pajak yang secara teorinya memiliki fungsi regulasi atau distribusi dari orang kaya untuk orang miskin ternyata baru sebatas iklan karena kenyataannya setiap APBN yang dihasilkan selalu tidak prorakyat. Sebagai contoh, APBN 2010 dinilai masih pro terhadap birokrasi dan kapitalis, hal ini bisa dilihat dengan menurunnya anggaran subsidi dari Rp 166, 9 triliun (RAPBN 2009) menjadi Rp 144,3 triliun (RAPBN 2010) sedangkan pengeluaran didominasi oleh peningkatan gaji dari Rp 133 triliun (RAPBN 2009) menjadi Rp 161 triliun (RAPBN 2010) dan pembayaran bunga utang yang sangat tinggi Rp 115 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makelar kasus yang melibatkan Gayus, karyawan golongan III A di Ditjen Pajak yang menangani kasus keberatan pajak yang diajukan lebih dari seratus perusahaan semakin menambah kekecewaan para pembayar pajak. Yang terbayang di benak mereka, golongan III A saja mampu melakukan korupsi Rp 28 miliar, bagaimana dengan pejabat-pejabat yang ada di atasnya? Maka sebenarnya hal yang wajar ketika muncul fenomena boikot pajak karena bisa jadi para pembayar pajak menyadari bahwa ternyata pajak hanya sebagai alat eksploitasi untuk kepentingan para kapitalis dan birokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sistem ekonomi Islam, penerimaan negara tidak boleh bertumpu pada pajak. Menurut Abdul Qadim Zallum dalam bukunya, Sistem Keuangan Negara dalam Sistem Islam, sumber pendapatan negara bertumpu pada pengelolaan negara atas kepemilikan umum seperti sumber daya alam di antaranya kekayaan hutan, minyak, gas, dan barang-barang tambang lainnya yang menguasai hajat hidup orang banyak. Pada pemilikan umum ini, hanya negara yang b erperan sebagai pengelola. Dengan demikian, syariat Islam melarang pemberian hak khusus kepada orang atau kelompok orang (swasta), apalagi swasta asing. Sayangnya, yang justru terjadi adalah banyak kekayaan alam (hasil hutan, minyak bumi, barang tambang, dan lain-lain)–yang sejatinya milik rakyat–diserahkan begitu saja kepada swasta bahkan swasta asing, atas nama swastanisasi dan privatisasi. Jutaan ton emas dan tembaga di bumi Papua, misalnya, diserahkan kepada PT Freeport, sedangkan miliaran barel minyak di Blok Cepu diserahkan kepada Exxon Mobil. Kontrak blok gas tangguh yang berpotensi merugikan negara Rp 750 triliun (25 tahun) diberikan ke Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, yang kita butuhkan saat ini bukan pemimpin yang terus-menerus memoroti rakyat dengan pajak melalui iklan yang menyesatkan, tetapi yang kita butuhkan adalah pemimpin yang mampu mengembalikan kekayaan alam atau sumber daya alam milik rakyat (saat ini hampir 90 persen sumber daya alam kita dikuasai asing) dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Tentu hal ini akan terealisasi kalau kita kita bebas dari cengkeraman neoliberal dan menggantinya dengan sistem ekonomi yang manusiawi, yaitu sistem ekonomi berbasis syariah.***&lt;br /&gt;(sumber:  Pikiran Rakyat , selasa 13 April 2010 bisa diakses melalui http://newspaper.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&amp;id=136386)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis, Koordinator Mata Kuliah Ekonomi Syariah- Fakultas Pendidikan Ekonomi &amp; Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia dan kandidat Doktor Bidang Ilmu Ekonomi Unpad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-927460460305362063?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/927460460305362063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/04/tanpa-pajak-negara-ambruk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/927460460305362063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/927460460305362063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/04/tanpa-pajak-negara-ambruk.html' title='Tanpa Pajak, Negara Ambruk?'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8p0ktFUkCI/AAAAAAAAAE4/J10uthOBnsE/s72-c/pajak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8271449871123711789</id><published>2010-04-17T19:46:00.000-07:00</published><updated>2010-04-17T19:50:03.189-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Warisan Islam di Sudut Valencia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8pzSPmsmVI/AAAAAAAAAEw/PzY4oiJYDs0/s1600/valencia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8pzSPmsmVI/AAAAAAAAAEw/PzY4oiJYDs0/s320/valencia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461304255403825490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Layaknya di kota-kota Islam lainnya, tradisi ilmiah berkembang pesat di Valencia. Tak hanya di bidang ilmu pasti, tetapi ilmu sosial, seperti sastra dan sejarah. Salah satu indikasinya, ada tradisi bersyair dan bersajak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula kompetisi pembuatan puisi-puisi indah, salah satunya diadakan pada 1474 Masehi. Sebanyak 40 puisi yang digubah oleh para pelajar dipertandingkan. Lalu, puisi itu dicetak pada kertas dan dibukukan untuk menjadi rujukan dalam pembelajaran puisi.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang ilmu pengetahuan muncul sejumlah nama, misalnya Ibnu Jubair. Ia menuliskan sejarah Islam dan kehidupan Muslim, baik yang ada di Spanyol maupun di wilayah Islam lainnya. Di antaranya, perjalanannya dari Spanyol ke Makkah hingga ia kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula Arnau of Villanova. Ia merupakan penduduk Valencia, tak lama setelah kota tersebut di bawah kekuasaan Islam. Ia menguasai bahasa Arab, dan antusiasmenya terhadap kedokteran Islam membuatnya menerjemahkan karya-karya dokter Muslim ternama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Villanova menerjemahkan Risala fi Maarifat Quwa’l Adwiya al-Murakkaba yang ditulis Al Kindi ke dalam bahasa Latin, De Medicinarum Compositarum Gradibus, juga karya Qusta ibn Luqa, De Physics Ligatures, dan karya Ibnu Sina, De Viribus Cordi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumbuhnya tradisi ilmiah di Valencia telah membuat kota ini memiliki peran cukup besar dalam mentransfer ilmu pengetahuan ke wilayah Eropa. Di sisi lain, pemerintahan Islam di Valencia juga telah melahirkan terobosan dalam tata pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya, lahirnya sebuah dewan legislatif dan hakim yang bertindak sebagai inspektur atau pengawas pasar dan masyarakat. Mereka bertindak pula sebagai pembela konsumen. Dalam hukum maritim telah ada pengadilan otonom. (republika.co.id, 16/4/2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8271449871123711789?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8271449871123711789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/04/warisan-islam-di-sudut-valencia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8271449871123711789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8271449871123711789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2010/04/warisan-islam-di-sudut-valencia.html' title='Warisan Islam di Sudut Valencia'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/S8pzSPmsmVI/AAAAAAAAAEw/PzY4oiJYDs0/s72-c/valencia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-5677917022624705180</id><published>2009-10-27T14:21:00.000-07:00</published><updated>2009-10-27T14:24:58.145-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Pemerintah Baru Bencana Baru bagi Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SudlH0zk6KI/AAAAAAAAAEo/3VADQ1eIzMw/s1600-h/hip13-2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 307px; height: 230px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SudlH0zk6KI/AAAAAAAAAEo/3VADQ1eIzMw/s320/hip13-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397393863535290530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mediaumat.com. Dua hari setelah pelantikan presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono, Hizbut Tahrir Indonesia menyambutnya dengan pertanyaan Pemerintah Baru ‘Bencana’ Baru bagi Indonesia?  yang dikemas dalam acara talkshow Halqoh Islam dan Peradaban, Kamis (22/10) siang di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan pakai tanda kutip dong kata bencananya,” ujar Pengamat Kebijakan Publik Ichsanuddin Noorsy salah satu pembicara dalam acara talkshow itu. Karena memang pemerintahan SBY jilid II ini akan membawa bencana seperti lima tahun sebelumnya. Hal itu ditandai dengan dipilihnya kembali sosok menteri yang setia dan konsisten dengan kebijakan neoliberal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pembicara lain yang meyakini bahwa pemerintahan baru ini tidak akan membawa berkah bahkan akan menimbulkan bencana lebih buruk lagi adalah Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazir, Kepala Jurusan Ilmu Politik  UMJ Siswanto Abu Alya, Pengamat Politik LIPI Lili Romli dan Jurubicara HTI Ismail Yusanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marie Elka Pangestu, dia ahli neolibnya perdagangan, sedangkan di bidang fiskal Sri Mulyani. Nah bakal lebih ngeri lagi sekarang menteri pertahanannya Purnomo Yusgiantoro. “Karena kan selama ini Purnomo telah sukses membawa neolib dalam dunia pertambangan, jangan-jangan nanti di dunia pertahanan di-begituin juga,” tandas Fuad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Siswanto menegaskan nuansa bagi-bagi kue kekuasaan dalam Kabinet Indonesia Bersatu II ini sangat kental ketimbang kapabilitasnya, “Itu terlihat dari bagaimana SBY menempatkan orang-orang dari parpol koalisinya dan siapa saja yang telah berjasa mengumpulkan suara buat SBY, saat pilpres lalu” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua dirangkul, bahkan lawan politiknya, Golkar misalnya, turut mendapatkan kursi. Maka hilanglah kekritisan parpol. PDIP yang tidak mendapatkan jatah pun tidak punya nyali untuk bersikap sebagai oposisi. Gerindra dan Hanura, suaranya terlalu kecil jadi tidak ada kekuatan. “Ini tidak sehat karena membuat demokrasi menjadi beku!” tandas Lili.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ismail pun menegaskan selain pemerintahan DPR-nya pun kental dengan nuansa liberalisme. Hal itu terbukti dengan diproduksinya UU yang sangat liberal diantaranya adalah UU Ketenagalistrikan dan UU Kesehatan. Semua UU liberal tersebut sangat bertentangan dengan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah itu semua akan membawa bencana.Karena merupakan suatu kemutlakan apabila aturan yang dibuat tidak berdasarkan kepada syariah maka akan menimbulkan mudharat atau bencana. “Namun apakah kita akan membiarkan bencana itu berlangsung sampai lima tahun ke depan?” tanya Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ismail pun mengutip hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan dua ciri utama kehidupan liberal yang mengundang azab Allah. “Apabila riba dan zina  telah nyata-nyata dipraktekkan masyarakat maka sesungguhnya penduduk negeri itu telah menghalalkan dirinya untuk mendapatkan azab Allah” ujar Ismail mengutip hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena diperlukan perjuangan penegakan syariah Islam secara politik dan ideologis. Serta menjelaskan sejelas-jelasnya ke tengah-tengah masyarakat bahwa syariah Islam bukanlah ancaman tetapi satu-satunya solusi untuk menolak azab Allah SWT. “Justru dengan sistem yang berlaku seperti sekarang inilah azab itu akan selalu menghantam menduduk yang mayoritas Muslim ini.” pungkas Ismail.[] joko prasetyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-5677917022624705180?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/5677917022624705180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/10/pemerintah-baru-bencana-baru-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5677917022624705180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5677917022624705180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/10/pemerintah-baru-bencana-baru-bagi.html' title='Pemerintah Baru Bencana Baru bagi Indonesia'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SudlH0zk6KI/AAAAAAAAAEo/3VADQ1eIzMw/s72-c/hip13-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-4453385264651781396</id><published>2009-10-27T12:22:00.000-07:00</published><updated>2009-10-27T12:29:02.857-07:00</updated><title type='text'>“MENTERI HARUS SEHAT”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SudJL2FVM_I/AAAAAAAAAEg/-C_wnjHpQlk/s1600-h/foto-abi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 149px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SudJL2FVM_I/AAAAAAAAAEg/-C_wnjHpQlk/s200/foto-abi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397363146272093170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan presiden dan wakil presiden telah usai dilaksanakan, dan berdasarkan perolehan suara terbanyak, maka SBY kembali terpilih dengan didampingi oleh Boediono sebagai wakil presiden yang akan mendampingi SBY hingga lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalankan roda pemerintahan, SBY-Boediono tidak dapat berjalan sendirian. Dalam sistem pemerintahan demokrasi, presiden dan wakil presiden biasanya dibantu oleh beberapa orang menteri dalam rangka menjalankan roda pemerintahan dengan harapan ke depannya roda pemerintahan dapat berjalan sesuai dengan harapan. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelah SBY-Boediono terpilih sebagai pasangan presiden dan wakil presiden, maka SBY pun segera menentukan siapa saja yang akan diangkat jadi menteri untuk membantu menjalankan roda pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dilaksanakan upacara pelantikan bagi para calon menteri yang telah dipilih oleh presiden, biasanya sudah menjadi tradisi diadakan pemeriksaan kesehatan fisik dan kejiwaan untuk memastikan bahwa para calon menteri yang nantinya akan membantu presiden dan wakil presiden benar-benar dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Hal tersebut tentu saja perlu dilakukan karena kita tentunya tidak ingin punya penguasa yang secara fisik maupun kejiwaan mengalami gangguan. Apa jadinya jika negeri ini dipimpin oleh orang-orang yang bermasalah baik fisik maupun kejiwaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, lebih dari itu, pemeriksaan kesehatan fisik dan kejiwaan tentu saja belum cukup sebagai syarat untuk menjadi menteri. Pasalnya selama ini meskipun telah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan “fisik” dan “kejiwaan”, namun tetap saja banyak menteri yang bermasalah dan cenderung menyengsarakan rakyat dalam setiap pelaksanaan kebijakan yang telah diamanahkan kepadanya. Ini tentu saja setidaknya bisa memberikan gambaran kepada kita bahwa sekedar hanya pemeriksaan kesehatan fisik dan kejiwaan saja tidaklah cukup untuk menjamin para calon menteri akan baik dan amanah dalam menjalankan tugasnya selama membantu tugas presiden selama lima tahun ke depan.&lt;br /&gt;Untuk itu, diperlukan beberapa syarat lain yang harus dipenuhi oleh para calon menteri selain sehat fisik dan kejiwaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, para calon menteri haruslah orang-orang yang memiliki aqidah serta keimanan yang kuat kepada Allah SWT. Aqidah dan keimanan terntu saja kedepannya sangat terkait dengan keyakinan dia terhadap Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya, dan meyakini bahwa Allah menyaksikan setiap apa yang telah, sedang dan akan kita perbuat. Sehingga dengan begitu, Aqidah dan keimanan terhadap Allah inilah yang akan mampu mencegah seseorang untuk menjalankan keburukan, korupsi, dll, karena ia merasa diawasi setiap saat oleh Allah SWT. Dengan kata lain para calon menteri harus memiliki ketakwaan yang kuat kepada Allah SWT yaitu berupa sehat aqidah dan keimanan, sehingga ia mampu menjalankan setiap apa yang telah Allah perintahkan dan nenjauhi apa saja yang telah Allah larang/haramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menjadikan syariat Allah selalu di depan matanya (sehat syariat). Diakui ataupun tidak, disadari maupun tidak, aktifitas yang tidak didasarkan pada syariat Allah atau pengurusan dan pengaturan dengan tidak menggunakan syariat Allah sudah terbukti telah menimbulkan dampak yang buruk bagi kehidupan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berbagai musibah yang kini menimpa bangsa ini tidak lain merupakan sebagai suatu teguran dan azab dari Allah SWT karena telah mengabaikan syariat-Nya dalam mengurus dan mengatur kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, sehat emosi. Ketika seorang menteri keluar dari jalur rel syariat Allah, maka dia wajib menerima koreksian dalam rangka upaya saling menasehati dalam kebenaran dan ketakwaan (tawashaubil haq wa tawashaubishhsobr). Jika emosinya sehat, maka koreksian apapun pasti akan diterima dengan tanagan terbuka demi kemaslahatan dan kebaikan rakyat. Berbeda halnya ketika emosinya tidak sehat, maka akan sulit utnuk menerima koreksian dari orang lain ketika mengalami kekeliruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, sehat sistem. Selama pengaturan dan pengurusan rakyat dilakukan dengan menggunakan sisten sekuler-kapitalis-demokratis, maka sampai kapanpun rakyat akan selalu menjadi objek penderita karena pada kenyataannya sistem tersebut tidak pernah terbukti dan hanya mimpi-mimpi belaka. Suara mayoritas hanyalah selogan saja, karena pada kenyataannya aturan yang dibuat tidak pernah mencerminkan suara terbanyak. Misalnya saja kenaikan BBM, RUU APP, RUU SDA, dll,walaupun rakyat sudah menolaknya tapi tetap saja disahkan. Jadi sebenarnya sistem tersebut tidak lebih hanya sekedar untuk melanggengkan para kapitalis untuk menjajah negeri ini. Tentunya para menteri yang sehat dalam memandang sistem sudah dipastikan tidak akan setuju untuk menjalankan sistem sekuler-kapitalis yang bobrok itu. Hanya sistem Islam lah yang akan menjadi pilihan satu-satunya karena isitem Islam lah satu-satunya sebagai sistem yang sehat dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun menteri yang menghendaki kebaikan bagi kehidupan rakyat tentu akan menjadikan 4 hal di atas sebagai tolak ukur dirinya utnuk menjadi menteri disamping sehat fisik dan kejiwaan.{Asep Kurniawan(Abdul Hanif)}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Penulis : Staff pengajar di salah satu sekolah swasta di Kab. Bandung, Aktifis Hizbut Tahrir Indonesia&lt;br /&gt;Redaksi Buletin Cendekia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-4453385264651781396?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/4453385264651781396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/10/menteri-harus-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4453385264651781396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4453385264651781396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/10/menteri-harus-sehat.html' title='“MENTERI HARUS SEHAT”'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SudJL2FVM_I/AAAAAAAAAEg/-C_wnjHpQlk/s72-c/foto-abi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6276581507865715181</id><published>2009-09-26T01:19:00.000-07:00</published><updated>2009-09-26T01:21:43.230-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Haram Membiarkan Rakyat Menderita</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu, masyarakat Indonesia digemparkan fatwa terbaru dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan masalah maraknya fenomena pengemis dewasa ini. Fatwa MUI tersebut secara tegas menyatakan haramnya mengemis. Tentu saja hal tersebut menjadi pukulan yang luar biasa bagi kalangan pengemis, baik mengemisnya memang karena kebutuhan mendesak untuk memenuhi perut yang keroncongan atau mengemis karena memang sudah menjadi profesi karena tidak adanya lapangan pekerjaan. Fatwa MUI tersebut sedikit-banyak menuai pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat, terutama dari kalangan pengemis itu sendiri. Sejumlah masyarakat yang masih memiliki rasa iba terhadap pengemis setidaknya memperlihatkan kekurangsetujuan terhadap dikeluarkannya fatwa tersebut. Namun, sejumlah masyarakat lainnya menyambut baik fatwa tersebut. Pasalnya, selama ini mereka merasa terganggu dengan semakin menjamurnya profesi pengemis, tidak hanya di perkotaan tetapi juga sampai ke wilayah perkampungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pro-kontra di kalangan masyarakat seputar fatwa MUI tersebut tentu saja sangat beralasan. Alasan paling utama adalah keluarnya fatwa haram mengemis dari MUI tersebut tidak disertai dengan solusi yang tepat untuk menggantikan profesi mengemis tersebut, dengan kata lain tidak diikuti dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai untuk menyambung hidup mereka. Lantas siapakah yang salah dan siapa semestinya yang harus bertanggung jawab atas kebutuhan pokok mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta bahwa banyaknya rakyat Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan tidak bisa disangkal lagi. Keterpaksaan mereka mengambil jalan mengemis demi memenuhi kebutuhan pokok mereka menjadi bukti kuat tentang bagaimana terpuruknya bangsa ini. Maraknya pengemis saat ini sangat jelas masalahnya, yaitu karena tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai bagi mereka dan masalah ini belum dijadikan masalah utama oleh para penguasa negeri ini. Mereka baru bisa berbicara soal penertiban, tetapi belum bisa memberikan solusi riil bagi permasalahan rakyat miskin dewasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulitnya lapangan pekerjaan saat ini karena kesalahan sistem dan mekanisme ekonomi yang diterapkan. Perekonomian bangsa Indonesia saat ini diserahkan kepada sistem pengelolaan kapitalis yang nyata-nyata suatu sistem yang sampai kapanpun tidak akan pernah memihak kepada rakyat banyak, terlebih bisa menyejahterakan bangsa ini. Inilah akar masalah yang tengah menimpa bangsa Indonesia dewasa ini. Dari sini, jelas kenapa kemudian di negeri ini praktik mengemis menjamur, yaitu karena ketidaktersediaan lapangan pekerjaan yang memadai bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan kaum pengemis ini sampai kapanpun tidak akan pernah selesai hanya dengan mengeluarkan fatwa haramnya mengemis tetapi harus ada solusi yang nyata, yaitu solusi yang bisa membuat hidup mereka menjadi sejahtera dan ini jelas menjadi tanggung jawab para penguasa karena fungsi penguasa adalah sebagai pengayom (ri’ayah) bagi rakyatnya. Hal yang harus dilakukan penguasa bangsa ini adalah menciptakan lapangan pekerjaan yang memadai sehingga para pengemis bisa bekerja dengan layak dan terhormat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membiarkan rakyat menjadi pengemis adalah bentuk keharaman yang sangat jelas sekaligus menunjukkan ketidakpedulian para penguasa bangsa ini terhadap nasib rakyatnya. Bagaimana tidak, melindungi rakyat dari marabahaya (dhoror) adalah kewajiban penguasa, termasuk bahaya kemiskinan beserta turunannya. Jadi, semestinya fatwa yang tepat dikeluarkan dalam kondisi seperti ini bukan "haram mengemis" tetapi "haram membiarkan rakyat jadi pengemis", karena dengan diterapkannya sistem sekuler kapitalis oleh para penguasa bangsa ini merupakan upaya memiskinkan dan membunuh rakyat secara sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sejumlah alasan mengapa fatwa MUI yang mengharamkan mengemis itu kurang relevan. Pertama, fatwa tersebut tidak disertai dengan solusi untuk mengatasi permasalahan kebutuhan pokok mereka, yaitu ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, dengan adanya fatwa tersebut berarti secara tidak langsung sudah membatasi wilayah seseorang untuk beramal dengan sedekah. Bukankah Islam tidak pernah membatasi seseorang untuk bersedekah baik itu kepada orang miskin, pengemis, bahkan kepada orang yang berkecukupan sekalipun. Bahkan Islam telah memerintahkan umatnya untuk memperbanyak sedekah baik dalam keadaan lapang maupun sempit, terlebih pada bulah suci Ramadan yang mulia ini. Jika tidak, akan berlaku Sabda Rasulullah saw., "Barangsiapa yang bangun pada pagi hari sementara ia tidak memperhatikan urusan/kebutuhan kaum Muslimin maka ia bukan termasuk golongan kaum Muslimin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, fatwa tersebut dengan sengaja atau tidak akan membuat kehidupan pengemis dan orang-orang miskin jauh lebih miskin dan menderita karena rantai nafkah mereka telah diputus. Jika begitu, fatwa tersebut secara tidak langsung telah sejalan dengan tujuan sistem kapitalis untuk memiskinkan dan membunuh rakyat secara sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu termasuk ke dalam golongan orang-orang yang selalu memperhatikan dan memenuhi kebutuhan orang lain yang nyata-nyata sedang membutuhkan pertolongan kita, amin. Wallahualam bissawab.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis,Asep Kurniawan (staf pengajar di salah satu sekolah swasta di Kabupaten Bandung, aktivis Hizbut Tahrir Indonesia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6276581507865715181?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6276581507865715181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/09/haram-membiarkan-rakyat-menderita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6276581507865715181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6276581507865715181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/09/haram-membiarkan-rakyat-menderita.html' title='Haram Membiarkan Rakyat Menderita'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6963625632079392818</id><published>2009-07-14T13:57:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T14:09:06.197-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Mubahalah Irena Handono VS Diki Candra</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SlzzyQDW0GI/AAAAAAAAAEY/vXagVxqZbyI/s1600-h/aa.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SlzzyQDW0GI/AAAAAAAAAEY/vXagVxqZbyI/s320/aa.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358425701292101730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mubahalah antara Irena Handono dengan Diki Candra difasilitasi oleh Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) yang diketuai KH Athian Ali M Da’i dan disaksikan ratusan umat Islam yang hadir di Masjid Al-Fajri, Cijagra, Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad, 4 Juli 2009. Ratusan umat Islam dari berbagai wilayah di Bandung, Jawa Barat, tumpah ruah memadati Masjid Al-Fajri, Cijagra. Sejak pagi hari, masjid yang juga markas Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) itu sudah sesak oleh jamaah yang ingin menyaksikan proses mubahalah antara Ustadzah Irena Handono dengan Diki Candra.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Irena Handono adalah mantan biarawati yang sudah menjadi muallaf dan kini memimpin lembaga Irena Center serta aktif sebagai pendakwah. Irena bersyahadat di Masjid Al-Falah Subaraya, di hadapan Ketua MUI Jawa Timur almarhum KH Misbach pada tahun 1983. Sedangkan Diki Candra adalah aktivis Forum ARIMATEA (Advokasi, Rehabilitasi, Imunisasi, Aqidah, Terpadu, Efektif, dan Aktual), sebuah lembaga anti pemurtadan yang namanya kian mencorong belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus mubahalah ini bermula dari pernyataan seorang bernama Imam Safari yang mengaku melihat Irena Handono berpakaian biarawati dan berkalung salib di sebuah gereja di Singapura pada tahun 2007. Pengakuan Imam Safari ini ditulis dalam sebuah surat pernyataan tertanggal 13 September 2008 di atas materai 6000, dengan saksi-saksi: Diki Candra, Nasrul Soeoed, Djoko Hardjanto, Khairul Ghazi, Dzulkifli Nur, dan Jeffry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat pernyataan tersebut, alamat Imam Safari dan gereja yang dimaksud sengaja ditutup/diblok sehingga tak terlihat. Begitu juga dengan keterangan waktu kapan Imam Safari melihat Irena Handono juga tak disebutkan dalam surat pernyataan tersebut.”Ini yang membuat kami bertanya-tanya. Kenapa ditutup-tutupi. Kenapa sampai saat ini tidak disebutkan di gereja mana, kapan, dia melihat ibu Irena,” ujar Sally Setianingsih, aktivis Irena Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah surat pernyataan itu dibuat, pada tanggal 21 Februari 2009, Diki Candra memposting satu artikel berjudul “Laporan Hasil Investigasi terhadap Hj. Irena Handono” yang dimuat di website http://forum-arimatea.blogspot.com dan ditandatangani oleh Ketua Umum Forum Arimatea, Habib Muhsin Ahmad Alatas Lc dan Sekjen Diki Candra.”Untuk alasan keamanan dan investigasi yang mendalam, sengaja memang sebagian surat pernyataan itu ditutup,” terang Diki Candra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak Irena menyayangkan langkah Diki Candra yang memposting laporan tersebut tanpa melakukan tabayyun (konfirmasi). Apalagi, blog tersebut dibaca secara luas oleh masyarakat.”Kenapa tidak melakukan tabayyun dulu? Dalam Islam, kalau dapat berita dari orang yang tidak jelas, harus tabayyun. Apalagi, mengutip pernyataan Habib Muhsin Ahmad Alatas di Majalah Sabili edisi 23 th XVI, Imam Safari yang mengaku melihat saya di sebuah gereja di Singapura adalah kader Islam Liberal dari kalangan NU yang sering bersama Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit,” kata Irena Handono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irena yang kini aktif memberikan berbagai ceramah tentang kristologi dan mengkonter gerakan pemurtadan menambahkan,”berdasarkan pernyataan dari Habib Muhsin Ahmad Alatas ini maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa Imam Safari ini adalah orang fasik. Kembali kepada QS. Al-Hujurat ayat 6, di sini dijelaskan bahwa bila orang fasik membawa suatu berita, maka harus diperiksa dengan teliti si pembawa berita ini,” terang Irena dalam rilis tertulis yang dibagikan kepada pers.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irena menegaskan, jika Diki mengerti tentang perintah Allah terkait dengan sebuah kesaksian, seharusnya Imam Safari yang mengaku telah melihat dirinya di sebuah gereja di Singapura, dituntut untuk mengajukan tiga orang saksi lainnya yang melihat bersama-sama dan pada waktu bersamaan terkait tuduhan tersebut.”Saya heran dengan sikap Diki. Apalah saya ini yang cuma seorang nenek tua, dituduh sedemikian rupa,” ujar Irena lirih, dalam konferensi Pers di Crowne Plaza, Rabu (1/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi pernyataan Irena, Diki Candra dalam rilis yang disebarkan kepada media massa mengatakan,”jika Irena cs menyatakan seharusnya ARIMATEA tabayyun langsung ke Irena Handono, maka dalam menghadapi laporan sejenis ini ARIMATEA sudah dan akan melakukan cara tabayyun yang sebenarnya, yaitu menggali dulu informasi, kemudian datang ke Irena Handono untuk meminta klarifikasi atas pengaduan dan data-data yang telah ARIMATEA temukan,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait soal berita di blog ARIMATEA, Diki berkilah,”tidak terpikir oleh Sekjen ARIMATEA bahwa blog tersebut akan dibuka oleh semua pihak, selain oleh teman-teman ARIMATEA daerah. Jadi tidak benar tujuan blog tersebut dengan tujuan yang direncanakan untuk mendiskreditkan/pembunuhan karakter Irena Handono,”terang Diki dalam rilis yang dibagikan pada konferensi Pers di Rumah Makan Handayani, Matraman, Jakarta, Selasa (30/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa apa yang disebarluaskan oleh ARIMATEA sebagai fitnah tanpa bukti-bukti yang jelas, maka pada 7 Mei 2009 dengan didampingi kuasa hukumnya, secara resmi Irena Handono melaporkan Diki Candra dkk ke Mabes Polri atas tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik.”Kita menempuh jalur hukum, karena fitnah yang disebarkan Diki sudah mengganggu aktivitas dakwah saya,” tegas Irena. Tiga hari setelah Irena mengajukan laporan ke Mabes Polri, artikel Hasil Investigasi terhadap Irena Handono dihapus dari blog ARIMATEA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain soal pernyataan Imam Safari yang tersebar luas, dalam jumpa pers pada Selasa (30/6), Diki Candra juga mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi bahwa Irena Handono memiliki tiga paspor dan tiga Kartu Tanda Penduduk.”Ini sedang kita investigasi terus,” kata Diki yang mengaku akan melakukan investigasi ke imigrasi dan ke gereja di Singapura pada bulan Juli ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah Irena memiliki tiga paspor dan tiga KTP? ”Ini fitnah. Kalau dia mengatakan Irena memiliki tiga paspor, berarti dia telah menuduh pihak imigrasi melakukan pemalsuan. Ini bisa kena kasus hukum lagi,” ujar Muhammad Ihsan, kuasa hukum Irena. “Silakan dibuktikan. Jangan belum benar infonya sudah disebar ke publik! Apa yang dia katakan selalu katanya-katanya, tidak ada faktanya,” tegas Ihsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jumpa pers Irena Center yang dihadiri oleh KH Sulaiman Zachawerus (Garda Umat Islam), KH A Cholil Ridwan (MUI), Nurdiati Akma (Muslimah Peduli Umat), dan tokoh Islam lainnya, Irena Handono menegaskan dirinya sangat heran dengan apa yang dituduhkan oleh Diki Candra. Apalagi, kata Irena, sebelumnya Diki juga pernah bermasalah dengan Tim FAKTA (Forum Anti Pemurtadan) yang dipimpin oleh Abu Deedat Syihabuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubahalah pun Terjadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH Athian Ali M Dai bisa jadi orang yang sangat tegang ketika mubahalah antara Irena Handono vs Diki Candra terjadi. Maklum, kiai yang cukup disegani di kalangan umat Islam Bandung ini diminta oleh kedua belah pihak untuk menjadi mediator dalam proses mubahalah.”Sungguh ini sangat berat bagi saya. Selama dakwah saya, baru kali ini saya memimpin dan menyaksikan proses mubahalah. Pertanggungjawabannya di hadapan Allah sangat besar. Karena sebagai mediator, saya harus berlaku seadil-adilnya,” ujar Kiai Athian dengan nada suara bergetar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mubahalah berlangsung, dihadapan ratusan jamaah, Kiai Athian menjelaskan kronologis peristiwa, termasuk menelaah setiap informasi terkait kasus ini. Dari kedua belah pihak, Athian mendapatkan data-data persoalan ini. Ia juga sudah mempertemukan Irena dan Diki sebelumnya agar bisa tercapai ishlah.”Saran untuk tercapainya Ishlah sudah kita ajukan. Tapi tidak tercapai. Karena siapa yang salah dan siapa yang benar tidak bisa dibuktikan oleh manusia, maka mubahalah pun menjadi pilihan terakhir,” kata Kiai yang juga pernah menjadi mediator ishlah antara Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan Ustadz Ja’far Umar Thalib ini.”Mubahalah terjadi agar Allah menunjukan siapa orang munafik di sekeliling kita,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, Kiai Athian menyatakan bahwa mubahalah terjadi antara Irena Handono dengan Imam Safari dan Diki Candra. Namun, sampai acara mubahalah akan dilangsungkan, Imam Safari yang telah menyebarkan berita negatif tentang Irena tak juga menunjukan batang hidungnya.”Karena Imam Safari tidak datang, maka benarlah dugaan selama ini bahwa Imam Safari itu makhluk ghaib,” kata Athian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, baik kepada Athian maupun dihadapan pers, sebelumnya Imam Safari pernah menyatakan bahwa dirinya siap bermubahalah.”Bahkan dia pernah mengatakan, kalau ada sumpah yang lebih di atas mubahalah pun dia siap,” ujar Athian yang terlihat kecewa dengan ketidakhadiran Imam Safari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, beberapa saat sebelum adzan Zuhur, mubahalah pun berlangsung. Jamaah yang sudah semakin sesak larut dalam ketegangan dan haru. Irena Handono duduk di hadapan hadirin dengan membawa anak-anak, suami, menantu, dan cucu.”Sesuai dengan apa yang dilakukan Nabi, saya membawa keluarga saya. Termasuk cucu saya yang baru berumur satu bulan. Saya siap mengundang laknat Allah jika saya berdusta,” tegas Irena sebelum sumpah mubahalah dibacakan. Sedangkan Diki Candra yang juga duduk dihadapan hadirin, hanya membawa satu orang istrinya saja dan beberapa pengurus ARIMATEA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua teks mubahalah pun dibagikan oleh Kiai Athian kepada kedua belah pihak. Diki Candra mendapat kesempatan pertama untuk membacakan. Sebelum teks mubahalah dibacakan, Diki yang dalam pernyataan persnya menyatakan siap bermubahalah terhadap ”apa yang ia ketahui” meminta waktu kepada Kiai Athian untuk mengoreksi teks tersebut. Namun, Kiai Athian tetap meminta Diki membacakan teks tersebut, tanpa koreksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diki membacakan teks mubahalah dengan didahului bersumpah atas nama Allah dan memohon laknat jika dirinya berdusta. Begitupun Irena Handono yang mendapat giliran selanjutnya menyatakan hal serupa. Saat pembacaan mubahalah, suasana hening. Jamaah yang hadir nampak tegang. Usai keduanya membacakan sumpah mubahalah, pekik takbir pun menggema di masjid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH A Cholil Ridwan yang hadir sebagai utusan Majelis Ulama Indonesia menutup acara dengan doa yang mengharukan. Dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar, Kiai Cholil memanjatkan doa agar Allah SWT menunjukan kebenaran dan menjauhkan umat Islam dari orang-orang munafik. Sebelumnya, Kiai Cholil menyatakan, mubahalah adalah solusi final untuk mengungkap kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubahalah berasal dari kata bahlah atau buhlah yang bermakna kutukan atau laknat. Mubahalah menurut istilah adalah dua pihak yang saling memohon dan berdoa kepada Allah supaya menurunkan laknat dan membinasakan pihak yang bathil atau mendustai kebenaran. Mubahalah berlangsung antar kedua belah pihak dengan membawa keluarga masing-masing dan disaksikan oleh kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa mubahalah pernah dilakukan oleh Rasulullah saw terhadap pendeta dari Najran pada tahun ke-9 Hijriyah, seperti disebutkan dalam surah Ali-Imran ayat 61.”Marilah kita memanggil anak-anak kami dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu. Kemudian marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita meminta supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, pada tahun 1930-an, A Hassan, tokoh Persatuan Islam (Persis) juga pernah menantang kelompok Ahmadiyah untuk bermubahalah. Namun tantangan mubahalah itu tak pernah berani dilakukan oleh Ahmadiyah sampai saat ini. Meski begitu, nabi palsu yang juga pentolan Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad pernah melakukan mubahalah yang berakibat pada tewasnya Mirza Ghulam Ahmad dalam keadaan sakit parah di tempat buang hajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyikapi kasus Irena Handono vs Diki Candra, sudah seharusnya umat Islam mengambil pelajaran, bahwa setiap tuduhan yang dilakukan terhadap siapa pun, apalagi terhadap aktivis dakwah, harus dibuktikan dengan standar syariat. Jika pembuktian manusia tidak bisa dilakukan, maka mubahalah adalah pilihan terakhir untuk menghilangkan fitnah dan menunjukkan siapa yang berdusta. Wallahu a’lam. (Arta/voa-Islam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.voa-islam.com/news/indonesia/2009/07/07/154/mubahalah-irena-handono-vs-diki-candra/ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6963625632079392818?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6963625632079392818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/07/mubahalah-irena-handono-vs-diki-candra.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6963625632079392818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6963625632079392818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/07/mubahalah-irena-handono-vs-diki-candra.html' title='Mubahalah Irena Handono VS Diki Candra'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SlzzyQDW0GI/AAAAAAAAAEY/vXagVxqZbyI/s72-c/aa.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-795362015988811366</id><published>2009-07-14T13:53:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T13:57:09.800-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>FUUI Pasilitasi "Mubahallah" Irena Handono-Diki Chandra</title><content type='html'>Antara - Minggu, Juli 5&lt;br /&gt;Bandung (ANTARA) - Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) memfasilitasi pelaksanaan "Mubahallah" antara Ustadzah Irena Handono dengan Ketua Advokasi Rehabilitasi Imunisasi Aqidah Terpadu Efektif dan Aktual, Diki Chandra, Sabtu.&lt;br /&gt;ADVERTISEMENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan cara muhaballah yang dipimpin oleh Ketua FUUI KH Athian Ali Muhammad Dai berlangsung di Mesjid Al-Fazri Jalan Cijagra Kota Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mubahallah merupakat perangkat sumpah tertinggi dalam Islam dan pekerjaan dalam syariat Islam yang dapat dilaksanakan untuk memperoleh kebenaran ketika tak satupun bisa membuktikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Momen sumpah terberat yang jarang terjadi itu dilakukan atas permintaan Ny Irena yang merasa difitnah oleh Diki Chandra dan Imam Safari yang melaporkan ustadzah itu memakai pakaian lengkap dengan kalung bersimbol agama yang dianut sebelumnya oleh wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya, Ny Irene dan Diki Chandra mengucapkan sumpah "Demi Allah" untuk meminta laknat Allah SWT bila salah satu dari mereka salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Imam Safari yang dianggap menjadi pelapor kasus itu tidak hadir dalam acara mubahallah itu. Meski demikian Ny Irena tetap menyatakan siap "berhadapan" atau mubahallah dengan Diki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir pada acara pemutusan hukum secara Islam itu Pengurus MUI dan Ketua Dewan Dakwah Islam KH Khalil Ridwan. Peristiwa langka itu disaksikan sekitar seribu jemaah Mesjid Al-Fajri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana mubahallah berlangsung sangat khidmat, hening dan menegangkan, Ny Irena didampingi oleh suami, tiga anak dan dua orang cucunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Diki Chandra didampingi oleh istri dan pengurus Arimatea, tanpa kehadiran anak. Pria itu membacakan sumpahnya lebih awal. Sebelumnya ia meminta perubahan redaksional sumpah terberat dalam hidupnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disusul kemudian oleh sumpah oleh Ny Irena Handoyo yang saat itu mengenakan pakaian berwarna coklat muda dengan suara yang lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan mubahallah itu dilakukan sekitar satu setengah jam mulai pukul 10.30 WIB berakhir pukul 12.15 WIB. Proses Mubahallah itu diakhiri dengan shalat Dzuhur berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mubahallah ini merupakan jalan terakhir yang diambil secara Islam untuk menyelesaikan sebuah isu fitnah dimana masing-masing tidak mau mengakui kesalahannya. Ini sumpah terberat namun harus dilakukan untuk menyelamatkan umat," kata KH Athian M Ali Dai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengakui peristiwa mubahallah ini merupakan yang pertama kali ditemuinya selama hidupnya. Ia mengaku terpaksa memfasilitasi mubahallah itu demi ketenangan umat dan menyelesaikan kasus yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sudah meminta Diki menghadirkan dalam acara Mubahallah ini, namun ternyata tidak ada. Saya tidak yakin Imam Safari itu ada atau tidak ada, semuanya Allah yang maha mengetahui," kata Athian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Ny Irena seusai proses mubahallah itu, Ny Irena menyatakan lega karena bebannya selama ini sudah diselesaikan melalui mubahallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang saya lega," kata Ny Irena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Diki seusai prosesi itu memilih berdiskusi dengan beberapa pengurus Arematea dan bersama jamaah Masji Al Fajri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia, Kholil Ridwan menyebutkan Mubahallah peristiwa langka yang pernah terjadi di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika ada yang berbohong maka yang bersangkutan dan seluruh keluarganya akan mendapat kutukan dari Allah SWT," kata Kholil Ridwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu, kata Kholil untuk meneguhkan pencarian kebenaran yang hakiki. Namun di lain pihak ia mendukung proses hukum yang tengah ditempuh dalam kasus dugaan fitnah dan pembunuhan karakter itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mubahallah adalah cara sesuai Islam, silakan saja proses hukum dilanjutkan karena itu hak masing-masing pihak," kata Kholil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua FUUI, KH Athian berharap peristiwa langka mubahallah ini dilakukan hanya untuk mencari kebenaran hakiki dan hanya dilakukan untuk masalah-masalah berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terus terang baru sekali ini saya menyaksikannya, meski berat kami berkewajiban memfasilitasi mubahallah ini," kata KH Athian menambahkan.(&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sumber:http://irena-handono.blogspot.com/2009/07/fuui-fasilitasi-mubahallah-irena.h&lt;/span&gt;tml)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-795362015988811366?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/795362015988811366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/07/fuui-pasilitasi-mubahallah-irena.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/795362015988811366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/795362015988811366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/07/fuui-pasilitasi-mubahallah-irena.html' title='FUUI Pasilitasi &quot;Mubahallah&quot; Irena Handono-Diki Chandra'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-4997784766593520230</id><published>2009-07-14T13:39:00.000-07:00</published><updated>2009-07-14T13:46:31.015-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Irena Handono Mengajak Diki Candra Mubahalah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SlzujIEnCMI/AAAAAAAAAEQ/ouSLWIjtUZE/s1600-h/irene.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SlzujIEnCMI/AAAAAAAAAEQ/ouSLWIjtUZE/s320/irene.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358419943893698754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Konflik antara Diki Candra dari lembaga Arimatea dengan Irena Handono sepertinya tak lagi bisa dibendung. Setelah kemarin kubu Diki melangsungkan konfrensi pers, hari ini (Rabu 1/7) kubu Irena yang mengundang wartawan untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus penegasan soal langkah Irena untuk mengajak kubu Diki melakukan mubahalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mubahalah, menurut KH Khalil Ridwan yang turut hadir di acara ini, merupakan salah satu sunnah Rasulullah saw. ketika dua pihak yang berseteru ingin menentukan siapa yang benar. Dan masing-masing pihak menyertakan keluarga mereka untuk siap mendapat murka Allah berupa adzabNya jika ternyata berada di pihak yang salah. “Ini pernah dilakukan Rasulullah terhadap dua orang nashara dari Najran yang merasa bahwa Rasul salah dalam soal agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, dua orang Najran itu mengundurkan diri karena takut,” jelas Ustadz Khalil yang juga salah seorang ketua Majelis Ulama Indonesia. Dari pihak Diki, seperti yang tergambar dalam rekaman video yang diputar di acara Irena ini, ajakan mubahalah ini siap untuk ia ikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedianya, mubahalah akan dilangsungkan pada tanggal 4 Juli mendatang di salah satu masjid di Bandung. Siap sebagai pengarah acara mubahalah ini adalah Ustadz Athian Ali yang sudah dikonfirmasi oleh pihak Irena Handono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologi konflik antara Diki Candra dengan Irena Handono yang keduanya sama-sama bergerak dalam lembaga kristologi dengan istitusi yang berbeda bermula dari surat pernyataan seseorang yang bernama Imam Safari. Pada tanggal 13 September 2008, Imam menandatangani sebuah surat pernyataan yang menyatakan bahwa ia melihat Irena Handono keluar dari sebuah gereja di Singapura dan mengenakan busana layaknya seorang biarawati. Dan surat pernyataan ini pun dipublikasi di website Arimatea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, berbagai pihak termasuk salah seorang pengurus Majelis Ulama Indonesia melakukan konfirmasi kepada Irena. Apa benar Irena murtad? Bahkan, tuduhan tidak sekedar itu, malah berkembang menjadi intrik-intrik. Bahwa, Irena dituduh sebagai penyusup dan mempunyai sebuah misi untuk sengaja dimasukkan ke dalam kelompok Islam oleh pihak-pihak tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat isu ini, beberapa mualaf yang memang sangat gandrung dengan ceramah-ceramah Irena Handono mulai mengalami goncangan. Bahkan, dua orang remaja yang baru masuk Islam, karena menemukan isu ini, dilaporkan kembali ke agama lama mereka alias murtad. “Akibat isu ini, saya dapat kabar bahwa dua remaja kembali ke agama lama mereka,” ujar Irena dengan nada miris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seratus lima puluh hari pihak Irena diam terhadap tuduhan dan isu ini, akhirnya pada Mei lalu, tim pengacara Irena mengadukan Diki Candra selaku Sekjen Lembaga Arimatea dan seseorang yang bernama Imam Safari ke pihak polisi atas tuduhan pencemaran nama baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, beberapa pihak dari lembaga dakwah Islam juga melakukan tabayun dan ishlah terhadap kedua belah pihak. Sayangnya, upaya ini mengalami jalan buntu. Atas nasihat dari beberapa ustadz, di antaranya KH Khalil Ridwan dan Athian Ali, akhirnya jalan mubahalah ini diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tokoh hadir di acara konferensi pers oleh pihak Irena Handono untuk memberikan kesaksian tentang pribadi Irena yang tidak mungkin seperti yang dituduhkan oleh isu tersebut. Di antara mereka Ningrum Maurice dari Daarut Tauhid, Nurdiyati Akma dari Muslimah Peduli Umat, Ratna Zuhry dari Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam, Kemal Faisal Ferik dari Komunitas Cinta Ilahi, dan KH Sulaiman Zachawerus dari Garda Umat Islam. mnh (eramuslim)&lt;br /&gt;Irena Handono Laporkan Diki Candra Cs ke Mabes Polri&lt;br /&gt;Irena Handono didampingi Tim Pembela hukumnya mengajukan laporan pengaduan (LP) tindak pidana Fitnah yang dilakukan oleh Diki Candra Cs. Di rencanakan Irena bersama pengacaranya akan melapor ke mabes Polri siang nanti (7/5) Pukul 13.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diki akan di tuntut dengan beberapa pasal tentang Menista dan Mencemarkan nama baik, sebagaimana dikualifisir melanggar Pasal 310 Ayat (1), Ayat (2) KUHP Jo. Pasal 311 KUHP Jo. Pasal 335 KUHP Jo. Pasal 55 KUHP Jo. Pasal 27 Ayat (3), Pasal 28 Ayat (2) UU No.11 Tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik. Tindakan-tindakan fitnah ini patut diduga dilakukan bersama-sama secara sistematis oleh Imam Safari, Diki Candra, Nasrul S, Djoko Hardjanto, Khairul G, Dzulkifli M, Jeffry dan Habib Muchsin Ahmad Alatas dari lembaga ARIMATEA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitnah tersebut di buat dengan kalimat, "Bahwa saya telah melihat Ustazah Irene Handono di suatu gereja di Singapura dengan berpakaian biarawati dan mengenakan kalung salib serta asesoris pakaian biarawati Katholik. Saya yakin seyakin-yakinnya bahwa dia adalah ibu Irene Handono" dalam surat pernyataan Imam Safari tertanggal 13 September 2008 yang dipersaksikan dan ditanda-tangani oleh enam orang dari Arimatea, yakni: Diki Candra, Nasrul S, Djoko Hardjanto, Khairul G, Dzulkifli M, Jeffry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irene, Perbuatan-perbuatan fitnah tersebut berakibat merusak kepercayaan dan menghancurkan, reputasi dan nama baik. Tindakan ini juga bertendensi mengadu domba dan memfitnah para aktifis dan tokoh Islam lainnya sehingga berpotensi memecah belah ukhuwah Islam yang sangat merugikan umat Islam. Tindakan ini mirip tindakan Snouch Hurgronje yang menyusup dan mengkhianati masyarakat Islam Aceh di zaman penjajahan Belanda dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://suara-islam.com/index.php/Nasional/Irena-Handono-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-4997784766593520230?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/4997784766593520230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/07/irena-handono-mengajak-diki-candra.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4997784766593520230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4997784766593520230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/07/irena-handono-mengajak-diki-candra.html' title='Irena Handono Mengajak Diki Candra Mubahalah'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SlzujIEnCMI/AAAAAAAAAEQ/ouSLWIjtUZE/s72-c/irene.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-5902215944402315546</id><published>2009-06-23T21:00:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T21:04:27.067-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Al-Fatih Sang Pembebas Konstantinopel</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkGlt0pGIwI/AAAAAAAAAEI/mjbFqEP3LgA/s1600-h/anis.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 75px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkGlt0pGIwI/AAAAAAAAAEI/mjbFqEP3LgA/s200/anis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350740038936568578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Anis Yunus (Bologer www.penulispembebasan.blogspot.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada dibawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sobat pasti sudah tidak asing lagi dengan hadits di atas, hmm!! hadits tersebut merupakan basyarah nubuwah yang menyatakan bahwa konstantinopel (sekarang Istambul) akan jatuh ketangan kaum Muslimin. Selama beberapa abad hadits tersebut menjadi motivasi bagi umat Islam untuk segera membebaskan konstantinopel, hingga pada akhirnya, 8 abad kemudian yakni pada tahun 1453 M Konstantinopel dapat ditaklukan oleh Sultan muda dari ke-Khilafah Turki Utsmani yang bernama Muhammad Al-Fatih.&lt;br /&gt;  Muhammad Al-Fatih memang bukan khalifah pertama yang berusaha untuk membebaskan konstantinopel. Upaya pertama untuk membebaskan Konstantinopel terjadi pada masa Muawiyah bin Abu Sufyan (668M). secara bertahap, kaum Muslimin berhasil merebut Asia Minor dari tangan Byzantium, dan pada tahun 673 M melakukan pengepungan terhadap Konstantinopel. Namun, Byzantium kemudian berhasil memukul mundur kaum Muslimin sehingga upaya awal penaklukan kota ini tidak berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sahabat Nabi Saw. yang ikut berjihad dalam pasukan ini adalah Abu Ayyub Al-Anshari ra. Pada saat mengikuti peperangan ini, usia beliau mencapai 80 tahun. Beliau meninggal pada saat berlangsungnya pengepungan konstantinopel. Sebelum meninggal beliau berpesan agar jasadnya dikuburkan dititik terjauh yang bisa dicapai kaum muslimin. Maka kaum muslimin kemudian menyelinap dan menguburkan beliau persis di sisi tembok benteng Konstantinopel. Makam ini kelak ditemukan kembali setelah Konstantinopel berhasil di kuasai oleh Muhammad II Al- Fatih hampir 800 tahun kemudian. Subhanallah!!!&lt;br /&gt; Setelah pengepungan yang pertama untuk merebut Konstantinopel, kaum Muslimin terus berupaya merebut kota ini dalam berbagai kesempatan. Mereka kembali berusaha merebut kota ini pada masa Bani Umayyah, Bani Abbasiyyah, dan terakhir pada masa Turki Utsmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Muhammad Al-fatih? &lt;br /&gt; Anak zaman sekarang mungkin tak banyak tahu mengenai Muhammad Al-fatih bahkan mendengar namanya pun belum pernah sama sekali. Mereka lebih mengetahui pahlawan-pahlawan super hero boongan yang setiap saat bisa di saksikan kehebataannya lewat pesawat Televisi, yang sengaja di pertontonkan kaum kafir barat untuk mencekoki pemikiran generasi muda supaya kita lupa terhadap para pahlawan sejati kaum muslimin yang lebih hebat dari Bat Man, Super Man dan Men-men yang lainnya.. he3x…oke men kalo ingin mengetahui siapa sebenarnya Muhammad Al-Fatih baca terus artikel ini sampai beres! &lt;br /&gt; Muhammad II (kelak dijuliki Muhammad Al-Fatih) dilahirkan pada tanggal 20 April 1429 M, bertepatan dengan 26 Rajab 833 H. Ibunya yang diduga merupakan seorang budak denga asal-usul agama Kristen bernama Turki Hatun bin Abdullah. Muhammad II merupakan putra ke tiga Sultan Murad. Semasa kecilnya Muhammad Al-Fatih termasuk anak yang susah menerima pelajaran tapi bukan berarti ia bodoh. Sebetulnya beliau sangat cerdas hanya saja ia tidak pernah mau menaati guru-gurunya. Sampai akhirnya Sultan Murad berusaha mencari seorang ulama sekaligus guru yang memiliki karisma yang tinggi serta sikap yang tegas. Akhirnya Murad menghadirkan Syaikh Ahmad bin IsmailAl-Kurani, seorang ulama Kurdi, untuk menjadi guru bagi anaknya. Sejak saat itu Muhammad kecil patuh dan hormat terhadap gurunya. Melalui tahap-tahap pendidikan yang sungguh-sungguh, Muhammad II menguasai berbagai macam ilmu pengetahuan dan ketertarikannya terhadap ilmu pengetahuan tidak pernah pudar sejak saat itu. Ia menguasai dengan baik bahas Turki, Arab, Persia, Yunani, latin, dan Hebrew.&lt;br /&gt; Selain dari Ahmad Al-Kurani, Muhammad Al-fatih juga belajar dari Syaikh Ibnu Al-Tamjid, seorang shalih ahli sya’ir yang menguasai bahasa Arab dan Persia, Syaikh Khairuddin dan Syaikh Sirajuddin Al-Halbi, serta para ulama lainnya. Belakangan ada seorang syaikh lagi, yaitu Aaq Syamsuddin, yang bersama-sama Al-kurani merupakan dua orang syaikh yang paling berpengaruh dan paling dipercaya oleh Sultan Muhammad Al-Fatih.&lt;br /&gt; Dari mereka semua, Muhammad muda belajar ilmu-ilmu agama, bahasa, keterampilan fisik, geografi, falak, dan sejarah. Ketika usia beliau 19 tahun beliau diangkat menjadi khalifah Turki. Wuih…hebat kan? Usia 19 tahun udah menjadi penguasa Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstantinopel&lt;br /&gt; Kota konstantinopel  merupakan pusat peradaban Kristen kedua setelah Roma.lho kok bisa?... jadi ceritanya gini: pada tahun 395 M, Kerajaan Romawi terpecah menjadi dua, Romawi Barat yang berpusat di Roma (bukan nama penyanyi dangdut dan bukan pula nama biscuit he3x…) dan Romawi Timur atau Byzantium yang berpusat di Konstantinopel. Bukan hanya bercrai secara politik, kedua wilayah kerajaan ini juga mewakili perseteruan sengit dua pecahan gereja Kristen, yaitu gereja Katholik Roma serta gereja Ortodoks Yunani (Byzantium) yang senantiasa terlibat konflik satusamalain.&lt;br /&gt; Konstantinopel terletak di pertemuan dua benua yang paling banyak menyumbang peradaban besar sepanjang sejarah, yaitu benua Asia dan Eropa-tentu saja tanpa menafikan sumbangan Afrika dengan Mesir kunonya. Kota ini dibelah oleh celah laut sempit, yaitu Selat Bosporus yang bersumber dari Laut Tengah (Mediterania), menjorok dalam ke daratan, dan berhimpun di Laut Hitam. Sebagian kota ini berada di belahan Eropa, sementara laut yang memisahkan kedua bagian ini tidak lebih lebar dari sebuah sungai besar. &lt;br /&gt; Pada abad pertengahan konstantinopel merupakan kota paling strategis di dunia. Sehingga saking straregisnya ada ungkapan, “ seandainya dunia ini berbentuk satu kerajaan, maka konstantinopel akan menjadi kota yang paling cocok untuk menjadi ibu kotanya”. Kondisi yang strategis ini membuat konstantinopel berkali-kali menjadi sasaran bangsa/kerajaan-kerajaan lain. Bangsa-bangsa yang pernah menyerang kota ini antaralain Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazar, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Penaklukan Terbesar Sepanjang Sejarah&lt;br /&gt; Motivasi kaum Muslimin untuk menaklukan kota ini bukan semata-mata karena nilai strategisnya bukan pula untuk menjajah bangsa lain seperti yang dilakukan oleh kerajaan-kerajaan Romawi,Yunani dan bangsa-bangsa non muslim lainnya. Penaklukan-penaklukan yang di lakukan oleh kaum muslimin adalah untuk menebarkan Islam sebagai Rahmatan Lil`alamiin (Rahmat bagi seluruh alam). Jihad (perang) dan dakwah merupakan politik luar negri Negara khilafah untuk keadilan dan kesejahteraan umat manusia muslim maupun non muslim. Berbeda halnya dengan politik luar negri Negara kapitalis saat ini yakni untuk menjajah alias merampok kekayaan alam yang dimiliki oleh Negara taklukannya.&lt;br /&gt; Pada tanggal 23 Maret 1453 Sultan Muhammad II brangkat ke Konstantinopel dengan membawa 150 ribu pasukan dan 400 buah kapal.. tepat pada hari kamis 5 April 1453 pasukan Al-Fatih sampai di Konstantinopel. Pada hari jumat 6 April 1453, Sultan dan seluruh pasukannya melaksanakan shalat Jumat berjamaah, gema takbir berkumandang ketika 150 ribu pasukan melaksanakan shalat di belakang sultan mereka tak ayal hal ini membuat Byzantium gemetar karena khawatir dan takut. Dan pikiran mereka takluk sebelum tubuh mereka.&lt;br /&gt; Tepat setelah shalat jumat Sultan memulai serangannya ke Konstantinopel, selama enam hingga tujuh pekan berikutnya perang terus berlanjut nyaris tanpa henti. Namun ternyata  setelah beberapa kali digempur pertahanan konstantinopel sangat kuat sehingga tak mudah untuk di jebol. Akhirnya Sultan Muhammad dalam sebuah pertemuan dengan para petinggi militer melontarkan ide yang kemudian menjadi sangat terkenal dalam penaklukan Konstantinopel. Ide tersebut adalah memindahkan kapal-kapal pasukannya melalui Galata ke Golden Horn. Karena titik strategis pertahanan laut musuh berada di Golden Horn. Sementara itu jalur masuk ketempat ini terhalang sepenuhnya oleh rantai berat yang merintangi kapal. &lt;br /&gt; Pada malam hari tanggal 21 April 1453 M, Sultan memerintahkan untuk mengangkut kapal lewat darat. Panjang jalur yang hendak di tempuh mencapai 3 mil. Batang pohon untuk bantalan kapal dilumuri minyak, ribuan tentara serta sapi-sapi dikerahkan untuk menarik kapal-kapal ini.&lt;br /&gt; Keesokan paginya orang-orang Kristen kaget melihat 70 kapal turki berada di wilayah Golden Horn sehingga membuat mereka heran sekaligus ketakutan. Kota Konstantinopel benar-benar terkepung dari berbagai arah, seraanganpun dilakukan bertubi-tubi sehingga makin memperlemah pertahanan Byzantium. Akhirnya, haribersejarah itu tiba. Selasa 29 Mei 1453 M, serangan besar-besaran dimulai. Akhirnya denga izin Allah Konstantinopel dapat ditaklukan 8 abad setelah Basyarah Nubuwwah terucap melalui lisan Rosulullah Saw.&lt;br /&gt; Sementara itu, penduduk kota berbondong-bondong pergi ke gereja Hagi Sophia untuk berlindung. Sultan kemudian memberi jaminan keamanan pada mereka untuk tetap hidup sesuai agama mereka. Hagia Sophia sendiri di tetapkan oleh Sultan sebagai masjid bagi kaum Muslimin dan Sultan melaksanakan shalat jumatnya di mesjid ini.&lt;br /&gt; Para pejuang kaum Muslimin tidak menganiaya terhadap musuh yang sudah tidak berdaya lagi karena memang hal ini diperintahkan oleh Rosulullah. Sehingga membuat masyarakat dikota Konstantinopel yang tadinya benci terhadap Islam dan kaum muslimin berubah menjadi simpati maka tak sedikit orang Kristen dikota tersebut yang masuk Islam. Penulis non-muslim yang bernama Nicolle dan Angus McBride mengatakan dalam sebuah bukunya: “Mereka (kaum Muslim) mungkin keras dan disiplin dalam pertempuran, tapi juga manusiawi dan simpatik pada agama lain pada masa-masa damai.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janji Allah &lt;br /&gt; Sahabat apakah kamu tahu ternyata masih ada lho janji Allah yang belum terrealisasikan. Pingin tahu?...berikut ini penulis kutip dua hadis yang diriwayat kan oleh imam Ahmad.&lt;br /&gt; Hadis pertama, bahwa Rosulullah Saw. bersabda: “ Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya Jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikutu manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) yang zalim; ia juga ada dan atas izin Allah akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan (kerajaan) dictator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Allah akan tetap ada. Selanjutnya akan ada kembali Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. “ Beliau kemudian diam.” (HR. Ahmad dan al-Banzar)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Hadis kedua, dari Abu Qubail, ia menuturkan; “(pada suatu ketika) kami bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya tentang mana yang akan terkalahkan lebih dahulu, antara dua Negri, Konstantinopel atau Romawi kemudia ia meminta petinya yang sudah agak lusuh. Lalu ia mengeluarkan sebuah kitab,” Abu Qubail melanjutkan kisahnya; “ lalu Abdullah menceritakan, “ Suatu ketika, kami sedang menulis di sisi Rosulullah Saw. tiba-tiba beliau di Tanya,  “ mana yang terkalahka lebih dulu, Konstantinopel atau Romawi?” Beliau menjawab, “Kota Herakliuslah yang akan terkalahkan lebih dulu,” maksudnya adalah Konstantinopel.” &lt;br /&gt;(HR. Ahmad, Ad-Darimi, Al Hakim). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hadis yang pertama menjelaskan bahwa akan kembalinya ke Khilafahan Islam yang mengikuti manhaj kenabian. Artinya setelah  Negara Khilafah Islamiyah diruntuhkan melalui makar orang-orang kafir yang dimotori oleh Inggris dan Yahudi melalui tangan Kemal ataturk tahun 1924. maka setelah berakhirnya kekuasaan dictator akan berdiri kembali Negara Khilafah yang menjalan kan syariah Islam secara konprenhensif (menyeluruh). Yang akan menjadi Negara Adidaya untuk memimpin dunia menuju keadilan dan kesejahteraan.&lt;br /&gt; Hadis kedua, menyatakan bahwa, setelah Kontantinopel di taklukan maka selanjutnya adalah Roma yang merupakan pusat kekuasaan Kristen saat ini akan ditaklukan pula. Tetunya penaklukan Roma ini tidak akan terjadi kalau tidak ada institusi Negara yang ril untuk menyerukan jihad fisabilillah maka tiadalain Negara tersebut adalah Daulah Khilafah Raasyidah.&lt;br /&gt; Sahabat… itulah sebagian janji Allah yang suatu saat nanti akan terwujud yakni berdirinya Khilafah yang sesuai dengan manhaj kenabian dan ditaklukannya Roma. Sahabat… Allah sekali-kali tidak akan ikar terhadap janji-Nya marilah kita sambut janji Allah ini dengan tetap berjuang demi kemulian Islam. Maukah kita turut menjadi aktor bagi terlaksananya janji Allah tersebut? Jawabannya tentusaja harus alias wajib…!. Wallahu `Alam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan yang menjadi Sumber tulisan ini adalah buku yang ditulis oleh kang Alwi Alatas yang  berjudul ‘Al-FAtih Sang Penakluk Konstantinopel’  di terbitkan oleh Zikrul Hakim. Cetakan 1 jumadil Tsani 1426 H/ juli 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-5902215944402315546?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/5902215944402315546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/al-fatih-sang-pembebas-konstantinopel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5902215944402315546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5902215944402315546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/al-fatih-sang-pembebas-konstantinopel.html' title='Al-Fatih Sang Pembebas Konstantinopel'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkGlt0pGIwI/AAAAAAAAAEI/mjbFqEP3LgA/s72-c/anis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8975583790598062609</id><published>2009-06-23T18:23:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T18:26:10.538-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>MARAKNYA KEMUNKARAN KARENA TIDAK TEGAKNYA SHARI`AH ISLAM</title><content type='html'>Kejahatan dalam Angka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kini kejahatan telah lama menghiasi media cetak dan tv. Di televisi berita kriminal bahkan seolah menjadi ‘acara hiburan’. Sebagaimana acara-acara film/sinetron, berita-berita kriminal kini tidak saja menjadi tontonan, tetapi sekaligus menjadi ’tuntunan’. Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bimo Nugroho pernah mengungkapkan, 30% kekerasan yang terjadi di masyarakat adalah akibat pemberitaan di tv. Namun, nomor satu penyumbang kekerasan di masyarakat justru acara-acara sinetron (Mediakonsumen.com, 5/12/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta juga berbicara jujur terkait dengan maraknya kemungkaran atau kejahatan ini:&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.    Pornoaksi/pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pornoaksi sudah biasa disuguhkan ke hadapan masyarakat di televisi sebagai salah satu menu utama acara-acara hiburan, bahkan dalam tayangan-tayangan iklan. Adapun terkait pornografi, Indonesia sudah sejak beberapa waktu lalu dinilai sebagai ’surga pornografi’ kedua setelah Rusia. Di dunia cyber, menurut Sekjen Aliansi Selamatkan Anak Indonesia, Inke Maris, Indonesia menduduki peringkat ketiga pengakses internet dengan kata seks (Republika, 22/9/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.    Seks bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pornografi/pornoaksi tentu memicu kejahatan lain, utamanya seks bebas. Di Indonesia, seks bebas mencapai 22,6%. Ironisnya, sebagian besar dilakukan anak-anak remaja. Seks bebas tentu menaikkan angka kehamilan di luar nikah. Di Indonesia kehamilan remaja di luar nikah karena diperkosa sebanyak 3,2%, karena sama-sama suka sebanyak 12,9% dan ‘tidak terduga’ sebanyak 45% (Indofamily.net, 1/8/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.    Aborsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat langsung dari hamil di luar nikah di kalangan remaja adalah maraknya kejahatan aborsi (pengguguran kandungan). Saat ini di Jawa Barat saja, angka aborsi remaja mencapai 200 ribu kasus pertahun. Secara nasional, jumlah remaja yang melakukan praktik aborsi mencapai 700-800 ribu remaja dari total 2 juta kasus aborsi (Detik.com, 9/4/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.    Pelacuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara nasional, berdasarkan data ILO, pada 2002-2006 saja ditemukan sebanyak 165 ribu pelacur. Sekitar 30 persennya atau 49 ribu jiwa adalah anak di bawah usia 18 tahun (Tempointeraktif, 8/2/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seks bebas dan pelacuran tentu sangat dekat hubungannya dengan kasus HIV/AIDS. Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) menyebutkan bahwa seks bebas kini menjadi penyebab utama (55%) dari HIV/AIDS, selain narkoba (42%). (Aids.indonesia.or.id, 5/5/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.    Penyalahgunaan narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus penyalahgunaan narkoba juga tak kalah marak. Kasus ini juga banyak melanda kalangan pelajar. Menurut Mangku Pastika, berdasarkan survei BNN 2006, dari 19 juta siswa SMP dan SMA, yang terkena narkoba sebanyak 1,1 juta (Okezone.com, 14/2/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.    Korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 2004, sebanyak 4.348 perkara korupsi telah disidik Kejaksaan, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Jurnalnasional.com, 9/12/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, menurut Direktur HAM Bappenas, Diani Sadiawati, hingga tahun 2006, dari jumlah kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, baru satu persen yang berhasil diselesaikan oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK). Menurutnya, saat ini di Indonesia masih terjadi kebocoran dana pembangunan 45-50 persen. Sebagian besar terkait dengan pengadaan barang dan jasa untuk pemerintah/negara. Padahal dalam APBN/APBD tahun 2007 saja dana untuk pengadaan barang/jasa Pemerintah itu sebesar Rp 230 triliun (Tempointeraktif, 6/12/2006).&lt;br /&gt;Kemungkaran yang Lebih Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain beberapa contoh di atas, tentu masih banyak kemungkaran atau kejahatan lain seperti pencurian, perampokan, perjudian, penipuan, kekerasan terhadap anak, pembunuhan, tawuran antara kelompok masyarakat, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, semua itu baru merupakan kemungkaran yang dilakukan oleh anggota masyarakat. Ada kemungkaran yang jauh lebih besar, yakni kemungkaran yang dilakukan oleh penguasa dan wakil rakyat. Contohnya adalah diberlakukannya sejumlah UU yang merugikan rakyat seperti UU Migas, UU Penanaman Modal dan UU Minerba. Ketiga UU ini berpotensi semakin melepaskan peran negara dalam penguasaannya atas sumber-sumber kekayaan milik rakyat. Bayangkan, saat ini saja, menurut seorang pengamat ekonomi, migas (minyak dan gas), misalnya, 90%-nya sudah berada dalam kekuasaan asing. Ada juga UU BHP. UU ini berpotensi semakin melepaskan peran dan tanggung jawab negara untuk menyelenggarakan pendidikan murah bagi rakyat. Akibatnya, jutaan anak terancam putus sekolah, tidak bisa sekolah ke tingkat SLTA, apalagi ke Perguruan Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Penyebab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa semua ini terjadi? Penyebabnya, sebagaimana diungkap oleh KH Nazri Adlani di atas, paling tidak ada dua. Pertama: UU yang lemah. Dalam sistem sekular yang diterapkan oleh negara saat ini, lemahnya UU sebagai produk dari proses demokrasi di Parlemen adalah wajar. Pasalnya, sering UU tersebut merupakan hasil dari tawar-menawar dan kompromi akibat tarik-menarik berbagai kepentingan di kalangan para pembuat hukum (para anggota DPR); entah kepentingan para anggota DPR sendiri, kepentingan partai atau kepentingan pihak-pihak di luar mereka (seperti pengusaha/pemilik modal). Misal: UU Pornografi. Alih-alih ditujukan untuk mencegah dan memberantas pornografi, UU ini terkesan sekadar ’mengatur’ pornografi. Sejumlah pasal bahkan cenderung seperti ’melegalkan’ pornografi/pornoaksi, asal ’atas nama seni/budaya’. Akibatnya, banyak pelaku pornografi/pornoaksi (yang didukung oleh para pemilik modal) malah merasa lebih bebas karena mereka melakukan semua itu atas nama seni/budaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: lemahnya aparat penegak hukum. Misal: Penerapan UU anti korupsi pada pelaksanaannya sering ’tebang pilih’. Kasus-kasus korupsi yang banyak disidik selama ini hanyalah kasus-kasus biasa dan kecil. Itu pun para pelakunya banyak yang bebas setelah menjalani proses pengadilan. Sebaliknya, kasus-kasus besar yang menghabiskan uang negara puluhan triliun rupiah, seperti Kasus BLBI, sampai sekarang tak jelas juntrungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua faktor penyebab di atas sebetulnya hanya faktor sampingan. Penyebab utamanya tidak lain adalah sistem yang mungkar yang diterapkan di negeri ini. Sistem yang mungkar ini (baca: sistem sekular; sistem yang tidak menerapkan syariah Islam) hanya memproduksi hukum-hukum yang lemah dan tak berdaya dalam mencegah berbagai kemungkaran dan kejahatan. Sistem ini pun tidak mampu melahirkan para penguasa dan aparat penegak hukum yang bertakwa kepada Allah SWT. Akibatnya, banyak penguasa atau para aparat penegak hukum—yang seharusnya berfungsi sebagai pemberantas kemungkaran dan kejahatan—justru kemudian menjadi bagian dari orang-orang yang berbuat mungkar dan jahat. Penangkapan sejumlah wakil rakyat, jaksa, pejabat (gubernur, walikota, bupati), bahkan yang terbaru, Ketua KPK, hanyalah secuil contoh. Mereka terjerat baik oleh kasus korupsi, pembunuhan atau perselingkuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butuh Kekuasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkaran sistem tentu merupakan kemungkaran terbesar. Sebab, dalam sistem yang mungkar seperti saat ini, syariah Islam atau hukum-hukum Allah SWT dicampakkan. Manusia justru membuat hukum sendiri yang terlepas dari hukum-hukum Allah SWT. Padahal Allah SWT telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;]إِنِ الْحُكْمُ إِلا لِلَّهِ[&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat hukum itu sesungguhnya hanyalah kewenangan Allah (QS al-An’am [6]: 57).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, sudah saatnya kaum Muslim, khususnya para ulama (terutama MUI), partai-partai Islam, ormas-ormas Islam, juga seluruh komponen umat Islam (dari tingkat penguasa sampai rakyat biasa) segera bahu-membahu menerapkan syariah Islam. Tidak selayaknya kaum Muslim menolak syariah Islam. Tidak sepantasnya partai-partai Islam tidak mau lagi menyuarakan syariah Islam, dengan alasan syariah Islam sudah ’tidak laku’. Pasalnya, penerapan syariah Islam bukan persoalan laku-tidak laku, tetapi karena ia merupakan kewajiban dari Allah SWT. Bahkan Allah telah dengan keras mengecam orang-orang yang enggan berhukum dengan hukum Allah sebagai orang kafir, zalim atau fasik (Lihat: QS al-Maidah: 44, 45 dan 47).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak layak pula jika ada tokoh Islam yang memandang bahwa syariah Islam tidak perlu diterapkan secara formal oleh negara. Pasalnya, sudah terbukti, kemungkaran dan kejahatan semakin meningkat dari waktu ke waktu sebagai akibat tidak diterapkannya syraiah Islam secara formal oleh negara. Dalam hal ini, Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;]وَقُلْ رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا[&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara benar dan keluarkan pula aku secara keluar secara benar, serta berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.” (QS al-Isra’ [17]: 80).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menafsirkan ayat ini, di dalam tafsirnya Ibn Katsir mengutip pernyataan Qatadah ra., bahwa Nabi saw. menyadari, beliau tidak memiliki kesanggupan untuk mengemban Islam kecuali dengan kekuasaan. Karena itulah, beliau memohon kepada Allah SWT kekuasaan yang bisa digunakan untuk ‘menolong’ (sulthân[an] nashîrâ) Kitabullah, menerapkan hukum-hukum-Nya dan menegakkan agama-Nya. Dikatakan pula, “Sesungguhnya Allah mencegah dengan kekuasaan (sulthân) apa saja yang tidak bisa dicegah dengan al-Quran.” Maknanya, Allah berkehendak dengan kekuasaan itu mencegah manusia dari perbuatan mungkar yang sering tidak bisa dicegah dengan al-Quran yang berisi ancaman yang keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pula, Allah SWT telah mewajibkan kepada kaum Muslim agar mereka memiliki kekuasan (sulthân) untuk menerapkan Islam. Kekuasan itulah yang disebut dengan Khilafah. Hanya Khilafahlah yang bisa menerapkan syariah Islam. Hanya dengan kekuasaan Khilafah yang menerapkan syariah Islamlah taghyîr al-munkarât (memberantas kemungkaran) bisa secara sempurna dilakukan. Wallâhu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By: Rahayu Lesmana (http://kartini87.wordpress.com/)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8975583790598062609?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8975583790598062609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/maraknya-kemunkaran-karena-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8975583790598062609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8975583790598062609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/maraknya-kemunkaran-karena-tidak.html' title='MARAKNYA KEMUNKARAN KARENA TIDAK TEGAKNYA SHARI`AH ISLAM'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8107097947838461762</id><published>2009-06-23T18:20:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T18:23:14.220-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Mega-SBY- JK Berkepribadian Ganda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkF_y8ujXZI/AAAAAAAAAEA/D7ZKq_LkjB0/s1600-h/sby-mega-jk.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkF_y8ujXZI/AAAAAAAAAEA/D7ZKq_LkjB0/s200/sby-mega-jk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350698345564429714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jakarta – Jawaban para capres terkait penuntasan kasus HAM dinilai mengecewakan. Baik Mega, SBY maupun Jusuf Kalla dinilai seperti berkepribadian ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada satu kepribadian yang ganda atau ambiguitas. Di sisi lain ingin tegakkan HAM, di sisi lain tidak berani menegakkan. Perlindungan semacam apa yang menegaskan soal HAM ini,” ujar Koordinator Kontras Usman Hamid di diskusi ‘Good governance dan supremasi hukum’ di Hotel Cemara Jakarta, Jumat (19/6).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Usman melihat ketiga captes tidak ada yang serius dalam menangani masalah HAM yang selama ini terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menimbulkan pesimistis bagi penegakan HAM di negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu terlihat dari pernyataan dari ketiganya yang lebih memilih pendekatan rekonsiliasi atas nama persatuan. Khusus pernyataan SBY yang menyebut bahwa 5 tahun di masa pemerintahannya tidak terjadi pelanggaran HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hal itu sangat bertolak belakang dengan fakta yang ada seperti kasus lapindo,” ujar Usman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman juga mengapresiasi KPU yang mengadopasi masyarakat sipil, di mana debat capres memasukkan wacana HAM. Sehingga ada peningkatan dari debat capres, dari semula normatif masuk ke pernyataan spesifik. Namun, dia menyayangkan tak satu pun capres memahami bahwa akuntabilitas itu penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“JK menyebut perlu kontrak politik dengan buruh migran, tapi yang lain tidak. Mega loncat dari yang strategis ke taktis. Maka, selama tidak tegas. Jaminan untuk pelanggaran HAM adalah mustahil,” tandasnya. [inilah.com,19/06/2009]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutipan: mediaumat.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8107097947838461762?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8107097947838461762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/mega-sby-jk-berkepribadian-ganda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8107097947838461762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8107097947838461762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/mega-sby-jk-berkepribadian-ganda.html' title='Mega-SBY- JK Berkepribadian Ganda'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkF_y8ujXZI/AAAAAAAAAEA/D7ZKq_LkjB0/s72-c/sby-mega-jk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-1389828956159263617</id><published>2009-06-23T18:15:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T18:19:54.137-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>MIsteri di Balik Coca-Cola &amp; Pepsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkF-9lXJZwI/AAAAAAAAAD4/lNrTzEmZq-c/s1600-h/ccccc.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkF-9lXJZwI/AAAAAAAAAD4/lNrTzEmZq-c/s200/ccccc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350697428759176962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gerakan memboikot produk Israel bukan barang baru. Awal tahun 2000-an, beberapa waktu setelah peristiwa 9/11 dan kemudian AS menginvasi AS, Dr. Yusuf Qardhawi—ulama besar internasional—kembali mengingatkan aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kini, di tahun 2009, Abu Hazem Ismail, seorang ulama dari Mesir kembali menyerukan aksi ini. Kali ini dengan secara spesifik. “Apakah Anda tahu apa arti ‘Pepsi’? P-E-P-S-I?” ujarnya. Menurut Abu Ismail, Pepsi mempunyai arti akronim “Berikanlah donasi Anda kepada Israel.” Dalam bahasa Inggris, P pertama dalam Pepsi merupakan akronim dari “Pay” (Bayar), E adalah “Every” (Setiap), P untuk “Penny” (Uang koin), S untuk “to Save” (Menyelematkan), dan I untuk “Israel”. Dalam terminololgi bahasa Inggris yang beredar di AS, penny berarti setiap koin yang kita terima dan kita tidak tahu mau kita apakah uang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi dalam arti lain, kurang lebih Pepsi mempunyai arti ‘bayarkan setiap uang koin Anda untuk menyelamatkan Israel’. Dan jika saya tidak salah, dalam ekonomi AS, satu penny sama dengan jumlah yang tidak seberapa namun tetap memegang peranan penting. “ imbuh Abu Hazem Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Abu Hazem menerangkan bahwa Israel memprogandakan kampanye mendonasikan kembalian yang tidak kita perlukan, tapi mempunyai arti yang luas biasa bagi mereka. “Jadi, jika Anda membeli Pepsi, Anda sedang berada dalam usaha menyelamatkan Israel. Saya dalam hal ini tidak hanya mengatakan tentang Pepsi, tapi juga Coca Cola dan lainnya. Lihatlah diri Anda siapa, Anda Muslim. Anak saya lebih tahu daripada saya tentang boikot ini. Ketika kami berbelanja, ia mengatakan ‘Jangan beli ini, yang ini saja.’” (eramuslim.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-1389828956159263617?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/1389828956159263617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/misteri-di-balik-coca-cola-pepsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1389828956159263617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1389828956159263617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/06/misteri-di-balik-coca-cola-pepsi.html' title='MIsteri di Balik Coca-Cola &amp; Pepsi'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SkF-9lXJZwI/AAAAAAAAAD4/lNrTzEmZq-c/s72-c/ccccc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6027663388116241874</id><published>2009-05-26T12:56:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T13:01:58.307-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Buku Ilusi Negara, LibForAll Sudutkan Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/ShxKp4O8gwI/AAAAAAAAADw/wtmmMM3o5Us/s1600-h/ilusidlm1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 194px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/ShxKp4O8gwI/AAAAAAAAADw/wtmmMM3o5Us/s200/ilusidlm1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340225341484729090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku yang berjudul Ilusi Negara Islam yang menceritakan tentang ekspansi gerakan Islam transnasional di Indonesia, akan diperbanyak di empat negara di dunia yakni Turki, Arab Saudi, Inggris dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menilai buku ini sangat bagus karena menceritakan Islam yang sebenarnya," kata C Holland Taylor, pendiri-bersama LibForAll Fundation, saat menghadiri peluncuran buka hasil editorial mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bersama sejumlah pimpinan Nahdatul Ulama (NU) mantan pimpinan Muhammadyah, di Jakarta, Sabtu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Holland Taylor, buku Ilusi Islam Transnasional itu, adalah suatu ediologi Islam yang membahas tentang kehidupan Islam melalui perjuangan jihad yang diartikan bahwa Islam dengan jihad bukan merupakan kekerasan tetapi Jihad itu adalah usaha yang dilaksanakan oleh kaum muslim dengan cara yang benar tanpa melalui kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buku setebal 321 halaman diterbitkan PT Desantara Utama Media yang bekerja sama dengan LibForAll Fundation, sebuah lembaga non-pemerintah yang memperjuangkan terwujudnya kedamaian, kebebasan, dan toleransi di seluruh dunia yang diilhami oleh warisan tradisi dan budaya bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan buku yang terbitkan dengan melibatkan sejumlah ulama terkemuka di Indonesia seperti, KH Ahmad Safii Maarif (mantan ketua Muhammadyah), KH Mustofa Bisri dan Azyumarrdi Azra dan Romo Franz Magnis Suseno sebagai salah satu penasihat LibForAll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai gambaran LibForAll Foundation, sebuah lembaga nirlaba bermarkas di Indonesia dan AS yang bekerja untuk melawan ekstremisme keagamaan dan menolak penggunaan perjuangan jihad yang dianggap terorisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran buku tentang Ilusi Negara Islam itu, juga dihadir mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno, Cawapres dari Partai Golkar Wiranto dan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tanjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenal LibForAll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimin terbesar dunia menjadi tujuan utama gerakan penghancur agama ini. Berkedok sebagai Islam Pluralis, Islam Liberalis, Islam Damai, Islam Kultural, dan kedok-kedok lainnya, mereka mencoba mendangkalkan agama Allah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain membentuk Jaringan Islam Liberal (JIL), mereka juga melakukan promosi di dunia maya. Salah satunya, mereka membuat situs www.libforall.com yang awalnya (2003) hanya berbahasa Inggris namun beberapa waktu lalu telah pula diluncurkan versi bahasa Indonesia. Tujuannya apa lagi jika bukan untuk memperluas cakupan “jualannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di halaman pertama kita akan disambut dengan kalimat “LibForAll Foundation adalah sebuah institusi yang berusaha mewujudkan dunia yang damai berdasarkan nilai-nilai luhur agama di bawah bimbingan dan perlindungan Yang Mulia KH. Abdurrahman Wahid dan para ulama lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di halaman yang sama, Associated Press menulis bahwa CEO LibFor All, Holland Taylor, tengah berupaya menghimpun tokoh-tokoh Liberalis dan Pluralis ber-KTP Islam di seluruh dunia untuk membentuk satu jaringan “Muslim Moderat”. Inilah kalimatnya: “Pendiri-bersama LibForAll C. Holland Taylor sedang menghubungkan para pemimpin Muslim moderat dalam sebuah jaringan mercusuar di dalam dunia Islam yang akan mempromosikan toleransi dan kebebasan berpikir dan beribadah. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kebebasan beribadah” di sini diartikan sebagai “Walau Anda Muslim, Anda bebas memilih mau sholat apa tidak. Itu terserah kepada Anda” Sebab, bukan rahasia umum lagi jika kelompok ini orang-orangnya sering tidak sholat. Sholahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur, pernah berkata dalam satu acara, “Saya tahu betul, Gus Dur itu tidak sholat. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;imageYang kelihatan konyol, terdapat satu kalimat di halaman “Kultur Pop” yang penuh dihiasi tulisan dan gambar band Dewa-19 pimpinan Ahmad Dhani—yang beribu kandung seorang Yahudi-Jerman—yang berbunyi: Kata-kata “Laskar Jihad” berarti “The Warriors of Jihad.” Ia juga merupakan nama sebuah kelompok radikal yang telah bertanggung jawab atas meninggalnya ribuan umat Kristen di Indonesia timur, Maluku dan Sulawesi baru-baru ini, dan telah mengusir setengah jutaan lainnya dari rumah mereka. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat konyol bukan soal Laskar Jihadnya, karena laskar yang ini pun kita tahu betul apa kerjanya ketika tengah bergelora Jihad di Ambon. Tetapi, kekonyolan yang menganggap pihak Muslim yang harus bertanggungjawab atas matinya ribuan umat Kristen di Maluku dan Sulawesi. Padahal, yang memulai konflik, yang memulai serangan, memulai pembantaian, memulai perkosaan, memulai pengusiran, di Ambon sama sekali bukan umat Islam, tapi non-Muslim. Betapa naifnya kalimat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs ini pun tanpa tedeng aling-aling menyatakan kelompok Islam Radikal sebagai kelompok yang diilhami Setan. Lihat saja halaman berjudul “Sebuah ‘Fatwa Musikal’ Melawan Kebencian &amp; Terorisme Religius”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bendera perang telah dikibarkan oleh mereka. Genderang telah ditabuh. Umat Islam Indonesia harus dididik agar memahami dengan penuh kesadaran agar bisa menilai mana Islam yang benar dan baik, Islam yang berkiblat ke Makkah, yang Nabinya bernama Muhammad Rasulullah SAW, dan mana Islam made in Amerika yang berkiblat ke Washington dan Pentagon, serta nabinya bernama George W. Bush. Ini merupakan pekerjaan besar yang harus ditunaikan oleh orang-orang yang menyandang sebutan Ustadz dan Ulama. Tinggalkanlah paradigma bahwa umat itu komoditas atau alat untuk mendorong mobil mogok, yang didekati jika sedang diperlukan, namun ditinggal kabur ketika sudah tidak dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhianat Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs harian Jerusalem Post pada Jum’at (8/12) menurunkan sebuah berita berjudul “Indonesian Peace Delegation Meet With Peres” (Delegasi Perdamaian dari Indonesia Temui Shimon Peres).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima orang Indonesia tersebut berasal dari Yayasan LibForAll, sebuah yayasan swasta yang berasal dari Amerika Serikat yang tujuannya untuk memerangi Islam Kafaah dan mempromosikan Islam yang bersekutu dengan Zionis-Israel. Abdurrahman Wahid menjadi pelindung yayasan LibForAll dan anggotanya antara lain Yeni Wahid, Abdul Munir Mulkhan, Ahmad Dani (Dewa19), dan sederet aktivis JIL lainnya. Perjalanan mereka ke Tanah Palestina yang diduduki Israel bekerjasama dengan Simon Wiesenthal Center, sebuah LSM Amerika pendukung utama Zionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini ditulis oleh Greer Fay Cashman. Di awal artikelnya Cashman menulis, “Walau tidak ada hubungan diplomatik formal antara Israel dan Indonesia, lima orang anggota Delegasi Perdamaian Indonesia menemui Presiden Israel Shimon Peres, Jum’at (8/12) di Yerusalem. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima orang tersebut oleh Jerusalem Post dianggap merepresentasikan dua ormas terbesar di Indonesia, NU dan Muhammadiyah, yang memiliki anggota sebanyak 70 juta rakyat Indonesia, dari 195 juta rakyat Indonesia yang Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan kelima orang Indonesia, Peres sempat mengatakan bahwa kedatangan mereka akan menimbulkan spekulasi di Indonesia, karena selain Israel tidak memiliki hubungan resmi dengan Indonesia, setiap ada orang Indonesia yang ke Israel selalu saja menjadi berita kontroversi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatasnamakan Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Holland Taylor, pimpinan dari yayasan LibForAll yang sangat pro-Zionis, menyatakan kepada Peres bahwa Abdurrahman Wahid baru-baru ini mengeluarkan sikap yang menolak dan menentang HAMAS dalam persoalan di Palestina. Taylor juga berkata bahwa Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia di mana HAMAS ditolak oleh ormas Islam terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jpost kembali menulis, “Syfiq Mugni (Syafiq Mugni?), tokoh Muhammadiyah, berbicara dengan Peres yang mengenakan kippa dengan tulisan "shalom" dalam bahasa Ibrani dan Latin, begitu gembira dengan orang-orang Indonesia yang mengunjunginya dan bahkan mereka menyerang HAMAS serta mendukung Zionis-Israel, sehingga Peres mencopot kippa yang dikenakannya dan mengenakannya ke kepala tamunya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu diisi dengan berbagai topik pembicaraan antara lain bidang ekonomi, politik, regional, dan peringatan 60 tahun berdirinya Israel di Tanah Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Peres Mugni antara lain menyatakan, “Kita berharap suatu waktu Muslim di Indonesia bisa bersikap lebih toleran dan mengutamakan demokrasi. Hal ini bisa dilakukan antara lain lewat jalur pendidikan, untuk mengubah mental Muslim di Indonesia agar bisa bersikap lebih terbuka. ” Maksudnya jelas, agar Muslim Indonesia bisa menerima Zionis-Israel sebagai sekutu, sama seperti dirinya dan kawan-kawannya dari LibForAll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama NU yang disebut dengan nama Abul A'la (bisa jadi nama-nama ini merupakan nama alias), mengamini Mugni dan menyatakan bahwa di Indonesia ada segolongan Teroris Muslim. “Namun hal itu tidak mencerminkan keseluruhan Muslim di Indonesia. Kami akan secepatnya menghadapi itu dan mempromosikan Islam yang penuh kedamaian. Kami tidak bisa hidup tanpa kedamaian. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima orang Inadonesia ini juga menyatakan bahwa mereka telah mencoba untuk berbicara dengan Kubu Mahmud Abbas yang juga pro Israel agar tercipta kerjasama saling menguntungkan antara Palestina, Israel, dan mereka sendiri. “Kami mendoakan itu, ” ujar Mugni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peres bercerita bahwa Juni lalu, di Bali telah diselenggarakan konferensi besar yang menentang sikap Iran atas penafikkannya terhadap Holokous yang dihadiri oleh Gus Dur, dan beberapa tokoh agama lain termasuk dari Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oktober lalu, tambah Peres, tujuh delegasi wartawan dari Indonesia juga datang ke Israel dan bertemu dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima orang Indonesia anggota LibForAll itu selama di wilayah pendudukan Zionis-Israel ditemani oleh Dean Rabbi Abraham dari Wiesenthal Center dan C. Holland Taylor, CEO LibForAll. Mereka ikut merayakan ritual Yahudi Hanukka, menikmati tarian di Kiryat Shmona, mengunjungi Betlehem dan juga Masjid Al-Aqsha di Yerusalem, setelah bertemu Peres. Selain itu, mereka juga mengunjungi sebuah sekolah di Sderot dan memantau wilayah Jalur Gaza dari kejauhan. (dakta)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oleh Redaksi Swaramuslim.net&lt;br /&gt;Kutip dari : http://swaramuslim.net/more.php?id=6257_0_1_0_M &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6027663388116241874?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6027663388116241874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/buku-ilusi-negara-libforall-sudutkan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6027663388116241874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6027663388116241874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/buku-ilusi-negara-libforall-sudutkan.html' title='Buku Ilusi Negara, LibForAll Sudutkan Islam'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/ShxKp4O8gwI/AAAAAAAAADw/wtmmMM3o5Us/s72-c/ilusidlm1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-4015282326749143665</id><published>2009-05-26T12:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:54:10.946-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Negara Islam Bukan Ilusi</title><content type='html'>Ide lama yang basi menyerang ide Islam, penegakan syariah, Khilafah kembali muncul. Kelompok liberal Sabtu malam (18/05) meluncurkan buku “Ilusi Negara Islam”: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia. Buku setebal 322 halaman yang diterbitkan atas kerja sama Gerakan Bhineka Tunggal Ika, The Wahid Institute dan Ma’arif Institute.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gus Dur studi dalam buku ini dilakukan dan dipublikasikan untuk membangkitkan kesadaran seluruh komponen bangsa khususnya para elit dan media massa tentang bahaya ideology dan paham Islam garis keras yang dibawa ke Tanah Air oleh gerakan transnasional dari Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya perdebatan transnasional tidak relevan. Persentuhan Indonesia dengan ideology transnasional tidak terelakkan. Bukan hanya ideolgi, Indonesia juga bersentuhan dengan hal lain baik itu berupa agama seni, budaya, bahasa, bahkan juga makanan yang bersifat transnasional. Lima agama yang diakui (Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Budha), juga Khonghu Cu, semua berasal dari luar Indonesia. Termasuk pula gagasan-gagasan politik seperti demokrasi, bahkan istilah Republik juga berasal dari Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya Islam ke Indonesia juga tidak bisa dilepaskan dari watak “transnasional” Islam. Adalah sultan Muhammad I dari kekhilafahan Ustmani pada tahun 080H/1404M pertama kali mengirim para ulama (kelak dikenal sebagai walisongo) untuk berdakwah ke pulau jawa seperti, Maulana Malik Ibrahim (Turki), Maulana Ishaq (Samarqand) yang dikenal dengan syekh Awwalul Islam, Maulana Ahmad Jumadil Kubra (Mesir), Maulana Ahmad Al-Maghribi (Maroko), Maulana Malik Israil (Turki), Maulana Hasanuddin (Palestina), Maulana Aliyuddin (Palestina) dan syekh Subakir dari Persia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan ormas-ormas Islam di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al Irsyad, juga tidak bisa dilepaskan dari persinggungan dengan dunia Islam internasional. Watak transnasional ini wajar saja mengingat Islam memang agama bagi seluruh manusia di dunia (rahmatan lil ‘alamin). Tokoh-tokoh pendiri ormas itu sebagian besar belajar dari Timur Tengah dan menyebarkan pemikiran-pemikiran ulama dari Timur Tengah yang menjadi pusat Islam saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Islammophobia dan Syariahphobia sepertinya telah membutakan mata hati dan sikap rasional kelompok liberal dan pengusungnya ini. Kenapa hanya kelompok Islam dan ideology Islam yang mereka anggap sebagai ancaman dari luar dan bersifat transnasionalisme. Sementara itu, ide-ide liberal dan sekuler seperti demokrasi, HAM, pluralism, ide gender yang mereka usung sesungguhnya merupakan ide import (dari Barat) dan juga berwatak transnasional, tidak dianggap ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal ide liberal dan sekuler ini bukan hanya mengancam, tapi juga telah menjadi penyebab kehancuran Indonesia dan dunia Islam. Bukankan penerapan ekonomi yang ner liberal di Indonesia dengan program pengurangan subsidi, privatisasi, investasi asing dan pasar bebas telah menyebabkan kemiskinan dan perampokan kekayaan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama HAM, kebebasan bertingkah laku mereka merusak moralitas menjerumuskan para pemuda dalam kemaksiatan. Dengan alasan HAM, mereka minta pornografi dan pornoaksi, pengakuan terhadap kelompok gay dan lesbian dilegalkan. Sementara perda yang mewajibkan busana Muslimah dianggap melanggar HAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama HAM mereka juga meracuni akidah umat Islam. Dengan dalil kebebasan beragama, kelompok liberal ingin meminta agar Ahmadiyah jangan dilarang. Tidak hanya itu, ‘tafsir’ liberal mereka usung telah menghacurkan sendi-sendi Islam yang mendasar yang menimbulkan keraguan terhadap kebenaran Al Qur’an dan As Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok liberal ini menganggap kelompok yang ingin menegakkan syariah Islam sebagai garis keras. Sementara AS dan sekutunya dengan alasan HAM dan penyebaran demokrasi, serta perang melawan terorisme membunuh jutaan umat Islam di Irak, Afghanistan, Somalia, Sudan dan Palestina, tidak secara intersif mereka kritik. Bukankah dengan dalih HAM (kebebasan untuk menentukan nasib) Timor Timur lepas, dan hal yang sangat mengancam Aceh dan Papua ? Jadi ideology mana yang seharusnya berbahaya ?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas kewajiban menegakkan syariah dan Khilafah adalah perintah Allah SWT. Tidak mungkin hokum yang berasal dari Allah mencelakan manusia. Semua itu bukan mimpi, bukan sekedar ilusi, tapi secara normative dan historis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah Islam akan membebaskan Indonesia dari penjajahan ideology negara imprealis dan mensejahterakan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah akan menjamin kebutuhan pokok tiap individu rakyat yang menjadi tanggung jawab negara. Berdasarkan syariah Islam pendidikan dan kesehatan wajib gratis. Syariah Islam juga melarang barang-barang yang merupakan pemilikan umum (al milkiyah al ‘amah) seperti emas, perak, minyak, batu bara diserahkan kepada swasta apalagi asing. Milik rakyat yang harus dikelola untuk maslahatan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syariah juga akan mencegah tiap intervensi asing yang mengancam disintegrasi umat dan negara. Sedangkan Khilafah Islam adalah institusi yang menerapkan syariah Islam dan menyatukan umat Islam sehingga menjadi negara adidaya global yang mensejahterakan manusia. Lantas siapa sebenarnya yang mengancam Indonesia ? []farid wadjdi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari : Tabloit Media Umat, Edisi 13,&lt;br /&gt;26 Jumadil Awwal – 10 Jumadil Akhir 1430 H/ 22 Mei – 4 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-4015282326749143665?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/4015282326749143665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/negara-islam-bukan-ilusi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4015282326749143665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4015282326749143665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/negara-islam-bukan-ilusi.html' title='Negara Islam Bukan Ilusi'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-635102776902223821</id><published>2009-05-26T12:49:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:51:28.933-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Buku ‘Ilusi Negara Islam’ Dinilai Mengadu Domba Umat</title><content type='html'>Yogyakarta, NU Online&lt;br /&gt;Empat Peneliti asal Yogyakarta, Zuli Qodir, Adur Rozaki, Laode Arham, Nur Khalik Ridwan, memrotes isi buku ‘Ilusi Negara Islam’ yang diterbitkan The Wahid Istitute, Maarif Institute dan Gerakan Bhineka Tunggal Ika. Buku itu dinilai tidak sesuai dengan yang diteliti dan isinya mengadu domba umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya tidak berani lagi pulang ke Madura, karena terbitnya buku ini. Bisa-bisa saya dikalungi clurit karena buku ini mengadu domba umat Islam,” kata Abdur Rozaki, Yogyakarta, dikutip dari Republika Online, Senin (25/5).&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Zuli , isi buku ‘Ilusi Negara Islam’ bukan merupakan hasil penelitiannya meskipun mereka disebut sebagai penelitinya. Sebab, isi dari buku tersebut telah menyimpang dari yang mereka teliti. Selain itu, pihaknya juga tidak dilibatkan dalam proses penerbitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami tidak pernah diajak dialog di dalam proses menganalisis data dan membuat laporan peneliltian sampai penerbitan menjadi sebuah buku,” kata Zuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, lanjut Zuli, dalam proses pengumpulan data, beberapa nama yang dicantumkan dalam buku tersebut sebagai peneliti jauh hari sudah mengundurkan diri namun masih dicantumkan, seperti Khalik Ridwan dan Abdur Rozaki. Sehingga keduanya sudah tidak terlibat lagi dalam tahap penelitian mulai dari pengumpulan data, analisis data, penulisan laporan hingga penerbitan buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Zuli, tujuan penerbitan buku ‘Ilusi Negara Islam’ telah bergeser dari riset yang semula bertujuan akademik kepada politis. Kondisi ini diperkuat hampir semua peneliti daerah yang namanya tercantum dalam buku tersebut tidak pernah diajak untuk berdialog menganalisis temuannya dalam kerangka laporan hasil penelitian yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Para peneliti daerah namanya dicatut hanya sebagai legitimasi politis dari kepentingan pihak asing. Sebagaimana dilakukan Holland Taylor dari Lib for All, Amerika Serikat yang begitu dominan bekerja dalam kepentingan riset dan penerbitan buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, peneliti Yogyakarta menuntut kepada Lib for All untuk menarik peredaran buku tersebut jika tetap mencantumkan nama-nama peneliti Yogyakarta. ”Kami mengimbau kepada para peneliti dan intelektual Indonesia untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah diperalat dan dimanipulasi kepentingan agen intelektual asing yang bekerja di Indonesia,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, yang aneh dari peneribatan buku tersebut adalah pencantuman KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur sebagai editornya. Padahal, selama ini Gus Dur terganggu penglihatannya sehingga tidak mungkin Gus Dur bisa mengeditnya. ”Ini sudah kebablasan,” kata Abdur Rozaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, Ahmad Suadey, Direktur The Wahid Institute kepada Zuli Qodir mengirim SMS bahwa dirinya tidak tahu persis isi buku ‘Ilusi Negara Islam’ yang diterbitkannya. Karena itu, dirinya merasa kaget ketika mendapat protes dari peneliti Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku malah baru tahu ini. Kalau gitu perlu klarifikasi ke Lib for All. Kalau perlu teman-teman bikin nota protes tertulis. Aku enggak keberatan karena saya tidak berhubungan dengan isi sama sekali,” kata Ahmad Suaedy. (NU online; Selasa, 26 Mei 2009 04:09)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-635102776902223821?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/635102776902223821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/buku-ilusi-negara-islam-dinilai-mengadu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/635102776902223821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/635102776902223821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/buku-ilusi-negara-islam-dinilai-mengadu.html' title='Buku ‘Ilusi Negara Islam’ Dinilai Mengadu Domba Umat'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-70882014571733159</id><published>2009-05-26T12:47:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:49:38.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Ilusi Negara Islam ? : Syariah Islam Berbahaya Karena Mengancam Penjajahan Kapitalisme Global</title><content type='html'>Mediaumat.com.”Alhamdulillah disebut berbahaya, berarti kan Islam diperhitungkan terus oleh mereka. Ditakuti oleh mereka. Dianggap berbahaya ya tidak ada masalah.” ujar Pengamat Intelijen Herman Ibrahim kepada mediaumat.com Rabu (19/5) di Bandung menanggapi peluncuran buku Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia. Buku setebal 322 halaman itu diterbitkan atas kerja sama Gerakan Bhineka Tunggal Ika, the Wahid Institute, dan Maarif Institute. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Herman menyatakan  Mereka itu memang tidak akan pernah berhenti. Dengan segala macam cara menyerang syariah Islam bahkan dengan mengatasnamakan pesantren, departemen agama, ormas-ormas Islam terbesar. Buku semacam ini kan dulu juga ada yang diusung oleh Nur Cholis Majid. Diantaranya buku fikih lintas agama. Sudah jelas buku-buku semacam itu didanai oleh fihak asing. ”Mereka berbuat itu untuk kepentingan Zionis,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat watak transnasional wajar saja, mengingat Islam memang agama bagi seluruh manusia di dunia termasuk di Indonesia. Mereka kuatir syariah Islam diterapkan di negeri yang mayoritas Muslim ini. Oleh karena itu mereka memainkan isu transnasional dan nasional. Jangan lupa nasionalisme merupakan anak kandung dari ideologi-ideologi global yang tentu saja bertentangan dengan Islam. Oleh karena itu, anak kandung ini, harus menciptakan musuh. Musuhnya itu yakni Islam. Sehingga diisyukanlah syariah mengancam NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja NKRI yang mereka maksud adalah NKRI yang merupakan kepanjangtanganan kapitalisme global, seperti neolib, pluralisme, sekularisme, liberalisme, dan kepentingan barat lainnya itu yang bersifat transnasional pula. Sehingga sudah pasti syariah Islam dianggap berbahaya karena memang mengancam kepentingan kapitalisme global itu. ”Dalam perang pemikiran inikan memang yang jadi musuh itu ya orang-orang seperti itu. Tidak ada yang aneh. Wahid Institute dan Maarif Institute itu sama saja dengan JIL. Sama-sama kelompok liberal. Orangnya ya itu-itu juga,” simpulnya.[] joko prasetyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-70882014571733159?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/70882014571733159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/mediaumat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/70882014571733159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/70882014571733159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/mediaumat.html' title='Ilusi Negara Islam ? : Syariah Islam Berbahaya Karena Mengancam Penjajahan Kapitalisme Global'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6027041309193134239</id><published>2009-05-26T12:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:46:58.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Dinar dan Dirham VERSUS Mata Uang Kertas (II), Emas dan Perak, Mata Uang Hakiki</title><content type='html'>Hizbut Tahrir Indonesia Press - Sepanjang sejarah manusia aneka alat tukar telah digunakan, mulai dari yang paling sederhana seperti bahan makanan, kulit binatang, tembakau, logam kertas hingga manusia. Dari sekian banyak bentuk uang tersebut, emaslah yang paling banyak diminati. Hal ini karena dari sisi fisik emas memiliki keunggulan dari jenis mata lainnya, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Pertama, emas lebih tahan lama dibandingkan komoditas lain termasuk dengan sejumlah jenis logam sendiri. Emas tidak dapat beroksidasi dengan mudah sehingga ia anti karat. Ia tetap stabil dan tahan dalam jangka waktu yang sangat panjang. Meski emas tenggelam ke dalam lautan bergaram misalnya namun ia tetap dalam bentuk aslinya dan tidak mengalami perubahan.[1] Emas yang telah diproduksi ratusan tahun silam nilainya sama dengan emas yang baru saja diproduksi. Tak heran jika emas merupakan sarana penyimpan kekayaan (store of value) yang paling baik. Bandingkan dengan komoditas lain seperti kertas meski dapat digunakan sebagai media tukar  (medium of exchange) namun ia tidak dapat menyimpan kekayaan dalam waktu lama.[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, emas merupakan logam yang dapat dibagi-bagi (diversiblity) dalam ukuran kecil dan dapat dilebur kembali seperti semula. Dengan sifat tersebut ia dapat menjadi alat tukar yang dapat diubah menjadi sesuatu yang berguna kapan saja dengan tetap menjaga nilainya. Ia bisa menjadi perhiasan atau perkakas pada suatu hari dan dijadikan uang hari berikutnya.[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, emas merupakan komoditas yang bernilai tinggi (luxury good). Komoditas tersebut memiliki nilai unit yang tinggi meski ukurannya kecil. Oleh karena itu seseorang hanya membutuhkan sedikit emas untuk melakukan transaksi barang dan jasa dalam ukuran besar. Nilai satu ounce emas misalnya setara dengan setengah ton lempeng besi.[4] Emas juga berbeda dengan mata uang kertas yang nilainya ditentukan oleh kekuatan hukum suatu negara dimana nilai intrinsiknya jauh di bawah nilai nominalnya. Nilai emas ditopang oleh fisiknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, emas termasuk komoditas yang dapat diterima secara luas (universally) oleh masyarakat dunia sebagai benda bernilai sekaligus dapat dijadikan sebagai alat tukar. Bandingkan misalnya dengan dolar AS, meski telah menjadi mata uang internasional, namun tetap saja ia kalah pamor dengan emas. Tidak semua orang di dunia ini mau menerima dolar sebagai alat transaksi apalagi ketika perekonomian AS mengalami ketidastabilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, emas bersifat langka. Ia tidak dapat diperoleh dengan mudah. Hal ini berbeda dengan uang kertas yang dengan mudah dapat diciptakan melalui mesin cetak. Apalagi dengan kecanggihan tehnologi percetakan yang terus berkembang membuat uang kertas begitu mudah untuk ditiru.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keunggulan fisik tersebut tak heran jika emas dalam kurun waktu yang cukup lama baik di masa primitif maupun di masa modern telah dijadikan sebagai mata uang yang paling tangguh baik sebagai alat tukar (medium of transaction) maupun sebagai penyimpan kekayaan (store of value).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan Moneter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi moneter standar mata uang emas juga memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan standar mata uang kertas (fiat money), diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, inflasi rendah dan terkendali. Dengan menerapkan mata uang emas, pemerintah suatu negara tidak dapat menambah pasokan uang dengan bebas. Akibatnya supply mata uang akan terkendali. Uang hanya bertambah seiring dengan bertambahnya cadangan emas negara. Dengan demikian inflasi yang diakibatkan oleh pertumbuhan uang sebagaimana pada sistem mata uang kertas (fiat money) tidak terjadi. Memang tak dapat dipungkiri bahwa inflasi bisa saja terjadi ketika ditemukan cadangan emas dalam jumlah besar. Namun keadaan tersebut merupakan sesuatu yang jarang terjadi dan orang yang memiliki emas tidak langsung melempar emasnya ke pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keampuhan mata uang mengendalikan inflasi telah dibuktikan oleh Jastram, (1980) seorang profesor dari University of California. Ia menyimpulkan bahwa tingkat inflasi pada standar emas (gold standard) paling rendah dari seluruh rezim moneter yang pernah diterapkan termasuk pada rezim mata uang kertas (fiat standard). Sebagai contoh dari tahun 1560 hingga 1914 indeks harga (price index) Inggris tetap konstan dimana inflasi dan deflasi nyaris tidak ada. Demikian pula tingkat harga di AS pada tahun 1930 sama dengan tingkat harga pada tahun 1800.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, di dalam rezim standar emas, nilai tukar antar negara relatif stabil sebab mata uang masing-masing negara tersebut dsandarkan pada emas yang nilainya stabil. Pertukaran antara mata uang yang dijamin oleh emas dengan mata uang kertas negara lain yang tidak dijaminan emas juga tidak menjadi masalah. Hal ini karena nilai mata uang yang dijamin emas tersebut ditentukan oleh seberapa besar mata uang kertas tadi menghargai emas. Nilai emas memang bisa naik atau turun berdasarkan permintaan dan penawaran, namun ketika emas dijadikan uang maka masing-masing negara akan menjaga cadangan emas mereka. Dengan demikian supply mata uang akan relatif stabil sehingga nilainya pun stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kestabilan nilai tukar membuat transaksi perdagangan barang dan jasa (seperti traveling), transaksi modal dapat berjalan dengan lancar dan stabil. Nilai transaki di masa yang akan datang dapat diprediksi lebih akurat sebab nilai tukar mata uang relatif stabil. Seorang importir dapat melakukan pemesanan barang di masa mendatang tanpa perlu melakukan lindung nilai tukar (hedging). Demikian pula seorang eksportir dapat melakukan ekspansi usaha tanpa perlu khawatir di masa akan datang nilai ekspor akan terganggu akibat nilai tukar yang tidak stabil. Dengan demikian standar emas melindungi pelaku ekonomi dari miskalkulasi kegiatan ekonomi (economic miscalculation) yang merupakan penyakit mata uang kertas (fiat money).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula kestabilan mata uang emas membuat nilai utang luar negeri baik dalam jangka panjang ataupun pendek, juga relatif stabil. Hal ini karena perubahan kurs yang fluktuatif tidak terjadi sebagaimana dalam standar mata uang kertas. Bandingkan misalnya saat ini ada sekitar 22 miliar dolar utang Indonesia yang jatuh tempo pada tahun 2009 dengan asumsi kurs APBN Rp. 9100/dolar. Jika nila rupiah berada pada angka Rp 12.000/dolar seperti rerata belakangan ini, maka tambahan utang akibat perubahan kurs tersebut naik sebesar Rp. 55 triliun. Angka yang cukup besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iklim yang stabil tersebut menjadikan kegiatan perdagangan meningkat dengan drastis. Keunikan ini telah dibuktikan oleh Taylor seorang peneliti IMF yang menyimpulkan bahwa sepanjang sejarah implementasinya, standar emas telah memberikan kestabilan nilai tukar. Dampaknya, transaksi perdagangan tumbuh dengan pesat.[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, standar emas memiliki mekanisme untuk menjaga neraca pembayaran setiap negara agar tetap dalam keadaan equilibrium. Mekanisme yang dipopulerkan oleh David Hume (1711-1776) pada abad ke-18 tersebut disebut mekanisme price-specie-flow adjusment. Proses mekanisme tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: Jika suatu negara, Indonesia misalnya meningkatkan supply uang kertasnya yang dibacking emas maka inflasi di negara tersebut akan naik yakni harga-harga secara umum lebih mahal. Tingginya harga-harga di dalam negeri dibandingkan harga-harga di luar negeri seperti Malaysia menyebabkan ekspor menurun akibat harganya yang kurang kompetitif. Pada yang sama impor meningkat karena reatif lebih murah. Akibatnya Indonesia mengalami defisit neraca pembayaran (balance of payment). Defisit ini kemudian dibayar dengan penyerahan emas kepada Malaysia. Dengan mengalirnya emas tersebut menyebabkan harga barang di Indonesia kembali turun sehingga lebih murah dari sebelumnya. Ekspor pun meningkat sebaliknya impor menurun. Dengan demikian defisit neraca pembayaran Indonesia terkoreksi dengan sendirinya (automatic adjustment).[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab Keberatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah kalangan mempertanyakan kehandalan mata uang emas mulai dari tataran teknis, ekonomis, politis hingga yang bertaraf ideologis. Salah satu keberatan yang cukup dominan adalah apakah persediaan emas cukup jika dikonversikan dengan jumlah uang yang beredar seperti di Indonesia atau bahkan di dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara singkat, ada beberapa argumen yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Saat ini diperkirakan jumlah emas dipermukaan bumi yang telah diproduksi mencapai 5 miliar ons. Di sisi lain jumlah uang yang beredar baik berupa uang kartal (uang kertas dan koin) ditambah dengan uang giral (bank deposits) atau dikenal dengan M1 nilainya sekitar 30 triliun dolar. Jika harga emas saat ini USD 6,000/ons, maka nilai supply emas tersebut cukup untuk menggantikan peran uang kertas. Untuk membeli barang seharga 1 dolar misalnya cukup dengan 0,0002 oz emas.[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi ketika perak juga dijadikan sebagai mata uang resmi yang di dalam Islam dikenal dengan istilah dirham, ketersedian uang untuk kegiatan ekonomi akan sangat memadai. Untuk menutupi kebutuhan transaksi yang nilainya lebih kecil, cukup diatasi dengan pencetakan dirham dalam berbagai ukuran. Larangan menimbun emas dan perak (kanz/hoarding) sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Islam menjadi sangat relevan agar perputaran emas dan perak sebagai uang terus berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lain adalah dalam standar emas pertumbuhan supply uang bergerak secara bebas seiring dengan pertambahan dan penyusutan jumlah emas. Nilai mata uang emas secara alamiah menentukan berapa besar daya beli yang dikandungnya terhadap barang dan jasa yang ada (purchasing power). Tidak menjadi masalah apakah nilai kekayaan direpresentasikan dengan unit uang yang besar atau kecil, banyak atau sedikit. Sebab yang penting adalah uang tersebut memiliki daya beli yang tinggi. Justru yang menjadi masalah adalah ketika jumlah unit uang terus bertambah, sementara nilai kekayaan secara riil tidak bertambah bahkan merosot. Hal ini karena daya beli uang (purchasing power) akan terus merosot akibat digerogoti inflasi. Tidak terasa semakin lama, makin banyak jumlah uang yang dibutuhkan untuk membeli barang yang sama.[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain sebagaimana yang dinyatakan oleh Meera, bahwa ketika sejumlah negara telah menggunakan emas sebagai alat tukar dan menjalin kerjasama dengan efektif, maka jumlah uang yang dibutuhkan sebenarnya tidak terlalu besar dari yang dibayangkan. Sebagai contoh, ketika nilai ekspor Indonesia selama setahun ke Malaysia sebesar Rp 10 triliun dan masa yang sama mengimpor dari negara tersebut sebesar Rp 9 triliun, maka uang emas yang dibutuhkan secara riil bukan 19 triliun namun hanya 1 triliun (Rp 10 triliun-Rp 9 triliun). Semakin banyak negara yang bekerjasama maka kebutuhan emas akan semakin sedikit. Transaksi emas lintas negara dapat difasilitasi dengan pendirian semacam Bank Kustodian yang mencatatat pergerakan ekspor dan impor masing-masing negara sekaligus dapat difungsikan sebagai penyimpan stok cadangan emas. Emas hanya ditransfer kedalam kurun waktu tertentu, misalnya setiap akhir tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang patut dicatat bahwa besarnya nilai transaksi perdagangan dewasa ini lebih banyak yang bergerak di sektor non riil daripada di sektor riil sebagaimana yang telah dipaparkan sebelumnya. Saat ini misalnya total obligasi yang diperdagangkan di dunia mencapai 45 triliun dollar, saham sebesar 51 triliun dollar dan pasar derivatif diperkirakan sebesar 480 triliun dollar. Nilainya setara dengan 30 kali ukuran ekonomi AS atau 12 kali ukuran ekonomi dunia.[10] Tentu uang yang bergerak pada sektor tersebut tak perlu ada ketika negara melarang transaksi yang bersifat spekulatif sebagaimana yang berkembang pada sistem kapitalisme saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil menolak mata uang emas dan terus mempertahankan mata uang kertas, hanyalah bentuk pengingkaran terhadap kebenaran faktual akan keunggulan emas dan perak. Disamping tentunya sikap tersebut merupakan pengabaian terhadap kewajiban yang telah ditetapakan oleh Allah swt dan Rasul-Nya.bersambung (Muhammad Ishak, Lajnah Tsaqafiyah)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6027041309193134239?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6027041309193134239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/dinar-dan-dirham-versus-mata-uang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6027041309193134239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6027041309193134239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/dinar-dan-dirham-versus-mata-uang.html' title='Dinar dan Dirham VERSUS Mata Uang Kertas (II), Emas dan Perak, Mata Uang Hakiki'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-3830954476061399407</id><published>2009-05-26T12:41:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:44:12.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Sistem Pendidikan Islam Solusi bagi Pendidikan Nasional</title><content type='html'>BOGOR — Praktisi pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr Arim Nasim menilai, sistem pendidikan Islam dapat memecahkan berbagai masalah akibat sistem pendidikan nasional yang dianut Indonesia. Kegagalan sistem pendidikan nasional tampak dari input, proses, dan output-nya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Sistem pendidikan Islam merupakan upaya sadar, terstruktur, terprogram dan sistematis untuk membentuk manusia yang berkarakter berkepribadian Islam, menguasai tsaqofah Islam, dan menguasai ilmu serta teknologi,” kata Dr Arim saat berbicara dalam seminar dan workshop nasional pendidikan bertema   ’Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Nasional: Sistem Pendidikan Islam sebagai Pendidikan Alternatif Mewujudkan Indonesia yang Lebih Baik’  di Graha Widya Wisuda Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, Ahad (24/5). Acara yang dihadiri sekitar seribu peserta ini diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (KM) dan Lembaga Dakwah Kampus Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM) IPB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya sistem pendidikan Islam ini bukan berarti hanya diperuntukkan umat Islam atau berorientasi akhirat semata. Non-muslim sebagai warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang sama. Manusia, khususnya umat Islam, sangat dianjurkan menguasai ilmu dan teknologi dalam mempermudah setiap urusan keduniawian. ”Ini juga telah dibuktikan pada era keemasan Kekhilafahan Umayyah, Abbasiyah, dan Ustmaniyah. Pada masa itu ilmu dan teknologi di dunia Islam sangat maju, sedangkan Eropa dalam masa kegelapan,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, suksesnya pendidikan tanggung jawab bersama antara individu, masyarakat dan negara, tapi pembiayaan pendidikan sepenuhnya tanggung jawab negara. ”Terjadi sinergis yang kuat antara individu, masyarakat dan negara. Berbeda dengan sistem pendidikan nasional saat ini yang berasaskan sekulerisme dan liberalisme. Sistem pendidikan sekarang tidak terjadi sinergis antara tiga peran fungsional pendidikan tersebut,” papar Dr Arim dalam siaran pers Humas IPB yang diterima Republika, Senin (25/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, katanya, dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Tahun 2003 pembiayaan pendidikan dipikul tiga pihak, yakni individu (peserta didik), masyarakat, dan negara. Pembiayaan pendidikan dalam Islam terkait dengan politik ekonomi. Politik ekonomi Islam mewajibkan negara untuk memenuhi kebutuhan pokok individu (sandang, pangan dan papan ) dan kebutuhan pokok masyarakat (kesehatan, keamanan dan pendidikan ) secara menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Arim, pendidikan dalam sistem Islam wajib diselenggarakan oleh negara dengan biaya semurah-murahnya, bahkan gratis. Sumber-sumber pembiayaan pendidikan dalam Islam diambil dari pengelolaan negara atas kepemilikan umum berupa sumberdaya alam tambang, minyak, gas, kelautan, kehutanan, dan sebagainya. Islam melarang pengelolaan sumberdaya alam pada asing. Sumber-sumber pembiayaan pendidikan lain dapat diambil dari harta milik negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), ghanîmah, kharaj, fai, jizyah, dan tebusan tawanan perang, zakat, infak, wakaf, sedekah, dan hadiah. Pajak merupakan pendapatan alternatif terakhir atau bersifat insidentil (temporal) dan hanya dipungut pada orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, iklan di media masa yang mengatakan sekolah gratis sejatinya adalah suatu bentuk kebohongan terselubung. Sebab, uang untuk biaya sekolah yang diambil dari APBN berasal dari 80 persen pajak masyarakat. Jadi tidak gratis, tapi uang rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada diungkapkan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof Dr Bedjo Sujanto, M.Pd. Dia mengatakan, sulit sekali menemukan sekolah yang benar-benar gratis, khususnya di daerah-daerah. Bedjo juga mengkritisi visi misi dan tujuan pendidikan yang kadang kurang sinkron dengan kenyataan lapang. Namun ia menghimbau para guru agar tegar dan profesional mengajar. ”Kisah Laskar Pelangi dapat kita jadikan contoh. Berbagai hambatan dan keterbatasan, tak membuat Bu Muslimah dan murid mencapai cita-cita tinggi,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor IPB, Dr Ir Herry Suhardiyanto,MSc menyampaikan materi tentang pendidikan tinggi dalam perspektif persaingan global. Dia mengatakan, terdapat isu-isu strategis pendidikan tinggi meliputi daya saing, penelitian, pasca sarjana, diferensiasi misi, akses pengetahuan, otonomi, kesehatan organisasi, dan pendanaan. Semua isu strategis ini merupakan tantangan yang harus dihadapi. IPB sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik Indonesia menjadikan tantangan tersebut sebagai peluang. “Patut disyukuri, IPB secara bertahap memperbaiki ranking di tingkat internasional,” ucapnya. (Republika online, 25/05/2009-pukul 17:41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-3830954476061399407?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/3830954476061399407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/sistem-pendidikan-islam-solusi-bagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3830954476061399407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3830954476061399407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/sistem-pendidikan-islam-solusi-bagi.html' title='Sistem Pendidikan Islam Solusi bagi Pendidikan Nasional'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-3023468944980944751</id><published>2009-05-26T12:39:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T12:41:32.035-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Facebook-an Berlebihan Diharamkan Ponpes Se Jawa-Madura</title><content type='html'>Berita terkait :&lt;br /&gt;- Ulama Jatim Fatwakan Facebook Haram ( http://www.bangkapos.com )&lt;br /&gt;- Khawatir Dampak Negatif, Facebook Akan Diharamkan ( http://www.tribun-timur.com )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boomingnya layanan situs jejaring sosial, seperti Facebook, Friendster maupun chatting untuk menjalin hubungan pertemanan diam-diam diawasi oleh ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pondok Pesantren se Jawa-Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren Putri (FMP3) bahkan mengharamkan pemanfaatan situs jejaring sosial ini secara berlebihan, seperti mencari jodoh maupun pacaran.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini sesuai dengan hasil pembahasan dalam forum Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtdien Lirboyo, Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, yang dilaksanakan sejak 2 hari yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini merupakan hasil pembahasan terakhir yang kami lakukan semalam. Intinya, larangan ini kami keluarkan sesuai dengan aturan yang sudah ada dalam ketentuan agama," kata salah satu anggota perumus Komisi C FMP3, Masruhan saat ditemui detiksurabaya.com di Pondok Pesantren Lirboyo, Jumat (22/5/209).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan oleh Masruhan, larangan tersebut ditekankan pada adanya hubungan pertemanan spesial yang berlebihan. Apabila hubungan pertemanan spesial tersebut dilakukan untuk mengenal karakter seseorang dalam kerangka keinginan menikahinya dengan keyakinan keinginannya akan mendapatkan restu dari orang tua, hal tersebut tetap diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Disini yang dilarang apabila penggunan Facebook hanya untuk mencari jodoh dan mengenal karakternya dan tidak dalam proses khitbah (pinangan atau lamaran)," jelas Masruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penentuan pernyataan tersebut, FMP3 menggunakan sejumlah dasar. Antara lain Kitab Bariqah Mahmudiyah halaman 7, Kitab Ihya' Ulumudin halaman 99, Kitab Al-Fatawi Al-Fiqhiyyah Al-Kubra halaman 203, serta sejumlah kitab dan tausyiyah dari ulamak besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Intinya yang kami hasilkan ini sesuai dengan ketentuan dalam agama, yang secara tegas sudah menyebutkan hubungan pertemanan spesial tanpa ada maksud keseriusan diharamkan," ungkap Masruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijadikannya penggunaan layanan jejaring sosial sebagai pembahasan dalam forum Bahtsul Masail, dijelaskan oleh Masruhan dikarenakan penggunaannya sudah dianggap sangat mengkhawatirkan. Pertemanan dalam Facebook oleh masyarakat, sejauh ini dianggap lebih sering dilakukan dengan sifat tidak serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah juru bicara forum Bahtsul Masail FMP3, Nabil Haroen menegaskan, dalam pengambilan keputusan tersebut pihaknya menggunakan dasar yang berbeda dengan dasar yang digunakan oleh forum lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperti MUI kalau memiliki dasar lain dengan keputusan yang berbeda kami tidak dapat menyalahkan. Kami hanya menjalankan kewajiban seorang muslim untuk saling mengingatkan, dengan tidak ada maksud menekan," kata Nabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan oleh Nabil, hukum haram yang dikeluarkan pihaknya hanya untuk penggunaan Facebook untuk hubungan pertemanan spesial yang berlebihan. Layanan jejaring sosial semacam Friendster dan Facebook tetap dinyatakan halal apabila dipergunakan sesuai dengan manfaat dan kegunaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami juga harapkan, pernyataan ini bisa dijadikan pelajaran bagi owner Facebook atau Friendster, agar mereka lebih selektif serta menggunakan kontrol ketat terhadap penggunaannya," pungkas Nabil.&lt;br /&gt;( gik / ash ) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-3023468944980944751?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/3023468944980944751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/facebook-berlebihan-diharamkan-ponpes.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3023468944980944751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3023468944980944751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/facebook-berlebihan-diharamkan-ponpes.html' title='Facebook-an Berlebihan Diharamkan Ponpes Se Jawa-Madura'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2782022322176402975</id><published>2009-05-26T12:35:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:39:01.598-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Perjuangan PKS Sudah Mati?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/ShxFTujBnFI/AAAAAAAAADo/rQ9hva3SBTM/s1600-h/pks.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/ShxFTujBnFI/AAAAAAAAADo/rQ9hva3SBTM/s200/pks.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340219463369333842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;INILAH.COM, Jakarta – PKS telah mati dan para elite pimpinannyalah yang membunuhnya! Gara-gara sikap elite pimpinannya yang plin-plan dan mencla-mencle, PKS kini kehilangan harapan untuk membangun masa depan. Partai dakwah itu kini terperangkap di ranah kekuasaan dan pragmatisme; kehilangan substansi dakwah yang menjadi wahana perjuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyikapi keputusan Kubu SBY memilih Boediono sebagai cawapres, para elite Dewan Syuro dan DPP PKS (Hilmi Aminudin, Tifatul Sembiring, dan Anis Matta) yang berfokus terkesan sangat mudah bermain sulapan. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Seolah esuk dele sore tempe (pagi kedelai, sore sudah tempe), begitu cepat marah dan berubah. Ini jelas bukan dakwah, tapi politik berkedok dakwah, yang mudah sesat. Itu kurang ajar,” kata Moh Shofan, pengamat Islam politik dan aktivis Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para analis politik melihat orientasi materi dan kekuasaan sudah menghancurkan nilai dakwah PKS, sehingga PKS kini ‘bukan partai, bukan keadilan, bukan juga sejahtera’ alias ‘partai yang bukan-bukan’. Ini mengingatkan publik kepada kisah PPP di era Orde Baru, di saat cendekiawan Muslim Prof Jalaluddin Rakhmat menyebut PPP sebagai ‘bukan partai, bukan persatuan, bukan pembangunan’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik terhadap mencla-menclenya sikap PKS terkait dukungannya terhadap SBY juga terus mengalir. PKS dinilai telah kehilangan jati diri akibat keputusan yang berubah-ubah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selain itu, sekarang PKS juga terlihat kehilangan arah dan orientasi. Apa sih sebenarnya yang mereka cari?," kata peneliti politik LIPI, M Nurhasim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut da, perubahan drastis sikap PKS yang awalnya menolak figur Boediono menyimpan tanda tanya besar. Alasannya, perubahan tersebut terjadi setelah PKS mendapat penjelasan langsung dari SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, PKS sudah kehilangan arah ketika harus berhadapan dengan politik praktis dan mengalami degradasi moral. “Para elite PKS sudah mendegradasi dan menegasikan spirit umat,” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai-partai ingin berkoalisi dengan Demokrat untuk mengejar kekuasaan. Ini semua terjadi karena posisi tawar PKS, seperti juga PKB dan PPP, sangat lemah dan rentan menghadapi tawaran kekuasaan dan dana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buya Ahmad Syafii Maarif menyebutkan, kini tak ada lagi pemimpin Islam yang disegani, bahkan Amien Rais sekalipun sudah bukan pemimpin Islam lagi. Kasus kubu SBY menunjukkan lemahnya kepemimpinan Islam itu, yang gagal meyakinkan SBY agar memilih sosok wakil presiden dari sayap Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Islam politik sudah tak lagi dianggap,” kata Buya Syafii Maarif, guru besar Universitas Negeri Jakarta dan mantan Ketua PP Muhammadiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para analis melihat dengan bunuh diri karakter oleh PKS, praktis partai-partai berbasis Islam seperti PAN, PPP, PKB, dan PBB sudah menjadi 'macan ompong' di meja kekuasaan. Padahal belum jelas siapa yang terpilih jadi presiden di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Inikah akhir politik Islam?,” kata Moh Shofan, pemerhati politik Islam lulusan pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang. [P1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2782022322176402975?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2782022322176402975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/perjuangan-pks-sudah-mati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2782022322176402975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2782022322176402975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/perjuangan-pks-sudah-mati.html' title='Perjuangan PKS Sudah Mati?'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/ShxFTujBnFI/AAAAAAAAADo/rQ9hva3SBTM/s72-c/pks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-7662505350759654634</id><published>2009-05-26T12:32:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:35:56.859-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Dalam Negri'/><title type='text'>Pengamat: Usul PKS Mengenai Islam-Nasionalis Tak Relevan</title><content type='html'>Written by abdurrohim    &lt;br /&gt;Tuesday, 19 May 2009 01:45 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA — Pengamat politik dari Universitas Indonesia Prof Iberamsjah mengatakan, usul yang diberikan PKS bahwa harus ada unsur nasionalis dan Islam dalam puncak kekuasaan tidak relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ridak relevan membawa-bawa Islam dalam hal ini. Sekarang ini PKS sedang menjual Islam untuk kepentingan-kepentingan politik mereka, karena toh selama ini kiprah mereka juga tidak Islami semuanya,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika meyakini pasangan nasionalis-Islam lebih baik dan akan dipilih rakyat, lanjutnya, sebaiknya PKS mencari partner koalisi nasionalis lainnya untuk disandingkan dengan tokoh PKS.&lt;br /&gt;“PKS bisa mencari calon nasionalis lainnya seperti Megawati atau Prabowo,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai Cawapres Boediono yang dipilih SBY, Iberamsjah mengatakan, tampaknya Partai Demokrat, PKS, PAN, serta PPP akan kesulitan mencari titik temu terkait calon wakil presiden karena masing-masing mempunyai kepentingan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sulit dicarikan titik temu di antara Partai Demokrat dan partai anggota koalisi tersebut karena Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maunya tetap Boediono, sementara yang lain tidak,” katanya di Jakarta, Rabu.&lt;br /&gt;Yang terjadi, lanjut guru besar ilmu politik itu, justru martabat ketiga partai itu sekarang dipertaruhkan karena masing-masing terlanjur menyampaikan ancaman akan menarik diri.&lt;br /&gt;Dikatakannya, jika mereka benar-benar ingin martabatnya tetap tinggi, maka mereka harus memisahkan diri dari koalisi Partai Demokrat dan mencoba hal lain.&lt;br /&gt;“Jika ternyata mereka pada akhirnya menerima juga Boediono, maka ancaman itu pasti dipandang masyarakat sebagai gertakan untuk memperoleh kekuasaan saja,” kata direktur operasional Puskapol UI itu. (Republika online, 14/05/2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-7662505350759654634?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/7662505350759654634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/pengamat-usul-pks-mengenai-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7662505350759654634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7662505350759654634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/pengamat-usul-pks-mengenai-islam.html' title='Pengamat: Usul PKS Mengenai Islam-Nasionalis Tak Relevan'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8318767886165929223</id><published>2009-05-26T12:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:32:30.988-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>NEOLIBERALISME</title><content type='html'>Oleh : Revrisond Baswir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja mencuat menjadi wacana hangat di tengah-tengah masyarakat. Pemicunya adalah munculnya nama Boediono sebagai calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden yang akan datang. Menurut para penentang mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut, Boediono seorang ekonom yang menganut paham ekonomi neoliberal, sebab itu ia sangat berbahaya bagi masa depan perekonomian Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak bermaksud mengupas Boediono atau paham ekonomi yang dianutnya. Tujuan tulisan ini adalah untuk menguraikan pengertian, asal mula, dan perkembangan neoliberalisme secara singkat. Saya berharap, dengan memahami neoliberalisme secara benar, silang pendapat yang berkaitan dengan paham ekonomi ini dapat dihindarkan dari debat kusir. Sebaliknya, para ekonom yang jelas-jelas mengimani neoliberalisme, tidak secara mentah-mentah pula mengelak bahwa dirinya bukan seorang neoliberalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan namanya, neoliberalisme adalah bentuk baru dari paham ekonomi pasar liberal. Sebagai salah satu varian dari kapitalisme yang terdiri dari merkantilisme, liberalisme, keynesianisme, neoliberalisme dan neokeynesianisme, neoliberalisme adalah sebuah upaya untuk mengoreksi kelemahan yang terdapat dalam liberalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, dalam paham ekonomi pasar liberal, pasar diyakini memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri. Karena pasar dapat mengurus dirinya sendiri, maka campur tangan negara dalam mengurus perekonomian tidak diperlukan sama sekali. Tetapi setelah perekonomian dunia terjerumus ke dalam depresi besar pada tahun 1930-an, kepercayaan terhadap paham ekonomi pasar liberal merosot secara drastis. Pasar ternyata tidak hanya tidak mampu mengurus dirinya sendiri, tetapi dapat menjadi sumber malapetaka bagi kemanusiaan. Depresi besar 1930-an tidak hanya ditandai oleh terjadinya kebangkrutan dan pengangguran massal, tetapi bermuara pada terjadinya Perang Dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari kelemahan ekonomi pasar liberal tersebut, pada September 1932, sejumlah ekonom Jerman yang dimotori oleh Rustow dan Eucken mengusulkan dilakukannya perbaikan terhadap paham ekonomi pasar, yaitu dengan memperkuat peranan negara sebagai pembuat peraturan. Dalam perkembangannya, gagasan Rostow dan Eucken diboyong ke Chicago dan dikembangkan lebih lanjut oleh Ropke dan Simon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikemas dalam paket kebijakan ekonomi ordoliberalisme, inti kebijakan ekonomi pasar neoliberal adalah sebagai berikut: (1) tujuan utama ekonomi neoliberal adalah pengembangan kebebasan individu untuk bersaing secara bebas-sempurna di pasar; (2) kepemilikan pribadi terhadap faktor-faktor produksi diakui dan (3) pembentukan harga pasar bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari penertiban pasar yang dilakukan oleh negara melalui penerbitan undang-undang (Giersch, 1961). Tetapi dalam konferensi moneter dan keuangan internasional yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Bretton Woods, Amerika Serikat (AS) pada 1944, yang diselenggarakan untuk mencari solusi terhadap kerentanan perekonomian dunia, konsep yang ditawarkan oleh para ekonom neoliberal tersebut tersisih oleh konsep negara kesejahteraan yang digagas oleh John Maynard Keynes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, dalam konsep negara kesejahteraan atau keynesianisme, peranan negara dalam perekonomian tidak dibatasi hanya sebagai pembuat peraturan, tetapi diperluas sehingga meliputi pula kewenangan untuk melakukan intervensi fiskal dan moneter, khususnya untuk menggerakkan sektor riil, menciptakan lapangan kerja dan menjamin stabilitas moneter. Terkait dengan penciptaan lapangan kerja, Keynes bahkan dengan tegas mengatakan: “Selama masih ada pengangguran, selama itu pula campur tangan negara dalam perekonomian tetap dibenarkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kedigdayaan keynesianisme tidak bertahan lama. Pada awal 1970-an, menyusul terpilihnya Reagen sebagai presiden AS dan Tatcher sebagai Perdana Menteri Inggris, neoliberalisme secara mengejutkan menemukan momentum untuk diterapkan secara luas. Di Amerika hal itu ditandai dengan dilakukannya pengurangan subsidi kesehatan secara besar-besaran, sedang di Inggris ditandai dengan dilakukannya privatisasi BUMN secara massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, terkait dengan negara-negara sedang berkembang, penerapan neoliberalisme menemukan momentumnya pada akhir 1980-an. Menyusul terjadinya krisis moneter secara luas di negara-negara Amerika Latin. Departemen Keuangan AS bekerja sama dengan Dana Moneter Internasional (IMF), merumuskan sebuah paket kebijakan ekonomi neoliberal yang dikenal sebagai paket kebijakan Konsensus Washington. Inti paket kebijakan Konsensus Washington yang menjadi menu dasar program penyesuaian struktural IMF tersebut adalah sebagai berikut: (1) pelaksanaan kebijakan anggaran ketat, termasuk kebijakan penghapusan subsidi; (2) liberalisasi sektor keuangan; (3) liberalisasi perdagangan; dan (4) pelaksanaan privatisasi BUMN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, pelaksanaan agenda-agenda ekonomi neoliberal secara masif berlangsung setelah perekonomian Indonesia dilanda krisis moneter pada 1997/1998 lalu. Secara terinci hal itu dapat disimak dalam berbagai nota kesepahaman yang ditandatatangani pemerintah bersama IMF. Setelah berakhirnya keterlibatan langsung IMF pada 2006 lalu, pelaksanaan agenda-agenda tersebut selanjutnya dikawal oleh Bank Dunia, ADB dan USAID.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak uraian tersebut, secara singkat dapat disimpulkan, sebagai bentuk baru liberalisme, neoliberalisme pada dasarnya tetap sangat memuliakan mekanisme pasar. Campur tangan negara, walau pun diakui diperlukan, harus dibatasi sebagai pembuat peraturan dan sebagai pengaman bekerjanya mekanisme pasar. Karena ilmu ekonomi yang diajarkan pada hampir semua fakultas ekonomi di Indonesia dibangun di atas kerangka kapitalisme, maka sesungguhnya sulit dielakkan bila 99,9 persen ekonom Indonesia memiliki kecenderungan untuk menjadi penganut neoliberalisme. Wallahua’lambishawab. (Penulis adalah Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM)-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=198648&amp;actmenu=45 (Kedaulatan Rakyat, 17 Mei 2009)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8318767886165929223?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8318767886165929223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/neoliberalisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8318767886165929223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8318767886165929223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/neoliberalisme.html' title='NEOLIBERALISME'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6713285362537547369</id><published>2009-05-26T12:20:00.001-07:00</published><updated>2009-05-26T12:29:53.333-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Berhaji Membawa Babi : Jangan Mau Disuntik Vaksin Babi !</title><content type='html'>Selama bertahun-tahu, jamaah haji Indonesia harus disuntik vaksin meningitis yang mengandung enzim babi, Darurat, alasannya. Padahal Malaysia sudah bisa membuat yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaaan barang haram dalam vaksin kembali menghebohkan. Kali ini bahan vaksin menginitis yang wajib disuntikkan kepada calon haji Indonesia dipertanyakan banyak pihak. Pasalnya, produksi vaksin itu menggunakan enzimd dari organ dalam babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara chemisty, DNA (Deoxybro Nucleid Acid) manusia dan babi hanya beda 3 persen. Menurut DR Muladno, ahli genetika molekuler di Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bandung, aplikasi teknologi transgenetika membuat organ penyusun tubuh babi akan semakin mirip dengan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, menurut Sumanto dan Armien Meiwes (Jerman), daging manusia dan daging babi rasanya mirip. Keduanya pernah dihukum karena membunuh manusia dan memakan sebagian dagingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamaluddim Al Damiriy, dalam Kitabul Hayawan Al Kubra memaparkan sifat buruk babi, Diantaranya, lahap makan ular dan bangkai binatang. Racun ular sama sekali tidak berpengaruh baginya. Ia juga memakan kotoran hewan lain dan bahkan juga kotorannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 1994, MUI sudah berfatwa bahwa haram hukumnya memanfaatkan babi dan semua unsure atau bagiannya. Termasuk enzim babi sekalipun yang digunakan pada pembuatan vaksin menginitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasarnya adalah firman Allah SWT dalam Al Qur’an, “Diharamkan bagimu makan bangkai, darah dan babi,…” (QS. Al Maa’idah : 3). Diperkuat dengan hadits yang diriwayatkan oleh Jabir ra bahwa Rasulullah SAW berwasiat, “Allah mengharamkan penjualan (dan pembelian) arak, bangkai dan babi,” Seseorang sahabat bertanya :’Ya Rasulullah bagaimana dengan lemak babi ? Lemak bagi dapat digunakan untuk mengecat perahu, menghaluskan kulit dan sebagai alat penerang (pelita) ?”Nabi menegaskan, “Tidak,, ia tetap haram. Allah mengutuk orang-orang Yahudi. Allah mengharamkan mereka makan lemak babi, tetapi mereka mengumpulkannya lalu menjualnya  dan makan harganya (hasilnya)” (HR. Bukhari, Muslim dan Ashabus Sunnah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini pemerintahan Arab Saudi mewajibkan para calon haji disuntik vaksin menginitis. Katanya, untuk melindungi dari penyakit maninglokal, yang disebabkan virus Naiseira Manginitis. Virus ini menyebabkan infeksi pada selaput otak dan meningokomenia (keracunan darah), dan menular melalui batuk, bersin, serta nafas mulut. Katanya, belum ada obat yang bisa menyembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang selama ini dirahasiakan, virus meningokokus awalnya diambil dari cairan darah orang Amerika yang terkena menginitis. Virus ini diundang oleh kebiasaan menenggak minuman beralcohol dan pro aktif dengan kebiasaan dugem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, produksi vaksin meningitis menggunakan enzim dari organ dalam babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Majlis Pertimbangan Kesehatan Dan Syara’ (MPKS) Departemen Kesehatan (Depkes), Prof Jurnalis Udin, membenarkan hamper semua produsen vaksin menggunakan enzim babi dalam proses pembuatannya. Apalagi, vaksin menginitis untuk jamaah haji dan umroh itu diproduksi oleh Eropa dan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi industry Eropa dan Amerika, tidak ada istilah halal-haram dalam membuat vaksin. Vaksin polio misalnya, dibuat dari campuran ginjal kera, sel kanker manusia, serta cairan tubuh hewan tertentu termasuk serum dari sapi, bayi kuda, dan ektrak mentah lambung babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa vaksin juga diperoleh dari aborsi janin manusia, yang dijakarta saja jumlahnya mencapai 100.000 kasus pertahun. Vaksin untuk cacar air, Hepatitis A, dan MMR, diperoleh dengan menggunakan fetal cell line dari janin manusia yang diaborsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sel line tersebut biasanya diambil dari bagian paru-paru, kulit, otot, ginjal, hati, thyroid, thymus, dan hati yang diperoleh dari janin aborsi terpisah dengan kode tertentu. Isolat WI-38 misalnya, berarti diperoleh dari paru-paru bayi perempuan berumur 3 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Jurnalis mengakui, selama ini Depkes dan MPKS mengetahui bahwa vaksin meningitis menggunakan enzim babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun, kami memutuskan haram berubah menjadi makruh karena kondirinya darurat”, ungkap jurnalis seperti dikutip dari Republika (29/4). Dalihnya, untuk kepentingan umat Islam yang menjadi jamaah haji. “Pemerintah berniat melindungi rakyat, karena pemerintah Arab Saudi mewajibkan calon jamaah haji harus divaksin supaya tidak terserang meningitis”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, MPKS meminta agar status darurat vaksin meningitis tidak berlarut-larut. “Nggak boleh terus menerus darurat. Ini kealpaan kita juga. Untuk itu saya minta Biofarma dan importir obat menggunakan enzim dari sapi dalam pembuatan vaksin”, katanya. Toh, perusahaan Malaysia pun sudah mampu memproduksi vaksi meningitis yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur LPPOM MUI, Nadratuzzaman Hosen, membenarkan bahwa kasus vaksin meningitis ini mengandung enzim babi ini kasus lama yang didiamkan pemerintah. “Ini masalah lama, kita tahu, Departemen kesehatan juga tahu. Banyak vaksin yang mengandung enzim babi, bukan hanya vaksin meningitis saja”, ungkap Nadra yang mengaku sudah berulang kali protes ke pemerintah soal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nadra, pemerintah Saudi memang awam dalam hal kehalalan produk. “Soal babi misalnya, mereka hanya tahu jangan makan daging babi saja”, katanya. Saudi Arabia karenanya belum perlu memiliki lembaga sertifikasi halal meskipun halal-product sudah menjadi tren global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (AMPHURI), HM Baluki Ahmad, mendesak Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari bertindak cepat menyelesaikan kasus vaksin meningitis yang mengandung enzim babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami harap Menkes segera melakukan klasifikasi dan bertindak cepat. Karena kami dari asosiasi banyak mendapatkan pertanyaan dari calon jamaah Umrah”, kata Baluki Ahmad di kantor AMPHURI, Jakarta, Rabu (29/4). Baluki menegaskan jika vaksin meningitis itu mengandung enzim babi, Depkes harus menggantinya dengan vaksin meningitis yang halal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tidak halal, efektifitas vaksin meningitis juga layak dipertanyakan. Vaksin ini tidak member perlindungan utuh, hanya mengurangi resiko penyakit meninglokal yang disebabkan oleh Serogroup A, C, Y dan W 135. Penerima suntikan masih berpeluang terkena penyakit sebanyak 30 persen pasa seluruh kelompok usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vaksin meningitis efekstif hanya untuk 3 sampai 5 tahun. Ia mengandung temirosal (air raksa( sebagai bahan pengawet. Padahal bahan ini, salah satu pemicu kanker (karsinogen)dan gangguan syaraf yang berdampak buruk pada sel-sel otak dan organ tubuh jamaah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jamaah haji Indonesia mengalami gejala-gejala seperti biru-biru diseluruh tubuh, jantung berdebar-debar, nyawa seperti melayang, rasa ketakutan, pusing, mual , setelah divaksin meningitis.[]taqiyuddin albaghdady&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari : Tabloit Media Umat, Edisi 13,&lt;br /&gt;26  Jumadil Awwal – 10 Jumadil Akhir 1430 H/ 22 Mei – 4 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6713285362537547369?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6713285362537547369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/berhaji-membawa-babi-jangan-mau.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6713285362537547369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6713285362537547369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/berhaji-membawa-babi-jangan-mau.html' title='Berhaji Membawa Babi : Jangan Mau Disuntik Vaksin Babi !'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2983460918050590642</id><published>2009-05-26T12:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:20:11.676-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Penguasa Barat Menyerang Hukum Pernikahan Islam tetapi Menyembunyikan Penderitaan Wanita di bawah Naungan Demokrasi Liberal</title><content type='html'>Kamis 14 Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Nazreen Nawaz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezim Barat secara beruntun mengecam proposal RUU (Rancangan UU yang sedang dibahas oleh parlemen Afghanistan mengenai hak wanita dalam perkawinan. Pemerintahan Boneka dunia Islam selama ini tercatat melaksanakan hukum yang tidak jelas, sistem Islam yang parsial, dan kegagalan untuk menerapkan Islam sebagai solusi untuk mencegah masalah-masalah yang akan muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detil tentang hukum yang sedang dibahas memang belum bisa diketahui secara pasti, apalagi kalau berasal dari sumber media Barat. Dilaporkan oleh media Barat bahwa RUU tersebut menyebutkan bahwa seorang isteri wajib melayani kebutuhan seksual suaminya dan dia tidak boleh meninggalkan rumah tanpa ijin suaminya. Namun apapun detil yang tercantum di RUU itu, ia menjadi alasan Barat untuk menyerang sistem sosial Islam.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hukum perkawinan Islam menegaskan pentingnya institusi perkawinan yang kuat dan terbangunnya unit keluarga yang baik. Lebih jauh lagi, Islam telah memberikan status yang jelas bagi wanita dalam masyarakat, dengan mewajibkan para suami untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan isterinya ketika ia harus meninggalkan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari RUU tersebut, Presiden Obama berkata,” Saya pikir RUU ini mengecewakan.” dan Gordon Brown berkata,” RUU ini akan membawa Afghanistan ke masa lalunya ketimbang menyongsong era demokratis yang menyamakan perlakuan terhadap pria dan wanita.” Penggunaan istilah-istilah seperti ‘pembolehan pemerkosaan dalam pernikahan’, ‘perbudakan seksual’ dan ‘pemenjaraan wanita’ mulai ditebar yang turut memanaskan histeria seputar RUU ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menyerang hukum Islam, para pemimpin Rezim Barat juga seakan melupakan tingginya tingkat pelecehan seksual, kekerasan, dan pemerkosaan terhadap wanita hingga mencapai angka yang sangat ‘mengecewakan’, padahal terjadi di dalam negeri mereka sendiri lengkap dengan perangkat liberalisme sekular. Di Inggris. 1 dari 4 wanita menghadapi kekerasan rumah tangga dan 1 dari 20 telah diperkosa. Di Amerika, seorang wanita diperkosa setiap dua setengah menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, rezim penguasa Barat secara mudah menutup mata terhadap kesengsaraan yang dihadapi para wanita Afghanistan dengan dikenalkannya sistem demokrasi liberal di negerinya. 8 tahun setelah invasi terhadap Afghanistan, jutaan wanita Afghanistan hidup dalam kemiskinan, bertambahnya kekerasan, dan kehidupan yang menyengsarakan. Pelacuran pun berjamuran sebagai respon terhadap kemiskinan demi mencari sepotong roti untuk meneruskan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkosaan dan penculikan pun mencapai proporsi epidemik yang mengkhawatirkan. Lebih dari 70% warga Afghanistan menderita kekurangan gizi. Sementara itu 80% wanita Afghanistan masih tuna aksara. Anak-anak perempuan pun dikawinkan untuk menyelesaikan hutang dan konflik antar suku. Negeri ini juga menjadi negara kedua di dunia dimana tingkat kematian ibu setelah melahirkan terjadi paling banyak di propinsi Badakshan di wilayah Timur, suatu angka tertinggi yang tercatat oleh sejarah. Afghanistan juga mengalami angka kematian balita tertinggi di dunia dimana 1 dari 5 anak-anak meninggal sebelum usia 5 tahun. Afghanistan juga memiliki jumlah janda terbesar di dunia akibat perang, yaitu sekitar 1,5 juta dari total 26,6 juta penduduk. Bunuh diri juga semakin marak karena para wanita mengalami stress yang luar biasa akibat kondisi kehidupan yang semakin sulit dan kemiskinan dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai kontroversi seputar RUU, Dr. Nazreen Nawaz, sebagai wakil wanita Representasi Media Hizbut Tahrir Inggris mengatakan,” Pemerintah Barat sedang memimpin suatu masyarakat yang dilanda kebobrokan sosial dan perpecahan keluarga dalam negeri mereka sendiri, yang terlihat dengan tingginya tingkat perceraian, perzinahan, kehamilan remaja, dan kerusakan rumah tangga. Budaya kebebasan dari nilai liberal telah memupuk sikap hedonistik yang memuja kepentingan birahi dan nafsu individu, ketimbang kehidupan yang bertanggungjawab. Lebih jauh lagi, retorika ‘Persamaan Jender’ dalam isu hak dan kewajiban pria dan wanita ternyata tidak mampu membendung gelombang penderitaan yang dialami oleh para wanita, baik yang tinggal di masyarakat sekuler dan masyarakat di dunia muslim akibat budaya tradisional.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tentang tuduhan bahwa Islam mengijinkan ‘perbudakan seksual terhadap wanita’ dalam pernikahan, merupakan komentar para pemimpin Barat yang sangat ironis, karena di negara mereka sendiri telah melegalkan ‘perbudakan seksual’ yang bertopeng ‘kebebasan’ dengan membolehkan pornografi, pelacuran, dan eksploitasi tubuh wanita sebagai komiditi industri pemasaran barang dan jasa. Dengan demikian, Pemerintah Barat sebenarnya sudah kehilangan wibawa moral untuk mengkritik hukum islam tentang perkawinan. Bahkan mereka sudah tidak lagi berhak untuk menceramahi umat Islam tentang ‘hak-hak wanita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wanita Afghanistan dan muslimah di seluruh dunia Islam sangat sadar akan bencana yang berasal dari diterapkannya demokrasi liberal di negeri-negeri mereka. Mereka melihat bahwa sistem demokrasi pun tidak menjamin keamanan, dan kebutuhan dasar, maupun terhapusnya budaya tradisional yang mengungkung mereka. Mereka menyadari bahwa memasukkan retorika ‘persamaan jender’ dalam konstitusi mereka, tampilnya wakil wanita di parlemen, ternyata tidak berujung kepada perubahan nasib keseharian para wanita. Mereka mengakui bahwa hanya pelaksanaan Islam secara komprehensif sajalah –bukan sebagian-sebagian– yang akan menjamin hak-hak mereka sebagai wanita. Maka bisa dipahami kenapa jutaan muslimah diseluruh dunia sangat berharap akan kembalinya sistem Khilafah sebagai sistem alternatif terhadap status quo yang kini menghantui kehidupan mereka sekarang. Sistem khilafah inilah yang akan meninggikan harkat dan martabat wanita di masyarakat, menghapus budaya penindasan wanita, dan menjamin kesejahteraan dan keselamatan dari ketakutan dan kekerasan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(rusydan ; sumber : http://www.khilafah.com/index.php/the-khilafah/social-system/6345-western-governments-attack-islamic-marital-law-but-ignore-plight-of-women-under-liberal-democracy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2983460918050590642?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2983460918050590642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/penguasa-barat-menyerang-hukum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2983460918050590642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2983460918050590642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/penguasa-barat-menyerang-hukum.html' title='Penguasa Barat Menyerang Hukum Pernikahan Islam tetapi Menyembunyikan Penderitaan Wanita di bawah Naungan Demokrasi Liberal'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-9151125519529695289</id><published>2009-05-26T12:10:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:16:37.738-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>FENOMENAL 21 APRIL</title><content type='html'>Sejarah panjang telah menjadikan kita pada sebuah titik nol perjuangan yang kita mulai. Tepatnya tanggal 21 april ini kita memperingati hari kartini yang masih dalam fenomena klinik . Yang telah di salah artikan oleh kita semua. Kartini adalah kambing hitam dari sebuah sejarah. Fenomena sejarah yang telah di ubah oleh kaum barat untuk menjadikan kita menjadi bodoh !!! dan terbodohi sepanjang sejarah perjuangan kepahlawanan perempuan di bangsa ini. Mengapa kita selalu mengaungkan kartini sebagai sosok fenomenal memperjuangkan hak perempuan sama tanpa membedakan dalam meraih ilmu , dll. Kita tahu sosok cut nyak dien muslimah yang memperjuangkan syariat islam. Ia mempunyai visi dan misi keislaman yang jelas dan tegas bahwa perempuan harus tetap menjadi perempuan dan bukan pesaing laki-laki. Perubahan yang ia perjuangkan adalah perempuan harus mendapat pendidikan dan perlakukan sebaik-baiknya terutama dalam masalah akhlak, budi pekerti dan ibadah. Dan semua itu bisa dicapai hanya dengan ilmu pengetahuan saja.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang menilai fenomena dari kartini adalah fenomena jawa minded dalam negri Indonesia ini sangatlah kental. Orang mungkin percaya ada nuansa Jawa minded dan meminggirkan suku-suku lain dalam negeri tercinta ini. Tapi sesungguhnya, yang lebih kental terasa adalah nuansa meminggirkan dan mengecilkan peran Islam dalam membentuk sebuah peradaban. Ketika KH. Ahmad Dahlan mendirikan sekolah Muhammadiyah di tahun 1908, beberapa tahun lebih dulu daripada sekolah Taman Siswa, namun mengapa Ki Hajar Dewantoro yang jadi pahlawan pendidikan? Ketika Sarekat Islam sebagai organisasi nasional pertama yang berusaha bersatu dan bangkit melawan penjajah, namun mengapa Budi Utomo yang jelas-jelas anggotanya harus dari suku Jawa malah dianggap sebagai pelopor kebangkitan nasional? Sudah saatnya bangsa ini meluruskan kembali sejarah nasionalnya. Bukan zamannya lagi meminggirkan peran Islam bahkan membungkam aktivisnya dengan dalih apa pun. Cut Nyak dien telah menunjukkan kiprahnya tentang hak dan kewajiban berdasarkan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun mereka bukan perempuan Jawa, so what? Toh Kartini juga tidak pernah meminta dilahirkan sebagai perempuan Jawa yang terkungkung dan terbelakang. Yang ia inginkan hanyalah hak perempuan untuk dihormati secara layak dan mendapat pendidikan sebaik-baiknya. Jadi tidak perlu mendramatisir kehidupan Kartini apalagi menungganginya atas nama kebebasan perempuan yang kebablasan. Biarkan sejarah berbicara apa adanya dengan bukti-bukti otentik yang kuat, bukan diada-adakan untuk kepentingan pihak tertentu saja. Kasihan kartini. Alm yang sudah tiada. Andai ia sudah mengenal Islam saat itu sebagai sebuah sistem kehidupan dan bukan hanya kitab suci yang tak diketahui maknanya, maka sudah tentu surat-surat semacam curhat dan keluhan Kartini itu tak akan muncul. Kartini akan menjadi setangguh Cut Nyak Dien. Laki-laki di sekelilingnya sudah barang tentu akan memberikan pendidikan layak padanya karena hal itu adalah kewajiban bagi perempuan juga. Sistem yang ada (Islam) juga tak akan menistakan perempuan sehingga tak perlu lagi ada yang dituntut oleh Kartini. Bukan hanya kiprah cut nyak dien yang bisa di tauladani perempuan di Indonesia. Sosok Siti Khatidjah &amp; kiprah sang pembela islam fatimah ( putri rosul). Sosok siti Khatidjah sepanjang sejarah telah menjadi historistis dikalangan muslimah. Sosok istri yang menjadi tauladan muslimah sedunia. Begitu juga dengan sosok fatimah. Biarlah Kartini tenang di alam sana. Tidak perlu mendompleng namanya atau menunggangi perjuangannya demi perempuan Jawa yang saat itu derajatnya dianggap lebih rendah daripada laki-laki. Satu poin penting yang kita telah tahu bahwa ada penyelewengan sejarah tentang kiprah perempuan Indonesia. Dan yang lebih parah lagi, penyembunyian wajah Islam sebenarnya sebagai sebuah sistem hidup. Padahal, Islam mampu menuntaskan semua permasalahan termasuk masalah perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya kita bergerak menyadarkan masyarakat tentang hal ini. Ternyata hanya dengan Islam saja perempuan menjadi mulia tanpa harus menghiba dan menuntut pada laki-laki. Begitu juga laki-laki menjadi mulia dengan memuliakan perempuan sesuai dengan koridor Islam. Keduanya akan menjadi kekuatan yang bersinergi untuk membangun sebuah peradaban yang benar dan baik. Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. (Qs.An Nisaa’ : 175)(gemapembebasan.or.id)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-9151125519529695289?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/9151125519529695289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/fenomenal-21-april.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/9151125519529695289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/9151125519529695289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/fenomenal-21-april.html' title='FENOMENAL 21 APRIL'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-4738044163747992868</id><published>2009-05-26T12:09:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:10:30.582-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Koalisi Jalan Syetan</title><content type='html'>Pesta demokrasi 2009 baru saja berlalu, entitas puncak dari demokrasi ini ternyata belum mampu mewujudkan keterwakilan dan keberpihakan rakyat. Justru setelah pemilu 2009, semua partai politik seakan sibuk untuk mencari “koalisi” kekuasaan. Hal ini memprlihatkan bahwa suara rakyat semata-mata di kejar hanya untuk kemenangan partai dan menunjukkan seberapa besarnya partai, bukan untuk menyatukan keinginan kesejahteraan ummat. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai islam seakan-akan tidak laku terjual, bahkan mereka pasrah dan menyerahkan diri secara langsung kepada partai-partai nasionalis, dengan mengatakan bahwa mereka siap berkoalisi dengan siapa saja. Tentu hal ini, sangat menjadi sebuah pertanyaan baru, lakukah partai islam dalam Pemilu 2009? Maka dari hasil perolehan partai berazas islam dan berbau islam kita dapat menyimpulkan bahwa mereka tidak mampu menanamkan kepercayaan kepada publik. Sekedar mengingatkan akan ucapan Nurcholis Madjid, “Islam Yes, Partai Islam No”. Ada benar ucapan itu. Karena pada dasarnya partai-partai islam belum mampu membawa misi islam dan nilai-nilai islam dalam memberikan kesadaran politik di masyarakat. Masyarakat mulai sadar betul bahwa saat ini, Pemilu dalam kancah Demokrasi sekedar mengganti individu belaka di DPR namun tidak merubah secara fundamental sifat DPR dan sistem di negeri ini. Koalisi-koalisi antar partai yang mulai digagas ternyata hanya bertujuan membentuk kekuasaan dan melupakan proses ke depan ke arah pembentukan kesejahteraan ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, media massa telah tertuju pada 2 kubu yang akan saling bersaing yaitu kubu Demokrat yang direpresentasikan dengan SBY dan PDIP yang merepresentasikan dalam wujud Megawati. Lantas kemanakah partai Islam bermuara? Justru kalau kita perhatikan baik Demokrat dan PDIP sama-sama berazaskan pancasila, artinya kalau pun mereka masih mempertahankan idealis kepartaiannya mereka tidak berada dalam posisi mendukung diantara kduanya. Namun sayangnya, partai islam belum mampu menunjukan identitas diri mereka sebagai orang islam. Yang ada justru mereka lebih terpikat kepada pembagian kekuasaan, bukan sebaliknya menguasai Indonesia dengan islam yang akan membawa Indonesia yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Islam vs Partai Sekuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut partai sekuler jika arah perjuangan dan azas partai tidak berdasarkan islam, sementara partai yang lebih populer di masyarakat sebagai partai islam ternyata masih ragu dan berwacana diam-diam terhadap islam mereka menggembar-gemborkan perjuangan untuk islam, namun nyatanya mereka berkoalisi dengan partai sekuler yang jelas-jelas mengusung kehidupan tanpa aturan agama. Partai Islam pun sepertinya saat ini samar-samar, dan secara gamblang belum mapu membuktikan diri keisalman mereka dalam mewujudkan kehidupan yang didasarkan islam. Padahal dasar pembentukan partai islam itu harus sesuai dengan kutipan Al-Quran sbb:&lt;br /&gt;“ dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.” (Al-Imron:104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya partai islam harus menyeru dan menyuruh ummat untuk melakukan hal-hal yang maruf dan islam serta mencegah ummat untuk brbuat mungkar. Inilah partai isalm saebenarnya, yaitu berpijak kepada islam bukan kepada aturan syetan dan aturan buatan manusia. Kekuatan partai islam pun seharusnya berpijak kepada islam sebagai aturan kehidupan bukan sekedar azas dan wacana belaka. Inilah partai islam yang shohih itu, sehingga ia tidak menjual islam hanya untuk kepentingan semu kepemimpinan yang sebenarnya adalah pembodohan barat untuk merusak pondasi-pondasi keimanan islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koalisi Jalan Setan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai partai Islam! Koalisi memperebutkan kursi jabatan dan kekuasaan, merebutkan pembagian kepemimpinan, dan mencari posisi aman sebenarnya jalan mudhorot yang akan meninggalkan jejak menyakitkan dan suramkepada ummat untuk percaya kepada islam. Sudah layak kita sebagai barisan orang-orang beriman berada dalam keteguhan dan keistiqomahan dalam islam. Karena sangat jelas seruan-Nya keapda kita untuk menjalankan aturan islam bukan aturan syetan sebagaimana tertulis dalam firman-Nya sbb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?” (Al-Maidah:50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pantas bagi partai islam untuk mengambil langkah berani, yaitu keluar dari koalisi dan mengusung islam dari luar bukan dari Demokrasi, karena jeals Demokrasi telah menjual isalm secara rendah dan mereka tidak menginginkan islam sebagai aturan hidup karena pada dasarnya Demokrasi yang dielu-elukan olehbarat, pemimpin negeri kaum muslim adalah tindakan melawan Tuhan! (wallahu ‘alam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Rizqi Awal (Sekjen GP SUMEDANG, Direktur Light Institut)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-4738044163747992868?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/4738044163747992868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/koalisi-jalan-syetan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4738044163747992868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4738044163747992868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/koalisi-jalan-syetan.html' title='Koalisi Jalan Syetan'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-68039864609295139</id><published>2009-05-26T12:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:06:13.185-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Kondisi Masjid Al Aqsa Gawat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/Shw9ksdYC3I/AAAAAAAAADg/MjyGc-82wxc/s1600-h/alquds.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/Shw9ksdYC3I/AAAAAAAAADg/MjyGc-82wxc/s200/alquds.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340210958773521266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;AL QUDS –  Warga Palestina menyuarakan peringatan kepada dunia jika Israel terus melakukan penggalian di bawah Haram al-Sharif di Al Quds, Masjid Al Aqsa di sisi timur Jerusalem itu kini benar-benar dalam posisi bahaya nyata dan mendesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penggalian Israel dan aktivitas pengedukkan terus-menerus di tanah bawah Haram Al Sharif, telah menyebabkan kerusakan tak dapat diperbaiki terhadap stabilitas konstruksi pondasi Al Aqsa," ujar Sheikh Raed Salah, pemimpin pergerakan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah, yang telah memantau penggalian Israel dari dekat di Kota Tua Al Quds selama 25 tahun mengatakan Israel tidak memedulikan protes yang diajukan negara-negara Arab dan Muslim lain atas dampak serius pengedukan terhadap situs suci Islam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Israel, berkordinasi dengan grup pengembang kuat, mulai mengeduk jaringan terowongan pelebaran melalui Kota Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel menyebut terowongan tersebut sebagai "proyek turis" yang tidak mengancam konstruksi bangunan suci Islam tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, warga Palestina dan organisasi Israel, termasuk Komite Israel Menentang Penghancuran Pemukiman, meyakini jika tujuan utama adalah menciptakan akses dibawah tanah untuk menghancurkan Al-Aqsa dan tempat-tempat suci Islami lain di kawasan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu, seorang kuasa hukum Israel mewakili grup-anti-pemukiman, Ir Amin, mengungkapkan jika pengembang yang didanai pemerintah mencoba membentuk "fakta-fakta tak dapat diperbaiki" sebagai bagian dari skema pengambilalihan,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak memiliki keraguan jika yayasan Aqsa telah dilemahkan besar-besaran akibat penggalian terowongan dan yang lain," ujar Sheikh Salah hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda tidak perlu menjadi seorang arsitek hebat untuk memaham ini. Kami telah melihat lubang-lubang dan retakan di seluruh area tersebut," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu bagian halaman Masjid Al-Aqsa turun membentuk lubang sebagai akibat penggalian bawah tanah Israel. Penurunan tanah tersebut terjadi dekat air mancur Qaitbay, di bagian barat masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lubang sedalam satu meter tersebut dikhawatirkan akan akan terjadi lagi dan bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sekolah di lingkungan Silwan juga sebagian melesak ke tanah akibat penggalian Israel di area.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghancuran Al Aqsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh Salah mengatakan ia sepenuhnya yakin jika Israel menginginkan menghancurkan Masjid Al Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka ingin melakukan itu dengan cara yang seolah-olah terjadi akibat penyebab alam, seperti gempa," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan Israel memiliki rencana jahat dan beraksi ketika Muslim hanya melihat dan melakukan upaya tak lebih dari protes-protes verbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Reaksi di mulut tidak akan menghentikan rancangan Israel melawan tempat-tempat suci tersebut, terutama Masjid Al Aqsa," ujar Sheikh Salah menekankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita butuh tindakan proaktif oleh orang-orang dan pemerinah Muslim. Muslim harus mengirimkan pesan yang tidak akan salah diterima oleh Israel dan pendukungnya, jika tempat-tempat suci di Al Quds adalah garis merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Aqsa adalah Kiblat pertama Muslim, sebelum Ka'bah dibangun, dan dianggap tempat suci ketiga setelah Ka'bah di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi penting Masjid Al Aqsa terutama berkaitan dengan kejaidan Isra'a Mi'raj, malam perjalanan Nabi Muhammad, dari Mekkah menuju Al Quds, hingga naik ke langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pempimpin keagamaan di Israel, termasuk anggota Knesset tidak lagi merahasiakan rencana mereka terkait Al-Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temple Mount Faithful (Kuil Gunung Keimanan) sebuah grup ultra kanan mendedikasikan diri untuk penghancuran Masjid Al Aqsa dan Masjid Kubah Batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temple Mount Institute, nama perkumpulan Yahudi ultra kanan lain, juga telah menyiapkan detail membangun ulang Kuil Solomon di reruntuhan Al Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Melebih-lebihkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun-tahun terakhir, pemerintah Israel yang berkuasa telah mengijinkan kelompok Yahudi ultra-kanan untuk beribadah di halaman luar Haram al Sharif (masuk kompleks halaman Masjid Al Aqsa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petugas resmi Waqaf Muslim mengingatkan situasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pikir mereka ingin mengamankan posisi mereka, yang kemudian untuk mengkonsolidasi dan melebarkan keberadaan Yahudi," ujar Sheikh Muhammd Hussein, kepala Dewan Utama Muslim, yang juga memantau Haram al Sharif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah mengapa Muslim di seluruh dunia, dan juga pemerintahan dari negara Muslim harus melakukan aksi nyata terhadap agresi provokatif yang dilakukan di tempat-tempat suci Islam," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheikh yang juga mendedikasikan dirinya mengekspose rencana Israel di Al Quds mengatakan Muslim harus menyadari jika peringatan yang berulang-ulang disampaikan itu tidak melebih-lebihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kapankah Muslim akan benar-benar menyadar jika bahaya itu nyata? Ketika masjid benar-benar hancur dan berita penghancurannya muncul di Al-Jazeera?" kata Sheikh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hanya  kesadaran cepat dan sungguh-sungguh umat Muslim dan negara Arab yang mampu membantu, dan itu yang benar-benar kami coba lakukan," katanya. (Republika online, 25/05/2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-68039864609295139?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/68039864609295139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/kondisi-masjid-al-aqsa-gawat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/68039864609295139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/68039864609295139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/kondisi-masjid-al-aqsa-gawat.html' title='Kondisi Masjid Al Aqsa Gawat'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/Shw9ksdYC3I/AAAAAAAAADg/MjyGc-82wxc/s72-c/alquds.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6841171382603813982</id><published>2009-05-26T11:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-26T12:01:51.851-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Korban Perang di Somalia Mencapai 210 Meninggal dan 700 Lainnya Luka-luka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/Shw8Dk2rXyI/AAAAAAAAADQ/QGfhDOL-p_w/s1600-h/korban+somalia.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 180px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/Shw8Dk2rXyI/AAAAAAAAADQ/QGfhDOL-p_w/s200/korban+somalia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340209290284850978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menteri Urusan Kemanusiaan pemerintah Somalia, Ibrahim Mahmoud mengatakan jumlah korban perang antara pasukan yang setia kepada pemerintah transisi dan pasukan Islam yang menentangnya mencapai 210 orang meninggal, kebanyakan adalah warga sipil, dan 700 orang lain menderita luka-luka, di ibu kota Mogadishu.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saluran berita "alarabiyah” menyebutkan bahwa penduduk Mogadishu terus meninggalkan ibu kota untuk untuk menyelamatkan diri perang yang dilancarkan oleh gerakan "Pemuda Mujahidin” sejak tanggal 7 Mei bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penentang dari partai Islam yang dipimpin, Sheikh Hassan Dahir Awes dan gerakan kaum muda pada tanggal 7 Mei melakukan penyerangan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menumbangkan Presiden Somalia, Sharif Syaikh Ahmed, seorang Islam moderat, yang terpilih sebagai presiden Somalia pada bulan Januari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para milisi gerakan pemuga Mujahidin Somalia kemarin menyerang kantor pusat istana kepresidenan di Mogadishu dengan bom mortir, dan menyerang pasukan penjaga perdamaian dari Uni Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk Mogadishu melarikan diri selama berhentinya peperangan pada hari Sabtu (23/5) kemarin untuk bergabung dengan 49 ribu orang lainnya yang telah melarikan diri dari ibu kota sejak dua minggu sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uni Afrika memiliki 4.300 pasukan penjaga perdamaian dari Burundi dan Uganda di Mogadishu untuk membantu melindungi tempat-tempat utama. Mereka hanya diberi mandat untuk mempertahankan diri ketika diserang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah mengatakan terdapat sedikit sekali harapan untuk bernegosiasi dengan kelompok militan, terlebih lagi mereka tidak memiliki agenda politik, dan di antara mereka itu terdapat ratusan pasukan asing. (mb/moheet.com) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6841171382603813982?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6841171382603813982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/korban-perang-di-somalia-mencapai-210.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6841171382603813982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6841171382603813982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/korban-perang-di-somalia-mencapai-210.html' title='Korban Perang di Somalia Mencapai 210 Meninggal dan 700 Lainnya Luka-luka'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/Shw8Dk2rXyI/AAAAAAAAADQ/QGfhDOL-p_w/s72-c/korban+somalia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2341663217272021895</id><published>2009-05-16T13:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T13:33:47.944-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OPINI'/><title type='text'>Isu Flu Babi Hanya untuk Memasarkan Obat Mengabaikan Penderitaan Masyarakat</title><content type='html'>Sungguh saya sangat shock (kaget) ketika mendengar pada hari Kamis, tanggal 14 Mei 2009 M. pernyataan dari seorang ilmuwan Australia, Adrian Ghebs bahwa munculnya virus flu burung itu adalah disebabkan oleh kesalahan laboratorium. Dan saya pun meyakini kebenaran dari apa yang saya dengar, sebab sebelumnya saya telah mendengar dan melihat kenyataan tentang kerakusan perusahaan-perusahaan farmasi kapitalis di dunia Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha-usaha jahat seperti ini tidak mampu dilakukan oleh binatang buas sekalipun meski ia hidup di tengah hutan belantara tanpa aturan dan tanpa kemanusiaan. Sementara perusahaan-perusahaan farmasi dengan mudah tanpa merasa bersalah menyebarkan penyakit flu babi hanya untuk menjual obat-obatan agar dapat meraup keuntungan besar dalam krisis ekonomi global…. Allahu Akbar (Allah Maha Besar)…. Allahu Akbar (Allah Maha Besar)!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mengapa saya harus shock? Dan untuk apa saya harus merasa aneh dengan semua kenyataan ini? Bukankah perusahaan-perusahaan farmasi Amerika telah menyebarkan penyakit AIDS di Afrika Selatan dengan cara menyuntikkan penyakit ganas dan mematikan ini kepada masyarakat miskin? Sehingga jumlah orang yang menderita penyakit mematikan ini di Negara Afrika Selatan mencapai 70% dari kasus AIDS di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, saya meminta kepada mereka untuk menyangkal apa yang saya ketahui dengan menjawab …. untuk apa kalian membinasakan manusia, dan bahkan menjadikan manusia lain hanya sebagai kelinci percobaan di laboratorium penelitian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, saya yang akan menjawab tentang kenyataan yang kalian lakukan…. yaitu hanya untuk memasarkan obat-obatan kimia setan yang kalian produksi!!! Dan hanya untuk meraup keuntungan besar dengan mengorbankan darah manusia lain!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, mereka sengaja membuat situasi panik, kacau dan gelap, sehingga mereka merasa sangat butuh dengan Amerika, Inggris, Kapitalisme, Demokrasi, dan Kebebasan…. Wahai pamanku, lepaskan kami dan orang tua kami…. Kami tidak ingin hidup di tengah-tengah hutan belantara kalian; kami tidak mau hidup bersama kalian…. Kami tidak ingin berhukum dengan hukum rimba yang kalian buat ini…. Itukah sistem yang kalian serukan kepada kami, bahkan kalian harus membunuh kami agar kami mau hidup di bawahnya?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar! Bahkan seribu kali saya katakan benar! Bahwa hanya dengan Islam dan di bawah sistem Islam kenyamanan, ketenangan, dan ketentraman hidup akan dapat dirasakan. Dimana semua ini sekarang hanya sekedar impian yang mustahil diwujudkan dengan sistem Kapitalisme dan topeng pembungkusnya yang sejak awal memang telah mendorong penganutnya untuk mengorbankan manusia demi mewujudkan ambisi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dengan Islam, Allah SWT berfirman: “Dan tidaklah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (TQS. Al-Anbiya’ [21] : 107). Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Wadhah al-Faqir - Yordania&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Jumadzil Ula 1430 H./14 Mei 2009 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kantor Berita Hizbut Tahrir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2341663217272021895?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2341663217272021895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/isu-flu-babi-hanya-untuk-memasarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2341663217272021895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2341663217272021895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/05/isu-flu-babi-hanya-untuk-memasarkan.html' title='Isu Flu Babi Hanya untuk Memasarkan Obat Mengabaikan Penderitaan Masyarakat'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8643347543810653925</id><published>2009-04-18T15:03:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T15:18:42.709-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>PENULIS DAN PEMULUNG...??</title><content type='html'>Oleh: Anis yunus (Bloger www.Penulispembebasan.blogspot.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis dan Pemulung apa hubungannya? Mungkin itulah barangkali pertanyaan yang terbersit dalam benak kamu saat membaca judul tersebut. Semua orangpun tahu antara penulis dan pemulung itu adalah dua profesi yang berbeda, yakni yang satu kerjanya dalam bidang tulis-menulis dan yang satunya lagi memungut sampah atau barang-barang bekas yang bisa di jual. Tapi sobat apakah kamu tahu bahwa penulis dan pemulung itu banyak kesamaannya alias tidak jauh berbeda. Lho kok bisa… penulis disamain dengan pemulung? He…he.. [Photo] pasti kamu penasaran kan? Coba baca terus alihkan mata kamu kebawah (tapi jangan terlalu bawah), ah di bawah ga ada apa-apa. Stop! Stop!.. maksud aku itu tuh sub judulnya dibaca…ting …&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" width=18 height=18 border=0&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penulis=Pemulung Kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yup…itulah kenapa aku katakana bahwa penulis ibarat pemulung. Pemulung bukanlah penulis tapi penulis adalah pemulung, yah…Pemulung kata!. Untaian kata yang ditulis oleh seorang penulis adalah hasil pulungan (pungutan) dari apa yang ia baca, baik membaca buku, kehidupan, ataupun membaca alam. Menulis tanpa dibarengi pengalaman membaca bagaikan berfikir tanpa kepala (berfikir tanpa punya kepala, hantu dong )&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/23.gif" width=18 height=18 border=0&gt;  mustahil bisa menulis ataupun berfikir.&lt;br /&gt;Maka dari itu kita sebagai seorang muslim diperintahkan oleh Allah untuk membaca, bahkan wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Saw adalah “Iqra” bacalah!&lt;br /&gt;“Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhan mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, danTtuhanmulah yang paling pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan pelantara kalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya”. (Qs. Al-`alaq : 1-5)&lt;br /&gt;Untaian ayat yang terangkum dalam ayat-ayat tersebut merupakan wahyu pertama yang menjadi modal atau kunci totik tolak pembangunan peradaban umat manusia yang sejati. Dan kata kunci (key word) itu ada pada kata perintah iqra` atau membaca.&lt;br /&gt;Dr. Quraish Shihab dalam bukunya Wawasan Al-Quran sebagaimana dikutip oleh Badiatul Muchlisin Asti (2004:55) menjelaskan bahwa : “Mengapa iqra’ merupakan perintah pertama yang ditujukan kepada nabi, padahal beliau adalah seorang yang ummi (yang tak pandai membaca dan menulis)? Mengapa demikian? Iqra’ terambil dari akar kata yang berarti ‘menghimpun’ sehingga tidak selalu harus diartikan ‘membaca’ teks tertulis dengan aksara tertentu. Dari ‘menghimpun’ lahir aneka ragam makna, seperti menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu, dan membaca, baik teks tertulis maupun tidak tertulis”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemulung Kata Harus Tahu Etika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang betul pemulung kata yang baik harus tahu etika ketika hendak mengambil untaian kata, tulisan atau kalimat yang akan ia kutip. Misalnya, ketika kamu mengutip sebuah kalimat atau tulisan maka kamu harus mencantumkan dari siapa atau dari mana kalimat atau fakta tersebut kamu dapatkan. Kalau tidak demikian kamu tidak layak disebut pemulungkata/penulis, tapi lebih pantasnya sebagai pencuri kata atau lebih extrimnya lagi pembajak tulisan orang. Kalau menurut Salim A. Fillah mah lebih baik baik bajak tuh sawah petani dari pada bajak buku orang lain.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif" width=20 height=18 border=0&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt; Luqman Haqani dalam bukunya yang berjudul Mengatasi 25 Hambatan Menulis menyebutkan beberapa cara yang dapat dipilih dalam pengambilan kutipan, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bilakutipan diambil dari al-Qur’an, cukup ditulis nama dan artinya. Contoh :“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anakmu, dan istri-istri orang mu’min hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenal dan tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S Al-Ahzab : 59)&lt;br /&gt;   2. Bila kutipan diambil dari kitab hadis, cukup ditulis nama periwayatnya, bila mungkin disertakan nama kitab hadis, jilid dan halaman atau nomor hadisnya. Contoh:&lt;br /&gt;      “Apabila seorang dari kamu tertarik melihat seorang perempuan (di luar) dan terkesan dalam hatinya, maka hendaklah (pulang) menggauli istri sendiri karena hal itu akan meredam gejolak dan gangguan dalam dirinya” (H.R Muslim)&lt;br /&gt;      Dari Sauban. Rasulullah saw. bersabda : “Akan dating suatu masa, umat lain akan memperebutkan kamu, ibarat orang-orang yang lapar memperebutkan makanan dalam hidangan. Sahabat menanyakan : “Apakah lantaran pada waktu itu jumlah kami hanya sedikit, ya Rasulullah?” jumlah kamu pada waktu itu banyak, tapi kualitas pada waktu itu ibarat buih yang terapung-apung di atas lautan. Dan dalam jiwamu tertanam ‘wahan’. Sahabat bertanya, ya Rasulullah apa yang dimaksud ‘wahan’ itu?” beliau menjawab yaitu cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud no.3745)&lt;br /&gt;   3. Bila kutipan diambil dari buku, dapat dilakukan beberapa cara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Cukup ditulis nama penulis, tahun terbit dan halaman buku misalnya: “perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual”. (Dr. Sarlito Wirawan Sarwono,1994:137);atau Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (1994:137) berpendapat bahwa, perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual.&lt;br /&gt;    * Cukup ditulis nama penulis, penerbit dan tahun penerbitan. Misalnya: Perilaku seks menurut Dr. Sarlito Wirawan Sarwono ( Raja Grafindo Persada : 1994) adalah “Perilaku seks adalah tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual.” Atau perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual. ( Dr. Sarlito Wirawan Sarwono, Raja Grafindo Persada : 1994).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Cukup ditulis nama penulis dan buku karangannya. Misalnya : Dr. Sarlito Wirawan Sarwono dalam bukunya Psikologi Remaja berpendapat : “perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual” atau Dr. Sarlito Wirawan Sarwono dalam bukunya Psikologi remaja berpendapat bahwa perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik tersebut diantara teknik yang paling sering digunakan hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bila penulis lebih dari tiga orang, cukup menulis nama penulis yang pertama diikuti dengan tulisan “et al” ( et al= dan kawan kawan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bila sumber itu kumpulan tulisan tulis nama orang atau badan yang mengedit, diikuti dengan “ed” ( ed= editor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bila sumber itu terjamahan ditulis pula nama penulis aslinya, tetapi di belakangnya ditulis nama penerjemahnya. Judul buku yang ditulis boleh judul asli atau terjemahan.&lt;br /&gt;    * Bila sumber itu tidak diketahui nama pengarangnya, ditulis nama sumbernya. ( Penanggung jawab) kemudian ditulis data lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Bila sumber itu surat kabar atau majalah, maka ditulis judul artikel, nama surat kabar/ majalah, tanggal/bulan/tahun penerbitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Agar Pemulung Tidak Bingung&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/2.gif" width=18 height=18 border=0&gt; &lt;br /&gt;Aduh…। Bingung-bingung seribu keliling. Dulu pemerintah menaikan harga BBM dengan alasan karena harga minyak dunia melambung, sekarang harga minyak dunia sudah turun kok harga minyak di Indonesia gak turun-turun? Lho॥ lho.. jadi ngomongin harga minyak, kembali ke Laptop.&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width=18 height=18 border=0&gt; &lt;br /&gt;Bagi kamu para calon pemulung kata aku akan bagi-bagi tips bagaimana cara memulung kata yang efektif dan efisien :&lt;br /&gt;Pertama, ketika kamu membaca sebuah buku jangan hanya sekedar membaca di bolak-balik lalu rebes ( baca : Beres ) tapi sambil dibaca, cobalah kamu tulis kata, kalimat, kata mutiara, fakta, atau kisah yang menurut kamu penting untuk dikutip. Bisa juga kamu tulis hadis atau ayat Al-Qur’an yang kamu tidak hafal sebelumnya. Nah, tips yang pertama ini sangat cocok bagi kamu yang suka pinjem buku dari teman atau dari perpustakaan ( seperti aku gitu Lho). Tapi untuk kalian yang punya buku sendiri cukup menggaris bawahi kalimat atau fakta yang menurut kalian penting.&lt;br /&gt;Kedua, bagaikan pemulung sebelum ia menjual barang bekas/sampah yang ia pungut tentunya di pisahkan dulu antara sampah plastic, besi, tembaga dll. Begitupun dengan pemulung kata coba pisahkan tulisan/ kalimat, fakta, atau kisah yang kamu anggap penting menurut sumbernya. Apakah dari buku, majalah, tabloid, surat kabar, bulletin, atau pun darii internet. Artinya jangan dicampur adukan antara reverensi dari buku dengan reverensi dari surat kabar. Ini berfungsi supaya kamu tidak kebingungan saat kamu mencari reverensi untuk bahan tulisan kelak.&lt;br /&gt;Ketiga, pisahkan pula kata-kata mutiara, hadits nabi, dan aya al-Qur’an dalam reverensi buku yang berbeda. Misalnya untuk hadits nabi tulis di cover bukunya ‘Kumpulan Hadits-Hadits Nabi’ dan untuk kata mutiara tulis di cover bukunya ‘Kumpulan kata Mutiara’.dst. Mutiara itu bukannya perhiasan dari kerang? Kerang kan enak dimakan sama nasi anget-anget. Udah dulu yach jadi laper nich, dari tadi belum makan. Pokoknya selamat menjadi PEMULUNG eh salah maksud aku PENULIS ULUNG..@!!&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/24.gif" width=30 height=18 border=0&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8643347543810653925?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8643347543810653925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/penulis-dan-pemulung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8643347543810653925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8643347543810653925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/penulis-dan-pemulung.html' title='PENULIS DAN PEMULUNG...??&lt;img src=&quot;http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif&quot; width=&quot;20&quot; height=&quot;18&quot; border=&quot;0&quot;&gt;'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-786561866611468958</id><published>2009-04-18T15:01:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T15:03:18.014-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>Teknik Membuat Resensi Buku</title><content type='html'>~dan...kebahagiaan akan berlipat ganda jika dibagi dengan orang lain~&lt;br /&gt;(Paulo Coelho dalam novel “Di Tepi Sungai Piedra”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung orang yang suka membaca buku. Mereka yang gemar membaca buku akan terbuka wawasannya, tidak kuper dan cupet pandangan. Mereka juga akan mengerti informasi selain yang dipikirkannya selama ini, referensi dan pengetahuannya akan bertambah luas. Dan inilah sebenarnya investasi berharga sebagai modal untuk mengarungi kehidupannya. Orang yang menyukai aktivitas membaca, hasilnya, mereka tidak akan berpikir sempit ketika menghadapi problem-problem penting yang terjadi di dunia. Serta punya potensi dan kecenderungan yang bijak dalam mensikapi kejadian-kejadian keseharian di sekitarnya. Tapi, bagi orang yang ingin berbuat lebih dan mau berbagi ilmu kepada orang lain, membaca saja tak cukup. Mereka perlu memiliki keterampilan lagi yaitu ketrampilan meresensi buku. Sebelum melangkah kepada teknik ringkas meresensi buku, ada beberapa hal penting mengapa resensi perlu dibuat. Tujuannya, diantaranya sebagai berikut,&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Membantu pembaca (publik) yang belum berkesempatan membaca buku yang dimaksud atau membantu mereka yang memang tidak punya waktu membaca buku. Dengan adanya resensi, pembaca setidaknya bisa mengetahui gambaran dan penilaian umum terhadap buku tertentu. Setidaknya, bisa dijadikan bahan obrolan yang bermanfaat dari pada menggosip yang tidak jelas juntrungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi. Dengan begitu, pembaca bisa belajar bagaimana semestinya membuat buku yang baik itu. Memang, peresensi bisa saja sangat subjektif dalam menilai buku. Tapi, bagaimanapun juga tetap akan punya manfaat (terutama kalau dipublikasikan di media cetak, karena telah melewati seleksi redaktur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui latarbelakang dan alasan buku tersebut diterbitkan. Sisi Undercovernya. Kalaupun tidak bisa mendapkan informasi yang demikian, peresensi juga tetap bisa mengandalkan misalnya mengacu pada halaman pengantar atau prolog yang biasanya terdapat dalam sebuah buku. Kalau tidak, informasi dari pemberitaan media tak jadi soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui perbandingan buku yang telah dihasilkan penulis yang sama atau buku-buku karya penulis lain yang sejenis. Peresensi yang punya “jam terbang” tinggi, biasanya tidak melulu melulu mengulas isi buku apa adanya. Biasanya, mereka juga menghadirkan karya-karya sebelumnya yang telah ditulis oleh pengarang buku tersebut, kalau tidak, biasanya juga menghadirkan buku-buku karya penulis lain yang sejenis. Hal ini tentu akan lebih memperkaya wawasan pembaca nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis buku yang diresensi, bisa sebagai masukan berharga bagi proses kreatif kepenulisan selanjutnya karena tak jarang peresensi memberikan kritik yang tajam baik itu dari segi cara dan gaya kepenulisan maupun isi dan substansi bukunya. Sedangkan, bagi penerbit bisa dijadikan wahana koreksi karena biasanya peresensi juga menyoroti soal font (jenis huruf) mutu cetakan dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk bisa meresensi buku, sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan sebagian orang. Ada beberapa langkah umum yang bisa dilakukan siapa saja yang akan membuat resensi buku. Diantaranya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih jenis buku : Tentu setiap orang mempunyai hobi dan minat tertentu pada sebuah buku. Pada proses pemilihan ini akan lebih baik kalau kita fokus untuk meresensi buku-buku tertentu yang menjadi minat atau sesuai dengan latarbelakang pendidikan kita. (hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa seseorang tidak mungkin menguasai berbagai macam bidang sekaligus). Ini terkait dengan ” otoritas ilmiah”. Hal ini tidak berarti membatasi tau melarang-larang orang untuk meresensi buku. Tapi, hanya soal siapa berbicara apa. Seorang guru tentu lebih paham bagaimana cara mengajar siswa dibandingkan seorang tukang sayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan buku baru. Ini jika karya resensi akan dipublikasikan di media cetak. Buku-buku yang sudah lama tentu kecil kemungkinan akan termuat karena dinilai sudah basi dengan asumsi sudah banyak yang membacanya sehingga tidak mengundang rasa penasaran. Untuk buku-buku lama (yang diniatkan sekedar untuk berbagi ilmu) tetap bisa diresensi dan dipublikasikan misalnya lewat blog (jurnal personal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat anatomi buku. Yaitu informasi awal mengenai buku yang akan diresensi. Contoh formatnya sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Karya Resensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku :&lt;br /&gt;Penulis :&lt;br /&gt;Penerbit :&lt;br /&gt;Harga :&lt;br /&gt;Tebal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Pengerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca dengan detail dan mencatat hal-hal penting. Ini yang membedakan antara pembaca biasa dan peresensi buku. Bagi pembaca biasa, membaca bisa sambil lalu dan boleh menghentikan kapan saja. Bagi seorang peresensi, mesti membaca buku sampai tuntas agar bisa mendapatkan informasi buku secara menyeluruh. Begitu juga mencatat kutipan dan pemikiran yang dirasa penting yang terdapat dalam buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca, mulai menuliskan karya resensi buku yang dimaksud. Dalam karya resensi tersebut, setidaknya mengandung beberapa hal;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi awal buku (seperti format diatas).&lt;br /&gt;Tentukan judul yang menarik dan “provokatif”&lt;br /&gt;Membuat ulasan singkat buku. Diskripsi garis besar isi buku.&lt;br /&gt;Memberikan penilaian buku. (substansi isinya maupun cover dan cetakan fisiknya) atau membandingkan dengan buku lain. Inilah sesungguhnya fungsi utama seorang peresensi yaitu sebagai kritikus sehingga bisa membantu publik menilai sebuah buku.&lt;br /&gt;Menonjolkan sisi yang beda atas buku yang diresensi dengan buku lainnya.&lt;br /&gt;Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca.&lt;br /&gt;Mengkoreksi karya resensi. Mengkoreksi kelengkapan karya, EYD dan sistematika jalan pikiran resensi yang telah dihasilkan. Yang terpenting tentu bukan isi buku itu apa, tapi apa sikap penilaian peresensi terhadap buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Publikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya disesuaikan dengan ruang media yang akan kita kirimi resensi. Setiap media berbeda-beda panjang dan pendeknya. Mengikuti syarat jumlah halaman dari media yang bersangkutan adalah sebuah langkah yang aman bagi peresensi.&lt;br /&gt;Menyertakan cover halaman depan buku.&lt;br /&gt;Mengirimkan karya sesuai dengan jenis buku-buku yang resensinya telah diterbitkan sebelumnya. Peresensi perlu menengok dan memahami buku jenis apa yang sering dimuat pada sebuah media tertentu. Hal ini untuk menghindari penolakan karya kita oleh redaktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ulasan sekilas mengenai teknik sederhana meresensi buku. Pada intinya, persoalan meresensi buku adalah soal berbagi (ilmu). Setelah membaca buku, biasanya kita bahagia karena memperoleh wawasan baru. Dengan begitu urusan meresensi buku juga bisa berarti kita berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Sungguh mulia bukan !. Sumber :www.menulisyuk.com&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-786561866611468958?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/786561866611468958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/teknik-membuat-resensi-buku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/786561866611468958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/786561866611468958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/teknik-membuat-resensi-buku.html' title='Teknik Membuat Resensi Buku'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6739660530030330824</id><published>2009-04-18T14:55:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T15:01:14.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>MENULIS ITU MUDAH?</title><content type='html'>Oleh: Deni Kodrat (Penulis lepas, tinggal di Bandung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda kesulitan dalam membuat tulisan? Sangat mungkin jawabnya bukan hanya “pernah” tapi “sering”. Padahal keinginan untuk menulis sangat besar, ide dan gagasanpun banyak menumpuk dalam benak. Namun, mengapa ada saja kendala ketika akan di tuangkan dalam untaian kata, kalimat bahkan faragraf. Lalu bagaimana menyiasati agar kita mudah menulis?&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Belajar Menulis=Menulis Itu Sendiri!&lt;br /&gt;“bisakah anda berenang?, atau naik sepeda?, pun bisakah anda membaca Al Quran atau kitab berbahasa Arab atau berbahasa inggris?” jika jawabannya ya, saya akan melemparkan kembali pertanyaan, “bagaimana prosesnya?”, tentu saja prosesnya adalah belajar. Belajar menulispun demikian, kita sebaiknya mengetahui teori memproduksi sebuah tulisan, setelah itu perbanyak praktik atau aplikasinya. Secara ringkas akan saya jelaskan sisi teori membuat tulisan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Tentukan topik dan tujuan Anda menulis. Apakah untuk sekedar informasi atau untuk mempengaruhi publik.&lt;br /&gt;    * Persempit dan perjelas topik tersebut.&lt;br /&gt;    * Buat “thesis statement” (pokok pikiran umum yang menjiwai seluruh tulisan).&lt;br /&gt;    * Buat outline (kerangka karangan) dan perbanyak pengumpulan data.&lt;br /&gt;    * Tuangkan outline pada tiga kerangka besar, yaitu pembukaan, isi dan penutup. Lalu buatlah paragraph per paragraph.&lt;br /&gt;    * Editlah tulisan anda setelah selesai seluruh tulisan baik dari segi gaya bahasa, diksi, struktur maupun kesesuaianya dengan EYD. Jangan lupa isinya juga anda edit. Untuk objektifitas sebaiknya editing dilakukan dengan teman Anda.&lt;br /&gt;    * Baca ulang dari awal hinga akhir tulisan Anda sebagai koreksi akhir (proofreding). Perhatiakan koherensi dan kesinergisan tulisan Anda.&lt;br /&gt;    * Apabila sudah cukup, baru Anda kirim via media yang paling efektif, eifsien dan memungkinkan. (kirim langsung, titip ke orang, lewat pos, atau email). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Akhir: Anda kenal AA. Navis? Perjalanan beliau untuk menjadi pujangga besar patut kita renungkan. Konon, beliau telah menulis 99 artikel ke media dan semuanya di tolak. Baru artikel yang ke-100 di terima dan menjadi artikel yang monumental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6739660530030330824?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6739660530030330824/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/menulis-itu-mudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6739660530030330824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6739660530030330824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/menulis-itu-mudah.html' title='MENULIS ITU MUDAH?'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-7972208914156604766</id><published>2009-04-18T14:51:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T14:54:19.626-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>TIPS NONTEKNIS-PRAKTIS DALAM MENULIS</title><content type='html'>Sebuah tulisan yang memenuhi syarat secara teknis, tidak otomatis akan di muat di media umum. Ada sejumlah aspek non teknis yang harus diketahui, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak&lt;br /&gt;Seorang penulis hendaknya memiliki dan menjaga hubungan baik dengan redaktur opini sebuah media. Upayakan pernah bertemu untuk saling menggali gagasan. Penulispun harus dapat “membaca” dan memahami karakter redaktur tersebut. Hubungan bisa di mulai dengan kunjungan ke kantor redaksi atau via telepon (bila lokasinya jauh). Juga bisa di mulai dengan mengikuti acara yang melibatkan redaktur tersebut, misalnya traning jurnalistik. Saat traning itulah kita manfaatkan untuk mulai kontak dengan redaktur tersebut.Hubungan harus senantiasa dijaga, misalnya dengan sering menelepon, meng-sms, atau mengirim e-mail. Jika sudah terjalin diharapkan redaktur sendiri yang meminta tulisan kepada kita. Selain itu, dengan adanya kedekatan, kita dapat mengetahui alasan tidak dimuatnya sebuah tulisan, apakah karena tidak aktual, tidak sesuai visi media tersebut, atau terlalu panjang dan mengetahui apa yang sebaiknya kita lakukan. Bisa saja kita ubah tema, meringkasnya atau mengirimkan ke media lain yang sesuai visi dan misi tulisan kita.Jangan sungkan apalagi lupa untuk mengucapkan terima kasih atas dimuatnya tulisan kita. Bisa via berbagai alat komunikasi yang mudah ita gunakan.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui Kebijakan Redaksi&lt;br /&gt;Penulis harus “tahu diri” tentang visi dan misi media yang kita kirim tulisan. Di Indonesia harian KOMPAS misalnya, sering memuat opini Islam yang dikotomis, yaitu: opini Islam Liberal dengan opini Islam Fundamentalis. Liberal diwakili tipe tulisannya Denny JA, Ulil Abshar Abdala (JIL), Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah) atau Nurcholis Madjid (Paramadina), serta Abdurahman Wahid (NU), sedangkan Fundamentalis (baca: yang berpegang teguh pada Islam Quran dan sunnah.red-blog), misalnya: Ahmad Sumargono (KISDI), Fauzan Al Anshari (MMI), dll. Adapun untuk media lokal seperti Pikiran Rakyat (PR) lebih cenderung mengakomodasi pemikiran penulis dari berbagai kalangan. Pemikir-pemikir dari cendikiawan, agamawan, pejabat, pelajar, mahasiswa atau tulisan yang “biasa-biasa”, “keras”, nasionalis, islami, moderat, haraki, liberal dan sebagainya semuanya diakomodasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui Selera dan Gaya Media&lt;br /&gt;Popular, sensasional, atau serius (ilmiah) merupakan beberapa tipe media dalam menyajikan berita atau tulisan. Jumlah character tulisan (rubrik opini idealnya 8000 character), pemuatan fhoto penulis dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya Tidak Mengirim Via Pos.&lt;br /&gt;Pada masa sekarang, redaktur lebih menyukai tulisan yang dikirim melalui e-mail yang sudah disediakan redaksi. Dikirim dalam bentuk Attachment file. Yang terbaik adalah penulis datang secara langsung kepada redaksi dengan menyerahkan disket dan prin out-nya. Pengiriman via pos dapat dilakukan bilamana tulisan tersebut tidak dikejar deadline atau aktualitasnya tidak terlalu penting. Majalah bulanan tentunya tidak akan keberatan menerima tulisan melalui pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunjukan spesialisasi (core competence)&lt;br /&gt;Penulis perlu menspesialisasikan diri untuk menulis bidang yang paling di kuasai. Penulis yang terlalu banyak menulis dalam berbagi bidang akan menimbulkan kesan negatif dan paling apes bilamana sampai masuk “daftar hitam” media yang bersangkutan. Afiliasi Media cenderung memuat ide-ide yang bukan sekedar ide perorangan, kecuali bila penulisnya adalah orang terkenal. Tetapi, ide-ide yang berkembang pada sekelompok masyarakat atau komunitas tertentu. Kapasitas penulis dalam sebuah organisasi atau kelompok profesi akan memberikan nilai tambah bagi redaksi untuk memuat tulisannya. Mengetahui “kuota” Tulisan yang berafiliasi pada suatu kelompok tidak akan mungkin dimuat secara terus-menerus pada suatu harian umum, kecuali bila harian tersebut merupakan “corong” kelompok. Oleh karena itu, agar tulisan-tulisan satu ide dari suatu kelompok lebih sering sampai kemasyarakat, penulis dan afiliasinya harus di seling-seling. Mengirim Beberapa Tulisan Kebanyak Media Jangan sampai seorang penulis mengirim tulisan yang sama pada beberapa media dalam waktu yang sama pula. Akan tetapi, kirim tulisan dengan tema yang berbeda ke berbagai media. Bisa juga dengan mengubah perspektif atau gaya penyajian (induktif jadi dedukatif atau sebaliknya) dengan satu kesimpulan sama sesui opini yang ingin dibangun oleh tulisan tersebut. (Sumber diambil dari buku “Meretas Jalan Menuju Politisi Transformatif” M.R. Kurnia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-7972208914156604766?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/7972208914156604766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/tips-nonteknis-praktis-dalam-menulis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7972208914156604766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7972208914156604766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/tips-nonteknis-praktis-dalam-menulis.html' title='TIPS NONTEKNIS-PRAKTIS DALAM MENULIS'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-7676516406893569301</id><published>2009-04-18T14:14:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T14:18:20.133-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Tabiat (Calon) Wakil Rakyat: Kalah Stres, Menang Korupsi</title><content type='html'>“Mereka stres bahkan sampai bunuh diri itu karena punya pengharapan yang terlalu tinggi’” ujar budayawan Ridwan Saidi, Rabu (15/4) di Jakarta kepada Media Umat menanggapi banyaknya caleg yang stres karena gagal menjadi anggota legislatif. Lebih lanjut Ridwan menyebutkan karena mereka itu sudah banyak habis modal dan harus bayar utang. “Nah, kalau mereka menang mereka memang tidak akan bunuh diri atau ’stres’ tapi malah bisa gila! Karena mereka tiba-tiba membayangkan dapat mobil, rumah, uang, dan ketawa-ketawa sendiri. Maklum, jadi orang kaya mendadak,” simpulnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Ridwan, di tempat terpisah, Jubir HTI Ismail Yusanto meyatakan fenomena itu terjadi tidak bisa dilepaskan dari motivasi awal ketika mereka dulu mencalonkan diri menjadi anggota legislatif. “Adigium menjadi anggota legislatif sebagai pengabdian kini sudah tidak ada lagi,” ujarnya kepada Media Umat, Rabu (15/4) di Jakarta. Ismail pun menyebutkan karena pada faktanya mereka melihat bahwa menjadi anggota legislatif itu menjadi pintu yang paling cepat dan maksimal untuk memupuk kekayaan. Gaji seorang anggota legislatif itu setara dengan gaji jabatan direksi di sebuah bank pemerintah. “Ya bayangkan saja untuk menjadi direktur bank pemerintah itu butuh waktu puluhan tahun bandingkan dengan mencalonkan diri menjadi caleg,” ujarnya. Maka bisa dilihat hampir semua calon anggota legislatif itu menggunakan segala macam cara untuk bisa meraih cita-citanya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena melihat fakta menjadi kaya mendadak itulah maka mereka beramai-ramai berusaha agar bisa menjadi anggota legislatif. Padahal kursi yang tersedia relatif tetap sedangkan yang berminat semakin banyak. Maka energi dan uang yang dikeluarkan untuk meraih kursi itu semakin besar. Resiko stres pun semakin besar pula. “Ketidaksiapan mental menghadapi kekalahan itulah sebenarnya faktor utama mengapa mereka stres,” simpul Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Ismail menyebutkan, bagi mereka yang mendapatkan kursi tentu saja akan hitung-hitungan modal dan untung layaknya pengusaha. Ia berusaha untuk menutupi modal yang telah dikeluarkan dan akan mengumpulkan modal lagi untuk pencalonan berikutnya. Karena berfikirnya modal dan untung tentu saja yang diutamakan oleh mereka adalah bagaimana mengkapitalisasikan seluruh kegiatan mereka di dalam parlemen. Baik dengan cara menjual akses politik yang mereka punyai maupun menjual UU dan peraturan-peratuaran yang mereka buat, pasal demi pasal. Dalam kondisi demikian maka apa yang disebut dengan bekerja untuk kepentingan rakyat tentu akan jauh dari fikiran mereka. “Inilah yang disebut siklus uang untuk kekuasaan, kekuasaan untuk uang,” tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ismail pun menyebutkan, sedangkan parpol sendiri hampir tidak berdaya untuk tetap mempertahankan idealismenya dan melakukan kaderisasi dari bawah karena keterbatasan modal dan popularitas. Kepopularan artis pun digunakan sebagai jalan pintas untuk mendulang suara. Sehingga tanpa dikader dari bawah artis langsung menjadi caleg. Parpol menerima ‘siapa saja’ untuk menjadi caleg dari partainya asalkan mandiri dalam mencari modal, tidak dilihat lagi caleg tersebut membawa misinya sendiri. Ketika caleg bekerja sendiri maka ia akan membangun akses sendiri ke pemodal atau sumber dana lain untuk kepentingan dia dan suatu saat akan dikembalikan dalam bentuk lain yang tentu saja menguntungkan pribadi tanpa dipertimbangkan lagi akan merugikan partainya atau tidak, apalagi nasib rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wal hasil, yang gagal jadi stres yang yang mendapatkan kursi jadi koruptor. Rakyat diperhatikan hanya menjelang perebutan kursi saja. Setelah duduk, rakyatpun dilupakan.”Ini merupakan cerminan bahwa sistem demokrasi itu telah gagal,” tandas Ridwan. (mediaumat.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-7676516406893569301?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/7676516406893569301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/tabiat-calon-wakil-rakyat-kalah-stres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7676516406893569301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7676516406893569301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/tabiat-calon-wakil-rakyat-kalah-stres.html' title='Tabiat (Calon) Wakil Rakyat: Kalah Stres, Menang Korupsi'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8046864948987863959</id><published>2009-04-18T14:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T14:13:54.948-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buletin Remaja'/><title type='text'>Mencari Sahabat Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SepCfWP7aFI/AAAAAAAAACo/gTyZG96AVXc/s1600-h/0sepatu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 120px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SepCfWP7aFI/AAAAAAAAACo/gTyZG96AVXc/s200/0sepatu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326142615634798674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ga ada manusia yang bisa hidup sendiri. Sehebat apapun dirinya. Setinggi apapun gelar pendidikannya. Tiap orang pasti butuh yang namanya sahabat. Mungkin kita sendiri ga sadar, kapanpun dan dimanapun kita berada, kita musti ingin berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita. Kita ga akan mau dicuekin gitu aja. Dikacangin, apalagi ditinggalin. Soalnya kentut sembarangan sih, bauk tauk..!!. Kaciyan tuh. Mau kita sih, pengen interaksi ama siapa aja, baik ama tukang koran, tukang sayur, atawa tukang ledeng, tapi yang pasti jangan mau ngomong ama tukang tipu. Hehe. Ini normal kok. Karena itu udah jadi fitrah manusia. Ga akan bisa kita hindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah, model saling ungkap kata dan interaksi inilah yang bisa merajut benang pertemanan, persahabatan, atau bahkan rasa cinta. Ya, kata-kata memang sakti banget. Lebih manjur dari batu celupnya Ponari atau tongkat sihirnya Harry Potter. Wacaow. Awalnya simpel. Tinggal saling cerita, saling umpan kalimat, dan akhirnya nyambung deh. Nah, mayoritas persahabatan diawali dengan untaian kata-kata yang saling konek satu sama lain. Bukanlah pertemanan sejati kalo dimulai dengan harta atau kedudukan. Semisal kong kalikong dari orang yang mau jadi caleg, koalisi parpol atau ndusel ama orang yang dapat warisan seluas lumpur lapindo. Buseet…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, banyak diantara kita yang dapat teman dari tempat yang sering ditongkrongin. Kalo kita biasa kumpul ama anak-anak gank, rekan kita juga bakal didapat dari sana. Demikian juga kalo kita sering bergaul ama anak-anak rohis, atau SKI. Pasti fotokopian kita, juga akan diperoleh dari sana. Jadi ga salah ketika Rasulullah bilang, kalo sifat seseorang ga akan jauh beda dengan sifat temannya. Ibarat pinang dibelah dua. Udah klop satu sama lain. Seperti cermin, satu orang adalah bayangan bagi yang lain. Bagaikan dua sisi mata uang, yang ga bisa dipisahkan. Nah, begitulah gambaran seorang sahabat. Baik atau tidaknya perilaku kita, langsung atau enggak, bisa nular dari sahabat. So, hati-hati lho kalo mau nyari sahabat. Jangan asal comot, bisa nggigit nanti. Emangnya kucing dalam karung!! Lho, jangan salah, ga sedikit rekan kita yang kejebak di lembah hitam gara-gara rekannya. Dan banyak juga sobat yang bisa sadar dan kembali ke jalan Allah karena sahabatnya. Jadi, boleh dibilang, kalo sahabat itu punya peran yang amat besar dalam hidup kita. Sehingga pencarian seorang sahabat sejati, ga salah bila kudu kita ungkap dan telusuri. Supaya kita ga salah langkah nanti. Oke deh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips Bersahabat Ria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya sahabat adalah kebahagiaan yang tiada tara. Apalagi buat remaja, sahabat punya makna yang ga ternilai. Karena dengan sahabat, berarti kita sudah menemukan kepercayaan dan pengertian. Soalnya, kepercayaan dan pengertian, ga akan mampu kita bagi selain dengan sahabat sejati. Banyak banget lho kisah persahabatan yang terungkap di layar lebar, yang nunjukin kalo arti sahabat itu sangat bermakna. Sahabat bisa berjumlah banyak seperti Laskar Pelangi. Namun ada juga yang bisa dihitung hanya dengan telunjuk alias satu doang, seperti Abdel dan Temon. Malahan, masyarakat barat menganggap hewanlah sahabat sejati manusia. Seperti anjing dan kucing. Soalnya ga rewel dan ga ngomelan kali ya…(ye, emangnya anjing bisa ngomel apa??).Tapi ada juga yang menggambarkan sahabat dari dunia lain, seperti Tuyul dan Mbak Yul. Wacaow, ini sih kalo mau curhat repot, soalnya ga ada nomor hpnya …(hehehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way, seklumit contoh tadi selayaknya udah menggugah kita tentang pentingnya sahabat (ye…nidji bangeet). Dan, karena kita seorang muslim, untuk mendapatkan kriteria sahabat yang tepat, kita kudu ngikut gimana Rasulullah SAW ngasih contoh. Ga asal ambil aja. Mentang-mentang tampang bening dan tajir, eh…mau kita jadi sahabat. Sedang kalo orangnya romusa alias rombongan manusia susah, ogah banget kita berteman ama mereka. Waduh sobat, ini kekeliruan besar yang kudu kita benahi bersama. Nah, supaya ga salah langkah lagi, monggo tips di bawah ini dibaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sahabat sejati diupayakan yang sama akidahnya alias muslim atau muslimah. Bukannya kita mau ngungkit perbedaan SARA. Tapi inilah yang dicontohkan Islam. Soalnya, sebagian besar sahabat itu ngerti kebiasaan rekannya mulai dari tidur ampe tidur lagi. Belum lagi kebiasaan sahabat bisa aja nular ke kita secara langsung. Bayangin aja, kalo best fren kita bukan muslim, trus ga biasa sholat. Bisa-bisa nanti kita ketularan ga ngerjain sholat juga tuh. Nah, inilah yang dikuatirkan kalo yang kita jadikan sahabat itu adalah rekan yang berbeda iman. Untuk hal ini Rasulullah SAW udah ngingetin kita, ”Orang itu mengikuti agama teman dekatnya; karena itu perhatikanlah dengan siapa ia berteman dekat.” (HR Tirmidzi). Selain itu Allah SWT udah berfirman, ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu.” (TQS. Ali-Imran: 118)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sahabat sejati usahakan yang sesama jenis kelamin. Kalo cewek ya ama cewek. Demikian juga yang cowok, kalo mau cari teman lengket, ya kudu sama-sama cowok juga. Bukan berarti kita nggiring kamu supaya suka sesama jenis lho.Wekk...byor. Bukan maksud kita supaya kamu ga bisa berteman dengan lawan jenis. Tapi tujuan kita, biar kamu ga kejerumus ke dalam lembah pacaran bahkan perzinahan. Soalnya, ga dikit lho cowok yang awalnya bersahabat dengan cewek, eh ujung-ujungnya kena virus merah jambu. Masih ingat kan kisah Rahul dan Anjali dalam film Kuch Kuch Hotta Hai. Awalnya saling gengsi dan sahabatan, ealah, akhirnya malah pacaran. Kalo udah gini, kan kita bakal kena dosa ding. Lagipula banyak banget batasan pergaulan antara pria dan wanita dalam Islam. Khususnya yang belum jadi mahram kita. Dan semuanya, kudu kita patuhi rambu-rambunya. Kalo kamu masih maksa pengen sahabatan ama lawan jenis, lebih baik ijab kabul aja dulu ama dia, alias nikah. Gimana..berani ga??!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Carilah sahabat yang mau diajak ke jalan kebaikan. Artinya kamu kudu cinta dia karena Allah, dan benci dia juga karena Allah. Bukan rekan kamu, kalo dia malah ngajak kamu berbuat dosa dan maksiat. Semisal, ada teman kamu satu kelas yang ngajak ngedrugs atau bolos bareng-bareng. Kalo ada yang nolak, dia bakal nganggep orang tadi bukan sahabatnya. Buseeet..Kalo seperti ini yang dimaksud persahabatan, bumi bisa kacau fren. So, kalo ada teman kita yang seperti itu, diingatkan aja. Ga usah takut dibenci lah, dijauhi lah, dianggap kuper lah...Karena itu hanya anggapan dia sesaat doang. Lagipula, kalo kita biarin dia berbuat maksiat, justru sebenarnya kita ga care ama dia. Ga peduli ama dia. Ga sayang dengan dia. Ga salah kalo kita simak ucapan Ali bin Abi Thalib r.a, “Berikanlah perhatian kepada sahabatmu, karena mereka menjadi bekal kalian di dunia dan di akhirat. Tidakkah kalian mendengar tangisan manusia di dalam api neraka?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Oya, yang terakhir dari tips kita adalah, carilah best friends yang saling mengutamakan dan mengerti satu sama lain. Tentunya standar yang kita pake adalah aturan Islam. Ini penting lho, soalnya yang namanya ikatan sesama manusia ga ada yang mulus, terkadang longgar dan kadang setel kenceng. Disinilah letak pengertian antar rekan. Termasuk di dalamnya adalah saling menutup aib rekannya yang lain. Kekurangan sahabat kita, yang memang ga perlu diungkap, jangan diomongin ke orang lain. Bisa-bisa sekolah kita jadi media infotainment dadakan. Karena, aib rekan, kita gosipin kemana-mana. Kalo bisa, ingatkan aja dia terus-menerus, sampe dia sadar dan kembali berbuat baik, jangan diobral, nanti minta diskon lagi...(eit shopping kali...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk yang satu ini, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa saja yang menyembunyikan (aib) seorang muslim, maka Allah akan menyembunyikan (aibnya) di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba yang gemar menolong saudaranya.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Best Friend, Ga Gampang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, kata orang, mudah untuk mencari teman kala tertawa, tapi sulit mendapat teman kala menangis. Ya, kalo kita pengen jadi teman sejati orang lain, seharusnya kita paham apa hak dan apa kewajiban kita pada dirinya. Kita memang berhak dihormati dan dihargai, tapi jangan lupa, teman kita juga punya hak yang sama dari kita. Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Al Ghazali menuangkan tulisannya, “Tidaklah seorang menemani sahabatnya, meskipun hanya sesaat di siang hari, kecuali ia akan ditanya (tentang tanggung jawabnya) dalam persahabatan itu, apakah dia melaksanakan hak-hak Allah atau mengabaikannya.” Supaya kita ngerti, apa hak dan kewajiban kita atas sahabat kita tadi, mau ga mau, kita kudu belajar Islam. Karena hanya dengan belajar Islam, kita bisa menjadikan sebuah persahabatan menjadi indah dan barokah. Asyik kan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikala teman kita mendapat kegembiraan, kita kudu berupaya mengingatkan dia supaya ga larut dalam euforia, dan lebih banyak bersyukur pada Allah. Semisal, kalo teman kita tadi mendapat rizki yang melimpah, seyogyanya kita ngingetin dia untuk berzakat dan berinfaq. Demikian pula kalo rekan kita mendapat musibah, sebagai seorang sahabat, kita kudu sharring ama dia dan ngomong, kalo segalanya berasal dari Allah dan akan kembali pada-Nya. Dan jangan lupa, kita juga harus membangkitkan lagi semangatnya.&lt;br /&gt;Seklumit kisah tentang sahabat yang kita tulis disini, moga jadi titik awal kita untuk bersahabat secara benar dan syar’i. Lagi-lagi kita ga bosan untuk ngingatin diri kita dan sobat semua untuk belajar Islam. Karena disinilah pangkal dari semua kebaikan. Kalo sobat udah mulai belajar Islam, maka istiqomahlah. Jangan mandeg di tengah jalan. Kalopun di dunia kita ga bisa ketemu dan menjadi teman baik, moga kita semua nanti bisa bertemu di surga dan jadi sahabat sejati disana. Amin. (dy)http://www.islamuda.com/?imud=rubrik&amp;menu=baca&amp;kategori=1&amp;id=534&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8046864948987863959?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8046864948987863959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/mencari-sahabat-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8046864948987863959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8046864948987863959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/mencari-sahabat-sejati.html' title='Mencari Sahabat Sejati'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SepCfWP7aFI/AAAAAAAAACo/gTyZG96AVXc/s72-c/0sepatu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6161243803407560316</id><published>2009-04-18T14:02:00.000-07:00</published><updated>2009-04-18T14:08:50.267-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Revolusi Iran: Revolusi Bikinan Amerika?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SepAUcEgYGI/AAAAAAAAACg/rU7W6x9OEFs/s1600-h/iran_revolution.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SepAUcEgYGI/AAAAAAAAACg/rU7W6x9OEFs/s200/iran_revolution.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326140229195685986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1977, Brzezinski mempublikasikan pendapatnya kepada masyarakat umum bahwa berpegang teguh dengan Islam adalah suatu pertahanan (benteng) terhadap bahaya komunisme. Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar “New York Times” setelah revolusi Iran, Brzezinski mengatakan bahwa Washington menyambut baik kekuatan Islam yang mulai muncul di Timur Tengah. Kekuatan Islam sebagai sebuah kekuatan ideologi akan melawan kekuatan-kekuatan yang ada di daerah (Timur Tengah), yang bisa saja kekuatan-kekuatan itu dijadikan penopang oleh Uni Soviet.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Presiden Carter dan juga wartawan, Jody Powell mengulang lagi pendapat tersebut pada 7 November 1979, setelah tiga hari pengambilan (pemulangan) 53 orang sandera berkebangsaan Amerika di Teheran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kenyataannya, meskipun sumber terpercaya mengatakan bahwa Brzezinski hampir tidak mengerti (tidak menguasai) situasi politik di Timur Tengah, tetapi dia sibuk dengan menggunakan agama, dan mazhab (aliran) a Brzezinski gama sebagai alat politik. Dia sebelumnya telah dilatih oleh Yesuit di sebuah Universitas. Bahkan dia berkata bahwa dirinya adalah cermin cara berpikir orang-orang Yesuit, hingga dia dipromosikan untuk menduduki anggota kehormatan dalam keanggotaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brzezinski menyampaikan pidato di hadapan Majelis Politik Luar Negeri di Washington pada tanggal 20 Desember 1978. Ini merupakan pidato pertama yang isinya mengungkapkan tentang pemikiran strategis Amerika Serikat yang baru, dan secara khusus di dalamnya terfokus pada justifikasi terhadap kehadiran Amerika di Teluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Memorandum Presiden No 18 di musim panas tahun 1977. Presiden Carter memerintahkan agar dilakukan peninjauan ulang secara komprehensif terhadap posisi militer Amerika Serikat. Sedang Brzezinski memfokuskan pada teori perlunya sebuah aliansi dengan kekuatan-kekuatan perubahan baru, dan memperlihatkan sikap yang sangat ramah. Dalam hal ini, dia berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keamanan nasional Amerika tergantung pada kemampuan untuk memberikan bimbingan positif bagi proses yang keras ini, seperti kewaspadaan terhadap politik dan gelombang revolusioner pembebasan. Ini berarti, harus bagi Amerika Serikat terlibat secara aktif dalam urusan dunia internasinal untuk meningkatkan hubungan dengan berbagai perkembangan, namun tetap komitmen terhadap perubahan yang positif saja. Sehingga apabila kita menciptakan rintangan-rintangan buatan untuk menghadapi perubahan dalam rangka mempertahankan status quo, maka kami akan menjauhkan diri kami saja, dan tidak melakukan sesuatu yang mengancam keamanan nasional kita”.&lt;br /&gt;Dalam hal memuncaknya krisis perlawanan terhadap Syah, maka Brzezinski mengeluarkan pernyataan populer, yang di dalamnya dia mengatakan: “Sesungguhnya daerah krisis membentuk bulan sabit, yang terbentang mulai dari sebelah utara dan timur Afrika, melintasi Timur Tengah, Turki, Iran dan Pakistan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan: “Bahwa fakta dalam hal ini adalah bagian dari dunia. Uni Soviet sedang mengendalikan permainan untuk menguasai sumber-sumber minyak di Teluk, di mana industri Barat sangat bergantung padanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide tersebut bukanlah sesuatu yang baru. Pada bulan Juli 1978, Brzezinski pernah mengajukan untuk mengkaji gagasan ini. Dimana dia yakin di samping dapat memanfaatkan organisasi-organisasi Yesuit, berbagai komunitas pendatang dari Eropa Timur, dan perkembangan industri kertas Cina di Asia, maka dapat juga dilakukan kerjasama dengan organisasi Islam untuk ikut membantu mengepung Uni Soviet melalui tentara perlawanan yang berideologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Amerika yakin, bahwa masyarakat kelas menengah telah menyatu dengan budaya Barat. Sehingga Amerika tidak takut bahwa mereka akan terpengaruh dengan komunisme. Tetapi Amerika memerlukan dukungan dari lapisan (kelompok) lain, yaitu dari elemen ekstremis dan kelompok anti pengaruh Soviet. Untuk menguasai dan mengontrol pikiran kelompok masyarakat kelas menengah, dapat dilakukan melalui media dan pola konsumsi. Sementara untuk menguasai dan mengontrol masyarakat golongan miskin, maka itu tidak dapat dilakukan tanpa peran tokoh-tokoh agama, meski mereka dianggap kelompok masyarakat kelas menengah, tetapi pada saat yang sama mereka dapat menguasai dan mengontrol masyarakat kelas dunia (kalangan bawah). Untuk itu sekarang sangat diperlukan pengabdian dari tokoh-tokoh agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peran penting tokoh-tokoh agama di Iran, maka dalam pandangan Brzezinski mereka adalah satu-satunya kelompok masyarakat di Iran yang siap untuk terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan oposisi (penentangan), karena mereka memiliki sistem komunikasi yang telah maju dan memiliki fasilitas setempat, dalam bentuk lembaga keagamaan, seperti masjid, dan seperti juga lembaga (Irsyad Husainiyah) yang terkait erat dengan hal itu. Semua potensi itu mereka gunakan sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi penindasan dan kekejaman Syah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan atas semua itu, maka pada bulan Desember 1978, yaitu pada waktu dimana gelombang pemberontakan (revolusi) melawan Syah semakin meningkat, Koordinator Komite Dewan Keamanan Nasional memutuskan secara rahasia untuk meningkatkan secara signifikan frekwensi penyiranan radio dan kerja badan intelijen Amerika dengan menggunakan bahasa Soviet yang digunakan di daerah-daerah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putri (Asyraf), saudara perempuan Syah juga berkata: “Bahwa pada dekade 70-an berbagai media Barat mulai terbit dengan memperkuat (memfokuskan pemberitaan) masalah (revolusi Iran), serta kesalahan dan kebobrokan Syah—sehingga ia pantas bahkan harus dilengserkan. Dan ada sekitar enam puluh asosiasi dan majalah, di samping majalah dan surat kabar Amerika yang semuanya menerbitkan artikel yang menyerang Syah. Semua itu dikirim melalui pos kepada puluhan ribu orang Iran, baik yang tinggal di dalam maupun yang di luar Iran. Dan meskipun beberapa majalah dan surat kabar itu diterbitkan oleh profesional, namun tidak menutup kemungkinkan mereka menerima dana yang tidak sedikit hingga berhasil digiring untuk terlibat dalam perang dingin melawan Syah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh telah terbukti bahwa ada sejumlah informasi yang banyak mengenai sifat Khomeini dan tujuan-tujuan sebenarnya. Dan buku-bukunya ada di perpustakaan- perpustakaan yang ada disejumlah universitas di Amerika. Dan terdapat banyak peneliti kebangsaan Amerika di AS yang mengetahui isinya dengan baik. Profesor Marvin Zons dari Universitas Chicago yang telah berdiskusi panjang dengannya. Sedang isi diskusi secara rinci telah disampaikan kepada sejumlah pejabat Kementerian Negara segera setelah itu. Sang profesor, yang tidak lain adalah arsitek dari perang psikologis (urat saraf) terhadap Syah berkata bahwa ia menemukan dirinya di hadapan Khomeini seperti di depam orang yang tidak logis secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, sejak Khomeini tinggal di villa kecil miliknya di daerah Nofal Le Chateau, di Paris, Khomeini menjadi orang yang punya hubungan erat dengan insan pers dan pertelevisian, namun pada saat yang sama dia menjadi subjek yang sedang diawasi secara terus-menerus oleh CIA, yang telah menyewa sebuah rumah dekat villa milik Khomeini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Anggota Kedutaan Amerika Serikat biasa kontak (melakukan komunikasi) dengan penasihat Khomeini, seperti Bani Sadar, Sadik Quthub Zadah, dan Ibrahim Yazdi, yang memiliki paspor AS dan menikah dengan seorang perempuan Amerika. Bahkan dia adalah orang pertama yang dimanfaatkan untuk menjalankan gagasan revolusi di Iran, yaitu ketika dia membentuk organisasi mahasiswa Muslim di Amerika Serikat. Dan untuk itu dia memobilisir para siswa asal Iran maupun bukan. Dia juga menjadi penghubung antara para pejabat intelijen Amerika dengan Khomeini untuk mempersiapkan proses suksesi di Iran. Dia sudah tinggal di Amerika Serikat selama delapan tahun, sehingga istrinya, Surur—yang sudah menetap bersama keenam anaknya di kota Tonieton, Amerika—menolak untuk kembali ke Iran, atau menolak untuk melepaskan kewarganegaraan Amerikanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua itu, Amerika merasa sangat puas dengan gagasan negara agama (Republik Islam Iran), serta menyediakan berbagai fasilitas fisik dan informasi untuk mempermudah pengabdiannya kepada Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal: 04/06/2007&lt;br /&gt;Sumber: Buku “Iran Antara Mahkota Dan Sorban” ditulis oleh Ahmed Mahabah. Dia adalah seorang Konsul Mesir terakhir di Iran. Diterbiitkan oleh Freedom House. Edisi Pertama 1989, hal. 195, 196, 197, 198, dan 199. (sumber: al-aqso.org)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6161243803407560316?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6161243803407560316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/revolusi-iran-revolusi-bikinan-amerika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6161243803407560316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6161243803407560316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/04/revolusi-iran-revolusi-bikinan-amerika.html' title='Revolusi Iran: Revolusi Bikinan Amerika?'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_gR-KlO64Ggw/SepAUcEgYGI/AAAAAAAAACg/rU7W6x9OEFs/s72-c/iran_revolution.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-3097075196233355951</id><published>2009-02-10T19:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:44:02.222-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Pemenang Nobel: Matinya Model Kapitalisme AS</title><content type='html'>Syabab.Com - Pemenang hadiah Nobel bidang ekonomi Joseph Stiglitz mengingatkan negara-negara yang selama ini meniru sistem kapitalisme gaya Amerika, bersiap-siaplah untuk menghadapi "kehancuran" ekonominya. Ia mengatakan, upaya penyelamatan yang diumumkan pemerintahan George W. Bush berupa kucuran dana sebesar 700 milyar dollar serta rencana nasionalisasi sejumlah bank merupakan tanda-tanda kematian sistem kapitalisme ala AS. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Orang-orang di seluruh dunia dulu sangat mengagumi sistem perekonomian kita, dan kami mengatakan jika Anda ingin seperti kami, inilah hal-hal yang harus kalian lakukan--serahkan kekuasaan pada pasar. Yang jadi persoalan sekarang, mereka yang tidak menghormati model itu lagi yang kini menjadi penyebab krisis ini terjadi," kata Stiglitz pada Washington Post edisi Jumat (10/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Jumat kemarin, Presiden Bush mengumumkan rencana penyelamatan baru senilai 700 milyar dollar dan untuk pertama kalinya pemerintah AS memberikan otorisasi pada Departemen Keuangannya untuk membeli bukan hanya pinjaman-pinjaman hipotek yang macet, tapi juga bank-bank yang bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan nasionaliasi secara parsial dalam industri perbankan, merupakan langkah baru yang diambil pemerintahan Bush dari sejumlah langkah yang dilakukan untuk menstabilkan perekonomiannya akibat hantaman badai krisis keuangan. Meski langkah nasionalisasi tersebut oleh sejumlah kalangan dianggap sebagai langkah yang kurang perhitungan. Sejauh ini, pemerintah AS sudah mengambil alih lembaga-lembaga pinjaman seperti Fannie and Freddie Mac serta memberikan kucuran dana untuk menyelamatkan perusahaan asuransi terbesar di AS, AIG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Stiglitz mengatakan, krisis keuangan di AS yang menjalar menjadi krisis keuangan global bahkan lebih buruk dari Great Depression pada era 1930-an membuka mata masyarakat internasional akan rapuhnya sistem kapitalisme yang dianut Negeri Paman Sam. Sistem ini terbukti, pada akhirnya hanya membuat mereka yang menganutnya menjadi sengsara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap orang merasa, penderitaan yang mereka alami sekarang karena ulah kami," ujar Stiglitz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia kini sedang mengkhawatirkan akan terjadinya resesi global, melihat kondisi sejumlah bursa saham di dunia ikut anjlok mulai dari Eropa, Asia sampai Timur Tengah. Sejumlah negara bahkan sempat menghentikan perdagangan di bursa sahamnya, antara lain Rusia, Austria, Islandia, Rumania, Ukraina, Brazil termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Korea, Menteri Keuangan Korea Selatan sampai mengatakan,"Banyak orang Korea bertanya, bagaimana bisa negara Amerika Serikat bisa menjadi begitu lemah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, moral negara besar seperti AS yang selama ini membangga-banggakan sistem kapitalisme yang dianutnya ke berbagai negara di dunia, dipertanyakan setelah AS sendiri tidak mampu membuktikan bahwa model ekonomi yang dianutnya adalah model ekonomi yang bisa mensejahterakan umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara-negara yang selama ini, menghindar dari ajakan AS untuk mengikuti model ekonominya, terbukti tidak terlalu terpengaruh dengan krisis keuangan global yang terjadi saat ini. Direktur Peterson Institute for International Economics, C. Fred Bergsten mencontohkan salah satu negara itu adalah China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Anda melihat di seluruh dunia, China jauh lebih baik sekarang dibandingkan AS. China, yang selama ini bertahan untuk tidak mengikuti seruan Washington dan Wall Street agar mengadopsi gaya kapitalisme Amerika, nampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh kehancuran ekonomi yang terjadi saat ini," papar Bergsten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini sudah saatnya, masyarakat dunia, termasuk Indonesia, tidak lagi mengekor AS dalam sistem perekonomiannya. Amerika dan sistem kapitalisme sudah mati, dan saatnya melirik alternatif sistem perekonomian yang lebih manusiawi dan beradab, salah satunya sistem perekonomian Syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, itulah sistem Islam yang berasal dari Rabb Yang Mahatahu, Pencipta manusia dan alam raya ini. Sistem Islam hanya akan tegak di bawah kekuatan baru, yakni Daulah Khilafah Rasyidah yang akan menjalankan perekonomian yang adil dan mengembalikan kekayaan negeri-negeri Muslim kepada umat, tidak kepada para kapitalis. Selamat datang, tatanan dunia baru: Khilafah Rasyidah! [m/eramuslim/syabab.com] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-3097075196233355951?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/3097075196233355951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/pemenang-nobel-matinya-model.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3097075196233355951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/3097075196233355951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/pemenang-nobel-matinya-model.html' title='Pemenang Nobel: Matinya Model Kapitalisme AS'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6402480205219717401</id><published>2009-02-10T19:34:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:36:52.183-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Tatarstan Siap Mengadili Para Pemuda Pengemban Dakwah Mengikuti Rezim Rusia</title><content type='html'>Syabab.Com - Pihak kejaksaan Tatarstan dalam pekan depan ini akan memulai mengadili para pemuda pengemban dakwah Islam dari Partai Politik Hizbut Tahrir. Menurut pejabat Federal Security Service's Tatarstan Board (UFSB) Republik Tatarstan, 12 orang pemuda akan diadili. Penguasa Tatarstan segera mengikuti langkah Uzbekistan dan Kyrgyzstan untuk menghalang-halangi pencerahan Islam di negeri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kepala pelayanan  UFSB Natalia Loseva, salah satu terdakwa, Umedzhon Juraev adalah warga Tajikistan, dan sisanya warga Rusia yang tinggal di Kazan. Farhat Fayzulin, Tagir Nurmuhametov, Roustam Gimranov ditempatkan dalam rumah tahanan, sementara sisanya di dalam tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tatarstan, aktivitas para pemuda itu menyampaikan pesan-pesan Islam. Mereka menyebarkan leaflet dan brosur-brosur partai dengan tanpa menggunakan aktivitas kekerasan. Namun, pihak penguasa menuduh para pemuda tersebut melakukan aktivitas persiapan perebutan kekuasaan yang dipaksakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatarstan di antara negara-negara bekas Uni SovietNegara-negara di Asia Tengah terutama bekas pecahan Uni Soviet, seringkali berupaya untuk menghalang-halangi aktivitas dakwah yang diemban oleh gerakan ini. Para penguasa di negeri tersebut ketakutan dalam menghadapi debat intelektual Hizbut Tahrir mengikuti ketakutan Rusia. Mahkamah Agung Rezim Rusia melarang Hizbut Tahrir sejak tahun 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hizbut Tahrir, sebuah gerakan internasional yang tersebar dan aktif di berbagai negeri ini senantiasa memberikan pencerahan mencerdaskan atas persoalan dunia saat ini. Solusi yang ditawarkan oleh gerakan ini hanyalah sistem Islam yang diterapkan melalui metode Khilafah Rasyidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal bulan Januari lalu, perwakilan gerakan ini berkumpul di Sudan untuk memberikan solusi atas krisis global akibat kapitalisme. Beberapa tokoh diantaranya seringkali tampil berdebat dengan para pengemban liberal dan kapitalisme untuk menunjukkan keunggulan Islam. Seperti Taji Mustafa, perwakilan Hizbut Tahrir di Inggris dan Jamal Harwood sering tampil secara langsung di PressTV untuk berdebat dalam bebepa persoalan dunia. [f/m/qv/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6402480205219717401?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6402480205219717401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/tatarstan-siap-mengadili-para-pemuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6402480205219717401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6402480205219717401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/tatarstan-siap-mengadili-para-pemuda.html' title='Tatarstan Siap Mengadili Para Pemuda Pengemban Dakwah Mengikuti Rezim Rusia'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-1782086162394340550</id><published>2009-02-10T19:31:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:33:29.972-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Sikap Hina Mahmoud Abbas: Siap Bekerjasama dengan Penjajah Israel</title><content type='html'>Syabab.Com - Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas kembali menunjukkan kehinaannya di hadapan  penjajah Israel. Harga diri dan kewibawaan sebagai seorang yang mengaku dirinya 'pemimpin' negeri Palestina yang tengah dijajah itu hilang. Presiden Mahmoud Abbas mengatakan bahwa dia siap untuk bekerja sama dengan pemerintah baru Israel hasil dari pemilihan Selasa ini. Sangat jauh dengan sikap para pemimpin kaum Muslim di bawah naungan Khilafah yang membuat kaum kufar ketakutan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abbas hanya memintah Israel untuk menghentikan pembangungan pemukiman baru di wilayah yang diduduki.   &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu siapa yang akan memenangkan pemilihan itu, tetapi kami akan bekerjasama dengan pemerintah baru Israel hasil dari pemilihan berdasarkan persetujuan bilateral dan resolusi internasional yang telah diadopsi untuk poin ini," kata Abbas saat jumpa pers bersama dengan Presiden Polandia Lech Kacyzynski di Warsaw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami juga berharap bahwa pemerintah baru Israel akan menghentikan penempatan permukiman baru. Jika pemerintah baru itu tidak melakukan ini, saya tidak tahu apa yang akan menjadi proses perdamaian," jelas Abbas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya menyeru Israel untuk memenuhi kewajibannya, jika tidak seluruh dunia akan kecewa bahwa perdamaian tidak datang dan kekerasan serta terorisme adalah ketukan pada pintu kami, ini hanya alternatif perdamaian," katanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Mahmoud Abbas, tiada lain adalah penguasa boneka Palestina yang sudah tak memiliki wibawa sedikit pun di hadapan para penjajah. Bagaimana tidak dikatakan menghinakan, ketika dia siap berjabat tangan dengan para penjajah yang tangan-tangannya berlumuran darah setelah membunuh ribuan warga Muslim? Abbas memilih untuk bekerjasama dengan penjajah Israel dan tidak mau bertindak nyata untuk mengusir penjajah tersebut. Ini semua menunjukkan pengkhianatan dan kehinaan Abbas untuk ke sekian kalinya bagi umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap pengecut dan pengkhianatan Abbas bukan kali ini saja. Tidak hanya sekedar dia telah bekerjasama dengan penjajah dan negara di belakannya, Abbas juga seringkali menyerang kaum Muslim terutama para pengemban dakwah di Tepi Barat. Abbas tak segan-segan untuk menghalang-halangi aktivitas seruan pembebasan Palestina yang kian hari semakin meningkat, bahwa hanya Khilafah lah yang mampu membebaskan Palestina [baca: Konferensi Khilafah di Jenin, Otoritas Sekular Berupaya Menggagalkannya].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap pengecut Mahmoud Abbas yang menyatakan dirinya siap bekerjasama dengan Israel ini semestinya semakin membuka pikiran umat betapa pengkhianatan para penguasa terus terjadi. Hal ini juga menunjukkan rendahnya harga diri dan kewibawaan para penguasa tersebut. Bandingkan dengan Sultan Abdul Hamid II yang dengan tegas menolak memberikan sejengkal pun tanah Palestina. Begitu pula Shalahuddin Al-Ayubi yang memimpin pasukan untuk membebaskan al-Aqsa pada saat perang salib? Semua itu terjadi ketika Khilafah ada. Saat ini, di mana Amirul Mukminin yang berwibawa tersebut?[m/f/mna/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-1782086162394340550?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/1782086162394340550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/sikap-hina-mahmoud-abbas-siap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1782086162394340550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1782086162394340550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/sikap-hina-mahmoud-abbas-siap.html' title='Sikap Hina Mahmoud Abbas: Siap Bekerjasama dengan Penjajah Israel'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-1233102335924609857</id><published>2009-02-10T19:28:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:31:13.679-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Presiden Rezim Uzbekistan Akan ke Indonesia</title><content type='html'>Syabab.Com - Dikabarkan Presiden Rezim Uzbekitan akan berkunjung ke Indonesia pada tahun 2009 ini. Untuk mempersiapkan kunjungan itu, Menteri Luar Negeri Rezim Uzbekistan Vladimir Norov akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta pada 10-13 Febuari 2009. Ini merupakan balasan atas kunjungan Menlu RI Hassan Wirajuda ke Tashkent pada tanggal 13 Mei 2008. Penguasa Uzbekistan termasuk rezim yang tak hentinya melawan Islam dan para pengembannya. Akankah kaum Muslim membiarkan Kekejian Karimov tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, Menlu Uzbekistan ini akan memimpin delegasi Uzbekistan pada Pertemuan Pertama Komisi Bersama untuk Kerjasama Dwipihak antara Pemerintah RI dan Pemerintah Uzbekistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Komisi Bersama tersebut bertujuan untuk memperkuat landasan komitmen kedua negara guna merumuskan langkah-langkah konkret bagi peningkatan kerjasama dwipihak kedua negara dan melakuan evaluasi atas dokumen-dokumen kerjasama dwipihak yang telah ditandatangani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Tingkat Menteri Komisi Bersama RI-Uzbekistan yang direncanakan dilaksanakan pada 12 Februari 2009 akan didahului dengan Pertemuan Pejabat Tinggi kedua negara pada 10-11 Februari 2009 yang akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Departemen Luar Negeri RI dan Deputi I Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri, Perdagangan dan Investasi Uzbekistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban kekejian Karimov dalam tragedi AndijanForum Komisi Bersama kedua negara akan membahas upaya peningkatan kerjasama dwipihak di bidang kepabeanan, perdagangan dan investasi, kerjasama dan kemitraan kota bersaudara (sister city) Banda Aceh dan Samarqand, standarisasi, kesehatan, pariwisata, informasi dan komunikasi, perbankan, kerjasama teknik, penanggulangan terorisme, transportasi dan energi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berkunjung ke Indonesia, Menteri Luar Negeri Uzbekistan juga dijadwalkan untuk melakukan Kunjungan Kehormatan kepada Presiden RI, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI dan Sekretaris Jenderal ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekejaman Karimov&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Uzbekistan dipimpin oleh penguasa korup yang tangannya berlumuran dengan darah hasil dari kezhalimannya. Ribuan kaum Muslim di negeri tersebut menjadi korban kebiadaban diktator Karimov.&lt;br /&gt;Tragedi Andijan, 13 Mei 2005, takkan terlupakan, di mana ribuan kaum Muslim dibantai di bawah senjata pasukan Karimov.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara penyiksaan dan kekejian terus dilakukan terutama kepada para pengemban dakwah yang menginginkan Islam tegak di bumi Imam Bukhori tersebut. Bahkan tak segan-segan mereka membunuh dan melakukan penganiayaan terhadap para pengemban dakwah tersebut [baca: Kekejaman Karimov di Penjara Uzbekistan].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekejian dan penghinaan rezim Karimov juga dilakukan terhadap para wanita Muslimah. Beberapa waktu lalu, kepolisian Tashkent telah menahan 28 wanita karena tuduhan ekstrimisme agama. Mereka melakukan kejahatan yang menghinakan terhadap para wanita Muslimah itu [baca: Muslimah Uzbek Dipaksa Mengakui Kejahatan di Bawah Ancaman yang Menghinakan].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, kaum Muslim yang memahami makna persaudaraan dalam Islam tak rela saudaranya dihinakan. Mereka tak hentinya mengungkap kekejian Karimov, termasuk di London, Inggris. Ratusan Muslimah London menyebut "Karimov pembunuh brutal atas laki-laki, perempuan dan anak-anak". Mereka juga menyampaikan pesan, "Hentikan dukungan Barat terhadap diktator", "Hentikan intervensi Barat di dunia Muslim", "Khilafah: hanya alternatif bagi tirani di dunia Muslim"  [baca; Muslimah London Memprotes Penganiayaan Seksual Rezim Karimov Atas Aktivis Muslimah Uzbek].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kezhaliman Karimov telah nyata di depam mata, maka layakkah kaum Muslim berjabat tangan dengannya? [f/z/ant/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-1233102335924609857?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/1233102335924609857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/presiden-rezim-uzbekistan-akan-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1233102335924609857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1233102335924609857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/presiden-rezim-uzbekistan-akan-ke.html' title='Presiden Rezim Uzbekistan Akan ke Indonesia'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6553261261240670272</id><published>2009-02-10T19:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:27:55.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Kejahatan Teroris Israel: Menyuntikan Twanan Palestine dengan Virus Berbahaya</title><content type='html'>Syabab.Com - Pihak kementerian urusan tahanan Otoritas Palestina, Riad al-Ahskar, pada hari Rabu, mengungkapkan bahwa otoritas penjara Israel (IPA) secara sengaja mekakukan penyuntikan kepada para tahanan warga Palestina yang sakit dengan jarum yang terinfeksi dan memberikan obat-obat beracun. Kejahatan negara ilegal Israel terus terungkap, tapi siapa yang berani mengadili negara teroris tersebut? Mengapa dunia Muslim masih berharap pada PBB yang sudah mandul? Mengapa dunia Muslim bangga dengan nasionalisme yang telah menyebabkan mereka lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ashkar, berdasarkan informasi yang terpercaya dari para tahanan Palestina yang terpenjara, sejumlah mereka adalah dokter dan mengetahui berbagai jenis obat-obatan yang diberikan kepada mereka, dirawat di rumah sakit penjara Ramle menegaskan bahwa Zionis telah menyuntikkan pasien warga Palestina dengan jarum yang terinfeksi virus berbahaya seperti hepatitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan ini, Ashkar menuntut lembaga kesehatan dunia WHO dan kelompok medis lainnya untuk segera melakukan penyelidikan menyuluruh atas kejahatan zionis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu, kepala bagian obat-obatan pelayanan kesehatan Israel mengakui bahwa pemerintah telah menggunakan tawanan Palestina di Israel sebagai kelinci percobaan untuk uji coba obat-obatan baru Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ashkar juga menyebutkan sejumlah kasus beberapa tahanan, termasuk tawanan Usman Abu Kharaj, 38 tahun dari Jenin yang telah terinfeksi dengan hepatitis akibat suntikan jarum yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 11 ribu warga Palestina masih berada di sel-sel penjara Zionis. Setidaknya 1.500 dari mereka menderita berbagai macam penyakit kronis, menurut data Palestina .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu kejahatan teroris Israel telah menjadikan Gaza sebagai tempat uji coba senjata baru yang dilarang. Israel telah menggunakan senjata fosfor putih dan DIME ( Dense Inert Metal Explosives) untuk membunuh warga Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan Israel di dunia ini nyata di depan mata. Kebiadabannya dapat disaksikan melalui layar-layar kaca. Tapi, dunia seolah tak mampu mengadili kejahatan dan kebiadaban Israel tersebut. Lembaga dunia seperti PBB pun mandul dan tak bisa apa-apa. Anehnya, PBB masih diharapkan oleh para penguasa Muslim, yang memang telah lama bersekongkol dengan pencetus dan pendukung utama Israel, AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu siapa yang berani mengadili Israel? Siapa yang berani mengadili teroris sejati Israel dan Amerika? Mengapa masih berharap kepada PBB? Mengapa sebagian kaum Muslim masih juga bangga dengan keterpecahbelahan nasionalisme? Mengapa tak mau bersatu di bawah satu bendera Rasulullah Saw? Kejahatan Israel dan AS akan terus terjadi bila umat ini terus bersikap seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar, hanya satu solusi saja. Harapan itu hanya ada pada kekuatan baru yang akan menyatukan negeri-negeri Islam di bawah satu bendera Rasulullah Saw. Itulah, Khilafah Rasyidah yang mampu mengadili Israel dan membebaskan umat manusia dari ketidakadilan dan kebiadaban para negara teroris itu. Kapan? Insya Allah tak lama lagi. Hanya saja, di manakah posisi Anda saat ini, sebagai penonton ataukah pelaku untuk mewujudkannya? [m/z/qv/syabab.com] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6553261261240670272?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6553261261240670272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/kejahatan-teroris-israel-menyuntikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6553261261240670272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6553261261240670272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/kejahatan-teroris-israel-menyuntikan.html' title='Kejahatan Teroris Israel: Menyuntikan Twanan Palestine dengan Virus Berbahaya'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-1343280978050808837</id><published>2009-02-10T19:19:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:22:42.065-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Setelah Gaza, Kini Tepi Barat Menderita Kebrutalan Israel Menewaskan Seorang Pemuda</title><content type='html'>Syabab.Com - Israel benar-benar teroris. Sudah membunuh lebih dari 1000 warga di Gaza, teroris Israel juga membunuh warga Muslim di Tepi Barat (West Bank), Palestina. Seorang pemuda berumur 21 tahun yang juga pemimpin salah seorang pemimpin Brigade Al-Quds Jihad Islam dibunuh Israel di Qabatiya, dekat Jenis, Tepi Barat, Kamis, 05/02/09. Gaza dan Tepi Barat sama-sama menderita, lalu di manakah para penolong Gaza dan Tepi Barat? Ke manakah tentara-tentara kaum Muslim di dunia saat ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu bernama Ala ad-Din Abu ar-Roub syahid setelah dibunuh pasukan khusus teroris Israel di rumahnya. Saksi mata mengatakan, pasukan teroris Israel mengepung rumahnya, sementara ar-Roub bersiap-siap untuk meninggalkan rumahnya pada pukul 5.30 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saksi, pasukan teroris Israel merusak rumahnya, kemudian ar-Roub ditembaki. Jenazahnya dibawa dijauhkan dari keluarganya yang berusaha untuk menolong ar-Roub. Pasukan teroris Israel kembali lagi beberapa saat dan menyerahkan jenazah sang syuhada tersebut ke Bulan Sabit Merah di Jenin, kemudian dibawa ke rumah sakit Khalil Sulaeman. Pihak dokter mengatakan, pemuda tersebut telah ditembak Israel tiga kali di kepala dan dadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksi juga mengatakan, pihak zionis Isreal juga menyerang keluarga dan memaksanya untuk meninggalkan rumah mereka. Pihak keluarga Abu ar-Roub mengatakan pasukan teroris Israel dengan semena-mena membantai seseorang ketika Israel mengklaim pasukanya hanya berusaha menangkapnya, tapi kemudian menembakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara teroris Israel di Tepi BaratKebrutalan Israel di Tepi Barat ini seolah Israel tak puas atas tindakan kejinya di Gaza. Di Tepi Barat, pasukan teroris Israel telah menangkap pemuda-pemuda Palestina. Pada hari Selasa, zionis Israel menangkap 12 orang di Kota Nablus, Bethlehem, al-Khalil, dan Jenin tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Rabu, seorang pemuda ditangkap dalam bentrokan antara para pemuda Palestina yang menghadapi tentara Israel telah menyerang kota, memblokir lalu lintas di dalam dan di luar. Para pemuda tersebut mengandalkan bebatuan berhadapan dengan tentara Israel. Taufiq Qabha mengatakan pasukan Israel menembakkan gas air mata berhadapan dengan para pemuda tersebut. Dia mengatakan Ziyad Qabha telah ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Ramalah, tentara Israel menangkap lima orang warga Palestina di sebuah desa di dekat kota Ramalah, Rabu pagi. Saksi mengatakan, pihak teroris Israel menyerbu desa Bil’in dan menggeledah sejumlah rumah sebelum menculik Haytam Abu Rahmah, saudaranya Ali, Husam Hamad, Qasim Hamad, dan Fahd al-Khatib. Mereka dibawa ke tempat tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derita demi derita terus dialami oleh saudara-saudara kita di Palestina. Persoalan Palestina bukanlah persoalan bangsa Palestina, bukan pula persoalan Hamas atau Fatah. Persoalan Palestina adalah persoalan kaum Muslim. Di tengah-tengah jeritan Muslim Palestina yang menanti pasukan perang dari neger-negeri Islam, teroris Israel terus melakukan tindakan brutalnya. Tak puas membunuh lebih dari 1000 warga di Gaza serta  memporakporandakan kota tersebut, kini Israel pun mengancam Tepi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda ditangkap tentara teroris IsraelPenangkapan oleh pasukan Israel ini bukanlah pertama kalinya, mereka kerap kali menahan para pemuda, menyerbu dan menggeledah rumah-rumahnya. Pasukan Otoritas Palestina (PA) pun diam, apalagi setelah penguasanya lebih memilih berjabat tangan dengan AS dan Israel. Kerap kali, pasukan otoritas Palestina juga ikut menangkap saudaranya sendiri atas perintah komandan AS di tempat itu [baca: Ikuti Titah Amerika, Sekitar 3.000 Para Penyeru Khilafah di Ramalah Palestina Ditangkapi].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan derita saudara Muslim di Palestina ini akan berakhir? Di manakah tentara-tentara perang negeri-negeri kaum Muslim? Mengapa mereka tidak menolong saudaranya yang terus menjerit meminta pertolongan? Bukankah Allah Swt. telah berfirman, “Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan terhadap meraka." (TQS. 8: 72).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, derita ini akan terus terjadi tiada henti, bila kaum Muslim tidak juga bersegera membangun kekuatan seperti yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan generasi setelahnya. Kekuatan umat Islam itu hanya ada dengan tegaknya Khilafah Rasyidah yang akan menyatukan kaum Muslim dan menjadikan Islam sebagai satu-satunya penggerak kehidupan. Sudahkah Anda berusaha untuk menjadi bagian dari generasi yang akan mewujudkannya? [f/mna/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-1343280978050808837?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/1343280978050808837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/setelah-gaza-kini-tepi-barat-menderita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1343280978050808837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1343280978050808837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/setelah-gaza-kini-tepi-barat-menderita.html' title='Setelah Gaza, Kini Tepi Barat Menderita Kebrutalan Israel Menewaskan Seorang Pemuda'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2813342037808427722</id><published>2009-02-10T19:12:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:17:23.871-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Persekongkolan Rezim Kyrgyzstan, Antara AS dan Rusia, Korbannya Tetap Warga Muslim</title><content type='html'>Syabab.Com - Penguasa rezim Kyrgyzstan berencana akan menutup pangkalan militer AS yang digunakan untuk mendukung operasi militer koalisi pimpinan AS di Afghanistan. Penutupan itu dilakukan setelah Rusia berjanji akan memberikan bantuan dan kredit sebesar 2 miliyar dolar AS kepada Kygyzstan. Pemerintah Kyrgyzstan termasuk rezim yang selalu menghalang-halangi kebangkitan Islam di negeri tersebut. Setelah bertahun-tahun bersekongkol dengan AS, kini Kyrgyzstan melirik kembali Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Kyrgyzstan telah menyerahkan kepada parlemen surat keputusan untuk menutup sebuah pangkalan udara Amerika di negara Asian Tengah tersebut. Langkah itu didorong oleh penolakan warga terhadap basis militer tersebut, kata jurubicara pemerintah Aibek Sultangaziyev.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pemerintah Kyrgyzstan telah memutuskan untuk mengakhiri keberadaan pangkalan militer itu. Kami tengah memulai langkah konkret untuk menutupnya,” kata Presiden Kyrgyzstan Kurmanbek Bakiyev.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakiyev, Selasa, bertemu Presiden Rusia Dmitry Medvedev di Moskwa, Rusia, dan menerima janji bantuan besar bagi negaranya. Rusia, yang juga memiliki pangkalan militer di Kyrgyzstan, menilai kehadiran AS di Kyrgyzstan sebagai upaya untuk menantang pengaruh Moskwa di bekas negara Uni Soviet itu. Uni Soviet yang dimotori Rusia bubar pada tahun 1991.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Pangkalan Udara Manas benar-benar ditutup, konsekuensi bagi operasi AS di Afganistan untuk menghadapi kelompok Taliban dan Al Qaeda cukup besar. Saat ini, pangkalan itu menampung lebih dari 1.000 personel militer AS. Presiden AS Barack Obama berencana menambah jumlah tentara di Afganistan dari 36.000 orang menjadi 60.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Washington membangun pangkalan militer di Kyrgyzstan sejak tahun 2001 setelah dimulainya perang melawan terorisme di Afganistan. Pangkalan itu diharapkan masih bisa beroperasi setidaknya sampai dua tahun lagi dalam mendukung operasi militer AS di Afganistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Pangkalan Udara Manas semakin penting setelah AS memutuskan mengurangi ketergantungan pada rute suplai melalui wilayah Pakistan yang sering diserang kelompok suku bersenjata atau Taliban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembunuhan "War on Terrorism" Tidak Berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejabat Amerika mengatakan mereka masih melakukan pembicaraan dengan Kyrgyzstan mengenai masa depan sebuah pangkalan militer Amerika di luar ibukota Kyrgyzstan, Bishkek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedutaan Amerika di Kyrgyzstan hari ini mengatakan pihaknya belum menerima pemberitahuan apa pun bahwa pemerintah Kyrgyzstan akan memerintahkan penutupan pangkalan tersebut. Pangkalan itu berfungsi sebagai pusat dukungan penting bagi operasi di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada 19 Januari lalu, Komandan Pasukan AS di Afganistan Jenderal David Petraeus mendapat jaminan dari Kyrgyzstan bahwa Rusia tidak akan mendorong penutupan pangkalan militer tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami telah mendiskusikan soal pangkalan militer tersebut dengan otoritas Kyrgyzstan sementara waktu ini. Kami berharap diskusi itu akan berlanjut hingga titik di mana bisa dicapai hasil yang saling menguntungkan,” kata juru bicara Pentagon, Geoff Morrell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, keputusan penutupan pangkalan militer itu dipastikan tidak akan menghentikan operasi militer AS di Afganistan. ”AS dan pasukan koalisi tetap akan meneruskan operasi di Afganistan tanpa Pangkalan Udara Manas,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Gordon Duguid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama ini, AS juga telah mengucurkan dana sebesar 150 juta dollar AS untuk menyuntik perekonomian Kyrgyzstan, termasuk 63 juta dollar AS untuk biaya sewa pangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan dari 5,3 juta warga Kyrgyzstan bisa menerima kehadiran militer AS di sana. Kyrgyzstan adalah salah satu negara termiskin di Asia Tengah yang didera krisis politik bertahun-tahun. Pendapatan per kapita Kyrgyzstan sekitar 2.000 dollar AS atau sekitar Rp 23 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar dari Mulut Harimau Ditelan Buaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyrgyzstan telah lama bersekongkol dengan Amerika Serikat dan membantu negara rajanya teroris itu untuk membunuh kaum Muslim di Afghanistan. Rezim Kyrgyzstan termasuk negara yang senantiasa berupaya menghadang geliat bangkitnya Islam di kawasan Asia Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap para pengemban dakwah di negerinya, rezim Kyrgyztan seringkali menangkap dan menjebloskan para perindu kebangkitan Islam tersebut ke dalam sel-sel penjara. Beberapa waktu lalu, pihak penguasa menangkap puluhan orang gara-gara ingin merayakan hari raya [baca: Lebih dari 30 Aktivis HT Dipenjara Hingga 20 Tahun di Kyrgyzstan, Gara-gara Ingin Merayakan Hari Raya]. Penahanan dan penangkapan terhadap para pengemban dakwah tersebut sebagai bentuk kekalahan intelektual penguasa korup Kyrgyzstan terutama untuk menghadang laju kebangkitan Muslim di negeri tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama bersekongkol dengan AS, kini Kyrgyzstan mulai melirik perhatian lebih terhadap Rusia. Sebuah negara yang tidak jauh beda dengan AS, terutama dalam pembunuhan terhadap kaum Muslim. Tidak ada perubahan yang berarti bagi kaum Muslim saat Kyrgyzstan melepaskan pangkalan AS, upaya pembunuhan atas nama "war on terrorism" yang dilancarkan AS pun tidak akan berhenti. Sementara, kedzaliman rezim Kyrgyzstan pun tidak berakhir. Kini rezim tersebut akan bergandengan lebih erat dengan rezim Rusia. [m/kmps/bbc/voa/syabab.com] &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2813342037808427722?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2813342037808427722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/persekongkolan-rezim-kyrgyzstan-antara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2813342037808427722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2813342037808427722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/persekongkolan-rezim-kyrgyzstan-antara.html' title='Persekongkolan Rezim Kyrgyzstan, Antara AS dan Rusia, Korbannya Tetap Warga Muslim'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8960922285354169308</id><published>2009-02-10T19:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:06:19.398-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Menjadi Sahabat Yang Menyenangkan</title><content type='html'>Oleh: Nurul Husna (Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia, Ibu Rumah Tangga)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syabab.Com - Secara fitrah, menikah akan memberikan ketenangan (ithmi'nân/ thuma’nînah) bagi setiap manusia, asalkan pernikahannya dilakukan sesuai dengan aturan Allah Swt., Zat Yang mencurahkan cinta dan kasih-sayang kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap Mukmin mempunyai harapan yang sama tentang keluarganya, yaitu ingin bahagia; sakînah mawaddah warahmah. Namun, sebagian orang menganggap bahwa menciptakan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah serta langgeng adalah hal yang tidak gampang. Fakta-fakta buruk kehidupan rumahtangga yang terjadi di masyarakat seolah makin mengokohkan asumsi sulitnya menjalani kehidupan rumahtangga. Bahkan, tidak jarang, sebagian orang menjadi enggan menikah atau menunda-nunda pernikahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikahlah, Karena Itu Ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya menikah itu bukanlah sesuatu yang menakutkan, hanya memerlukan perhitungan cermat dan persiapan matang saja, agar tidak menimbulkan penyesalan. Sebagai risalah yang syâmil (menyeluruh) dan kâmil (sempurna), Islam telah memberikan tuntunan tentang tujuan pernikahan yang harus dipahami oleh kaum Muslim. Tujuannya adalah agar pernikahan itu berkah dan bernilai ibadah serta benar-benar memberikan ketenangan bagi suami-istri. Dengan itu akan terwujud keluarga yang bahagia dan langgeng. Hal ini bisa diraih jika pernikahan itu dibangun atas dasar pemahaman Islam yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah hendaknya diniatkan untuk mengikuti sunnah Rasullullah saw., melanjutkan keturunan, dan menjaga kehormatan. Menikah juga hendaknya ditujukan sebagai sarana dakwah, meneguhkan iman, dan menjaga kehormatan. Pernikahan merupakan sarana dakwah suami terhadap istri atau sebaliknya, juga dakwah terhadap keluarga keduanya, karena pernikahan berarti pula mempertautkan hubungan dua keluarga. Dengan begitu, jaringan persaudaraan dan kekerabatan pun semakin luas. Ini berarti, sarana dakwah juga bertambah. Pada skala yang lebih luas, pernikahan islami yang sukses tentu akan menjadi pilar penopang dan pengokoh perjuangan dakwah Islam, sekaligus tempat bersemainya kader-kader perjuangan dakwah masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tujuan pernikahan yang seharusnya menjadi pijakan setiap Muslim saat akan menikah. Karena itu, siapa pun yang akan menikah hendaknya betul-betul mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk meraih tujuan pernikahan seperti yang telah digariskan Islam. Setidaknya, setiap Muslim, laki-laki dan perempuan, harus memahami konsep-konsep pernikahan islami seperti: aturan Islam tentang posisi dan peran suami dan istri dalam keluarga, hak dan kewajiban suami-istri, serta kewajiban orangtua dan hak-hak anak; hukum seputar kehamilan, nasab, penyusuan, pengasuhan anak, serta pendidikan anak dalam Islam; ketentuan Islam tentang peran Muslimah sebagai istri, ibu, dan manajer rumahtangga, juga perannya sebagai bagian dari umat Islam secara keseluruhan, serta bagaimana jika kewajiban-kewajiban itu berbenturan pada saat yang sama; hukum seputar nafkah, waris, talak (cerai), rujuk, gugat cerai, hubungan dengan orangtua dan mertua, dan sebagainya. Semua itu membutuhkan penguasaan hukum-hukum Islam secara menyeluruh oleh pasangan yang akan menikah. Artinya, menikah itu harus didasarkan pada ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Sahabat yang Menyenangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan pada dasarnya merupakan akad antara laki-laki dan perempuan untuk membangun rumahtangga sebagai suami-istri sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Sesungguhnya kehidupan rumahtangga dalam Islam adalah kehidupan persahabatan. Suami adalah sahabat karib bagi istrinya, begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya benar-benar seperti dua sahabat karib yang siap berbagi suka dan duka bersama dalam menjalani kehidupan pernikahan mereka demi meraih tujuan yang diridhai Allah Swt. Istri bukanlah sekadar patner kerja bagi suami, apalagi bawahan atau pegawai yang bekerja pada suami. Istri adalah sahabat, belahan jiwa, dan tempat curahan hati  suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menjadikan istri sebagai tempat yang penuh ketenteraman bagi suaminya. Allah Swt. berfirman:&lt;br /&gt;وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya. (TQS. ar-Rum [30]: 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, sudah selayaknya suami akan merasa tenteram dan damai jika ada di sisi istrinya, demikian pula sebaliknya. Suami akan selalu cenderung dan ingin berdekatan dengan istrinya. Di sisi istrinya, suami akan selalu mendapat semangat baru untuk terus menapaki jalan dakwah, demikian pula sebaliknya. Keduanya akan saling tertarik dan cenderung kepada pasangannya, bukan saling menjauh. Keduanya akan saling menasihati, bukan mencela; saling menguatkan, bukan melemahkan; saling membantu, bukan bersaing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya pun selalu siap berproses bersama meningkatkan kualitas ketakwaannya demi meraih kemulian di sisi-Nya. Mereka berdua berharap, Allah Swt. berkenan mengumpulkan keduanya di surga kelak. Ini berarti, tabiat asli kehidupan rumahtangga dalam Islam adalah ithmi'nân/tuma’ninah (ketenangan dan ketentraman). Walhasil, kehidupan pernikahan yang ideal adalah terjalinnya kehidupan persahabatan antara suami dan istri yang mampu memberikan ketenangan dan ketenteraman bagi keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjamin teraihnya ketengan dan ketenteraman tersebut, Islam telah menetapkan serangkaian aturan tentang hak dan kewajiban suami-istri. Jika seluruh hak dan kewajiban itu dijalankan secara benar, terwujudnya keluarga yang sakinah mawaddah warahmah adalah suatu keniscayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabar atas Kekurangan Pasangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerap terjadi, kenyataan hidup tidak seindah harapan. Begitu pula dengan kehidupan rumahtangga, tidak selamanya berlangsung tenang. Adakalanya kehidupan suami-istri itu dihadapkan pada berbagai problem baik kecil ataupun besar, yang bisa mengusik ketenangan keluarga. Penyebabnya sangat beragam; bisa karena kurangnya komunikasi antara suami-istri, suami kurang makruf terhadap istri, atau suami kurang perhatian kepada istri dan anak-anak; istri yang kurang pandai dan kurang kreatif menjalankan fungsinya sebagai istri, ibu, dan manajer rumahtangga; karena adanya kesalahpahaman dengan mertua; atau suami yang 'kurang serius' atau 'kurang ulet' mencari nafkah. Penyebab lainnya adalah karena tingkat pemahaman agama yang tidak seimbang antara suami-istri; tidak jarang pula karena dipicu oleh suami atau istri yang selingkuh, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Islam tidak menafikan adanya kemungkinan terusiknya ketenteraman dalam kehidupan rumahtangga. Sebab, secara alami, setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti dihadapkan pada berbagai persoalan. Hanya saja, seorang Muslim yang kokoh imannya akan senantiasa yakin bahwa Islam pasti mampu memecahkan semua problem kehidupannya. Oleh karena itu, dia akan senantiasa siap menghadapi problem tersebut, dengan menyempurnakan ikhtiar untuk mencari solusinya dari Islam, seiring dengan doa-doanya kepada Allah Swt. Sembari berharap, Allah memudahkan penyelesaian segala urusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga yang sakinah mawaddah warahmah bukan berarti tidak pernah menghadapi masalah. Yang dimaksud adalah keluarga yang dibangun atas landasan Islam, dengan suami-istri sama-sama menyadari bahwa mereka menikah adalah untuk ibadah dan untuk menjadi pilar yang mengokohkan perjuangan Islam. Mereka siap menghadapi masalah apapun yang menimpa rumahtangga mereka. Sebab, mereka tahu jalan keluar apa yang harus ditempuh dengan bimbingan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah mengajarkan bahwa manusia bukanlah malaikat yang selalu taat kepada Allah, tidak pula ma‘shûm (terpelihara dari berbuat maksiat) seperti halnya para nabi dan para rasul. Manusia adalah hamba Allah yang memiliki peluang untuk melakukan kesalahan dan menjadi tempat berkumpulnya banyak kekurangan. Pasangan kita (suami atau istri) pun demikian, memiliki banyak kekurangan. Karena itu, kadangkala apa yang dilakukan dan ditampakkan oleh pasangan kita tidak seperti gambaran ideal yang kita harapkan. Dalam kondisi demikian, maka sikap yang harus diambil adalah bersabar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar adalah salah satu penampakan akhlak yang mulia, yaitu wujud ketaatan hamba terhadap perintah dan larangan Allah Swt. Sabar adalah bagian hukum syariat yang diperintahkan oleh Islam. (Lihat: QS al-Baqarah [2]: 153; QS az-Zumar [39]: 10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna kesabaran yang dimaksudkan adalah kesabaran seorang Mukmin dalam rangka ketaatan kepada Allah; dalam menjalankan seluruh perintah-Nya; dalam upaya menjauhi seluruh larangan-Nya; serta dalam menghadapi ujian dan cobaan, termasuk pula saat kita dihadapkan pada 'kekurangan' pasangan (suami atau istri) kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kesabaran dalam menghadapi 'kekurangan' pasangan kita harus dicermati dulu faktanya. Pertama: Jika kekurangan itu berkaitan dengan kemaksiatan yang mengindikasikan adanya pelalaian terhadap kewajiban atau justru melanggar larangan Allah Swt. Dalam hal ini, wujud kesabaran kita adalah dengan menasihatinya secara makruf serta mengingatkannya untuk tidak melalaikan kewajibannya dan agar segera meninggalkan larangan-Nya. Contoh pada suami: suami tidak berlaku makruf kepada istrinya, tidak menghargai istrinya, bukannya memuji tetapi justru suka mencela, tidak menafkahi istri dan anak-anaknya, enggan melaksanakan shalat fardhu, enggan menuntut ilmu,  atau malas-malasan dalam berdakwah. Contoh pada istri: istri tidak taat pada suami, melalaikan pengasuhan anaknya, melalaikan tugasnya sebagai manajer rumahtangga (rabb al-bayt), sibuk berkarier, atau mengabaikan upaya menuntut ilmu dan aktivitas amar makruf nahi mungkar. Sabar dalam hal ini tidak cukup dengan berdiam diri saja atau nrimo dengan apa yang dilakukan oleh pasangan kita, tetapi harus ada upaya maksimal menasihatinya dan mendakwahinya. Satu hal yang tidak boleh dilupakan, kita senantiasa mendoakan pasangan kita  kepada Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Jika kekurangan itu berkaitan dengan hal-hal yang mubah maka hendaknya dikomunikasikan secara makruf di antara suami-istri. Contoh: suami tidak terlalu romantis bahkan cenderung cuwek; miskin akan pujian terhadap istri, padahal sang istri mengharapkan itu; istri kurang pandai menata rumah, walaupun sudah berusaha maksimal tetapi tetap saja kurang estetikanya, sementara sang suami adalah orang yang apik dan rapi; istri kurang bisa memasak walaupun dia sudah berupaya maksimal menghasilkan yang terbaik;  suami “cara bicaranya” kurang lembut dan cenderung bernada instruksi sehingga kerap menyinggung perasaan istri; istri tidak bisa berdandan untuk suami, model rambutnya kurang bagus, hasil cucian dan setrikaannya kurang rapi; dan sebagainya. Dalam hal ini kita dituntut bersabar untuk mengkomunikasikannya, memberikan masukan, serta mencari jalan keluar bersama pasangan kita. Jika upaya sudah maksimal tetapi belum juga ada perubahan, maka terimalah itu dengan lapang dada seraya terus mendoakannya kepada Allah Swt. (Lihat: QS an-Nisa' [4]: 19). Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah seorang suami membenci istrinya. Jika dia tidak menyukai satu perangainya maka dia akan menyenangi perangainya yang lain. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tuntunan Islam yang harus dipahami oleh setiap Mukmin yang ingin rumahtangganya diliputi dengan kebahagiaan, cinta kasih, ketenteraman, dan langgeng. Wallâhu a‘lam bi ash-shawab. [keluarga/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8960922285354169308?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8960922285354169308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/menjadi-sahabat-yang-menyenangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8960922285354169308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8960922285354169308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/menjadi-sahabat-yang-menyenangkan.html' title='Menjadi Sahabat Yang Menyenangkan'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2482189634312955488</id><published>2009-02-10T18:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T19:01:38.704-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Remaja'/><title type='text'>Dicari Negarawan Sejati</title><content type='html'>Syabab.Com - Kamu yang muda, jadi negarawan, mengapa tidak. Apalagi dalam kondisi keburaman politik saat ini. Ketika demokrasi dipaksakan kepada umat Islam, yang muncul hanya negarawan-negerawan palsu. Negarawan yang ada hanya bertindak sebagai penjual kekayaan rakyat. Pengurusan rakyat ditempatkan entah di mana, yang diutamakan oleh mereka adalah kepentingan individu dan kepentingan kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, sosok negarawan telah hilang dan dihilangkan pada generasi ummat. Alih-alih menjadi negerawan yang sejati, yang hanya mengabdi kepada Allah, melalui kurikulum pendidikan yang sekular di sekolah, para generasi muda muslim dijejali dengan ide-ide dan hukum buatan manusia yang menyesatkan itu. Demokrasi diajarkan tanpa ada realitas. Nasionalisme dipaksakan menjadi identitas yang sebenarnya malah memecah belah umat manusia berkeping-keping. Kebebasan berfikir, kebebasan bertindak, kebebasan beragama, dan kebebasan kepemilikan diajarkan tanpa ada sedikit pun kritik atas ide-ide rusak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, ketika anak-anak muda itu tampil dewasa, kemudian dituntut untuk menjadi pemimpin malah yang ada menjadi pembebek. Anak muda saat ini di depan bahaya, membebek kepada budaya, ide dan hukum peninggalan kaum penjajah. Lebih parah lagi, tidak sedikit yang malah cuek bebek, tak peduli terhadap persoalan yang menimpa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslim negarawan bukanlah menjadi pejabat negara yang menjarah harta rakyat, hingga menjual kekayaan negara. Muslim negarawan bukanlah menjadi seorang penguasa yang tidak maumenerapkan apa yang diinginkan Allah Swt, malah menginjaknya. Negarawan sejati adalah sosok pengayom umat yang mengatur urusan rakyat dengan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini dicari sosok yang benar-benar akan menjadi seorang negarawan sejati. Apalagi kalo kamu memahami Islam sebagai deen yang komplit. Bukan sebatas masalah ibadah ritual yang diajarkan oleh Islam, namun mengatur segala aspek hidup termasuk sosok negarawan telah dicontohkan. Yup, kamu tahu Rasulullah Saw? Ia bukan sekedar Nabi saja, melainkan juga seorang pemimpin, seorang negarawan sejati yang mengatur urusan ummah dengan Islam. Kemudian disusul oleh para sahabatnya, mereka tampil menjadi negarawan-negarawan yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar Siddiq, seorang politikus ulung menjadi khalifah pengganti Muhammad Saw. Setelah itu Umar bin Khaththab, yang awalnya membenci Rasul, keberaniannya berubah menjadi pembela Rasulullah, menjadi Khalifah pengganti Abu Bakar. Utsman bin Affan, seorang dermawan tak lupa mengurusi rakyatnya. Ali bin Abi Thalib, sahabat yang berjuang bersama Nabi sejak cilik. Kala itu ia berumur 8 tahun, di kemudian hari Ali ra menjadi khalifah, seorang pemimpin kaum Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pun mengenal, Umar bin Abdul Aziz. Pada masa kepemimpinannya, dunia mengakui, tak ada satu pun yang miskin. Bahkan saat itu negara bingung untuk mendistribusikan kekayaan negara. Saking sejahteranya rakyat dan pengurusan rakyat yang sangat baik. Lalu kita pun kenal Sultan Muhammad Al-Fatih, sang penakluk Konstantinopel. Kita pun mengenal Sultan Abdul Hamid II, Khalifah terakhir kaum Muslim yang masih memiliki kewibawaan dan kemuliaan di hadapan orang kafir. Abdul Hamid, tak menerima tanah Palestina dirampas oleh Inggris untuk diserhkan ke Israel. Dengan tegas dan berwibawa, dia menolak permintaan Inggris tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, di mana sosok negarawan tersebut? [bag-1/7cgi/syabab.com] &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2482189634312955488?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2482189634312955488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/dicari-negarawan-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2482189634312955488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2482189634312955488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/dicari-negarawan-sejati.html' title='Dicari Negarawan Sejati'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2583179041388595606</id><published>2009-02-10T18:55:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:58:44.448-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Remaja'/><title type='text'>Zionis, Teroris Rasis Super Narsis!</title><content type='html'>Syabab.Com - “Barangsiapa yang meninggalkan jihad karena benci padanya, pastilah Allah pakaikan kepadanya baju kehinaan”. (Ali bin Abi Thalib). Peperangan di Gaza yang memakan waktu 23 hari itu udah mulai mereda. Kata berita sih lagi gencatan senjata. Lebih dari 1300 warga Palestina tewas dan 5.450 korban luka-luka. Sementara kerugian fisik terlihat jelas di daerah Jalur Gaza yang porak poranda bak diterjang badai tsunami. Badan survei independen memperkirakan kerugian akibat tiga minggu serangan Israel di Gaza mencapai US$ 2 miliar. Aset-aset yang hancur termasuk 4.100 rumah 1.500 pabrik, 20 masjid, 31 kompleks keamanan serta 10 jalur pengairan. (Sinarharapan.co.id, 20/01/09).&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sialnya, Israel masih menutup pintu perbatasan. Otomatis suplai bahan bangunan, tenaga medis, obat-obatan, maupun makanan jadi tersendat-sendat. Padahal banyak bangunan yang harus direnovasi untuk kebaikan warga. Banyak pasien yang memerlukan pengobatan. Tapi emang Israel nggak punya belas kasihan. Mereka tetep aja memblokade hubungan warga dengan warga luar Palestina. Tega bener!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara Yahudi Dan Zionis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata masyarakat dunia terbuka lebar. Semuanya nyadar kalo berita kebrutalan Israel di tanah Palestina bukan rekayasa media massa Islam. Tapi emang kenyataan yang sering ditutupi oleh media massa internasional yang dikuasai orang-orang Yahudi. Wajar kalo buntutnya melahirkan sentimen anti zionis dan Yahudi. Tapi kayanya nggak etis kalo kita memukul rata semua Yahudi itu sama dengan Israel. Kalo berani, jangan pukul rata tapi pukul tuh zionis. Itu baru mak nyoss!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar kita nggak salah kaprah, ada baiknya kita tau seluk-beluk Yahudi sebagai agama, sebuah bangsa, keturunan, atau gerakan politik sebelum mengumbar kebencian. Sebagai sebuah agama, Yahudi termasuk agama Samawi seperti halnya Islam dan Nasrani yang diturunkan Allah swt untuk umat manusia. Sebagai sebuah bangsa, Yahudi nggak jauh beda dengan suku bangsa di negeri kita. Seperti suku sunda, suku jawa, suku batak, de el el yang punya ciri khas secara fisik maupun budaya. Sebagai keturunan, anak cucu Yahudi berkembang biak di belahan dunia sampe pojok-pojoknya. Karena Yahudi udah ada dari dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo Yahudi sebagai gerakan politik zionisme, ini yang perlu diwaspadai. Zionisme berasal dari kata ‘zion’, nama salah satu bukit di Yerussalem/Palestina. Adalah Theodorl Hertzl yang pertama kali menggagas gerakan zionis. Tokoh Yahudi Hungaria dan jurnalis sebuah media berpengaruh di Wina (Austria) ini bikin buku yang judulnya “Der Judenstaat” alias “Negara Yahudi”. Buku ini ngomporin orang-orang Yahudi yang kebeneran saat itu lagi dimusuhin ama orang Eropa untuk mendirikan sebuah negara. Hasilnya, digelar deh tuh kongres pertama Zionisme di Basel Swiss tahun 1897 sebagai upaya mewujudkan impian mereka untuk memiliki sebuah negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat kata, Negara Israel berdiri tanggal 14 Mei 1948 setelah diproklamasikan oleh David Ben Gurion di bawah foto besar Theodore Hertzl. Sejak saat itu, sepak terjang Zionis di Palestina makin jor-joran demi menjaga eksistensi negaranya. Perlahan namun pasti, mereka melebarkan wilayah negaranya. Yang awalnya cuman secuprit, kini jadi seribu kali cuprit dengan mengusir tuan rumah penduduk asli Palestina. Padahal awalnya mereka adalah tamu, kok bisa-bisanya tamu ngusir tuan rumah. Bener-bener tamu gak tahu malu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pren moga jelas ya sekarang kalo tidak semua Yahudi itu zionis. Tapi zionis pasti orang Yahudi. Kita boleh benci bin sewot dengan zionis, tapi dengan penganut agama atau keturunan Yahudi, entar dulu. Jangan keburu nepsong. Tetep kita hormati selama mereka nggak menginjak-injak harga diri kita sebagai muslim. Sepeti yang Rasul ajarkan pada umatnya. Tapi kalo mereka bertingkah seperti halnya zionis di Palestina, kita sambut dengan kumandang jihad. Allahu akba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak terjang Zionis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah negara Israel berdiri, kaum zionis banting tulang biar negaranya tetep eksis. Mereka gencar nyusun kekuatan untuk menghadapi kecaman dunia atas tingkah polah mereka yang nggak tahu malu di bumi Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan pertama mereka adalah media massa. Theodore Herzl (peletak dasar gerakan zionis internasional) dalam konferensi di Swiss,1987 pernah bilang: “Kita akan berhasil mendirikan pemerintah Israel dengan memanfaatkan dan menguasai fasilitas propaganda dan media massa dunia. Pernyataan ini juga dikuatkan oleh seorang rabi Yahudi Rashoron (1986) dalam suatu khutbahnya di kota Braga. “Jika emas merupakan kekuatan pertama kita untuk mendominasi dunia, maka dunia jurnalistik merupakan kekuatan kedua bagi kita”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak heran kalo banyak orang Yahudi yang menguasai sumber berita dunia. Coba tengok, pendiri kantor berita terbesar di dunia adalah Julius Reuter. Seorang Yahudi yang lahir pada tahun 1816. Di Perancis, seorang Yahudi warga Havas mendirikan kantor berita Havas pada tahun 1835 yang kemudian berubah menjadi kantor berita resmi Perancis. Di Inggris, majalah terbesar The Times pertama kali terbit pada tahun 1788 melalui prakarsa Rochild, warga Yahudi Inggris. Di Amerika Serikat, separoh dari 1700 distributor media massa, secara mutlak, dikuasai oleh Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menguasai media, zionis bebas ngotak-ngatik fakta dan opini sesuai keinginannya sebelum nongol di layar kaca dalam siaran berita atau di media cetak. Peran media massa sebagai agent of change dipake zionis untuk brain washing alias pencucian otak. Biar masyarakat melihat, mendengar, dan berpendapat sesuai harapan zionis. Inilah wujud nyata agenda zionis yang tertuang dalam Protokol (ke-12: “Media massa harus berada di bawah pengaruh kita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan kedua yang dimiliki Zionis adalah lobi politik. Nggak diragukan lagi kalo kepiawaian lobi politik orang zionis sukses menempatkan mereka sebagai sekutu utama negara adidaya. Dua organisasi Zionis Yahudi yang sangat menentukan sikap politik luar negeri AS adalah JINSA (Jews Institute for National Security Affairs) dan CSP (Centre for Security Policy) yang dekat dengan CPD (Committee on The Present Danger). Nggak heran kalo AS mati-matian membela kepentingan Israel. Apalagi AS punya hak veto sebagai anggota dewan keamanan di PBB. Jadi dengan seenaknya bisa mementahkan setiap resolusi PBB yang dianggap merugikan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemesraan AS dan Israel terus terjalin meski presidannya udah gonta-ganti. Nggak heran kalo kini, Obama juga ngikutin tradisi politik AS yang tunduk kepada Yahudi. New York Sun Editorial (January 9, 2008) mengungkap bagaimana sikap Obama terhadap Israel. “saya memiliki komitmen yang jelas dan kuat atas keamanan Israel sekutu terkuat kita di wilayah itu dan satu-satunya di wilayah itu negara dengan demokrasi yang mapan. Dan itu akan menjadi titik awal saya”, ujarnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dulu, Benjamin Franklin, pernah ngingetin bahayanya Yahudi dalam konferensi penyusunan konstitusi Amerika pada tahun 1789 M: “Ketahuilah, di sana terdapat bahaya besar yang mengancam Amerika Serikat, dan itu adalah bahaya Yahudi. Di mana pun mereka berada selalu menimbulkan kehancuran terhadap moralitas dasar yang luhur dan merendahkan tingkat kepercayaan perdagangan. Mereka adalah para penumpah darah dan perampas harta. Sunguh, aku mengingatkan kalian wahai para pemuka bangsa Amerika, jika kalian tidak mengusir Yahudi secara tuntas, maka anak-anak dan cucu kalian akan melaknat kalian di atas kuburan kalian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pren, itulah dua kekuatan utama zionis yang menopang sepak terjang mereka di Palestina. Jadi nggak usah heran bin bengong plus bete kalo perilaku Israel kian arogan. Karena dibelakangnya, ada AS yang menjadi sabuk pengaman Zionis. Makanya Israel juga dikenal sebagai Amerika kecil dan Amerika sebagai Israel besar. Jadi, waspadalah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kikis Habis Zionis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama nggak ada perlawanan fisik yang seimbang dari negara-negara di Timur Tengah, Israel bakal tetep menjadikan warga Palestina sebagai sasaran tembak. talmud sebagai kitab suci kaum zionis mendoktrin tentara militer Israel untuk memerangi orang-orang non Yahudi. Coba simak ayat-ayat Talmud berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * “Semua anak keturunan Ghoyim (non Yahudi) sama dengan binatang” (Yebamoth 98a)&lt;br /&gt;    * “Seorang Ghoyim yang berbaik pada Yahudi pun harus dibunuh, ” (Soferim 15, Kaidah 10)&lt;br /&gt;    * “Orang Yahudi adalah orang-orang yang shalih dan baik di mana pun mereka berada. Sekali pun mereka juga melakuan dosa, namun dosa itu tidak mengotori ketinggian kedudukan mereka, ” (Sanhedrin, 58b)&lt;br /&gt;    * “Hanya orang Yahudi satu-satunya manusia yang harus dihormati oleh siapa pun dan oleh apa pun di muka bumi ini. Segalanya harus tunduk dan menjadi pelayan setia, terutama binatang-binatang yang berwujud manusia, yakni Ghoyim, ” (Chagigah 15b)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pren, kebayang dong gimana potret dunia di masa depan kalo zionis sang teroris rasis super narsis itu terus dibiarkan merajalela. Masuk akal kalo masyarakat Eropa pernah mengusir bangsa Yahudi setelah mengetahui niat busuk mereka yang tertuang dalam protokol zionis. Allah swt juga ngingetin kita untuk waspada dengan orang Yahudi, terutama zionis. Firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan (QS al-Maidah [5]: 64).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. (QS al-Maidah [5]: 82).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengikis zionis nggak cukup mengajak mereka duduk bareng dalam satu meja perundingan. Soalnya bahasa yang dipahami oleh zionis cuman perang, bukan perjanjian gencatan senjata. Untuk memerangi zionispun nggak bisa cuman ngandelin HAMAS, Hizbullah, atau pejuang Palestina. Lantaran Amerika sang adidaya yang jadi bekingnya nggak akan tinggal diam. Jadi mesti dilawan dengan kekuatan yang seimbang. Kekuatan yang menyatukan seluruh negeri-negeri Islam di seluruh dunia yang kini tengah terpecah-belah. Itulah kekuatan negara islam, khilafah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kekuatan yang ditunjukkan Rasul saw ketika memerangi Bani Qainuqa, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah. Tiga suku Yahudi yang mengkhianati perjanjian damai dengan umat Islam. Makanya pren, ayo kita sama-sama berjuang demi tegaknya khilafah islamiyah di muka bumi ini. Cuman Khilafah yang bisa mengikis zionis sampe ke akar-akarnya dan melindungi umat dari musuh-musuh Islam. Yuk ah! [bkmt/hafidz341/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2583179041388595606?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2583179041388595606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/zionis-teroris-rasis-super-narsis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2583179041388595606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2583179041388595606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/zionis-teroris-rasis-super-narsis.html' title='Zionis, Teroris Rasis Super Narsis!'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8279625095079527937</id><published>2009-02-10T18:51:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:54:48.741-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Remaja'/><title type='text'>Budaya Mesum Menjerat Remaja</title><content type='html'>”Orang yang berakal itu adalah orang yang diikat oleh akalnya dari segala perbuatan tercela.” (Imam Syafi’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syabab.Com - “Lebih dari 500 video porno udah dibuat dan diedarkan di Indonesia. Kebanyakan video amatir hasil rekaman kamera ponsel”. Demikian hasil penelitian seorang Sony Set. Praktisi pertelevisian sekaligus penulis buku bertajuk, “500 plus, Gelombang Video Porno Indonesia”. Parahnya, “Sebanyak 90 % pembuat video porno itu berasal dari kalangan anak muda, dari SMP sampai mahasiswa. Sisanya dari kalangan dewasa,” Lanjut Sony.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gile bener. Serem juga ya ngeliat data di atas. Asli. Permasalahan dunia pendidikan ternyata nggak cuman mentok di biaya sekolah yang melangit atau nasib tenaga pengajar yang nggak wajar. Tapi merembet juga ke perilaku anak didik yang kian bebas tanpa batas. Kasus tawuran antar pelajar atau narkoba yang menjerat remaja aja masih belon beres bener. Lha kini, hadir budaya mesum yang banyak menggoda remaja untuk jadi pemuja syahwat. Pegimane urusannye ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya Hidup Mesum Oriented&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, mungkin diajak temen untuk nonton film biru yang banyak dijual di lapak kaki lima. Setelah kenal internet, mulai berani mampir ke situs porno yang meraja lela di dunia maya. Dan ketika teknologi ponsel makin canggih, aktif tuker-tukeran ‘produk pembangkit syahwat’ via bluetooth atau infra red dengan teman. Saking seringnya dicekoki konten porno, otak remaja makin tumpul. Yang ada dipikirannya nggak jauh dari persoalan di bawah perut dan di atas lutut. Endingnya, banyak remaja yang terpancing untuk jadi aktifis seks bebas. Inilah cerminan gaya hidup berorientasi mesum yang mulai gencar ngecengin remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ponsel berkamera banyak dipake, perilaku seks remaja jarang bocor ke publik. Karena nggak ada bukti memadai, isu seputar gaya hidup seks bebas remaja sering dianggap terlalu dibesar-besarkan. Tapi kini, masyarakat bisa ngeliat dengan mata kepala sendiri. Betapa liarnya perilaku seks remaja. Dari hari ke hari, rekaman mesum remaja banyak diungkap oleh media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat pernah dihebohkan oleh rekaman video porno sepasang mahasiswa berjudul ‘Bandung Lautan Asmara’. Sejak saat itu, dalam setiap razia ponsel yang berfasilitas kamera dan pemutar video 3gp yang digelar sekolah, banyak pelajar yang menyimpan video porno dalam ponselnya. Dari pose bugil sampe adegan persetubuhan dua remaja berlainan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada rekaman adegan mesum seorang siswi berseragam SMP di Temanggung dengan seorang siswa SMU berdurasi 38 detik. Ada rekaman porno yang diduga dilakukan pelajar salah satu SMA negeri di Madiun berdurasi 50 detik. Di Banjarmasin, marak juga peredaran video porno made in pelajar yang diberi judul Asmara Banjarbaru. Begitu juga di kota-kota lain seperti Jakarta, Semarang, Kediri, Bandung, hingga Medan. Ini kaya laporan perkiraan cuaca aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus yang paling bikin geger terjadi pada akhir 2005. Di “kota santri” Cianjur, Jawa Barat beredar rekaman porno sepasang pelajar, yang belakangan diketahui sebagai siswa-siswi SMAN 2 Cianjur. Gokilnya, adegan mesum itu diambil di dalam ruangan kelas ketika temen-temennya lagi beristirahat di luar ruangan. Dewan Guru SMAN 2 Cianjur pun langsung memecat sebelas siswa yang terbukti terlibat dalam pembuatan video porno itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain berperilaku seks bebas, budaya mesum juga menyeret remaja ke dalam gaya hidup narsis (cinta diri) dan ekshibisionis (pamer diri). Sehingga remaja putri sering kedapetan berani tampil seksi dan menggoda di depan kamera ponsel atau webcam saat chatting dengan lawan jenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kasus foto bugil “Yuk Kota Mojokerto”, di akhir tahun 2005 yang beredar luas di dunia maya. Sebuah website menyambut tamunya dengan tulisan “Hot News!, Finalis Yuk Kota Mojokerto 2005, She was study on SMA 1 Puri Mojokerto.” Di dalamnya terdapat lima buah foto seorang gadis yang diduga sebagai Endang Christy Handayani, di atas ranjang dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun. Meski Christy membantah, namun kasus itu telanjur membuat statusnya sebagai Puteri Mojokerto dicopot. (penapendidikan.com, 02/04/08)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pren, kasus Cianjur atau Mojokerto, cuman sebagian kecil aja yang nongol ke permukaan media. Ibaratnya fenomena gunung es, dibawahnya masih banyak rekaman video porno atau pose bugil made in pelajar. Udah banyak yang dilakukan ortu atau pihak sekolah guna mengerem laju perilaku remaja yang makin liar ini. Namun hasilnya masih belum kelihatan. Makanya kita mesti tahu dulu apa penyebabnya, biar solusinya tepat bin jitu van tokcer. Betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk Permisifisme Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah penelitian yang dilakukan terhadap para remaja menunjukkan kecenderungan revolusi perilaku remaja dalam urusan seks. Seperti hasil survei Synovate Research tentang perilaku seksual remaja (15 - 24 tahun) di kota Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan, September 2004. Hasilnya, 44% responden mengaku mereka sudah pernah punya pengalaman seks di usia 16-18 tahun. Sementara 16% lainnya mengaku pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia 13-15 tahun. Selain itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk melakukan hubungan seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos (26%) dan hotel (26%). (penapendidikan.com, 02/04/08)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian mutakhir dilakukan oleh Dr Rita Damayanti saat meraih program doktoralnya di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Ia meneliti 8.941 pelajar dari 119 SMA atau yang sederajat di Jakarta, tahun 2007 lalu. Hasilnya, sekitar 5% pelajar telah melakukan perilaku seks pranikah. (idem)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faktor yang paling berpengaruh dalam perubahan perilaku remaja dalam urusan seks adalah masuknya budaya barat ke negara berkembang seperti Indonesia. Banyaknya media remaja yang getol menyajikan budaya Barat semakin mendekatkan remaja pada kehidupan serba boleh (permissif ) alias bebas berbuat selama nggak ganggu orang lain. Termasuk dalam urusan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena di beberapa negara Barat, perilaku seks bebas remaja emang tinggi banget. Pitchkal (2002) melaporkan bahwa di AS, 25% anak perempuan berusia 15 tahun dan  30% anak laki-laki usia 15 tahun telah berhubungan intim. Di Inggris, lebih dari 20% anak perempuan berusia 14 tahun rata-rata telah berhubungan seks dengan tiga laki-laki. Di Spanyol, dalam survei yang dilakukan tahun 2003, 94,1% pria hilang keperjakaannya pada usia 18 tahun dan 93,4% wanita hilang keperawanannya pada usia 19 tahun. (Iwan Januar, ’Sex Before Married?’, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap permissif remaja dalam urusan seks juga dikampanyekan oleh film-film remaja produksi luar negeri. Seperti film American Pie. Film ini dengan gamblang mengupas budaya mesum di kalangan remaja amerika. Mulai dari perilaku anak cewek yang doyan mengekspos daya tarik seksualnya, cara berpikir mayoritas remaja yang beorientasi seks, hingga ’perjuangan’ untuk melepaskan keperjakaan atau keperawanan saat prom night. Dan sialnya, kampanye budaya mesum secara terselubung juga sering kedapatan dalam tayangan sinetron remaja atau film layar lebar produksi lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otomatis dong, remaja pribumi yang imut-imut mulai berani bertingkah amit-amit. Dr Rita Damayanti bilang, perilaku permisif remaja dalam masalah seks berawal dari proses pacaran. Masuknya budaya luar lewat hiburan, bikin remaja kian bebas dalam berpacaran. Berdasarkan penelitiannya, perilaku remaja laki-laki menjadi jauh lebih agresif dibandingkan dengan remaja perempuan. Mereka tak hanya terbiasa dengan ciuman bibir, tapi sudah berani melakukan hal-hal yang lebih jauh, mulai dari meraba dada, hingga akhirnya melakukan seks pranikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, jauh-jauh hari Islam udah bilang supaya menjauhi aktivitas pacaran before married yang pastinya mendekati zina. Tapi kita sering ngotot kalo masih bisa jaga diri. Emang, diri kita jaga biar nggak ketahuan karena gerakan tangan grapa-grepe ke sana-sini. Padahal jelas-jelas Allah swt ngingetin kita  dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. (QS. Al-Isrâ (17): 32) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamatkan Remaja Dengan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar budaya mesum nggak makin banyak makan korban, kudu ada penanganan serius dari semua pihak. Karena budaya mesum nggak cuman bikin moral dan masa depan remaja hancur berantakan. Tapi juga turut menyeret remaja dalam perilaku aborsi, penularan penyakit menular seksual, hingga prostitusi. Dan keliatannya, Islam sebagai landasan hukum yang pasti dan terperinci kudu dipake masyarakat dan negara untuk menahan laju serangan budaya mesum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, tentu saja negara kudu aktif menertibkan pornografi-pornoaksi dan pelaku seks bebas. Karena kalo dibiarkan apalagi dilokalisasi, sama aja melestarikan budaya mesum. Untuk itu Islam dengan tegas menghukum pelaku zina yang belum menikah (perjaka dan gadis) dengan sanksi jilid (dera) sebanyak 100 kali plus “bonus” pengasingan selama satu tahun. Sabda Nabi saw, “Perawan dan bujang (yang berzina) didera seratus kali dan dibuang selama setahun.” (HR. Muslim). Sementara kalo pelakunya udah merit, hukumannya lebih berat lagi. Dirajam hingga mati. Moga-moga pada nyadar ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat juga mesti aktif mencegah penyemaian benih-benih budaya mesum. Kalo ada yang pacaran, terus mojok berdua di tempat sunyi, tegor aja. Jangan nunggu sampe bunting dulu. Kalo serius berhubungan, segera deh lanjut ke pelaminan. Kalo cuman maen-maen, mending nggak daripada manen dosa tiap hari. Bukannya kita mo ikut campur, cuman ngejaga lingkungan dari murka Allah swt. Rasul saw bersabda, “Jika zina dan riba telah merajalela pada suatu desa, maka Allah mengizinkan kehancurannya.” (HR. Abu Ya’la).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, kedudukan kita sebagai manusia jauh lebih mulia dibanding cacing tanah, ulet keket, dan sejenisnya. So, jangan rendahkan diri kita dengan menganut gaya hidup permissif atau budaya mesum yang menuhankan hawa nafsu. Allah swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). (QS. Al-Furqân [25]: 43-44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, selain penerapan hukum Islam oleh negara dan kepedulian masyarakat, pembinaan mental dan keimanan remaja juga kudu dilakukan guna membentengi remaja dari budaya mesum dan sikap permissif. Sehingga lahir rasa malu bermaksiat dan takut kepada azab Allah swt yang akan menjaga martabat remaja meski jauh dari pengawasan ortu atau guru. Jadi, ayo kita selamatkan remaja dari jeratan budaya kapitalis sekuler dengan Islam. Ikut ngaji, siapa takut! [hafidz/bukamata/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8279625095079527937?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8279625095079527937/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/budaya-mesum-menjerat-remaja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8279625095079527937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8279625095079527937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/budaya-mesum-menjerat-remaja.html' title='Budaya Mesum Menjerat Remaja'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-2073360011698163923</id><published>2009-02-10T18:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:51:43.121-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Pemuda Muslim Inggris Berdiri Tegak Untuk Islam, Gelar Kompetisi Dari Bola Hingga Rap</title><content type='html'>Syabab.Com - Serangkaian kontes rap, turnamen sepak bola dan sesi grafiti akan digelar pada pergantian muslim panas ini untuk membantu para Pemuda dan remaja Muslim menguatkan mereka sendiri. Event ini akan digelar secara regional oleh Hizbut Tahrir sebagai bagian dari kampanye 'Stand for Islam' di Inggris. Kampanye tersebut menjelaskan Islam yang sebenarnya kepada dunia Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pihak Organiser kegiatan ini berharap aktivitas tersebut akan mempersiapkan yang lebih baik anak-anak muda dalam melawan serangan yang diarahkan kepada kaum Muslim dengan membantu mereka untuk memahami agamanya sendiri dengan lebih baik sehingga mereka sanggup menantang penggambaran yang negatif tentang Muslim dengan sanggup melibatkan diri dalam dialog yang positif dengan masyarakat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Event tersebut digelar di seluruh tempat termasuk di Rochdale, Bolton, Accrington, Oldham, Manchester, Bradford, Halifax dan Leeds. Kegiatan akan mulai digelar pada 12 Juli mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Bola Hingga Rap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Don't sit, take it!", demikian salah satu seruan dalam sebuah poster "Stand for Islam" yang digelar buat kawula Muda Muslim di Inggris. Berbagai kompetisi digelar dari mulai bola hingga rap. Turnamen sepakbola akan melibatkan setiap kota yang terlebih dahulu mereka menggelar turnamen mini. Para pemenang dari setiap kota akan bermain dengan pemenang dari kota lainnya dalam final "Champions Leageu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelenggara mengajak para seniman untuk mengekspresikan bentuk seni mereka dalam suatu cara yang lebih positif ketimbang sibuk di depan publik. Malahan, mereka juga diundang untuk ambil bagian dalam kompetisi grafiti Islam yang bertujuan bahwa hasil pekerjaan tersebut dapat dipajang di perpustakaan lokal, pusat-pusat masyarakat atau klub olahraga. Tentu saja grafiti tersebut menyampaikan pesan-pesan Islam. Kompetisi ini menginginkan para pemuda mengekspresikan perasaan mereka tentang topik berbeda seputar pemuda Muslim di Barat dan secara global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kompetisi rap Islam digelar tanpa diringi musik atau instrumen, hanya pada lirik-lirik bersajak saja. Rap memang menjadi salah satu sarana menyampaikan pesan-pesan tentang berbagai persoalan terkait Islam dan politik. Tak aneh bila di negeri ini muncul penyampaian pesan-pesan Islam melalui rap yang diminati kawula Muda barat. Untuk kompetisi ini sebuah workshop pembuatan lirik-lirik rap digelar selama empat pekan akan membantu penentuan lagam yang baik bagi lirik kawula muda dan berpikir seputar isu-isu menghadapi Anak Muda Muslim di Barat. Jurinya tidak lain para rapper Muslim lokal ILL IQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konferensi Pemuda Muslim: Puncaknya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangkaian kegiatan tersebut akan ditampilkan pada acara puncak yang akan digelar pada Konferensi Pemuda Muslim (Muslim Youth Conference) pada pertengahan Agustus mendatang. Para pemenang kompetisi tersebut akan meneriwa award.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang jurubicara dari Hizbut Tahrir mengatakan, "Pemuda Muslim telah menjadi korban dari kampanye islamophobia yang gencar. Makian penghentian dan mencari kekuasaan, wanita diserang karena memakai jilbab, serangan pagi-pagi benar hanyalah sebuah contoh kecil bagaimana pemuda Muslim dicekik di Inggris."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Konferensi Anak Muda bertujuan untuk memberikan kepercayaan kepada kawula muda Muslim di Inggris dalam menegakkan identitas mereka dan menunjukkan mereka kepada jalan dalam membuat kontribusi yang positif di masyarakat di mana para pemuda secara umum diganggu dengan sejumlah masalah termasuk drug dan penggunaan alkohol, kehamilan dini (red- tanpa nikah), tingkat depresi yang tinggi dan juga angka kejahatan yang meningkat," tegasnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemuda muslim harus memimpin jalan dan berdiri untuk Islam," demikian diantara bunyi dalam publikasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk ambil bagian dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, para peserta dapat mendaftarkan diri melalui internet pada alamat www.stand4islam.co.uk. [z/asiannews/s4i/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-2073360011698163923?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/2073360011698163923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/pemuda-muslim-inggris-berdiri-tegak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2073360011698163923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/2073360011698163923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/pemuda-muslim-inggris-berdiri-tegak.html' title='Pemuda Muslim Inggris Berdiri Tegak Untuk Islam, Gelar Kompetisi Dari Bola Hingga Rap'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-5557816739798299945</id><published>2009-02-10T18:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:44:48.853-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Peristiwa Penting Di Bulan Rajab: Mulai Isra`Mi'raj Hinga Runtuhnya Khilafah</title><content type='html'>Syabab.Com - Tahukah kamu ternyata di bulan Rajab ini terdapat beberapa peristiwa penting yang bersejarah bagi kaum Muslim. Mulai dari Isra' wal Mi'raj, pembebasan al-Quds hingga dibubarkannya institusi pemersatu umat Islam, Khilafah. Kamu tahu apa itu Khilafah? Oke deh berikut ceritanya...&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping terdapatnya peristiwa isra' wal mi'raj, yakni diperjalankannya Rasulullah Saw. dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Palestina (isra) selanjutnya dari sana Rasulullah diberangkatkan ke Shidratul Muntaha (langit). Selain peristiwa tersebut, di bulan Rajab juga terdapat peristiwa Pembebasan al-Quds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1099 M, bumi al-Quds (Yerusalem) Palestina jatuh ke tangan pasukan salibis dalam perang salib. Banyak kaum Muslim, baik orang tua, anak-anak dan kaum wanita dibantai oleh pasukan Salibis. Kegelapan berlangsung hingga beberapa tahun hingga muncul seseorang yang akan membebaskan kembali Palestina dari tangan para salibis. Pada tanggal 27 Rajab 583 H, Shalahuddin Al-Ayubi membebaskan bumi al-Quds dengan tanpa sedikitpun perlawanan dari kaum salibis. Berbeda ketika kaum salibis menjarah al-Quds, banyak anak-anak, orang tua, perempuan yang dibantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum kafir senantiasa tidak senang dengan kaum Muslim. Mereka mulai bekerja dan merencanakan berbagai upaya untuk melemahkan umat Islam. Hingga akhirnya, pada 28 Rajab 1342 H, bertepatan dengan 3 Maret 1924, seorang pengkhianat, Mustafa Kemal at-Turk, dia keturunan Yahudi Dunama, telah menjadi agen Barat berhasil meruntuhkan Khilafah Islamiyyah (Islamic Caliphate).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tragedi itu, prahara dan bencana menimpa umat. Kamu lihat aja, umat Islam yang dulunya satu kepemimpinan yang meliputi kawasan dari Spanyol hingga Indonesia, kini terpecah belah menjadi lebih dari 50 negeri. Indonesia dan Malaysia harus terpisah, juga dengan Arab Saudi, Iraq, Kuwait hingga Palestina. Lebih dari 1 juta muslim Iraq dibantai oleh pasukan penjajah Amerika, umat Islam dunia tak melakukan apa-apa. Tidak ada Khilafah, penjarahan, penjajahan, pembantaian, pendudukan menimpa umat ini hingga pembaratan umat termasuk generasi muda Muslim terus berlangsung hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan Islam dicampakkan, padahal ia berasal dari Allah Swt. Pencipta Alam Semesta ini. Islam yang lengkap diganti dengan ide sekularisme yaitu ide pemisahan agama dari kehidupan. Agama cuma disimpan di Masjid, sedangkan di dalam kehidupan tidak boleh membawa-bawa agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak aneh bila banyak umat Islam tidak memahami bahwa Islam itu lengkap. Betul kawan, Islam itu tidak hanya mengatur masalah sholat, zakat atau puasa saja, tetapi juga mengatur segala aspek kehidupan, mulai masuk ke tolilet hingga ke masuk ke negeri orang, termasuk juga membahas Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khilafah merupakan sistem pemerintahan Islam yang khas, yang beda dengan sistem-sistem lainnya yang ada di dunia saat ini. Khilafah bukan sistem federasi, bukan pula monarki (pemerintahan kerajaan), teokrasi (pemeritahan agama), republik atau kekaisaran. Kamu mungkin sudah mengenal beberapa sistem pemerintahan di sekolahan kamu, hanya disayangkan Khilafah tidak pernah ada di kamus sekolahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Khilafah sudah dibubarkan. 87 tahun sudah (dalam hitungan hijriyah) Islam dicampakkan, ide asing dipaksakan, bencana dan prahara menimpa. Kemaksiyatan dan kemungkaran merajalela. Ide asing seperti nasionalisme, kebebasan, demokrasi, pluralisme, hak asasi dibela sementara Islam yang berasal dari Tuhan dikebiri. Sampai kapan kita rela berada membiarkan hari-hari kegelapan terus menimpa umat dan generasinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya, kaum Muslim termasuk kamu sebagai generasi muda Islam bangkit, kembali kepada Islam. Hanya itu satu-satunya cara untuk selamat di dunia dan akhirat. Caranya, kenali Islam apa adanya sebagai sebuah deen yang komplit, yang memiliki pandangan hidup dan jalan hidup. Bahwa Islam memandang ada Allah di balik alam semesta ini, Dia Pencipta manusia yang juga telah menurunkan aturan-Nya serta Islam sebagai jalan hidup (way of life) kamu. Amalkan Islam dalam hidupmu. Selanjutnya berjuang bersama barisan dakwah untuk mendakwahkan agama ini ke teman-teman kamu hingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah Khilafah akan kembali karena hal itu telah dijanjikan Allah Swt. dalam al-Quran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik.” (TQS. An-Nuur 55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, bersegeralah berjuang untuk Islam sebagai timbangan kebaikan dengan izin Allah. Kapan? Saat ini juga! [lefleatrajab/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-5557816739798299945?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/5557816739798299945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/peristiwa-penting-di-bulan-rajab-mulai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5557816739798299945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5557816739798299945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/peristiwa-penting-di-bulan-rajab-mulai.html' title='Peristiwa Penting Di Bulan Rajab: Mulai Isra`Mi&apos;raj Hinga Runtuhnya Khilafah'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-7978307736215856827</id><published>2009-02-10T18:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:40:46.327-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Geliat Dakwah Pemuda Muslim Inggris:Stand For Islam</title><content type='html'>Syabab.Com - Saat ini Islam sedang diserang dari berbagai arah, mulai dari hijab hingga penghinaan atas Rasulullah dan apa yang dibawanya. Hal ini sangat dirasakan oleh para pemuda Muslim terutama di Inggris. Untuk itulah, di bulan suci Ramadhan tahun ini, kaum Muslim London semakin gencar mendakwahkan Islam, tidak terkecuali hal itu juga digelar para pemuda dan remaja Muslim di negeri tersebut.&lt;br /&gt; Beberapa acara mulai dari iftar hingga diskusi digelar. Seperti yang dilakukan oleh para pemuda Muslim dari Hizbut Tahrir Inggris, pada hari Jumat (26/09/08) akan menggelar sebuah acara pertemuan "iftar &amp; talk" yang akan mendiskusikan tentang peranan pemuda Muslim saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Acara diskusi yang mengangkat tema, "Wahai Pemuda Muslim: Beridiri untuk Islam" ini akan digelar di Broadway School, Birmingham Inggris menjelang buka shoum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saudara! Islam berada di bawah serangan dari berbagai arah; Hijab dari saudari muslimah, upaya melarang al-Quran wahyu dari Pencipta kita, penghinaan atas Rasulullah Saw. serta syariahnya dan identitas dari pemuda Muslim kita," tulisnya dalam flyer publikasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hizbut Tahrir Inggris, pada Ramadhan ini memang gencar menggelar berbagai acara di berbagai kota di Inggris, seperti di Birmingham, Bradford, Walthamstowm, Ilford, Slough dan London Timur. Hampir kebanyakan acara dakwah mereka disertai dengan iftar atau buka bersama dengan komunitas Muslim setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Stand up, They've got us up against the wall with our hands up, Young muslims, YOU are being attacked, it’s time to stand up!", demikian salah satu bait sajak dalam sebuah ajakan di video mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhaanallah, di Inggris saja pemuda Muslimnya bangkit untuk Islam, lalu mengapa di negeri yang mayoritas Muslim ini para pemudanya membebek pada kehidupan Barat yang rusak? [m/htb/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-7978307736215856827?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/7978307736215856827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/geliat-dakwah-pemuda-muslim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7978307736215856827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/7978307736215856827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/geliat-dakwah-pemuda-muslim.html' title='Geliat Dakwah Pemuda Muslim Inggris:Stand For Islam'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-5846499115628668275</id><published>2009-02-10T18:29:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:33:35.202-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Remaja'/><title type='text'>Bangun Dong Pren!</title><content type='html'>Syabab.Com - “Waspadalah terhadap waktu luang, karena ia lebih banyak membuka pintu maksiat daripada syukur.” (Umar bin Khathab)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kalimat sakti kerap kali terdengar dalam peringatan hari Soempah Pemoeda setiap tanggal 28 Oktober. Kok dibilang kalimat sakti? Soalnya pada hari kejadian…(mode suara seram: on) berkumpullah para pemuda dan pemudi dari berbagai pelosok Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Tapi untuk membulatkan tekad yang selama ini masih berbentuk persegi panjang. Agar para permuda bisa bersatu dan berjuang bersama demi kemerdekaan Ibu Pertiwi. Tekad itulah yang tercermin dalam tiga kalimat sakti Soempah Loe!, eh Soempah Pemoeda…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita baca tuh teks Sumpah Pemuda tanpa ekspresi, pastinya garing banget dong. Tapi coba kamu baca sambil merem terus bayangin gimana kuatnya keinginan para pemoeda jaman doeloe untuk mengambil perannya sebagai martir revolusi. Yap, sebagai ujung tombak perjuangan menuju gerbang kemerdekaan. Wuiih..heroik banget kan. Lantas, apa kabar pemuda dan pemudi masa kini yang lagi asyik ketawa-ketiwi sambil menikmati film laskar pelangi tanpa khawatir kena peluru nyasar atau kelilipan granat? Masih adakah semangat untuk menyambung tongkat estafet perjuangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Muda Yang Terlena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang sih saat ini kita hidup bukan dijaman peperangan. Nggak harus manggul senjata, pake ikat kepala ala Rambo, atau bawa bambu runcing kemana-mana. Tapi, bukan berarti kita bebas dari penjajahan lho. Coba deh kamu sempetin pelototin tuh siaran berita di tipi atau baca surat kabar. Disana jelas-jelas diberitakan kalo banyak kekayaan alam kita yang dirampok oleh para investor asing. Kapitalisme yang jadi biangnya krisis begitu kuat mencengkeram ekonomi negara kita. Sampe-sampe pemerintah pun tak berkutik di bawah tekanan hutang luar negeri yang dikucurkan IMF atau Bank Dunia. Kita yang terkor. Harga BBM naik, ongkos pendidikan dan kesehatan mahal, minyak tanah langka, gas elpiji raib dari pasaran, harga kebutuhan pokok pun terus menanjak. Masih nggak nyadar juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar aja. Soalnya para penjajah juga nggak akan membiarkan para pemuda darpol darkum alias sadar politik dan sadar hukum. Biar mereka lebih leluasa menguras harta negara tanpa direcokin oleh aksi kritis para pemudanya. Untuk itu, para penjajah juga punya hadiah spesial untuk memalingkan perhatian kaum Muda. Mulai dari budaya hedonis yang memanjakan kenikmatan dunia, permissifisme yang membuka carakrawala kebebasan remaja, hingga budaya instan yang memancing remaja untuk selalu nyari jalan pintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba tengok perilaku ekshibisionis yang menjangkiti para remaja en remaji masa kini. Lebih dari 500 video porno udah dibuat dan diedarkan di Indonesia. Kebanyakan video amatir hasil rekaman kamera ponsel. Dan parahnya, Sebanyak 90 % pembuat video porno itu berasal dari kalangan anak muda, dari SMP sampai mahasiswa. Sisanya dari kalangan dewasa. Demikian hasil penelitian seorang Sony Set. Praktisi pertelevisian sekaligus penulis buku bertajuk, “500 plus, Gelombang Video Porno Indonesia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Premanisme remaja juga terlihat makin menggeliat. Aksi tawuran antar pelajar atau mahasiswa sering terlihat dalam siaran berita. Ngeri banget deh. Udah kaya perang kolosal aja. Beraninya keroyokan sambil bawa persenjataan lengkap. Mulai dari tongkat kayu, sabuk yang ujungnya dipasangin gear roda, sampe senjata tajam seperti peniti atau gunting kuku. Ups, maksudnya pisau belati atau samurai. Kini, premanisme pelajar merembet ke dalam urusan gank seperti yang dilakukan anggota Gank cewek ‘Naro’ di Pati, Jawa Tengah. Atau aksi kekerasan yang dilakukan senior terhadap junior seperti yang terjadi di SMA N 70 Bulungan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedekatan remaja dengan narkoba dan lintingan tembakau pun semakin lengket. Menurut Ketua Tim Kampanye Antinarkoba bersepeda 40 kota Jakarta-Bali, Willy G Kurniadi, “75 % pengguna narkoba adalah remaja berusia antara 15-25 tahun dan jumlah tersebut cenderung terus mengalami kenaikan setiap tahunnya.” (wawasandigital.com, 08/07/08). Dan menurut Global Youth Tobacco Survey (GYTS) WHO tahun 2007, jumlah perokok anak usia 13-18 tahun di Indonesia menduduki peringkat pertama di Asia. Bahkan tiga dari sepuluh pelajar SMP di Indonesia (30,9%) mulai merokok sebelum umur 10 tahun. (Republika, 02/03/08). Bolong-bolong dah tuh paru-paru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang banyak juga remaja yang nggak ikut-ikutan pake narkoba, ngisep nikotin, atau terjun ke dunia seks bebas. Sayangnya mereka lebih milih kegiatan yang memanjakan diri sendiri dibanding upaya mendongkrak produktifitasnya untuk hal yang bermanfaat. Mereka berlomba-lomba meraih popularitas lewat jalan pintas dalam audisi pencarian bakat. Atau ngisi waktu luang dengan nongkrong di pinggir jalan, hang out ke arena dugem, atau ngetem di depan playstation. Padahal, seorang pemikir dari Beirut, Musthafa Al Ghalayaini berkata: “Adalah terletak di tangan para pemuda kepentingan umat ini, dan terletak di tangan pemuda juga kehidupan umat ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebayang gak sih, gimana wajah Ibu Pertiwi kelak di masa depan kalo kader-kader pemimpinnya saat ini sibuk dengan urusannya sendiri. Waktu hidupnya lebih banyak dipake buat ngejar kesenangan dunia. Duitnya yang pas-pasan dituker ama karcis konser musik musisi idola. Fisik dan nyalinya yang kuat dijadikan modal tawuran. Jiwa mudanya diperas abis-abisan untuk meraih popularitas. Dan isi kepalanya banyak dicekokin content yang berbau pornografi dan pornoaksi. Boro-boro mikirin nasib bangsa dan negara yang tengah dijajah oleh negara-negara maju. Kasian deh Ibu Pertiwi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Muda Yang Berjasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu tahun 92 H/711M. Pasukan Muslim di bawah pimpinan Panglima muda berusia 25 tahun bela-belain menyebrangi selat Gibraltar (Jabal Thariq) biar bisa sampe di Spanyol. Atas pertolongan Allah, pasukan raja Rhoderick (Spanyol) yang berkekuatan 100.000 pasukan tumbang di tangan pasukan Muslim yang hanya berjumlah 7000 plus 5000 pasukan tambahan. Kamu tahu siapa panglima muda itu, dialah Thariq bin Ziyad yang membuka penyebaran Islam di negeri matador Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, waktu Rasul saw masih hidup, beliau pernah bersabda: “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Kamu tahu pren, Konstantinopel adalah basis kekuatan Nasrani yang yang dikuasai oleh Kaisar Heraklius. Makanya Allah swt dan Rasul-Nya begitu memuliakan orang-orang yang ikut andil menumbangkan Konstantinopel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali gagal, tujuh abad kemudian kaum Muslimin berhasil menaklukkan Konstantinopel atas petolongan Allah swt. Tepatnya pada hari Selasa tanggal 20 Jumadil Ula 857 H bertepatan tanggal 29 Mei 1453 M, melalui tangan seorang pemuda yang baru berusia 23 Tahun. Dialah sebaik-baiknya pemimpin seperti disebutkan dalam hadits Rasul di atas. Pemuda itu adalah Sulthan Muhammad Khan (Al-Fatih) putera Sulthan Murad II.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pren, Thariz bin Ziyad atau Muhammad al-Fatih hanya dua gelintir aja pemuda Islam yang oke banget. Bukan karena fisiknya yang macho atau wajahnya yang cute. Tapi karena kontribusinya yang begitu besar dalam penyebaran Islam. Selain mereka, sejarah Islam mencatat pemuda-pemuda yang nggak kalah okenya. Diantaranya Ali bin Abi Thalib (8), Thalhah bin Ubaidillah (11), al Arqam bin Abil Arqam (12), Abdullah bin Mas’ud (14), Sa’ad bin Abi Waqash (17), Umar bin Khatthab (26), Ja’far bin Abi Thalib (18), Zaid bin Haritshah (20), atau Mushab bin Umair (24). Emang udah seharusnya pemuda-pemudi maupun remaja-remaji muslim nggak cuman mikirin diri sendiri. Tapi jadi ujung tombak perubahan ke arah yang lebih baik sebagai agen of change. Yuk!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil Peran Itu Guys!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pren, kini saatnya kita tunjukkan pada dunia. Kalo remaja bukan cuman bisa hura-hura. Remaja juga bisa berkarya nyata sesuai dengan kebisaan kita dan berjasa bagi bangsa, negara, dan agama. Tapi sorry, kita bukannya nyari popularitas lho. Apalagi bawa-bawa pesan sponsor. Nggak lah yauw. Dari awal kita niatkan cuman ridho Allah yang jadi tujuan setiap amal baik kita. Emang nggak mudah mengawalinya. Tapi kita yakin pasti bisa. Cuman satu yang kita perluin sekarang, kemauan yang keras untuk menjadi duplikatnya Thariq atau al-Fatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas r.a. berkata: “Tidak ada seorang Nabi pun yang diutus Allah, melainkan ia (dipilih) dari kalangan pemuda saja (yakni antara 30 - 40 tahun). Begitu pula tidak ada seorang ‘alim pun yang diberi ilmu, melainkan ia (hanya) dari kalangan pemuda saja. Kemudian Ibnu Abbas r.a. membaca firman Allah swt. dalam surat Al Anbiya ayat 60: “Mereka berkata: ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim." (Tafsir Ibnu Katsir III, halaman 183).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemauan yang kuat udah tentu nggak datang dengan sendirinya. Tapi dibangun dari sebuah pemahaman yang menyulap keraguan kita menjadi kebulatan tekad. Semangat kita jadi nggak setengah-setengah, tapi basah kuyup sekalian. Untuk melahirkan kemauan yang keras, mau nggak mau kita mesti bergerak. Karena berdiam diri hanya akan membekukan hati dan memasung langkah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, hal pertama yang mesti kita perbuat adalah nuntut ilmu. Yap, dengan belajar Islam, kita jadi tambah wawasan Islam, tahu kondisi umat Islam, dan makin mengenal kemuliaan aturan hidup Islam. Informasi ini yang memancing alam pikiran kita untuk mencari tahu ada apa dengan umat Islam yang hidup terjajah. Sehingga kita memahami mestinya ada yang bergerak untuk menyadarkan umat. Ada yang kudu berani menjadi martir revolusi yang membakar semangat umat untuk mengembalikan kejayaan Islam dan kaum Muslimin. Disitulah peran kita sebagai pemuda. Menjadi martir revolusi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal kedua yang nggak kalah pentingnya adalah mengaitkan perilaku di dunia dengan kehidupan akhirat kelak. Ini yang akan menjaga kemauan keras kita agar tetap dijalur yang benar. Karena setiap detik yang kita lalui, itu ada itung-itungannya di hari perhitungan nanti. Dengan begitu, kita akan lebih waspada dengan godaan materi atau popularitas yang bisa menyeret kita masuk dalam kubangan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Asy Syafii mengatakan: "Sesungguhnya kehidupan pemuda itu, demi Allah hanya dengan ilmu dan takwa (memiliki ilmu dan bertakwa), karena apabila yang dua hal itu tidak ada, tidak dianggap hadir (dalam kehidupan)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pren, kita pastinya nggak pengen masa muda kita habis nggak jelas gitu lantaran terhanyut budaya sekuler yang mengejar kesenangan dunia. Kita juga nggak rela dong nasib umat Islam dan kita menderita akibat penjajahan. Makanya wajar kalo kita-kita yang masih muda, kuat, dan cakep ini mesti ambil peran sebagai agen of change. Untuk kebaikan Islam dan kaum Muslimin. Jangan tunggu esok. Jangan liat orang lain. Mulai hari ini, ikut ngaji. Pake aturan hidup Islam. Dan jadilah seorang martir revolusi. Kalo bukan kita siapa lagi! [hafidz341/syabab.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-5846499115628668275?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/5846499115628668275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/bangun-dong-pren.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5846499115628668275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/5846499115628668275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/bangun-dong-pren.html' title='Bangun Dong Pren!'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-105724605978539798</id><published>2009-02-10T18:20:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:23:19.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Surat Cinta Untuk Remaja'/><title type='text'>Surat Terbuka untuk Remaja Muslim Indonesia</title><content type='html'>Wednesday, 13 August 2008 06:18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syabab.Com - Kehidupan remaja saat ini sangat mengkhawatirkan. Budaya barat menyerang mereka setiap hari. Di tengah-tengah masyarakat yang acuh, ternyata masih ada sekolompok orang yang peduli terhadap persooalan remaja ini. Salah satunya yang dilakukan oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, Ahad (10/08), menyampaikan surat terbuka muslimah HTI untuk remaja Muslim Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat yang disampaikan melalui Jurubicara Muslimah HTI, Febrianti Abassuni mengajak para remaja Muslim Indonesia untuk peduli terhadap persoalan yang menimpa mereka. Muslimah HTI juga mengajak remaja dan pemuda harapan umat tersebut melakukan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Sahabat, Kekasih Allah, umat telah memanggilmu! Umat telah memanggilmu! Umat menaruh harapan besar di pundakmu," demikian salah satu ajakkan yang tertuang dalam surat terbuka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jelasnya berikut kami kutipkan isi surat lengkap surat terbuka untuk remaja muslim tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sahabat, Kekasih Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sekarang hidup dalam “kampung kecil” dunia global. Batas-batas imajiner antar negara saat ini semakin tidak kita rasakan lagi. Apakah engkau merasakan bahwa “kampung kecil” kita saat ini begitu getol mengajak kita melupakan bahwa kita ini adalah hamba Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ajakan yang getol itu banyak sahabat-sahabat kita tidak lagi merasa berdosa ketika melakukan perbuatan yang dilarang Allah kekasih kita. Pernahkan kalian tahu bahwa Penelitian Objectively Verifiable Indicators (OVI) SeBAYA Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jatim 2004 menunjukkan hasil bahwa para responden usia 15-24 tahun yang sudah melakukan hubungan seksual dengan satu orang atau lebih, yakni sebanyak 49 orang dari 360 responden? Sejak Januari-Nopember 2004, tercatat 227 remaja yang melakukan konsultasi, 90 diantaranya telah melakukan seks bebas dan delapan orang positif hamil? Sedihkah engkau ketika tahu bahwa mereka melakukan itu tanpa merasa bersalah kepada kekasih kita Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harusnya kita selalu sadar bahwa Allah yang telah menciptakan kita, yang telah memberikan kehidupan kepada kita. Kita mampu bergerak karena Allah yang memberi kita jiwa. Kita mampu berpikir, bernafas,melihat,mendengar,dan meraba karena Allah memberikan kita kemampuan itu. Maka sudah sepantasnyalah kita hidup untuk melakukan yang terbaik menurut pencipta kita, pemberi kehidupan kita. Kita rasanya tidak punya keberanian untuk menentangnya, karena jiwa kita ada dalam genggamanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sahabat, Kekasih Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kampung kecil” kita saat ini mengarahkan kita jadi pekerja-pekerja murah untuk mengolah kekayaan alam kita yang berlimpah ruah demi memperkaya para penjajah. Tahukah engkau emas kita dikuasai pengusaha Freeport. Sembilan puluh persen kekayaan minyak dan gas kita dikuasai oleh penjajah yang lain? Lihatlah di sekitar kita. Fenomena keterpurukan. Fenomena kesedihan. Semakin banyak mereka yang putus sekolah. Semakin banyak mereka yang harus berjuang di jalan menjadi pengamen, pemulung. Kenapa bisa terjadi kalau negara ini sebenarnya kaya? Apakah kita akan membiarkan kondisi ini terus berlanjut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sahabat, Kekasih Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaulah remaja, pemuda harapan umat. Engkaulah bagian dari umat terbaik yang Allah turunkan ke tengah manusia. Di tanganmu perubahan itu bisa diwujudkan. Ditanganmu kemaslahatan manusia dipertaruhkan. Kembalikan kekayaan yang telah Allah anugerahkan ke tangan umat, untuk kesejahteraan umat. Rebut kembali kekayaan itu dari tangan penjajah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Sahabat, Kekasih Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat telah memanggilmu! Umat telah memanggilmu! Umat menaruh harapan besar di pundakmu. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada dirimu untuk terus berbuat, untuk terus bergerak untuk menjadi pemuda tangguh. Pemuda berkepribadian Islam. Bersama-sama dengan pemuda muslim lain, menyusun barisan rapi, menghadirkan solusi Islam, menegakkan kembali peradaban Islam. Menghilangkan pengaruh peradaban kapitalisme yang rendah di dunia, sehingga hidup manusia akan menuju kembali ke kehidupan yang cemerlang.&lt;br /&gt;JURUBICARA MUSLIMAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Febrianti Abassuni&lt;br /&gt;HP. 08129049930&lt;br /&gt;Email : febrianti@hizbut-tahrir.or.idThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it / febrianti.abassuni@gmail.comThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it&lt;br /&gt;Gedung Anakida Lt. 7&lt;br /&gt;Jl. Prof. Soepomo No. 27, Jakarta Selatan - 12790&lt;br /&gt;Telp / Fax : (62-21) 8305848&lt;br /&gt;Website : http//:www.hizbut-tahrir.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ==========================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamatkan Remaja Muslim!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang disampaikan oleh salah satu elemen umat Islam ini patut kita sambut. Memang benar, remaja dan pemuda Muslim saat ini berada dalam serangan brutal dari Barat yang siap menikam mereka dari segala sisi. Remaja dan pemuda Muslim merupakan aset umat yang berharga. Di tangan-tangan merekalah, perubahan masa depan yang lebih baik. Bila remaja saat ini bobrol, entah bagaimana kehidupan negeri ini di masa mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah selayaknya, semua komponen dan elemen bahu membahu untuk menyelamatkan generasi muda muslim dari segala bentuk serangn brutal para kapitalis sekular. Satu-satunya cara agar kita selamat adalah kembali pada Islam. Ya, kembali pada Islam, dan hanya Islam saja. Bagaiamana mungkin kita mengenal Islam yang sempurna itu, sementara pelajaran agama di sekolah hanya dua jam? Mau, tidak mau para remaja dan pemuda mengkaji Islam komplit, di luar jam sekolahan alias remaja musti ngaji!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu mengandalkan remaja saja tidaklah cukup. Keluarga, masyarakat serta negara bertanggungjawab atas persoalan remaja dan pemuda saat ini. Maka, semua komponen tersebut harus bahu membahu untuk membangunkan para remaja muslim saat ini agar mereka bangkit. Bila mereka diam saja atau tak peduli, yakinlah, di akhirat kelak semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt. Pada saat itu, tak ada seorang pun yang bisa mengelak dari hisab-Nya. [f/m/syabab.com] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-105724605978539798?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/105724605978539798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/surat-terbuka-untuk-remaja-muslim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/105724605978539798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/105724605978539798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/surat-terbuka-untuk-remaja-muslim.html' title='Surat Terbuka untuk Remaja Muslim Indonesia'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6344166733781694890</id><published>2009-02-10T18:03:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T18:08:48.328-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanya Jawab'/><title type='text'>Hukum Menolak Fatwa MUI tentang Golput</title><content type='html'>Senin, 09/02/2009 15:03 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum Ustadz....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja pada pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah hukumnya jika kita tidak mengikuti atau menjalankan fatwa dari ulama tentang sesuatu hal seperti fatwa dari MUI tentang haram hukumnya jika kita GOLPUT. Mohon penjelasannya, terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Waalaikumussalam Wr Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Fatwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan lalu tidak kurang 700 ulama negeri ini yang tergabung didalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah berkumpul di Sumatera Barat dan diantara keputusannya adalah terkait dengan masalah golput didalam Pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa atau ifta’ adalah penjelasan tentang hukum syar’i dari suatu permasalahan umat yang merupakan suatu jawaban dari pertanyaan yang diajukan. Sedangkan orang yang melakukan tugas ini disebut dengan mufti. Ia adalah seorang yang mengetahui tentang hukum-hukum syari’ah, berbagai persoalan, kejadian dan telah dianugerahi dengan ilmu serta memiliki kemampuan untuk mengambil dari dalil-dalil hukum syar’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas ini begitu besar nilainya di sisi Allah swt sehingga seorang mufti dianggap sebagai wakil Allah didalam memberikan penjelasan tentang hukum-hukum yang terdapat di dalam Al Qur’an maupun Sunnah. Untuk itu Ibnul Qoyyim menyebutkan bahwa seorang mufti adalah ‘petugas resmi’ Allah terhadap apa yang difatwakannya. Firman Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَسْتَفْتُونَكَ قُلِ اللّهُ يُفْتِيكُمْ فِي الْكَلاَلَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah.” (QS. An Nisaa : 176)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang pertama bertugas memberikan penjelasan tentang hukum-hukum Allah swt kepada umat adalah Rasulullah saw, kemudian para sahabat, tabi’in, tabi’i tabi’in hingga para ulama sampai dengan hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian fatwa ini, selain dilakukan oleh perorangan (alim) ia juga bisa dilakukan oleh sekelompok orang (ulama) atau suatu lembaga fatwa di suatu tempat atau negeri tertentu, seperti MUI di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun terkait fatwa yang telah diambil seorang mufti atau lembaga fatwa maka pada dasarnya ia tidak mengikat kecuali terhadap :&lt;br /&gt;1. Orang yang bertanya kepada mufti’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Jadul Haq Ali Jadil Haq, Mufti di Negara Mesir pada tahun 80-an mengatakan bahwa sesungguhnya fatwa hanyalah sebatas penjelasan hukum syar’i terhadap realita yang ditanyakan. Karena itu fatwa tidaklah memiliki kekuatan mengikat namun demikian ia memiliki kekuatan mengikat terhadap orang yang meminta fatwa dari beberapa sisi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Komitmen orang yang meminta fatwa untuk beramal takwa.&lt;br /&gt;b. Upaya penerapan hukum yang telah disingkap melalui fatwa.&lt;br /&gt;c. Apabila hatinya merasa nyaman dengan kebenaran fatwa dan mempercayainya maka ia terikat dengan fatwa tersebut.&lt;br /&gt;d. Apabila upayanya memiliki keterbatasan terhadap permasalahan yang terjadi sementara ia tidak mendapati mufti selainnya maka ia harus mengambil fatwa tersebut. Adapun apabila dia mendapatkan mufti lainnya yang sependapat dengan fatwa pertama maka ia terikat olehnya. Apabila berbeda diantara keduanya dan tampak kebenaran pada salah satunya maka ia harus mengamalkan fatwa yang tampak kebenarannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Seorang mujtahid yang melihat fatwa tersebut dengan menggunakan dalil-dalil syar’i dan melihat bahwa fatwa tersebut benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang-orang yang taqlid (tidak memiliki kapasitas ilmu terhadap permasalahan itu) dan meyakini kebenaran fatwa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qoyyim mengatakan bahwa sesungguhnya fatwa mufti bersifat syari’at lagi umum berkaitan dengan orang yang bertanya ataupun selainnya. Adapun seorang hakim maka hukumnya bersifat parsial lagi khusus tidak menyangkut orang yang tidak dihukum. Seorang mufti memberikan fatwa dalam hal hukum yang umum lagi menyeluruh, yaitu siapapun orang yang melakukan hal itu maka ia termasuk didalamnya dan siapa pun yang mengatakan hal itu maka ia terikat dengan fatwa itu. Sedangkan hakim memutuskan suatu keputusan tertentu terhadap orang tertentu dan keputusannya itu bersifat khusus lagi mengikat. Dan fatwa seorang alim bersifat umum dan tidak mengikat. Keduanya mendapatkan pahala yang besar namun dengan resiko yang besar pula. (I’lamul Muwaqqi’in juz I hal 46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seputar Fatwa MUI tentang Golput&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara point-point dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang tidak menggunakan hak pilih didalam Pemilihan Umum :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu dari dua rekomendasinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Umat Islam dianjurkan untuk memilih pemimpin dan wakil-wakilnya yang mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Butir-butir yang menjadi landasan rekomendasi tersebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;butir ke-4 : Memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, jujur (shidiq), terpercaya (amanah), aktif dan aspiratif (tabligh), mempunyai kemampuan (fathonah), dan memperjuangkan kepentingan umat islam hukumnya adalah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;butir ke-5 : Memilih pemimpin yang tidak memenuhi syarat-syarat sebagaimana disebutkan dalam butir 1 (satu) atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;butir ke-1 : Pemilihan Umum dalam pandangan islam adalah upaya untuk memilih pemimpin atau wakil yang memenuhi syarat-syarat ideal bagi terwujudnya cita-cita bersama sesuai dengan aspirasi umat dan kepentingan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita perhatikan dari point-point diatas tampak MUI begitu bijaksana dan sangat berhati-hati. Hal itu terlihat dari adanya tiga hukum yang terkait dengan penggunaan hak pilih didalam pemilihan umum :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dianjurkan (mandub atau sunnah) yang ada didalam rekomendasi.&lt;br /&gt;2. Wajib yang ada didalam butir ke-4.&lt;br /&gt;3. Haram namun dengan persyaratan yaitu, haram golput selama ada calon yang memenuhi syarat, pada butir ke-5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam butir ke-5 tidak ada penjelasan rinci tentang kata-kata ‘memenuhi syarat’, apakah yang dimaksud syarat-syarat yang disebutkan didalam butir ke-1 atau butir ke-4 atau kedua-duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi butir ke-5 “….. atau tidak memilih sama sekali padahal ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah haram.” dan jika menggunakan pemahaman berbalik maka bisa diartikan dengan “…. atau tidak memilih sama sekali (golput) ketika tidak ada calon yang memenuhi syarat hukumnya adalah tidak haram”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian didalam Rekomendasinya MUI menganjurkan umat islam untuk memilih pemimpin dan wakil-wakilnya yang mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar. Kata-kata ‘menganjurkan’ berbeda dengan ‘mewajibkan’ begitu pula didalam konsekuensi hukumnya. Artinya seorang muslim yang melakukan perintah tersebut akan mendapatkan pujian dan pahala dari Allah swt dan jika ia tidak melakukannya maka ia tidaklah tercela dan tidak juga mendapatkan dosa dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari butir ke-5 dan rekomendasi tersebut tampak tidak ada pengharaman GOLPUT oleh MUI secara mutlak namun demikian MUI menganjurkan agar umat islam memilih orang-orang yang mengemban amar ma’ruf nahi munkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ukuran apakah seorang calon pemimpin atau wakil rakyat memenuhi syarat-syarat diatas atau tidak, siap mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar atau tidak akan berpulang kepada pengetahuan dan pemahaman setiap pemilih yang memungkinkan terjadinya perbedaan diantara mereka. Bisa saja seorang pemilih melihat seorang calon pemimpin atau wakil rakyat telah memenuhi syarat namun tidak menurut yang lainnya. Bisa saja seorang pemilih melihat seorang calon dapat mengemban tugas amar ma’ruf nahi munkar namun tidak menurut yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian—wallahu a’lam—pada akhirnya putusan akan dikembalikan kepada ijtihad (upaya sungguh-sungguh) setiap pemilih muslim dalam melihat semua calon pemimpin maupun wakil-wakilnya dan hendaknya dia menghindari adanya faktor-faktor emosional didalam ijtihadnya itu, seperti : semata-mata hanya karena satu etnis, daerah, profesi, kelompok, organisasai atau balas jasa yang dapat merusak obyektifitas dalam memberikan penilaian. Dan keputusan apa pun yang dihasilkan seorang pemilih dari upayanya itu maka ia tidak akan keluar dari apa yang difatwakan MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama upaya tersebut diniatkan semata-mata beribadah kepada Allah dan untuk kebaikan islam dan kaum muslimin maka akan mendapatkan pahala dari Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam  (http://eramuslim.com/ustadz-menjawab/menyikapi-fatwa-mui-tentang-golput.htm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6344166733781694890?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6344166733781694890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/hukum-menolak-fatwa-mui-tentang-golput.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6344166733781694890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6344166733781694890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/02/hukum-menolak-fatwa-mui-tentang-golput.html' title='Hukum Menolak Fatwa MUI tentang Golput'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8587998461394373820</id><published>2009-01-17T13:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-17T13:45:47.972-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Zionisme Israel, Imperialisme Barat Dan Terorisme Keduanya</title><content type='html'>Zionisme Israel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum berbicara mengenai Zionisme Israel, kita harus memahami terlebih dulu hubungan antara Yahudi dan Zionisme. Dari apa yang dinyatakan Roger Geraudy dalam The Case of Israel-nya, ada isyarat bahwa ketika berbicara mengenai Yahudi, hal itu terkait dengan: (1) Yahudi sebagai agama; (2) Yahudi sebagai sebuah bangsa; (3) Yahudi sebagai keturunan; (4) Yahudi sebagai sebuah gerakan politik (baca: Zionisme). Para tokoh Yahudi sendiri memiliki penafsiran yang berbeda tentang permasalahan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah agama, bangsa, sekaligus keturunan, Yahudi telah eksis sejak berabad-abad yang lalu; bahkan sejak zaman Nabi Musa a.s. Sementara itu, Yahudi sebagai gerakan politik adalah fenomena baru yang lahir pada masa imperialisme dan kolonialisme Barat. Dengan kata lain, Zionisme adalah pemikiran baru, bukan bagian dari historisitas Yahudi Internasional, tetapi derivat dari pemikiran Barat, khususnya Eropa. Pakar politik dan pemikir Kristen justru mengenal paham Zionisme sebelum paham itu terlintas di benak orang Yahudi. Paham itu bermula dari pengusiran-pengusiran orang-orang Yahudi. Tidak tahan dengan perlakukan seperti itu, kaum Yahudi kemudian melakukan eksodus besar-besaran ke Eropa. Kejadian ini telah membuat orang-orang Eropa merasa risih terhadap keberadaan mereka. Akhirnya, orang-orang Eropa berkeinginan memindahkan mereka dari daratan Eropa. Hal ini telah mendorong mereka untuk mencari tempat berlindung. Inilah alasan yang menyebabkan negara-negara Eropa, terutama Inggris, membentuk gerakan-gerakan Yahudi bukan untuk kebaikan Yahudi, bukan pula sebagai wujud belas kasihan kepada Yahudi, tetapi sebagai jembatan untuk mempertahankan kepentingan Eropa di wilayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zionisme adalah gerakan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi untuk mendirikan negara khusus bagi komunitas Yahudi (di Palestina). Negara ini merupakan institusi yang mengumpulkan kembali orang-orang Yahudi yang sudah bertebaran di seluruh dunia (diaspora).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara politis, tahun 1882 adalah titik-tolak keinginan tokoh-tokoh Yahudi untuk mewujudkan negara Zionis Israel.? Theodore Hertzl merupakan tokoh kunci yang mencetuskan ide pembentukan negara tersebut. Ia menyusun doktrin Zionismenya dalam bukunya berjudul Der Judenstaad’ (The Jewish State).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1882, Zionisme merupakan sebuah gerakan politik yang secara sistematis berusaha mewujudkan negara Yahudi. Secara nyata, gerakan ini didukung oleh tokoh-tokoh Yahudi yang hadir dalam kongres pertama Yahudi Internasional di Basel (Swiss) tahun 1895. Kongres tersebut dihadiri oleh sekitar 300 orang, mewakili 50 organisasi zionis yang terpencar di seluruh dunia. Mereka lalu mendirikan basis kekuatannya di Wina (Austria) tahun 1896.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imperialisme Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari perkembangan sejarah dunia, terutama sejak masa renaissance di Eropa hingga kini, dunia telah dibentuk dengan ide-ide–baik yang mendasar ataupun turunan–yang sebagian besarnya dimunculkan oleh orang-orang keturunan Yahudi (Ini berarti terkait dengan Yahudi sebagai keturunan). Hal inilah yang disimpulkan oleh Max I Dimont, seorang Yahudi, yang secara angkuh mengungkapkan dalam bukunya, Jews, God, and History. Buku yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Desain Yahudi atau Kehendak Tuhan ini, membuat sebuah paragrap penutup, “Jika seseorang memandang pencapaian Yahudi melalui kacamata meterialistik, ia hanya melihat sebuah minoritas tak berarti yang hanya memiliki secuplik negeri dan sedikit bataliyon. Ini tampaknya musykil. Akan tidak tampak musykil jika orang menanggalkan prasangka-perasangka yang menutup mata dan memandang dunia bukan sebagai “benda”, tetapi sebagai sebuah “ide”. Si orang itu pasti akan melihat bahwa dua pertiga ide dunia beradab sudah diatur oleh ide-ide bangsa Yahudi–ide Moses, Jesus, Paul, Spinoza, Marx, Freud, Einstein,….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sudut pandang ideologi, ada tiga ide besar yang tidak bisa dilepaskan dari pemikiran dan keterlibatan orang-orang Yahudi, yakni Kapitalisme, Sosialisme, dan Zionisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme dan Sosialisme pertama kali digagas di Eropa. Ideologi ini dibangun atas dasar pemikiran-pemikiran mendasar tentang manusia dan kehidupan. Peran orang-orang Yahudi untuk menghasilkan ide-ide yang merusak dunia ini sangatlah besar. Seperti yang ditulis oleh Max I Dimont ketika mengomentari masa kebangkitan Eropa (renaissance), “Tetapi citra akan terkaburkan jika kita menghapuskan nama-nama kontributor Yahudi. Dalam periode ini, menjulang tinggi figur-figur Yahudi seperti Marx, Freud, Bergson, Einstein…”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Karl Marx muncul ideologi Sosialisme, termasuk Komunisme. Masih dalam buku yang sama, Max I Dimont memberikan komentar tentang Karl Marx, tentunya dengan sudut pandang Yahudi-nya yang sangat kental, “Karl Marx, anak seorang Yahudi yang berada, dilahirkan pada tahun 1818 di Trier, Jerman…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide ekonomi kapitalis dunia tidak bisa juga dilepaskan dari seorang David Ricardo. Dia dianggap sebagai Bapak Kapitalisme yang telah merumuskan teori-teori ekonomi Kapitalisme penting tentang utang, kepemilikan, upah, dan tentang kuantitas uang. Bagaimana kedekatan David Ricardo ini dengan Yahudi? Kembali Max I. Dimont menulis, “…Ayah Ricardo telah mengadakan kebaktian Yahudi untuk pemakaman anaknya itu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dirasakan oleh manusia dengan kedua ideologi yang dicetuskan oleh orang-orang Yahudi ini? Kedua ideologi ini telah membawa kehancuran yang dahsyat bagi dunia, terutama karena kedua-duanya menjadikan imperialisme (penjajahan) sebagai instrumen untuk meneguhkan sekaligus mengembangkan dirinya ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan Zionisme dengan Imperialisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana hubungan antara Kapitalisme dan Sosialisme–yang sama-sama menggunakan imperialisme sebagai instrumennya–dengan Yahudi sebagai sebuah agama dan Yahudi sebagai sebuah gerakan politik (Zionisme)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah agama yang hanya bersifat ritual dan spiritual, Yahudi tidak bisa berdiri sendiri. Agama Yahudi membutuhkan sebuah ideologi politik. Oleh karena itu, para penganut agama Yahudi ada yang bergabung dengan ideologi Kapitalisme dan ada pula yang bergabung dengan Sosialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, sebagai sebuah gerakan politik (Zionisme), Yahudi lebih memanfaatkan Kapitalisme–yang memang lebih dominan sekaligus lebih berjaya dengan imperialismenya–sebagai kendaraan politiknya. Oleh karena itu, Zionisme berhasil menuai berbagai keuntungan politis berkat dukungan imperialisme Barat sejak dimulainya imperialisme tersebut hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibandingkan dengan imperialisme Barat–meskipun secara tidak langsung dicetuskan oleh orang-orang Yahudi karena merekalah yang menggagas ideologi Kapitalisme–Zionisme jelas kalah pamor. Kepentingan imperialisme sendiri muncul lebih awal ketimbang kemunculan gerakan bersatunya Yahudi sebagai kekuatan politik yang sangat berpengaruh di Barat. Historisitas gerakan Zionisme bukan bagian dari historisitas Yahudi internasional dan tidak pernah dikenal oleh orang-orang Yahudi Yaman, India, atau Irak; tetapi hanya dikenal oleh orang-orang Yahudi di Dunia Barat. Gerakan ini juga tidak pernah dikenal pada Abad Pertengahan, melainkan baru dikenal pada abad ke-19, yakni bersamaan dengan meletusnya peperangan melawan imperialisme Barat di berbagai wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kesadaran pengikut zionis akan pentingnya bersandar kepada pihak luar, maka mereka bergabung dengan sentral kekuatan imperialisme yang mampu untuk menjamin perlindungan dan keamanan terhadap mereka. Untuk itu, Yahudi memindahkan kegiatan dan markas mereka ke Amerika, agar terus mendapat jaminan perlindungan dan keamanan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simbiosis Barat imperialis dengan kaum Zionis Yahudi menemukan bentuk idealnya ketika mereka bersama-sama menghadapi kekuatan kaum Muslim yang saat itu berada di bawah naungan Daulah Islamiyah Utsmaniyah. Orang-orang Yahudi ‘rela’ mengubur permusuhannya dengan orang-orang Barat Kristen. Padahal mereka belum pupus ingatannya terhadap peristiwa yang menimpa warga Yahudi Eropa, tatkala Raja Spanyol yang beragama Katolik bertanggung jawab terhadap pembantaian dan pemusnahan kaum Yahudi dari daratan Eropa, tidak lama setelah jatuhnya benteng Islam terakhir di wilayah Andalusia–sekarang menjadi daerah Portugal dan Spanyol-tahun 1492.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zionisme Israel, Imperialisme AS, dan Terorisme Keduanya di Dunia Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu, sejak tampil sebagai pemenang dalam Perang Dunia II dan juga Perang Dingin hingga saat ini, pijakan kebijakan politik luar negeri AS–sebagai pengusung utama ideologi kapitalisme–sebetulnya tidak pernah berubah, yakni imperialisme (penjajahan). Yang berubah adalah cara dan sarananya saja. Jika pada masa lalu imperialisme lebih menonjolkan kekuatan fisik (militer), maka saat ini instrumen yang digunakan adalah politik dan ekonomi. Pada era imperialisme non-fisik inilah hubungan Zionisme dengan sentra kekuatan imperialisme Barat ini, terutama AS, jutru semakin erat dan bahkan semakin ‘mesra’. Hal itu dapat dilihat dari berbagai kebijakan politik luar negeri (baca: imperialisme) Amerika, khususnya di Timur Tengah, yang selalu menguntungkan kaum Zionis. Keduanya bahkan sama-sama terlibat secara intens di dalam menebarkan teror di Dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sebetulnya mudah dipahami ketika kita mengetahui siapa sesungguhnya yang menentukan kebijakan politik luar negeri Amerika. Menurut beberapa sumber bahwa politik luar negeri AS banyak dipengaruhi Kongres dan lobi Yahudi; di samping agen intelijen dan media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kongres dan lobi Yahudi yang dikenal dengan AIPAC (American-Israel Public Affairs Committee) memainkan peranan vital dalam politik LN Amerika sejak tahun 1960-an walaupun implikasinya tidak kentara (invisible) di lapangan, tetapi mereka yang bertanggung jawab dalam hal tersebut sangat merasakan sepak terjangnya yang kuat. Kongres memainkan peran substansial dalam membentuk kebijakan LN Amerika, terutama untuk kawasan Timur Tengah, antara lain dengan melindungi keamanan entitas Zionis, eksistensi, dan superioritasnya di berbagai aspek karena entitas ini diproyeksikan sebagai agen Barat kawasan ini. Konsekuensinya, Kongres konsisten membuat segala upaya untuk mengalokasikan porsi bantuan LN yang signifikan buat Israel pada saat konflik Israel vis-a-vis Arab terus bereskalasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada saat PBB mengeluarkan resolusi yang sangat lunak tentang kebiadaban Israel baru-baru ini, Kongres AS berbuat sebaliknya. Mereka melakukan voting untuk mengecam Palestina. Inilah gambaran demikian kuatnya pengaruh Yahudi di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Yahudi demikian kuat di AS, padahal jumlah mereka sedikit? Edward Tivnan dalam bukunya, The Lobby, Jewish Political? Power and American Foreign Policy meneliti tentang sejauh mana kekuatan masyarakat Yahudi di AS. Dalam buku itu disebutkan beberapa sumber kekuatan Yahudi dalam politik AS, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Senjata politik. Lewat ini kelompok Yahudi akan dapat mengecap atau memberi label anti Israel, Pro Arab, atau anti Semit kepada mereka yang mengeritik Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Suara (vote) masyarakat Yahudi. Meskipun Amerika memiliki tradisi demokrasi yang kental, sesungguhnya hanya sedikit penduduk AS yang memberikan suaranya, bahkan hampir setengah dari pemilih tidak memberikan suara. Sebaliknya, enam juta Yahudi yang hanya 3% dari seluruh penduduk bisa secara maksimal memberikan 90% suara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kemampuan orang-orang Yahudi untuk memberikan uang dalam kampanye-kampanye politik. Kekuatan uang–yang menonjol–dalam pemilihan di Amerika Serikat hampir seusia dengan negara ini. Yahudi pertama yang memberikan dana politik nasional adalah seorang bankir Yahudi bernama Abraham Feinberg. Dia merupakan penyokong dana pemilihan Hary Truman dan John F. Kennedy. Yahudi Amerika Serikat sangat ‘dermawan’ terhadap calon yang mereka percaya akan mendukung kepentingan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, setiap orang mengakui bahwa media massa merupakan elemen tak terpisahkan dari proses politik Amerika yang secara tidak langsung memberikan kontribusi pada politik LN-nya. Liputan media selalu saja memberikan impresi (penekanan) negatif dan pandangan miring terhadap orang Arab dan komunitas Islam. Pada sisi lain, media Amerika secara konsisten mempresentasikan Israel dalam a positive light, kendati kebrutalan dan kebiadaban terus dilakukannya. Tidak dipungkiri memang, bahwa media Amerika telah didominasi oleh Yahudi yang berhasil menampilkan sosok rakyat Arab dan umat Islam seperti monster yang menteror dan mendestabilkan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 1.700 koran terbitan AS, 3% adalah milik Yahudi. Jumlah ini mencakup surat kabar yang terkemuka, terutama dalam masalah internasional. Misalnya The New York Times dan The Washington Post. Hartawan Yahudi AS juga menguasai majalah mingguan yang berpengaruh seperti Newsweek, Time, US News &amp; World Report; ataupun mingguan intelektual seperti Nation, New Republic, The New York Times Review of Books, dan lain-lain. Mereka juga menguasai tiga televisi besar di AS seperti The Columbia Broadcasting System, The American Broadcasting Corporation, dan The National Broadcasting Corporation. Perlu dicatat, orang AS lebih suka menontot TV dari pada membaca. Dengan demikian, pengaruh TV di AS untuk membentuk opini sangatlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu, eratnya hubungan Zionisme dengan imperialisme AS dapat dilihat dari beberapa fakta berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa masih menjadi presiden, di Los Angeles, Bill Clinton (14/8/2000), misalnya, pernah berkata, “Kami harus menjalin hubungan erat dengan Israel, sebagaimana telah saya lakukan sepanjang kekuasaan saya sebagai presiden dan sepanjang 52 tahun lampau.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pada awal-awal kekuasaannya sebagai presiden AS, George W. Bush berkomentar pada jumpa pers yang ia lakukan dengan Toni Blair di Kamp David pada tanggal 23/2/2001, “Kami akan mengulang kembali seluruh kebijakan-kebijakan politik (sebelumnya) untuk wilayah-wilayah dunia. Salah satunya adalah wilayah yang telah menyita sebagian besar waktu, yakni sekitar Teluk Persia dan Timur Tengah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pekan sebelumnya, Bush ketika mengucapkan selamat kepada Ariel Sharon dalam Pemilu tanggal 6/2/2001, menyatakan, “Amerika akan bekerjasama dengan semua pemimpin Israel; sejak berdirinya pada tahun 1948. Hubungan bilateral kami sangat kokoh layaknya batu karang; sebagaimana komitmen Amerika terhadap keamanan Israel dan adanya kepercayaan besar terhadap PM Sharon.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden AS yang baru dilantik, Barack Obama, bahkan jauh-jauh hari, yakni pada saat-saat awal kampanyenya untuk pemilihan presiden, juga mengungkapkan hal senada: dukungan total dan tanpa syarat terhadap Yahudi-Israel. Dukungan total dan tanpa syarat terhadap yahudi-Israel tersebut bahkan seolah menjadi ‘tradisi’ para presiden terpilih AS, siapapun orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sikap resmi pemerintah AS terhadap Israel. Wajar jika berbagai kebijakan politik yang ditempuh Israel di Timur Tengah akan selalu mendapatkan dukungan atau, paling tidak, restu dari AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap Umat Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari paparan di atas, belum terlambat waktunya bagi kaum Muslim untuk menyadari bahwa musuh mereka saat ini adalah Zionisme Israel dan Imperialisme Barat (terutama AS). Oleh karena itu, sudah saatnya pula kaum Muslim menjadikan mereka sebagai musuh utama yang segera harus dimusnahkan di muka bumi. Sayangnya, hal itu mustahil dapat dilakukan jika kaum Muslim tidak memiliki sebuah institusi yang kuat; sebuah institusi (negara) yang berbasiskan ideologi Islam. Sebab, ideologi Barat–yakni Kapitalisme yang melahirkan imperialisme dan Zionisme–hanya mungkin dilawan dengan ideologi Islam, dan institusi (negara) semacam AS dan Yahudi hanya mungkin dapat dilawan dengan institusi (negara) Islam, yakni Khilafah Islam. Tanpa ideologi Islam dan Khilafah Islam, jangan berharap kita mampu menghancurkan AS dan Yahudi; bahkan sekadar untuk melepaskan diri dari cengkeraman keduanya. Wallahu a’lam bish-shawab. []&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arief B. Iskandar, redaktur pelaksana Jurnal al-wa’ie, tinggal di Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8587998461394373820?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8587998461394373820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/zionisme-israel-imperialisme-barat-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8587998461394373820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8587998461394373820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/zionisme-israel-imperialisme-barat-dan.html' title='Zionisme Israel, Imperialisme Barat Dan Terorisme Keduanya'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8690173152803011007</id><published>2009-01-06T09:38:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T09:39:27.681-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'>Demo di Eropa menentang serangan udara Israel</title><content type='html'>Sementara itu, ribuan orang menggelar demonstrasi di London, Paris dan Berlin memrotes serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di London, menurut perkiraan polisi, sampai 10-ribu warga menggelar pawai protes ke Trafalgar Square. Tidak sedikit peserta demo yang kemudian melempari tempat kediaman perdana menteri dengan sepatu, meniru wartawan Irak yang melemparkan sepatu ke arah Presiden Amerika, George Bush, sebagai tanda penghinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demonstrasi menentang serangan Israel juga muncul di belasan kota besar dan kecil di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Paris, tidak-kurang 20-ribu demonstran menggelar spanduk bertuliskan kata-kata anti-Israel dan sindiran terhadap bangsa Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ribuan penduduk Jerman, tanpa peduli pada dinginnya suhu di bawah titik beku, juga menggelar protes di ibukota Berlin kemarin (Radio Australia Online; 4/01/2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8690173152803011007?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8690173152803011007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/demo-di-eropa-menentang-serangan-udara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8690173152803011007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8690173152803011007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/demo-di-eropa-menentang-serangan-udara.html' title='Demo di Eropa menentang serangan udara Israel'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-9028635681336196080</id><published>2009-01-06T09:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T09:37:34.450-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita Luar Negri'/><title type='text'></title><content type='html'>HTI-Press. Kebrutalan Israel semakin menjadi-jadi. Militer Israel membombardir Jalur Gaza dari darat, laut dan udara sepanjang Sabtu (03/01/09) sebagai sinyal meningkatnya ofensif mereka terhadap Hamas di kantong Palestina di Gaza sementara tank dan pasukan darat bersiap di sepanjang perbatasan untuk sebuah serangan darat ke Gaza.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah insiden paling berdarah hari itu, sebuah serangan udara yang mengenai satu masjid telah menewaskan 11 warga Palestina termasuk anak-anak dan lusinan wanita selagi menunaikan ibadah shalat, demikian Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel mengabaikan kecaman dan protes dari kaum Muslim dunia di berbagai dunia. Termasuk PBB dan beberapa media terus menerus menuduh Hamas sebagai penyebab terjadinya serangan Israel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya harap hasil dari operasi militer ini berdampak secara jangka panjang.  Begitu mereka (Hamas) menembakkan (roketnya), kami akan meresponsnya dengan kekuatan sangat besar.  Dalam hal ini, jika diperlukan bakal dilanjutkan dengan beberapa operasi lain,” kata Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni kepada TV Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bantai Warga yang Tengah Sholat di Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para saksi mata mengungkapkan, serangan udara ke masjid di kota Beit Lahiya, Gaza, telah meminta korban yang tengah shalat dalam masjid itu di mana setidaknya sebelas orang meninggal dan 50 lainnya terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim penyelamat terlihat lalu lalang menggotong orang dari reruntuhan dan onggokan tubuh-tubuh manusia tergeletak dengan lumuran darah di sekujur badan, demikian saksi mata.    Belum ada komentar dari Israel mengenai hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel menyasar masjid-masjid di Gaza dengan alasan yang mengada-ada, bahwa Masjid dipakai Hamas sebagai pos komando dan peluncuran roket. Padahal, Masjid merupakan rumah Allah, tempat beribadah bagi kaum Muslim. Sungguh penyerangan ke Masjid-masjid ini semakin menunjukkan kebrutalan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insiden Sabtu terakhir ini membuat jumlah korban tewas menjadi 446 orang dan 2.050 lainnya terluka, hasil dari sebuah malapetaka perang paling buruk dalam dekade-dekade konflik Israel melawan Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel berhahun-tahun mencaplok tanah milik kaum Muslim Palestina dan mengusir para penduduknya. Hari ini, warga Muslim Palestina dibantai. Hingga hari ini juga dunia masih diam, para penguasa Muslim juga masih diam. Mereka tidak segera bergerak untuk mengirimkan pasukannya menghadapi kebrutalan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kata, hanya Khilafah dan Jihad yang dapat menghentikan aksi burtal Israel itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-9028635681336196080?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/9028635681336196080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/hti-press.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/9028635681336196080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/9028635681336196080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/hti-press.html' title=''/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-9044484004811846932</id><published>2009-01-06T09:28:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T09:31:05.141-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Puisi'/><title type='text'></title><content type='html'>bantuan datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bantuan kemanusiaan menghampiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami perlu bantuan kemanusiaan itu tapi akan menjadi segera menjadi debu kami: pemuda-pemuda yang terluka, ibu-ibu yang terluka, anak-anak yang terluka lalu diobati …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sembuh …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisa berlari kembali …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu … untuk dibantai lagi …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAGI!&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mereka berteriak agar penjajah itu dilenyapkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan luka mereka saja yang disembuhkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka sembuh, penjajah tetap berdiri tegak dengan senjata ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perut menjadi kenyang, penjajah tetap menatap meludahi, melecehkan …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berteriak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara Indonesia?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara Mesir?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara Saudi Arabia?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara Yordania?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara Iran?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara Uni Emirat Arab?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana tentara kaum muslimin?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana pemimpin kaum muslimin?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana kholifah yang kami damba?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segeralah hadir khilafah yang kami damba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berteriak agar penjajah itu dilenyapkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar luka kami sembuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup kami sembuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;peradaban Islam sembuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaum muslimin seluruh dunia sembuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu … jaya kembali …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu … keagungan kembali …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesejahteraan &amp; keadilan sejati kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by: nafiisah fb (www.alpenprosa.wordpress.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-9044484004811846932?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/9044484004811846932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/bantuan-datang-bantuan-kemanusiaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/9044484004811846932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/9044484004811846932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/bantuan-datang-bantuan-kemanusiaan.html' title=''/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6720656142983811008</id><published>2009-01-06T09:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T09:20:33.417-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>Dibalik Serangan Israel Terhadap Gaza</title><content type='html'>Analisa Serangan Israel terhadap Gaza&lt;br /&gt;“Mereka (muslim) mendiami wilayah yang luas dan sumber daya alam yang kaya. Mereka mendominasi lalu lintas perjalanan dunia. Tanah mereka adalah pusat peradaban dan agama. Mereka memiliki satu keyakinan, satu bahasa, satu sejarah dan satu aspirasi. Tidak ada batas alam yang mampu memisahkan mereka, satu dari lainnya..kalau saja, bangsa mereka bisa tersatukan dalam satu negara, ia akan menggenggam nasib dunia dan memisahkan Eropa dari belahan dunia lainnya. Mengingat betapa pentingnya masalah ini, entitas asing perlu ditancapkan di jantung mereka agar mereka tidak akan pernah bisa bersatu dan menghabiskan energi mereka dalam peperangan yang tidak berkesudahan. Entitas itu juga bisa menjadi alat bagi Barat untuk mendapatkan apa yang sangat dia idam-idamkan.” (Perdana Menteri Henry Bannerman dalam Laporan Campbell-Bannerman terbit di tahun 1907)&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Israel sang negara teroris sekali lagi membantai muslim di Gaza, padahal pejabat Israel telah membocorkan informasi tentang akan adanya serangan sejak dua minggu lalu dimana tidak akan ada siapapun yang selamat. Bahkan pejabat Israel juga menyebutkan bahwa Israel menunggu cuaca yang baik agar bisa membantai dengan baik.  Pada Sabtu pagi tanggal 27 Desember di tengah hiruk pikuk kesibukan, pembantaian di mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang serangan pertama terjadi secara terkoordinasi dalam tempo 3 menit dengan melibatkan 60 jet F-16 menyerang 50 titik target infrastruktur Gaza yang masih tersisa. Gelombang kedua menghancurkan markas HAMAS (perlu diingat bahwa markas tersebut terletak di tengah populasi warga sipil). Dalam satu jam serangan pertama, 155 korban tewas dan jenazah korban terus berdatangan dan memenuhi rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terbenamnya matahari di Gaza, Israel akan meneruskan serangannya sepanjang malam. Dengan laju serangan seperti ini, Israel akan segera kehabisan target dan Gaza pun akan jatuh. Tank-tank Israel sudah disiagakan dan mengepung Gaza, dan bersiap untuk memasukinya. Pejabat Israel berulang kali mengatakan bahwa serangan ini hanyalah pembukaan, yang dikonfirmasi oleh pernyataan Menteri Pertahanan Israel,’ saat untuk menyerang Gaza telah tiba dan operasi ini tidak akan berlangsung sebentar, operasi akan jauh lebih dalam dan luas apabila diperlukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel membenarkan aksinya sebagai tanggapan terhadap tingkat serangan roket terhadap wilayahnya yang diluncurkan dari Gaza. Menlu Israel Tzipi Livni membela serangan udara ini dengan berkata dalam siaran TV,” Israel tidak punya pilihan. Kami melakukan apa yang kami harus lakukan untuk melindungi warga kami.” Israel menuduh HAMAS, yang memenangkan pemilu 18 bulan lalu dan didukung oleh Iran, sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap serangan roket ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel memang selalu mengkambinghitamkan HAMAS sebagai kelompok Islam radikal yang bertujuan menghapus Israel, padahal Israel telah memblokade Gaza sejak lama. Secara rutin, Israel menutup jalur penyeberangan perbatasan menuju Gaza, yang berakibat pada kelaparan massal. Dalam sebulan terakhir, penyeberangan menuju ke Gaza dibuka selama 5 hari saja. Perwakilan PBB untuk Gaza menggambarkan situasi yang menyedihkan sebagai berikut,” Tiap hari adalah perjuangan untuk tetap bertahan hidup. Warga benar-benar kelaparan. Semua serba kekurangan, termasuk makanan yang sempat habis selama dua hari, dan fakta yang semakin memburuk yang bisa berakhir kepada kepahitan… kami berusaha keras mencari alasan untuk memiliki harapan yang realistis.”&lt;br /&gt;Politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan dunia pun sudah bisa diduga. Israel tetap menjadi anak favorit bagi Barat. PM Inggris Gordon Brown dalam wawancara dengan BBC mengatakan bahwa ia ’sangat prihatin’ dan mengatakan bahwa milisi Palestina harus menghentikan serangan roket terhadap Israel, meskipun Palestina adalah pihak yang diserang dan Muslim dibantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan penguasa muslim, yang selama ini tidak peduli terhadap jatuhnya korban muslim pun tidak bicara banyak. Mesir yang memiliki batas dengan jalur Gaza telah melakukan pembicaraan dengan Menlu Israel Tzipi Livni mengenai gencatan senjata. Hasilnya, Hamas menolak gencatan senjata selama Gaza masih diblokade Israel. Hubungan Mesir dengan Gaza pun memburuk. Telah diketahui bahwa Mesir marah besar ketika Hamas menolak berbicara dengan Fatah bulan lalu yang sedianya dijadwalkan berlangsung di Mesir. Media Arab pun melaporkan bahwa Hosni Mubarak juga menuduh Hamas telah melakukan kesalahan besar ketika menolak adanya gencatan senjata. Harian Al Quds Al Arabi yang berpusat di London juga melaporkan bahwa Mesir tidak akan memprotes serangan Israel, yang bertujuan untuk menjatuhkan pemerintahan Hamas di Gaza. Di samping itu keberadaan Tzipi Livni di ibukota Mesir adalah suatu peristiwa yang tidak biasa karena umumnya Hosni Mubarak menemui pejabat Israel di kawasan wisata Sharm el-Sheikh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara dengan Al-Jazeera, Azzam Tamimi, direktur Institut Pemikiran Politik Islam (Institute of Islamic Political Thought) dan pakar masalah Palestina, menggambarkan pengamatannya sebagai berikut, ” Saya duga operasi militer ini tidak hanya terbatas tapi juga berusaha untuk mengganti penguasa di Gaza, kalau tidak, kenapa Israel juga mentargetkan jajaran kepolisian? Yang menembakkan roket di Israel bukanlah para polisi dan  polisi bertugas untuk menjaga keamanan di Gaza. Operasi ini ditujukan untuk menciptakan kekacauan dan kemungkinan besar Mesir dan Ramallah berkolusi dalam hal ini. Tidak mungkin berani Israel melancarkan serangan dalam skala sebesar ini tanpa adanya ijin dari kalangan tertentu, seperti Amerika, Eropa, dan juga Mesir dan Ramallah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel menggunakan muslim sebagai pion&lt;br /&gt;Situasi politik domestik Israel jauh dari kestabilan selama setahun terakhir ini dan situasi tersebut adalah latar belakang serangan oportunis Israel terhadap Gaza. Sejak konflik Israel vs Lebanon pada tahun 2006, dimana Israel sendiri mengakui kekalahannya, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert dan kabinetnya telah dipermalukan. Tidak hanya kekalahan Lebanon, pemerintahan pimpinan Olmert juga tercemar dengan berbagai skandal yang menyebabkan tekanan publik yang berakhir pada turunnya Olmert sebagai ketua partai Kadima. Penggantinya, Tzipi Livni sejauh ini gagal untuk menyatukan koalisi yang memimpin pemerintahan Israel dan terpaksa melaksanakan Pemilu yang dijadwalkan pada bulan Februari 2009. Livni juga tidak dalam posisi untuk memenangkan Pemilu dalam bersaing melawan Benjamin Netanyahu dari Partai Likud. Dalam janji politiknya, Netanyahu menyatakan akan menumbangkan pemerintahan Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei yang diambil pada detik-detik dimulainya  penyerangan oleh Israel menunjukkan bahwa partai Kadima mulai lebih populer. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan waktu penyerangan diatur sehingga popularitas Kadima bisa terangkat pada Pemilu yang sebentar lagi akan digelar. Kesibukan AS dalam persiapan prosesi peralihan pemerintahan dari Presiden Bush ke Presiden terpilih Obama, juga memberikan Israel kesempatan emas ketika AS sendiri masih disibukkan oleh penggantian kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;Sekali lagi Israel menunjukkan bahwa ia tidak menghargai kehidupan muslim ketika ia membantai muslim di Gaza setelah ia memblokadenya dan membuatnya kelaparan berbulan-bulan agar ia bisa memenangkan Pemilu. Di lain pihak, peristiwa tragis ini juga membongkar kedok para penguasa muslim yang ternyata tidak memiliki tulang punggung keberanian dalam membela jiwa dan kehormatan umat. Mereka lupa kata-kata Rasulullah saaw ketika berdiri di samping Ka’bah,” Darah seorang muslim lebih berharga ketimbang Ka’bah dan sekelilingnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bertahun-tahun, Saudi Arabia adalah konsumen peralatan militer terbesar di dunia namun itu semua tidak terpakai padahal muslim dianiaya tidak jauh darinya. Perlu diingat bahwa pamor kekuatan militer Israel musnah di tahun 2006 ketika Hezbollah secara efektif mampu mempercundangi Israel. Dalam laporan komisi penyelidik Israel disebutkan banyak kegagalan dan penyebab kekalahan dimana terlihat bahwa militer Israel tidak mampu menghadapi serangan gerilya dan tidak diciptakan untuk melakukan serangan darat. Hal ini terlihat dalam konflik 2006, dimana sekelompok paramiliter muslim dengan iman kepada ALLAH mampu menahan kekuatan militer yang didukung suatu pemerintah. Serbuan darat yang dilakukan Israel setelah 30 tahun ternyata gagal total, terbongkarlah kelemahannya, dan hancurlah pamornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan dari penjuru manapun di Dunia Islam mampu menghentikan pembantaian Palestina. Pasukan dunia Arab harus bertindak, bersatu, dan memenuhi tanggungjawab mereka di hadapan ALLAH dalam melindungi nyawa muslim di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan saatnya lagi untuk pertemuan, rapat, dan gencatan senjata. Israel sekali lagi telah menumpahkan darah Muslim dan ALLAH telah menentukan Jihad sebagai solusi terhadap tindakan pengecut seperti sekarang. Hanya dengan pembentukan Khilafah, pasukan muslim akan bebas berderap kembali dan berjihad di Palestina, dimana Kalimatullah akan kembali menjadi tinggi.&lt;br /&gt;Semua anggota pasukan muslim harus mencerna firman ALLAH azza wa jall:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah sama antara mu’min yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (QS An Nisa : 95)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Adnan Khan; Sabtu 27 Desember 2008 Sumber : www.khilafah.com)&lt;br /&gt;Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6720656142983811008?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6720656142983811008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/dibalik-serangan-israel-terhadap-gaza.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6720656142983811008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6720656142983811008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/dibalik-serangan-israel-terhadap-gaza.html' title='Dibalik Serangan Israel Terhadap Gaza'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-1045121615495048355</id><published>2009-01-06T09:07:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T09:13:58.951-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL'/><title type='text'>PEMBANTAIAN GAZA: BUKTI KEKEJAMAN ISRAEL DAN PENGKHIANATAN PARA PENGUASA MUSLIM</title><content type='html'>Oleh: Ar Razi Kiyosaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kaum muslimin di seluruh dunia dikejutkan oleh serangan Israel di sejumlah kawasan di jalur Gaza, Sabtu, 27 Desember 2008. Pembantaian yang dilakukan oleh Israel pada serangan tersebut telah menewaskan puluhan dan ratusan orang terluka. Penyerangan biadab para zionis Israel kali ini benar-benar telah merobek dan mencabik-cabik kehormatan kaum muslimin Palestina. Serangan brutal dan kejam mereka telah menambah derita ribuan muslim Palestina. Seluruh sarana dan prasarana, rumah-rumah, dan fasilitas lainnya luluh lantak akibat serangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inilah bukti kekejaman Israel. Dalam satu jam saja serangan udara Israel telah meluluh lantakkan markas HAMAS, padahal lokasinya di tengah-tengah pemukiman warga sipil. Walhasil 155 orang tewas dalam serangan tersebut dan jenazah korban mulai memenuhi rumah sakit setempat. Bahkan hingga saat ini serangan yang dilancarkan dan gempuran 30 misil tentara Israel ke Rafah di selatan Gaza telah menyebabkan lebih dari 300 orang tewas dan 800 lainnya terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menlu Israel Tzipi Livni telah terang-terangan mengatakan bahwa Israel telah mempersiapkan serangan terhadap Gaza. Dan bahkan dia meminta anggota Dewan Keamanan PBB dan Negara-negara Eropa untuk mendukung aksi serangan tersebut. Dia juga meminta Hosni Mubarak di Mesir untuk mendukung dan tetap diam serta tidak ikut campur atas serangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah apa yang dilakukan oleh para teroris Israel. Mereka membenarkan aksi mereka dengan dalih ingin menghabisi milisi Palestina yang dianggap sebagai ancaman. Namun kenyataannya mereka menutup mata atas ratusan muslim yang tertumpah darahnya menggenangi Palestina akibat arogansi dan kebrutalan mereka. Yang lebih menyakitkan adalah diamnya para penguasa muslim. Mereka menutup mata dan berdiam diri dalam istana-istana mereka. Bahkan menghalang-halangi warga mereka yang ingin membantu saudara-saudara mereka di Palestina. Mereka telah menyerahkan kemuliaan umat kepada orang-orang Yahudi, demi menjaga singgasana kekuasaan boneka serta mahkota kehinaan. Amat buruklah apa yang mereka lakukan. Dan inilah bukti pengkhianatan mereka terhadap kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah saudaraku! bahwa persoalan Palestina bukanlah semata-mata persoalan rakyat Palestina saja. Atau hanya sebatas persoalan Bangsa Arab saja. Tapi ini adalah persoalan kaum muslimin di seluruh dunia, negeri Palestina adalah milik seluruh kaum muslimin. Negeri dimana masjid Al-Quds berada yang menjadi kiblat pertama kaum muslimin. Palestina adalah negeri Islam dan tempat-tempat suci Islam yang telah dirampas oleh Yahudi kufur dengan bantuan dari negara-negara adidaya (Inggris dan AS) serta melalui kaki tangan mereka yaitu para penguasa muslim. Palestina adalah negeri Islam dan merupakan bagian selatan dari negeri Syam yang telah ditaklukkan dengan darah kaum muslimin. Karena itu, tidak ada sejengkal pun tanahnya yang luput dari telapak kaki kuda seorang mujahid, atau lolos dari setetes darah seorang syahid. Maka pengabaian terhadap bumi palestina adalah pengkianatan kepada Allah, Rasul-Nya dan seluruh kaum mukmin. Maka menjadi kewajiban kita untuk mempertahankan tanah suci Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah saudaraku! Umat ini butuh pemimpin yang akan memimpin mereka berjihad untuk mengusir Yahudi hina dari tanah Palestina. Umat butuh pemimpin yang menjadi perisai dan pelayan yang mengurusi urusan mereka. Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Imam adalah perisai, dengan perisai itu Umat berperang dan melindungi dirinya.” [HR. Muslim].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa lagi jika bukan seorang khalifah yang akan memimpin pasukan untuk membebaskan Palestina. Sungguh umat ini akan kuat ketika negeri-negeri mereka dipersatukan. Darah dan jiwa mereka menyatu dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menyatu dalam naungan Daulah Khilafah Rasyidah. Sejarah telah mencatat dengan tinta darah para syuhada, bahwa kaum muslimin di bawah kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil merampas Palestina dari tangan Pasukan Salib. Serta menjadikan Palestina menjadi negeri yang diberkahi dalam dekapan Khilafah Rasyidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidaklah sama antara mu’min yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,” (QS An Nisa : 95).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, siapa lagi selain Negara Khilafah yang akan memulai peperangan ini? Kita telah menyaksikan (negara-negara) selain Negara Khilafah, yang memiliki persenjataan memadai serta pasukan yang sangat besar, namun tidak pernah berperang menghadapi para perusak agama dan dunia. Mereka telah menjual akhiratnya dengan kepentingan dunia yang sangat kecil nilainya di hadapan Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah Saudaraku! Sungguh, hanya Negara Khilafah sajalah yang sanggup menyingkirkan Amerika dan Inggris dari arena internasional; menghancurkan hegemoni AS dan sekutunya; melenyapkan kejahatan mereka dan menghancurkan institusi Yahudi perampas Palestina. Hingga kemuliaan kaum muslimin kembali dan menjadikan mereka generasi terbaik yang menyebarkan Rahmat ke seluruh dunia. [sumber www.alpenprosa.wordpress.com/]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-1045121615495048355?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/1045121615495048355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/pembantaian-gaza-bukti-kekejaman-israel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1045121615495048355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/1045121615495048355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2009/01/pembantaian-gaza-bukti-kekejaman-israel.html' title='PEMBANTAIAN GAZA: BUKTI KEKEJAMAN ISRAEL DAN PENGKHIANATAN PARA PENGUASA MUSLIM'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-8151629194296467384</id><published>2008-12-26T13:30:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T08:45:49.607-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>TIPS NONTEKNIS-PRAKTIS DALAM MENULIS</title><content type='html'>Sebuah tulisan yang memenuhi syarat secara teknis, tidak otomatis akan di muat di media umum. Ada sejumlah aspek non teknis yang harus diketahui, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kontak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Seorang penulis hendaknya memiliki dan menjaga hubungan baik dengan redaktur opini sebuah media. Upayakan pernah bertemu untuk saling menggali gagasan. Penulispun harus dapat “membaca” dan memahami karakter redaktur tersebut. Hubungan bisa di mulai dengan kunjungan ke kantor redaksi atau via telepon (bila lokasinya jauh). Juga bisa di mulai dengan mengikuti acara yang melibatkan redaktur tersebut, misalnya traning jurnalistik. Saat traning itulah kita manfaatkan untuk mulai kontak dengan redaktur tersebut.Hubungan harus senantiasa dijaga, misalnya dengan sering menelepon, meng-sms, atau mengirim e-mail. Jika sudah terjalin diharapkan redaktur sendiri yang meminta tulisan kepada kita. Selain itu, dengan adanya kedekatan, kita dapat mengetahui alasan tidak dimuatnya sebuah tulisan, apakah karena tidak aktual, tidak sesuai visi media tersebut, atau terlalu panjang dan mengetahui apa yang sebaiknya kita lakukan. Bisa saja kita ubah tema, meringkasnya atau mengirimkan ke media lain yang sesuai visi dan misi tulisan kita.Jangan sungkan apalagi lupa untuk mengucapkan terima kasih atas dimuatnya tulisan kita. Bisa via berbagai alat komunikasi yang mudah ita gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengetahui Kebijakan Redaksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Penulis harus “tahu diri” tentang visi dan misi media yang kita kirim tulisan. Di Indonesia harian KOMPAS misalnya, sering memuat opini Islam yang dikotomis, yaitu: opini Islam Liberal dengan opini Islam Fundamentalis. Liberal diwakili tipe tulisannya Denny JA, Ulil Abshar Abdala (JIL), Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah) atau Nurcholis Madjid (Paramadina), serta Abdurahman Wahid (NU), sedangkan Fundamentalis (baca: yang berpegang teguh pada Islam Quran dan sunnah.red-blog), misalnya: Ahmad Sumargono (KISDI), Fauzan Al Anshari (MMI), dll. Adapun untuk media lokal seperti Pikiran Rakyat (PR) lebih cenderung mengakomodasi pemikiran penulis dari berbagai kalangan. Pemikir-pemikir dari cendikiawan, agamawan, pejabat, pelajar, mahasiswa atau tulisan yang “biasa-biasa”, “keras”, nasionalis, islami, moderat, haraki, liberal dan sebagainya semuanya diakomodasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengetahui Selera dan Gaya Media&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Popular, sensasional, atau serius (ilmiah) merupakan beberapa tipe media dalam menyajikan berita atau tulisan. Jumlah character tulisan (rubrik opini idealnya 8000 character), pemuatan fhoto penulis dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sebaiknya Tidak Mengirim Via Pos.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Pada masa sekarang, redaktur lebih menyukai tulisan yang dikirim melalui e-mail yang sudah disediakan redaksi. Dikirim dalam bentuk Attachment file. Yang terbaik adalah penulis datang secara langsung kepada redaksi dengan menyerahkan disket dan prin out-nya. Pengiriman via pos dapat dilakukan bilamana tulisan tersebut tidak dikejar deadline atau aktualitasnya tidak terlalu penting. Majalah bulanan tentunya tidak akan keberatan menerima tulisan melalui pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Menunjukan spesialisasi (core competence) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penulis perlu menspesialisasikan diri untuk menulis bidang yang paling di kuasai. Penulis yang terlalu banyak menulis dalam berbagi bidang akan menimbulkan kesan negatif dan paling apes bilamana sampai masuk “daftar hitam” media yang bersangkutan. Afiliasi Media cenderung memuat ide-ide yang bukan sekedar ide perorangan, kecuali bila penulisnya adalah orang terkenal. Tetapi, ide-ide yang berkembang pada sekelompok masyarakat atau komunitas tertentu. Kapasitas penulis dalam sebuah organisasi atau kelompok profesi akan memberikan nilai tambah bagi redaksi untuk memuat tulisannya. Mengetahui “kuota” Tulisan yang berafiliasi pada suatu kelompok tidak akan mungkin dimuat secara terus-menerus pada suatu harian umum, kecuali bila harian tersebut merupakan “corong” kelompok. Oleh karena itu, agar tulisan-tulisan satu ide dari suatu kelompok lebih sering sampai kemasyarakat, penulis dan afiliasinya harus di seling-seling. Mengirim Beberapa Tulisan Kebanyak Media Jangan sampai seorang penulis mengirim tulisan yang sama pada beberapa media dalam waktu yang sama pula. Akan tetapi, kirim tulisan dengan tema yang berbeda ke berbagai media. Bisa juga dengan mengubah perspektif atau gaya penyajian (induktif jadi dedukatif atau sebaliknya) dengan satu kesimpulan sama sesui opini yang ingin dibangun oleh tulisan tersebut. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;(Sumber diambil dari buku “Meretas Jalan Menuju Politisi Transformatif” M.R. Kurnia).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-8151629194296467384?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/8151629194296467384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2008/12/tips-nonteknis-praktis-dalam-menulis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8151629194296467384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/8151629194296467384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2008/12/tips-nonteknis-praktis-dalam-menulis.html' title='TIPS NONTEKNIS-PRAKTIS DALAM MENULIS'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6175023463368473903</id><published>2008-12-26T13:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T09:00:54.557-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>Menulis itu Mudah</title><content type='html'>Oleh: Deni Kodrat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Penulis lepas, tinggal di Bandung) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Pernahkah anda kesulitan dalam membuat tulisan? Sangat mungkin jawabnya bukan hanya “pernah” tapi “sering”. Padahal keinginan untuk menulis sangat besar, ide dan gagasanpun banyak menumpuk dalam benak. Namun, mengapa ada saja kendala ketika akan di tuangkan dalam untaian kata, kalimat bahkan faragraf. Lalu bagaimana menyiasati agar kita mudah menulis?&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Belajar Menulis=Menulis Itu Sendiri!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“bisakah anda berenang?, atau naik sepeda?, pun bisakah anda membaca Al Quran atau kitab berbahasa Arab atau berbahasa inggris?” jika jawabannya ya, saya akan melemparkan kembali pertanyaan, “bagaimana prosesnya?”, tentu saja prosesnya adalah belajar. Belajar menulispun demikian, kita sebaiknya mengetahui teori memproduksi sebuah tulisan, setelah itu perbanyak praktik atau aplikasinya. Secara ringkas akan saya jelaskan sisi teori membuat tulisan:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Tentukan topik dan tujuan Anda menulis. Apakah untuk sekedar informasi atau untuk mempengaruhi publik. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Persempit dan perjelas topik tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Buat “thesis statement” (pokok pikiran umum yang menjiwai seluruh tulisan). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Buat outline (kerangka karangan) dan perbanyak pengumpulan data.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Tuangkan outline pada tiga kerangka besar, yaitu pembukaan, isi dan penutup. Lalu buatlah paragraph per paragraph.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Editlah tulisan anda setelah selesai seluruh tulisan baik dari segi gaya bahasa, diksi, struktur maupun kesesuaianya dengan EYD. Jangan lupa isinya juga anda edit. Untuk objektifitas sebaiknya editing dilakukan dengan teman Anda. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Baca ulang dari awal hinga akhir tulisan Anda sebagai koreksi akhir (proofreding). Perhatiakan koherensi dan kesinergisan tulisan Anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Apabila sudah cukup, baru Anda kirim via media yang paling efektif, eifsien dan memungkinkan. (kirim langsung, titip ke orang, lewat pos, atau email). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Catatan Akhir:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anda kenal AA. Navis? Perjalanan beliau untuk menjadi pujangga besar patut kita renungkan. Konon, beliau telah menulis 99 artikel ke media dan semuanya di tolak. Baru artikel yang ke-100 di terima dan menjadi artikel yang monumental.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-6175023463368473903?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/6175023463368473903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2008/12/menulis-itu-mudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6175023463368473903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/6175023463368473903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2008/12/menulis-itu-mudah.html' title='Menulis itu Mudah'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-4359190192188377462</id><published>2008-12-26T13:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T09:14:13.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>Penulis dan Pemulung</title><content type='html'>Oleh: Anis yunus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Bloger www.Penulispembebasan.blogspot.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Penulis dan Pemulung apa hubungannya? Mungkin itulah barangkali pertanyaan yang terbersit dalam benak kamu saat membaca judul tersebut. Semua orangpun tahu antara penulis dan pemulung itu adalah dua profesi yang berbeda, yakni yang satu kerjanya dalam bidang tulis-menulis dan yang satunya lagi memungut sampah atau barang-barang bekas yang bisa di jual. Tapi sobat apakah kamu tahu bahwa penulis dan pemulung itu banyak kesamaannya alias tidak jauh berbeda. Lho kok bisa… penulis disamain dengan pemulung? He…he.. [Photo] pasti kamu penasaran kan? Coba baca terus alihkan mata kamu kebawah (tapi jangan terlalu bawah), ah di bawah ga ada apa-apa. Stop! Stop!.. maksud aku itu tuh sub judulnya dibaca…ting …&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penulis=Pemulung Kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yup…itulah kenapa aku katakana bahwa penulis ibarat pemulung. Pemulung bukanlah penulis tapi penulis adalah pemulung, yah…Pemulung kata!. Untaian kata yang ditulis oleh seorang penulis adalah hasil pulungan (pungutan) dari apa yang ia baca, baik membaca buku, kehidupan, ataupun membaca alam. Menulis tanpa dibarengi pengalaman membaca bagaikan berfikir tanpa kepala (berfikir tanpa punya kepala, hantu dong ) mustahil bisa menulis ataupun berfikir.&lt;br /&gt;Maka dari itu kita sebagai seorang muslim diperintahkan oleh Allah untuk membaca, bahkan wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad Saw adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Iqra”&lt;/span&gt; bacalah!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhan mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, danTtuhanmulah yang paling pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan pelantara kalam. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya”. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Qs. Al-`alaq : 1-5)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untaian ayat yang terangkum dalam ayat-ayat tersebut merupakan wahyu pertama yang menjadi modal atau kunci totik tolak pembangunan peradaban umat manusia yang sejati. Dan kata kunci (key word) itu ada pada kata perintah iqra` atau membaca.&lt;br /&gt;Dr. Quraish Shihab dalam bukunya Wawasan Al-Quran sebagaimana dikutip oleh Badiatul Muchlisin Asti (2004:55) menjelaskan bahwa : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Mengapa iqra’ merupakan perintah pertama yang ditujukan kepada nabi, padahal beliau adalah seorang yang ummi (yang tak pandai membaca dan menulis)? Mengapa demikian? Iqra’ terambil dari akar kata yang berarti ‘menghimpun’ sehingga tidak selalu harus diartikan ‘membaca’ teks tertulis dengan aksara tertentu. Dari ‘menghimpun’ lahir aneka ragam makna, seperti menyampaikan, menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu, dan membaca, baik teks tertulis maupun tidak tertulis”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemulung Kata Harus Tahu Etika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Memang betul pemulung kata yang baik harus tahu etika ketika hendak mengambil untaian kata, tulisan atau kalimat yang akan ia kutip. Misalnya, ketika kamu mengutip sebuah kalimat atau tulisan maka kamu harus mencantumkan dari siapa atau dari mana kalimat atau fakta tersebut kamu dapatkan. Kalau tidak demikian kamu tidak layak disebut pemulungkata/penulis, tapi lebih pantasnya sebagai pencuri kata atau lebih extrimnya lagi pembajak tulisan orang. Kalau menurut Salim A. Fillah mah lebih baik baik bajak tuh sawah petani dari pada bajak buku orang lain. Betul ngga…..be…tul…AA eh jadi kayak Aa Gym.&lt;br /&gt;Luqman Haqani dalam bukunya yang berjudul Mengatasi 25 Hambatan Menulis menyebutkan beberapa cara yang dapat dipilih dalam pengambilan kutipan, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bilakutipan diambil dari al-Qur’an, cukup ditulis nama dan artinya. Contoh :&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anakmu, dan istri-istri orang mu’min hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenal dan tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(Q.S Al-Ahzab : 59)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila kutipan diambil dari kitab hadis, cukup ditulis nama periwayatnya, bila mungkin disertakan nama kitab hadis, jilid dan halaman atau nomor hadisnya. Contoh:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Apabila seorang dari kamu tertarik melihat seorang perempuan (di luar) dan terkesan dalam hatinya, maka hendaklah (pulang) menggauli istri sendiri karena hal itu akan meredam gejolak dan gangguan dalam dirinya” &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(H.R Muslim)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari Sauban. Rasulullah saw. bersabda : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Akan dating suatu masa, umat lain akan memperebutkan kamu, ibarat orang-orang yang lapar memperebutkan makanan dalam hidangan. Sahabat menanyakan : “Apakah lantaran pada waktu itu jumlah kami hanya sedikit, ya Rasulullah?” jumlah kamu pada waktu itu banyak, tapi kualitas pada waktu itu ibarat buih yang terapung-apung di atas lautan. Dan dalam jiwamu tertanam ‘wahan’. Sahabat bertanya, ya Rasulullah apa yang dimaksud ‘wahan’ itu?” beliau menjawab yaitu cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Daud no.3745)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; Bila kutipan diambil dari buku, dapat dilakukan beberapa cara:&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Cukup ditulis nama penulis, tahun terbit dan halaman buku misalnya: “perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual”. (Dr. Sarlito Wirawan Sarwono,1994:137);atau Dr. Sarlito Wirawan Sarwono (1994:137) berpendapat bahwa, perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Cukup ditulis nama penulis, penerbit dan tahun penerbitan. Misalnya: Perilaku seks menurut Dr. Sarlito Wirawan Sarwono ( Raja Grafindo Persada : 1994) adalah “Perilaku seks adalah tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual.” Atau perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual. ( Dr. Sarlito Wirawan Sarwono, Raja Grafindo Persada : 1994).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Cukup ditulis nama penulis dan buku karangannya. Misalnya : Dr. Sarlito Wirawan Sarwono dalam bukunya Psikologi Remaja berpendapat : “perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual” atau Dr. Sarlito Wirawan Sarwono dalam bukunya Psikologi remaja berpendapat bahwa perilaku seks adalah segala tingkah laku yang di dorong oleh hasrat seksual.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Teknik tersebut diantara teknik yang paling sering digunakan hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila penulis lebih dari tiga orang, cukup menulis nama penulis yang pertama diikuti dengan tulisan “et al” ( et al= dan kawan kawan).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila sumber itu kumpulan tulisan tulis nama orang atau badan yang mengedit, diikuti dengan “ed” ( ed= editor).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila sumber itu terjamahan ditulis pula nama penulis aslinya, tetapi di belakangnya ditulis nama penerjemahnya. Judul buku yang ditulis boleh judul asli atau terjemahan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila sumber itu tidak diketahui nama pengarangnya, ditulis nama sumbernya. ( Penanggung jawab) kemudian ditulis data lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Bila sumber itu surat kabar atau majalah, maka ditulis judul artikel, nama surat kabar/ majalah, tanggal/bulan/tahun penerbitan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agar Pemulung Tidak Bingung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    Aduh…। Bingung-bingung seribu keliling. Dulu pemerintah menaikan harga BBM dengan alasan karena harga minyak dunia melambung, sekarang harga minyak dunia sudah turun kok harga minyak di Indonesia gak turun-turun? Lho॥ lho.. jadi ngomongin harga minyak, kembali ke Laptop. [Photo]&lt;br /&gt;Bagi kamu para calon pemulung kata aku akan bagi-bagi tips bagaimana cara memulung kata yang efektif dan efisien :&lt;br /&gt;Pertama, ketika kamu membaca sebuah buku jangan hanya sekedar membaca di bolak-balik lalu rebes ( baca : Beres ) tapi sambil dibaca, cobalah kamu tulis kata, kalimat, kata mutiara, fakta, atau kisah yang menurut kamu penting untuk dikutip. Bisa juga kamu tulis hadis atau ayat Al-Qur’an yang kamu tidak hafal sebelumnya. Nah, tips yang pertama ini sangat cocok bagi kamu yang suka pinjem buku dari teman atau dari perpustakaan ( seperti aku gitu Lho). Tapi untuk kalian yang punya buku sendiri cukup menggaris bawahi kalimat atau fakta yang menurut kalian penting.&lt;br /&gt;Kedua, bagaikan pemulung sebelum ia menjual barang bekas/sampah yang ia pungut tentunya di pisahkan dulu antara sampah plastic, besi, tembaga dll. Begitupun dengan pemulung kata coba pisahkan tulisan/ kalimat, fakta, atau kisah yang kamu anggap penting menurut sumbernya. Apakah dari buku, majalah, tabloid, surat kabar, bulletin, atau pun darii internet. Artinya jangan dicampur adukan antara reverensi dari buku dengan reverensi dari surat kabar. Ini berfungsi supaya kamu tidak kebingungan saat kamu mencari reverensi untuk bahan tulisan kelak.&lt;br /&gt;Ketiga, pisahkan pula kata-kata mutiara, hadits nabi, dan aya al-Qur’an dalam reverensi buku yang berbeda. Misalnya untuk hadits nabi tulis di cover bukunya ‘Kumpulan Hadits-Hadits Nabi’ dan untuk kata mutiara tulis di cover bukunya ‘Kumpulan kata Mutiara’.dst. Mutiara itu bukannya perhiasan dari kerang? Kerang kan enak dimakan sama nasi anget-anget. Udah dulu yach jadi laper nich, dari tadi belum makan. Pokoknya selamat menjadi PEMULUNG eh salah maksud aku PENULIS ULUNG..@!![Photo]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3756673332417884316-4359190192188377462?l=penulispembebasan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/feeds/4359190192188377462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2008/12/penulis-dan-pemulung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4359190192188377462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3756673332417884316/posts/default/4359190192188377462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://penulispembebasan.blogspot.com/2008/12/penulis-dan-pemulung.html' title='Penulis dan Pemulung'/><author><name>PenulisPembebasan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18273144416439331241</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_gR-KlO64Ggw/SFXQemgT4TI/AAAAAAAAAAk/z85ZBJdRKY8/S220/100_1874.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3756673332417884316.post-6989092143022279838</id><published>2008-12-26T13:17:00.000-08:00</published><updated>2008-12-26T13:19:08.931-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips Menulis'/><title type='text'>Teknik Membuat Resensi Buku</title><content type='html'>~dan...kebahagiaan akan berlipat ganda jika dibagi dengan orang lain~&lt;br /&gt;(Paulo Coelho dalam novel “Di Tepi Sungai Piedra”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung orang yang suka membaca buku. Mereka yang gemar membaca buku akan terbuka wawasannya, tidak kuper dan cupet pandangan. Mereka juga akan mengerti informasi selain yang dipikirkannya selama ini, referensi dan pengetahuannya akan bertambah luas. Dan inilah sebenarnya investasi berharga sebagai modal untuk mengarungi kehidupannya. Orang yang menyukai aktivitas membaca, hasilnya, mereka tidak akan berpikir sempit ketika menghadapi problem-problem penting yang terjadi di dunia. Serta punya potensi dan kecenderungan yang bijak dalam mensikapi kejadian-kejadian keseharian di sekitarnya. Tapi, bagi orang yang ingin berbuat lebih dan mau berbagi ilmu kepada orang lain, membaca saja tak cukup. Mereka perlu memiliki keterampilan lagi yaitu ketrampilan meresensi buku. Sebelum melangkah kepada teknik ringkas meresensi buku, ada beberapa hal penting mengapa resensi perlu dibuat. Tujuannya, diantaranya sebagai berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membantu pembaca (publik) yang belum berkesempatan membaca buku yang dimaksud atau membantu mereka yang memang tidak punya waktu membaca buku. Dengan adanya resensi, pembaca setidaknya bisa mengetahui gambaran dan penilaian umum terhadap buku tertentu. Setidaknya, bisa dijadikan bahan obrolan yang bermanfaat dari pada menggosip yang tidak jelas juntrungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi. Dengan begitu, pembaca bisa belajar bagaimana semestinya membuat buku yang baik itu. Memang, peresensi bisa saja sangat subjektif dalam menilai buku. Tapi, bagaimanapun juga tetap akan punya manfaat (terutama kalau dipublikasikan di media cetak, karena telah melewati seleksi redaktur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui latarbelakang dan alasan buku tersebut diterbitkan. Sisi Undercovernya. Kalaupun tidak bisa mendapkan informasi yang demikian, peresensi juga tetap bisa mengandalkan misalnya mengacu pada halaman pengantar atau prolog yang biasanya terdapat dalam sebuah buku. Kalau tidak, informasi dari pemberitaan media tak jadi soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui perbandingan buku yang telah dihasilkan penulis yang sama atau buku-buku karya penulis lain yang sejenis. Peresensi yang punya “jam terbang” tinggi, biasanya tidak melulu melulu mengulas isi buku apa adanya. Biasanya, mereka juga menghadirkan karya-karya sebelumnya yang telah ditulis oleh pengarang buku tersebut, kalau tidak, biasanya juga menghadirkan buku-buku karya penulis lain yang sejenis. Hal ini tentu akan lebih memperkaya wawasan pembaca nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis buku yang diresensi, bisa sebagai masukan berharga bagi proses kreatif kepenulisan selanjutnya karena tak jarang peresensi memberikan kritik yang tajam baik itu dari segi cara dan gaya kepenulisan maupun isi dan substansi bukunya. Sedangkan, bagi penerbit bisa dijadikan wahana koreksi karena biasanya peresensi juga menyoroti soal font (jenis huruf) mutu cetakan dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk bisa meresensi buku, sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan sebagian orang. Ada beberapa langkah umum yang bisa dilakukan siapa saja yang akan membuat resensi buku. Diantaranya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih jenis buku : Tentu setiap orang mempunyai hobi dan minat tertentu pada sebuah buku. Pada proses pemilihan ini akan lebih baik kalau kita fokus untuk meresensi buku-buku tertentu yang menjadi minat atau sesuai dengan latarbelakang pendidikan kita. (hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa seseorang tidak mungkin menguasai berbagai macam bidang sekaligus). Ini terkait dengan ” otoritas ilmiah”. Hal ini tidak berarti membatasi tau melarang-larang orang untuk meresensi buku. Tapi, hanya soal siapa berbicara apa. Seorang guru tentu lebih paham bagaimana cara mengajar siswa dibandingkan seorang tukang sayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakan buku baru. Ini jika karya resensi akan dipublikasikan di media cetak. Buku-buku yang sudah lama tentu kecil kemungkinan akan termuat karena dinilai sudah basi dengan asumsi sudah banyak yang membacanya sehingga tidak mengundang rasa penasaran. Untuk buku-buku lama (yang diniatkan sekedar untuk berbagi ilmu) tetap bisa diresensi dan dipublikasikan misalnya lewat blog (jurnal personal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat anatomi buku. Yaitu informasi awal mengenai buku yang akan diresensi. Contoh formatnya sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Karya Resensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku :&lt;br /&gt;Penulis :&lt;br /&gt;Penerbit :&lt;br /&gt;Harga :&lt;br /&gt;Tebal :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Pengerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca dengan detail dan mencatat hal-hal penting. Ini yang membedakan antara pembaca biasa dan peresensi buku. Bagi pembaca biasa, membaca bisa sambil lalu dan boleh menghentikan kapan saja. Bagi seorang peresensi, mesti membaca buku sampai tuntas agar bisa mendapatkan informasi buku secara menyeluruh. Begitu juga mencatat kutipan dan pemikiran yang dirasa penting yang terdapat dalam buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca, mulai menuliskan karya resensi buku yang dimaksud. Dalam karya resensi tersebut, setidaknya mengandung beberapa hal;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi awal buku (seperti format diatas).&lt;br /&gt;Tentukan judul yang menarik dan “provokatif”&lt;br /&gt;Membuat ulasan singkat buku. Diskripsi garis besar isi buku.&lt;br /&gt;Memberikan penilaian buku. (substansi isinya maupun cover dan cetakan fisiknya) atau membandingkan dengan buku lain. Inilah sesungguhnya fungsi utama seorang peresensi yaitu sebagai kritikus sehingga bisa membantu publik menilai sebuah buku.&lt;br /&gt;Menonjolkan sisi yang beda atas buku yang diresensi dengan buku lainnya.&lt;br /&gt;Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca.&lt;br /&gt;Mengkoreksi karya resensi. Mengkoreksi kelengkapan karya, EYD dan sistematika jalan pikiran resensi yang telah dihasilkan. Yang terpenting tentu bukan isi buku itu apa, tapi apa sikap penilaian peresensi terhadap buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahap Publikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya disesuaikan dengan ruang media yang akan kita kirimi resensi. Setiap media berbeda-beda panjang dan pendeknya. Mengikuti syarat jumlah halaman dari media yang bersangkutan adalah sebuah langkah yang aman bagi peresensi.&lt;br /&gt;Menyertakan cover halaman depan buku.&lt;br /&gt;Mengiri
